Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 13 Bagian Pertama

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 13 Bagian Pertama

Gambar1

[Baca juga: Sinopsis Scholar Who Walks the Night Episode 13 Bagian Kedua]

Gwi dan Kim Sung Yeol akhirnya saling berhadapan dan bertarung. Gwi berkata padanya: “Meskipun mengetahui jika kita bertemu kembali, kau akan mati. Kau muncul dengan berani.” Sung Yeol maju menyerang Gwi, dan pergi membawa lari Baek In Ho. Saat Gwi akan mengejar Sung Yeol, tubuhnya melemah karna luka atas tembakan Baek In Ho yang berhasil bersarang di tubuhnya. Gwi melihat Soo Hyang dan berkata  padanya: “Seperti yang diharapkan, itu kamu,” Soo Hyang tak berkata apapun kemudian jatuh pingsan.

Sung Yeol lari dari incaran Gwi dengan membopong Baek In Ho yang terluka parah sampai ke sebuah hutan. Baek In Ho yang sedang terluka parah berkata padanya: “Rencana rahasia adalah Seo Jin, anak itu,” mendengarnya Sung Yeol sangat terkejut dan bertanya: “Ada apa ini?”. Baek In Ho menjelaskan jika sebelum perlawanan mereka terhadap Gwi, Raja memberitahunya bahwa keturunan dari pihak ibu adalah putri Seo Jung Do, Seo Jin.

Di istana, Raja menjelaskan pada Yoon bahwa meskipun tidak ada penjelasan mengenai apa yang terkandung dalam darah Seo Jin, namun dia berpendapat jika darahnya bisa membunuh Gwi. Yoon bingung bagaimana anak lemah seperti Seo Jin bisa membunuh Gwi, dan raja mengatakan padanya jika ia harus mengorbankan dirinya. Raja mengira ketika Gwi mengisap darah Seo Jin, dia akan mati, dan berkata pada Yoon jika dengan bantuan Seo Jin mereka bisa menangkap Gwi.

Gambar2

Di rumah Sung Yeol, Ho Jin menjelaskan semuanya kepada Yang Sun dengan linangan air mata bahwa tadi malam Sung Yeol membantu Putra Mahkota untuk menangkap Gwi di istana, dan memprediksi jika tuannya telah meninggal karna matahari telah terbit namun dia belum juga kembali. Yang Sun hampir tak bisa mempercayai apa yang ia dengar. Dengan mata berkaca-kaca, Yang Sun berkata pada Ho Jin: “Tidak, tidak akan terjadi seperti itu,’ tapi Ho Jin terus saja menangis dan memberitahu Yang Sun jika Sung Yeol berpesan untuk menjaganya.

Yang Sun lantas lari masuk kamarnya dan berpakaian laki-laki. Ketika sedang mengikat tali topinya, Yang Sun teringat kejadian tadi malam di ruang baca ketika Sung Yeol menyentuh dengan lembut pipinya dan mencium bbibirnya, yang membuatnya terpukul. Dia juga mengingat kata-kata Sung Yeol  yang memintanya bahwa tanpa seizinnya dia tak boleh menangis ataupun terluka, menghargai dan tidak menyakiti hidupnya. Sambil menangis, Yang Sun juga berkata: “Kau juga. Tanpa seizinku kau tak boleh menangis ataupun terluka.

Yang Sun kemudian berkata pada Ho Jin jika ia akan keluar mencari Sung Yeol. Ho Jin tak habis pikir dengan tindakannya berkata: “Memangnya kau mau kemana? Apa kamu tidak dengar kata-kataku?” Namun Yang Sun bersikeras menjelaskan bahwa sebelum ia melihatnya dengan matanya sendiri dia tidak akan percaya, dan berlalu pergi.

Gambar3

Di istana, Raja diberitahu jika Gwi telah kembali ke sarang bawah tanahnya, dan kemudian berkata pada Yoon jika hari ini adalah hari terakhir bersamanya, tapi Yoon tiba-tiba menyebutkan jika ia mempunyai rencana rahasia karna mengetahui keberadaan Seo Jin. Sayang, Raja tak percaya jika Yoon bisa menyerahkannya pada Gwi mengingat dia adalah teman berhaganya, meskipun berat tapi Yoon berusaha meyakinkan raja jika memang itu satu-satunya cara untuk menyelamatkan negara dan dirinya, maka dia akan melakukannya. Yoon berjanji pada Raja jika ia akan membawa Seo Jin pada Gwi sebelum matahari terbenam.

