Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 14 Bagian Pertama

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 14 Bagian Pertama

Gambar1

[Sinopsis Scholar Who Walks the Night Episode 14 Bagian kedua] dan [Baca juga:Lirik Lagu OST “Scholar Who Walks the Night” — G.NA – Don’t Cry] 

Akhirnya pertarungan dua vampir dimulai, saat Sung Yeol menjatuhkan tubuh Hak Yong ke tanah dan bersiap menusuknya dengan pisau belati, tiba-tiba Yang Sun berteriak: “Jangan bunuh dia,” membuatnya terhenti dan terkejut menatap Yang Sun.

Yang Sun jatuh pingsan, dia kemudian mengurungkan niatnya membunuh vampir Hak Yong dengan pisau belatinya, dan membawa Yang Sun pergi. Gwi datang ke Hwayang Gak dengan berpakaian rapi, dan kagum melihat vampir Hak Yong masih hidup meskipun telah melawan Sung Yeol, dan menganggap Hak Yong cukup berguna.

Gambar2

Sung Yeol lantas membawa pulang Yang Sun, membaringkannya dan duduk menemani disampingnya. Saat Yang Sun tersadar, dia sangat ketakutan melihat Sung Yeol, sampai menghindarinya ke sudut kamarnya. Sung Yeol terpukul melihat reaksi Yang Sun yang terus saja menangis melihatnya, namun ia tak punya cara untuk menenangkannya selain keluar dari kamarnya.

Baek In Ho telah pulih, dan ingin memberitahu Raja jika Seo Jin telah ditemukan. Tapi Sung Yeol mencegahnya dan bertanya apa yang akan ia lakukan jika Raja memerintahkannya untuk membunuh Yang Sun. Baek In ho berkata bagimana ia bisa membunuh Seo Jin seseorang yang ia anggap lebih berharga dari hidupnya sendiri.

Gambar3

Sung Yeol memberitahu Baek In Ho bahwa Yoon percaya jika rencana rahasia untuk membunuh Gwi adalah dengan mengorbankan Yang Sun, tapi dia tidak akan membiarkan hal itu terjadi. Baek In Ho terkejut mendengar Yoon mengambil jalan yang tidak ada bedanya dengan apa yang dilakukan vampir, dan menyadari mengapa Seo Jung Do selama ini membesarkan putrinya sebagai anak laki-laki.

Baek In Ho bertanya apa tidak ada  cara lain, Sung Yeol menjelaskan tertulis jelas di buku catatan bahwa tiga bagian dalam rencana rahasia harus bersatu dan menurutnya bagaimana mungkin menyingkirkan Gwi dengan hanya mengorbankan Yang Sun.

Sung Yeol masih butuh waktu untuk memahami rencana rahasianya, dan mengatakan bahwa dia akan mengirimnya pergi dimana tak seorang pun yang mengenalinya. Dia meminta Baek In Ho untuk menjaganya, dan dia setuju.

Gambar4

Sung Yeol ada di luar kamar Yang Sun, meskipun dia tak bisa masuk ke dalam. Yang Sun melihat bayangannya dan datang mendekat ke pintu; Sung Yeol dengan perlahan menyentuh bayangannya.

Yang Sun memegang gagang pintu, namun kemudian membalikkan badannya, dan mematikan lilin di kamarnya. Sung Yeol berkata pada dirinya sendiri: “Sekarang saatnya untuk bangun dari mimpi.”

Saat Sung Yeol mengganti pakaiannya, dia melihat jubah hitam di bagian lengannya sobek, yang digenggam oleh Hak Yong dan dilihat oleh Gwi ketika datang mencarinya di Hwayang Gak. Ho Jin khawatir karna mengetahui ingatan Yang Sun telah kembali, dan mungkin saja dia akan kembali terkejut jika melihat Sung Yeol minum darah di malam bulan purnama.

Sung Yeol lantas berkata mungkin lebih baik seperti ini.

Gambar5

Gwi membawa vampir Hak Yong ke sarang bawah tanah, dan membiarkannya tetap ada dalam peti matinya, meskipun terus saja mengetok dari dalam. Ketika Gwi mengijinkannya untuk pergi, Soo Hyang kemudian berkata bahwa dia telah bosan dengan kehidupannya di Hwayang Gak yang hanya menuangkan minuman dan menjual senyuman, dan meminta untuk tetap berada di sisinya sedikit lebih lama lagi.

Gwi sepertinya sudah mulai percaya dengan Soo Hyang, namun dia seakan mengenali sesuatu ketika melihat Gwi memegang sobekan jubah pelindung Sung Yeol dari sinar matahari. Soo Hyang tak bisa menyembunyikan kekhawatirannya saat Gwi memberi tahunya jika itu adalah milik Sung Yeol, namun lega ketika mendengar bahwa dia lolos. Gwi berpikir jika kain itu ia kenal, dan mengingat vampir pelindung Hae Seo juga memiliki yang sama.

