Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 17 Bagian Kedua

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 17 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis 1

[Baca juga: Sinopsis Scholar Who Walks the Night Episode 17 Bagian Pertama]

Sambil mengobati luka Yang Sun, Soo Hyang berkata ada kemungkinan Sung Yeol akan datang mencarinya – tapi karna menginginkan darahnya. Soo Hyang menjelaskan bahwa rasa hausnya akan terpuaskan jika dia meminum darah sampai korbannya mati, dan ketika kesadarannya kembali, dia tidak akan bisa memaafkan dirinya. Dengan kata lain Sung Yeol bisa saja tidak akan kembali menjadi vampir yang memiliki hati manusia.

Soo Hyang mengingatkan Yang Sun untuk tidak lagi ceroboh memberikan darahnya dan berkata pada Yang Sun bahwa dia telah bersalah padanya.

Di istana, para pejabat protes terhadap perdana menteri atas penangkapan Yoon, dan prajurit istana masuk ke ruangan mengamankan situasi, dan dia datang ke istana bawah tanah melaporkan pada Gwi mengenai situasi yang sedang terjadi.

Gambar Sinopsis 2

Gwi menghisap tubuh manusia untuk mendapatkan kembali kekuatannya, meskipun ia belum sepenuhnya pulih. Dia setuju menjalankan rencana perdana menteri yaitu untuk mengkambing hitamkan Sung Yeol – mereka akan membuat rakyat percaya jika Sung Yeol adalah vampir yang tinggal di istana.

Perdana menteri tak lupa bertanya apa yang akan ia lakukan dengan takhta yang lagi kosong, dan mendesak Gwi untuk segera mengambil tindakan selagi waktunya masih bisa dikendalikan, dan Gwi setuju akan memutuskannya malam ini.

Gambar Sinopsis 14

Tapi Gwi memperingatkan perdana menteri untuk secepatnya menangkap Yang Sun; karna dia akan mati jika tidak bisa menemukannya.

Ho Jin dan Baek In Ho memutuskan untuk menyelundupkan Yang Sun keluar dari kota untuk dibawa ke rumah Sung Yeol ‘Eum Seok Gol.’ Mereka membaringkannya di atas kereta dan menutupi tubuh Yang Sun layaknya seperti mayat.

Gambar Sinopsis 3Gambar Sinopsis 4

Sung Yeol lari ke dalam hutan, mencoba menghindari suara-suara yang terngiang di kepalanya ‘pertempuran suara yang baik dan yang jahat.’ Sebuah suara mengingatkan dirinya jika dia bukan seorang binatang buas tapi suara yang lain berkata jika dia lebih kuat dari manusia.

Sung Yeol ‘yang baik hati’ muncul dihadapannya dan mengingatkan apa tujuan hidupnya selama ini, dan menyuruhnya untuk tidak melupakan Yang Sun dan sumpahnya bahwa dia tidak akan membiarkan wanita yang ia cintai mati karna dirinya

Tapi si jahat malah mempengaruhinya dengan berkata bahwa sisi manusianya telah mati 120 tahun lalu dan menyuruh untuk membuang hati manusianya. Ketika Sung Yeol ‘yang bingung akan jati dirinya’ mencengkeram leher Sung Yeol ‘yang baik hati’, si jahat malah menyuruhnya untuk menghabisinya

Gambar Sinopsis 5

Di penjara, Yoon dan Hye Ryung sepenuhnya sadar jika mereka akan mati ketika malam tiba. Yoon telah mempersiapkan dirinya untuk melawan sampai akhir, tapi meminta Hye Ryung untuk tetap hidup.

Perdana Menteri datang dan mengumumkan bahwa Yoon akan diturunkan tahtanya, dan malam ini Gwi akan membuat keputusan. Yoon meminta untuk dibawa pada Gwi sekarang, dan meminta Hye Ryung dibebaskan. Hye Ryung bertanya pada ayahnya apa dia benar-benar berpikir jika Gwi akan membiarkannya hidup sampai akhir, membiarkannya menjadi raja berikutnya padahal dia hanya akan dibuang.