Ho Jin sedang duduk sambil menangis di kamar tuannya, namun betapa terkejutnya ia ketika tiba-tiba Sung Yeol masuk membopong Baek In Ho yang terluka parah. Sung Yeol kemudian membawa Baek In Ho ke sebuah ruangan rahasia di dalam kamarnya dan membaringkannya di atas tempat tidur. Untuk menyelamatkan Baek In Ho, Sung Yeol kemudian mengiris pergelangan tangannya dan meneteskan darah tersebut pada luka Baek In Ho.

Ho Jin yang berdiri di sampingnya merasa sangat lega karna ia masih hidup, Sung Yeol lantas bertanya tentang Yang Sun dan apa dia sudah memberitahu segalanya. Dia menjelaskan pada Sung Yeol jika ia tidak berani memberitahu Yang Sun jika ia bukan manusia, namun memberitahunya jika ia telah pergi ke istana, dan mengatakan padanya bahwa ia mengira dirinya telah meninggal. Ho Jin menambahkan jika Yang Sun tak percaya dengan penjelasannya, dan telah pergi mencarinya. Sebelum pergi mencari Yang Sun, Ho Jin melapor pada Sung Yeol jika dia sama sekali belum melihat Soo Hyang, padahal dia sangat ingin memberitahunya jika Sung Yeol baik-baik saja.

Gambar4

Yang Sun dengan terburu-buru berlari menyusuri kota untuk pergi ke istana untuk mengetahui kabar Sung Yeol. Berada di depan pintu gerbang istana, Yang Sun memohon pada penjaga untuk membiarkannya masuk, tapi penjaga mencegatnya dan memberitahu jika untuk sementara tak seorang pun diijinkan masuk dan menyuruhnya pergi. Tak menyerah sampai disitu, dia memohon kepada penjaga untuk diijinkan berbicara pada Putra Mahkota, namun si penjaga malah menegur sikapnya yang tak pantas dan mendorongnya hingga terjatuh.

Mantan rentenirnya, melihat Yang Sun yang hendak pergi ke istana, yang mengejarnya bukan karna ingin meminta uang. Mereka telah mendengar kabar bahwa Pelajar Bernafsu adalah ayahnya yang telah dibunuh dengan tidak adil dan merasa iba dengan keadaannya. Yang Sun kemudian meminta tolong pada mereka untuk membantunya.

Yoon mendapat informasi tentang korban yang berjatuhan pada pesta jamuan makan berdarah, dimana kabar Kim Sung Yeol dan Baek In Ho masih belum diketahui. Dia kemudian pergi keluar istana bersama Hak Yong dan para pengawalnya mencari Seo Jin (Yang Sun) sebelum matahari terbenam sebagai satu-satunya cara untuk melawan Gwi.

Gambar5

Di sarang bawah tanah Gwi, Soo Hyang yang sedang terbaring di tanah bermimpi buruk dimana kala itu Soo Hyang kecil berlari dari kejaran seorang vampir yang siap menggigitnya, namun terjatuh dan berteriak dengan kerasnya karna ketakutan ‘tolong selamatkan saya, tolong selamatkan saya!’, dan ketika si vampir tersebut mendekat dan siap mengigitnya, seketika itu juga Sung Yeol datang dan membunuhnya. Sung Yeol menghampiri Soo Hyang kecil dan membelai rambutnya sambil tersenyum.

Soo Hyang kemudian terbangun dari tidurnya, dan betapa terkejutnya ia ketika membuka matanya, Gwi telah ada didepannya. Melihat Soo Hyang telah bangun, Gwi kemudian mengatakan padanya jika tempat dimana ia sekarang berada adalah tempat tinggal Raja, Raja sesungguhnya yang menjaga negara ini. Gwi lantas bertanya pada Soo Hyang; apakah dia melihatnya kemarin bersama Sung Yeol, dan meminta pendapatnya tentang diri mereka terlihat seperti apa didepannya, apakah mereka terlihat seperti manusia.