Gambar6

Yoon duduk di depan tempat tidur mayat Raja dibaringkan dan meminta penasihatnya untuk mempersiapkan upacara perkabungan nasional, tapi Perdana Menteri datang dan mengatakan bahwa Gwi tidak akan mengijinkan upacara perkabungan nasional, dengan menyebut sang raja telah menentang Raja yang sesungguhnya dari negara ini.

Yoon menatap Perdana Menteri dengan kemarahan, dan berkata dalam hatinya berjanji harinya akan tiba dia akan menghentikan penghinaan ini dan menangkap Gwi.

Di sarangnya, Gwi merenung potongan jubah hitam yang ia temukan di tangan Hak Yong dan akhirnya ia menemukan jawaban mengapa selama ini Kim Sung Yeol bisa berjalan di siang hari, dan berpikir jika seandaianya dia bisa mendapatkan jubah hitam ini dia juga bisa berjalan di siang hari.

Perdana Menteri bertanya apa Gwi percaya jika Putra Mahkota tidak terkait dengan kejadian berdarah itu dan akan dinobatkan sebagai raja, tapi Gwi menjawab jika dia lebih bangga padanya yang minta belas kasihan untuk tetap hidup dibanding Perdana Menteri yang mencoba mengguruinya, dan tidak perduli seberapa banyak posisi Raja dillihat sebagai sebuah perisai, tak seorang pun dapat mendudukinya.

Gwi tak perduli ketika perdana menteri mengatakan jika manusia tidak selemah yang ia pikir, dan berencana setelah membuat Yoon menjadi raja, dia akan membuat rakyat meninggalkannya.

Gambar7

Ho Jin melihat dengan prihatin banyak mayat yang dibawa keluar dari Hwayang Gak, dan orang-orang berbisik jika itu adalah ulah vampir yang hidup di istana. Hwayang Gak akhirnya ditutup, dan istana mengumumkan bahwa Raja telah meninggal dan Putra Mahkota telah dinobatkan.

Ho Jin berkata pada Sung Yel bahwa ada rumor yang mengatakan jika Putra Mahkota menyerahkan Raja pada Gwi untuk menyelamatkan dirinya sendiri, namun Baek In Ho tidak percaya tapi tetap saja dia bertanya-tanya mengapa dia tidak melakukan upacara penguburan kematian raja dengan pantas

Ho Jin mengabarkan Sung Yeol jika ada perahu yang akan segera tiba dan berangkat ke Qing (China), dan memerintahkannya untuk mengawal Baek In Ho dan Yang Sun ketika tiba disana. Tapi Sung Yeol tak bisa pergi sebelum dia menemukan Soo Hyang dan cara untuk menyingkirkan Gwi.

Ho Jin berkata jika dia tidak akan pergi dan tetap berada di sisinya, dan Baek In Ho juga berpikir yang sama jika Yang Sun tidak aka pergi.

Sung Yeol kemudian berkata jika Yang Sun tak mau pergi, maka dia sendiri yang akan memaksanya pergi.

Ho Jin bertanya mengapa dia harus berbuat sejauh ini, tapi Sung Yeol menjelaskan bahwa jika dia berada disisinya hanya akan terlibat dalam pertarungan dan ketika mengetahui bahwa dia adalah senjata rahasia, dan jika itu sampai terjadi dia sendiri yang akan menyerahkan dirinya.

Dia berkata pada dirinya sendiri: “Aku tak dapat membiarkan orang yang kucintai meninggal karna diriku lagi.” Saat akan berdiri, Sung Yeol tiba-tiba melemah. (mungkin saatnya Sung Yeol menghisap darah)

Gambar8

Sung Yeol melihat Yang Sun duduk diluar, merenungi perkataannya pada Sung Yeol di ruang baca waktu itu jika hatinya tidak akan berubah. Tapi ketika dia ada didepannya, Yang Sun bahkan tak berani menatap matanya. Dia menyuruh Yang Sun untuk tidak berusaha terlalu keras karna sekarang ia telah mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya jika dia berbeda dari Sarjana Malam Hari yang ia tulis.

Sung Yeol semakin mendekat padanya, tapi Yang Sun malah berjalan mundur, dan lantas berkata padanya: “Kamu dan saya tidak akan bersama. Jadi, jangan lagi berusaha begitu keras,” dan menyuruhnya untuk pergi dan merobek kertas budaknya.

Dia kemudian berjalan pergi, dan Yang Sun menangis sambil memungut potongan kertasnya dan berkata pada Sung Yeol: “lalu mengapa kau yang mencoba begitu keras?”

Perdana Menteri datang memberitahu Yoon akan perintah Gwi untuk menangkap Sung Yeol atau setidaknya memberinya informasi tentang lokasi Sung Yeol, sebuah kesempatan untuk menunjukkan kesetiaannya

Gambar9

Hye Ryung bertanya pada Yoon apakah dia akan diam saja melihat Gwi memimpin negara ini, dimana Yoon yang dulu ia kenal yang berkata bahwa Raja harus adil, sehingga negara dapat adil

Yoon juga menceritakan pada Hye Ryung tentang temannya yang telah lama menghilang, tapi telah ditemukan. Dan berkata jika sekarang ia akan melakukan kejahatan yang tak termaafkan padanya karna akan menyerahkannya pada Gwi. Hye Ryung mengetahui jika teman yang ia maksud adalah Yang Sun, dan segera menyarankan Yoon untuk segera menemukannya.

Yoon mengaku jika ia telah mengetahui Yang Sun ada dimana, tapi takut jika dia harus kehilangan segalanya dengan sekali lagi melawan Gwi dengan mengorbankan hidup temannya. Sambil meneteskan air mata, Hye Ryung berkata padanya sudah sepantasnyalah dia bangkit membalaskan dendam Raja, orang kepercayaannya Hak Yong, Pelajar Bernafsu, dan para pengikutnya, dan rakyat yang telah dibunuh oleh Gwi.

Hye Ryung kembali mengingat kata-kata Gwi tentang legenda bahwa anak hasil dari hubungan manusia dan vampir dapat membunuh vampir, dan bertanya-tanya apa Yang Sun adalah keturunan dari Gwi. Dia lantas memerintahkan pengawal kepercayaannya untuk mengawasi Yoon dan menemukan keberadaan Yang Sun.

Yoon berkata pada penasihatnya jika dia berencana untuk menyerang Sung Yeol, namun dia memperingatkannya untuk tidak menjadikannya musuh mengingat ia bisa menjadi sosok yang mengerikan sama seperti Gwi. Tujuan mereka adalah bukan Sung Yeol tapi mendapatkan Yang Sun, dan dia setuju dengan sarannya untk terlebih dahulu dengan diam-diam mengirim mata-mata ke tempat tinggal Sung Yeol.

Gambar10

Ho Jin bersusah payah menyiapkan perangkap di sekitar rumah Sung Yeol, dan Baek In Ho juga ikut membantunya mengangakat barang berat karna badannya yang kecil tak mampu, meskipun dia berkata jika ini tidak akan banyak membantu.

Ho Jin melakukan semua ini hanya ingin membantu Sung Yeol dan Yang Sun untuk melarikan diri, dan jika perlu dia akan memberika tubuhnya untuk menghadapi para musuh yang datang. Ho Jin mengungkapkan bagimana Sung Yeol menyelamatkan dirinya yang hampir mati karna kelaparan, memberinya nama dan pekerjaan.

Gambar11

Baek In Ho melihat mata-mata dari istana dan kemudian mengejarnya, tapi mereka melewatkan satu mata-mata Hye Ryung yang mengawasi mereka dari kejauhan. Mereka melaporkan hal tersebut pada Sung Yeol, tapi Baek In Ho berpikir jika Yoon tidak akan terburu-buru bergerak.

Tapi Sung Yeol berkata bahwa dia belum meminum darah sehingga kondisinya melemah, tapi menyuruh untuk membawa pergi Yang Sun. Ho Jin khawatir karna Sung Yeol tidak ingin pergi karna Yang Sun, dan jika pada bulan purnama dia tidak meminum darah, dia akan mati atau dia akan kehilangan akal sehatnya dan mulai membunuh. Baek In Ho kemudian segera pergi untuk membawa hewan

Gambar12

Mata-mata Hye Ryung melapor padanya jika Yang Sun ada di tempat Sung Yeol, dan berencana memberitahu Gwi tempat persembunyian Kim Sung Yeol dan Yang Sun, lalu Gwi akan membunuh Sung Yeol, dan dia akan menggigit Yang Sun dan mati. Sehingga vampir akan menghilang dari dunia ini lalu Yoon akan menjadi raja yang sesungguhnya.

Hye Ryung  kemudian pergi ke sarang Gwi, dan menatap Soo Hyang dengan dingin. Dia kemudian bertanya pada Gwi sampai kapan ia akan membiarkan Soo Hyang ada di sarangnya, apakah ia akan membiarkannya keluar dengan selamat. Gwi membalas jika dia juga telah membiarkannya hidup dan menikah, dan bertanya bagaimana rasanya menjadi Ratu yang sangat ia inginkan.

***Bersambung ke bagian kedua***

One comment

  1. Yah kasihan lihat kekuatan sung yeol yg melemah yg harus meminum darah, apa nantinya gwi akan benar2 lenyap jika meminum darah yang sun tapi apakah nantinya yang sun akan menjadi vampir juga seperti sung yeol atau gwi

    Bikin penasaran………

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*