Sebelum Soo Hyang menjawab pertanyaannya, Gwi  kemudian mengatakan padanya bahwa baik dia dan Sung Yeol keduanya hidup dari darah manusia, vampir. Gwi berpendapat jika Sung Yeol cukup menyedihkan karna harus menjalani penderitaan karna membantu manusia yang lemah. Dia kemudian berkata pada Soo Hyang bahwa wanita cantik sepertinya hanya sebuah makanan. Soo Hyang dengan tenang berkata padanya: “Tak perduli seberapa baiknya sebuah makanan, ketika kau kenyang, kau tak dapat menghargai rasa sebenarnya,” dan meminta menunggu untuk menggigitnya, dibanding merusak rasanya sebelum Gwi siap. Gwi setuju dengan permintaannya.

Perdana Menteri yang datang ke sarang bawah tanah, terkejut melihat Soo Hyang juga ada disana. Belum sempat bertanya mengapa ia bisa sampai ada disarangnya, Gwi menatapnya dengan jengkel karna ia hanya datang sendiri tanpa membawa para pengikut raja karna campur tangan Sung Yeol. Mendengar kabar Sung Yeol, Soo Hyang merasa sangat lega. Perdana Menteri kemudian meminta pendapat Gwi tentang langkah harus yang harus ia dan Hye Ryung lakukan selanjutnya, Gwi menjawab jika ia akan memutuskannya setelah melihat apa yang dilakukan oleh putrinya

Gambar6

Hye Ryung dipanggil menghadap raja dan ditanyai tentang keberadaan ayahnya. Dia mengatakan jika dia tak tahu dimana ayahnya berada , dan berkata bahwa upayanya untuk menyakiti Raja dan Putra Mahkota adalah sebuah pengkhianatan yang tak dapat disangkal, dan menghukumnya adalah tindakan yang tepat.

Raja menjawab bahwa sebagai seorang istri Putra Mahkota, sudah sewajarnya dia menjawab seperti itu, tapi tetap dia tak percaya padanya. Tapi, Raja berpesan padanya bahwa besok dia akan menjadi Ratu, dan memintanya untuk menjaga Putra Mahkota. (seakan Raja telah mengetahui jika ia akan segera menyusul Putra Mahkota Sadong)

Penasihat raja memintanya untuk tetap berharap bahwa Yoon akan segera menemukan Seo Jin, tapi Raja ragu apakah Yoon bisa menemukannya hanya dalam sehari dan ragu jika Yoon bisa mengorbankan teman masa kecilnya pada Gwi. Raja akan memberitahu Gwi bahwa Yoon sama sekali tak tahu apa-apa dan meminta bantuan penasihat Raja untuk meyakinkannya.

Gambar7

Sung Yeol melihat Yoon dan pengawalnya mengendarai kuda di hutan dan secepat kilat muncul dihadapannya. Yoon bertanya tentang keberadaan Yang Sun, dan menjelaskan perannya dalam buku catatan Junghyun. Keturunan dari pihak ibu hanya seorang manusia, dan ketika melawan Gwi, dia tidak akan membantu. Dan menurut perkiraan mereka Seo Jin harus mengorbankan dirinya pada Gwi, Sung Yeol terkejut mengetahui jika alasan Yoon mencari Yang Sun adalah untuk menyerahkannya pada Gwi. Sung Yeol meyakinkan Yoon jika Putra Mahkota Junghyun tidak akan menulis hal semacam itu di buku catatannya dengan mengorbankan nyawa yang tak berdosa.

Dengan mata berkaca-kaca, Yoon menjelaskan jika seandainya ia bisa memusnahkan Gwi dengan hidupnya, maka akan ia lakukan. Namun dia hanya bisa menyalahkan surga atas apa yang terjadi.

Yoon mendesak Sung Yeol untuk memberitahu Yang Sun ada dimana, karna dia harus membawanya sebelum matahari terbenam, raja akan mati. Dia mengingatkan Sung  Yeol akan janjinya akan bersama-sama berjuang untuk negara ini dan menyuruhnya memilih: cintanya pada Yang Sun atau pejuang untuk negara ini.

Tapi Sung Yeol menjawab jika dia sama sekali tak tahu Yang Sun ada dimana, dan juga sedang mencarinya. Karna waktu yang semakin mendesak, Yoon memohon pada Sung Yeol untuk membawa Yang Sun ke istana jika ia telah menemukannya.

Gambar8

Yoon dan para pengawalnya kemudian mendatangi rumah Sung Yeol dan menggeledahnya, membuat Ho Jin yang ada di rumah sangat ketakutan. Yoon sampai masuk ke ruang baca Sung Yeol, namun Ho Jin mengikutinya dan berkata jika hanya ada buku disini. Hok Yang lantas bertanya pada Yoon apa ia benar-benar akan menyerahkan Seo Jin pada Gwi karna dia adalah teman masa kecilnya, Yoon tak menjawab pertanyaannya dan kembali bertanya pada Ho Jin apa dia menyembunyikan Yang Sun disini.

Meskipun kaget mengetahui jika Putra Mahkota ingin menyerahkan Yang Sun pada Gwi, Ho Jin lantas menjelaskan jika Yang Sun telah pergi sejak tadi pagi, dan tuannya juga pergi mencarinya namun belum kembali. Setelah menggeledah, para pengawalnya datang melapor jika tak seorang pun ada disini. Hok Yang kemudian berkata pada Yoon jika  Sung Yeol telah mengatakan yang sebenarnya, dan melanjutkan pencarian mereka.

Ketika Baek In Ho bangun dia tiba-tiba menyerang Ho Jin, dalam keadaan terdesak, Ho Jin menjelaskan padanya jika ia sedang ada di rumah Sung Yeol dan tuannyalah yang menyelamatkan dirinya ketika dia nyaris mati. Baek In Ho kemudian bertanya tentang Seo Jin dan Ho Jin menjelaskan jika Sung Yeol telah pergi untuk mencarinya, dan bingung mengapa semua orang mencari Seo Jin termasuk Putra Mahkota. Ketika Ho Jin berkata padanya bahwa Putra Mahkota ingin menyerahkan Seo Jin pada Gwi, sontak Baek In Ho sangat terkejut berkata.

Gambar9

Mantan rentenir Yang Sun memberi sejumlah uang pada seorang dayang istana untuk memberinya sebuah pakaian yang sama yang juga ia kenakan, sehingga membuat penjaga tak mengenalinya ketika ia masuk istana. Berhasil masuk ke dalam istana, Yang Sun kemudian pergi mencari istana Putra Mahkota untuk menemuinya. Namun tiba-tiba dihentikan oleh dayang istana senior yang tidak mengenalnya, Hye Ryung ikut campur dan mengatakan jika dia yang telah memanggilnya.

Hye Ryung kemudian mengajak Yang Sun berbicara empat mata. Ketika Yang Sun menjelaskan jika ia datang ke istana untuk mencari Sung Yeol, dia lantas menertawai sikapnya dan memperingatkan bahaya yang akan ia hadapi jika tertangkap

Yang Sun menjelaskan jika ia mencari pria yang ia cintai, sehingga ia tak perduli apapun meskipun harus pergi ke istana bahkan ke neraka sekalipun. Hye Ryung menyudutkan Yang Sun dengan bertanya apa Sung Yeol juga berpikir hal yang sama dan menyebutkan jika baginya Sung Yeol hanyalah seorang pria yang tak bisa melupakan kekasihnya di masa lampau. Dia mengungkit kejadian dimana Yang Sun sendiri melihat dengan matanya ketika Sung Yeol berlari ke arahnya setelah melihatnya mirip dengan kekasihnya di masa lampau.

Gambar10

Saat Hye Ryung bertanya padanya apakah dia mengetahui identitas pria yang ia cintai, disaat yang sama Sung Yeol muncul di sudut istana mendengar pembicaraan mereka. Hye Ryung tanpa ragu berkata pada Yang Sun jika Sung Yeol adalah seorang vampir.

***Bersambung ke bagian kedua***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*