Tapi perdana menteri malah berkata: “Tidak, sekarang saya akan memanfaatkan Gwi.” Hye Ryung dibawa keluar dari sel oleh penjaga meninggalkan Yoon.

Gambar Sinopsis 6

Ketika mereka berdua sendiri, Perdana Menteri memberitahu Hye Ryung bahwa dia akan dibiarkan hidup sedangkan Yoon akan mati. Dia menyuruh Hye Ryung untuk pulang ke ibunya, tapi malah sebaliknya dia meminta untuk dibawa ke istana bawah tanah Gwi dan menawarkan bantuan untuk menjadikan ayahnya menjadi raja, dan memohon agar Yoon dibiarkan hidup.

Tapi dia tak percaya dengan kata-katanya, dan di depan ayahnya Hye Ryung berlutut dan menyebutkan jika ini adalah permintaan pertama dan terakhirnya.

Gambar Sinopsis 7

Dan Hye Ryung menemani ayahnya ke istana bawah tanah, mengakui jika dirinya telah salah untuk mendapatkan kekuasaan dengan berada di samping raja. Hye Ryung menyebutkan bahwa raja tak punya kekuasaan dan sudah tidak berguna lagi dan berkata bahwa dia takut jika Gwi membunuhnya maka orang-orang mulai membicarakan dirinya yang seorang janda. Dan Hye Ryung berani menawarkan dirinya menjadi wanita Gwi – yang mengejutkan ayahnya.

Ketika Gwi meminta pendapatnya, perdana menteri menyarankan untuk mengasingkan raja, yang akan lebih mudah diterima oleh rakyat. Dan Gwi juga bermaksud akan datang ke istana malam ini.

Gambar Sinopsis 8

Di hutan, Sung Yeol ‘yang bingung akan jati dirinya’ melepasan cengkeraman tangannya pada Sung Yeol ‘yang baik hati’, dan si jahat mengolok-olok kelemahannya, berkata: “Kamu lemah. Itulah mengapa kamu tak bisa mengalahkan Gwi.” Dia akan menyerang si Jahat tapi berhenti saat si jahat mengingatkannya bahwa bahkan jika dia membantu raja untuk melawan Gwi, mereka akan sekali lagi memanggil vampir untuk melindungi posisi mereka.

Sung Yeol ‘yang bingung akan jati dirinya’ tak memperdulikan kata-kata si jahat Sung Yeol, tapi dia kembali memprovokasinya dan berkata bahwa apa menurutnya manusia sebaik itu? – mereka yang paling bertanggung jawab karna membunuh satu sama lain dari yang lainnya, dan manusia menggunakan alasan keadilan untuk melakukan pertarungan itu. Si jahat mengatakan pada Sung Yeol jika dia berbeda dari manusia karna dia lebih kuat, dan jika dia melepaskan perasaannya yang mengikatnya selama ini, Gwi tak bisa disandingkan dengan dirinya. Si jahat bahkan memerintahkan Sung Yeol untuk meminum darah Yang Sun sehingga membuatnya makin kuat.

Gambar Sinopsis 9

Sung Yeol mengayunkan tangannya mencoba menyerang si jahat tapi tidak bisa menyentuhnya. Ayunan tangannya semakin membabi buta – sampai akhirnya mengenai Sung Yeol ‘yang baik hati,’ yang darahnya bercucucran dan jatuh. Si jahat Sung Yeol menyuruhnya untuk meminum darah Yang Sun, dan ketika Sung Yeol ‘yang baik hati’ jatuh lemas, keduanya kemudian menghilang.

Pakaian kerajaan Yoon dilepas, dan dibawa keluar istana dengan tangan terikat, untuk dibawa ke tempat pengasingan.

Baek In Ho hampir saja lolos dengan keretanya, karna belakangan ini pemandangan akan mayat yang keluar dari ibukota sudah sering terjadi. Tapi seorang petugas menghentikan mereka untuk memeriksa mayatnya, dan ketika dia mengeluarkan pedangnya untuk menusuk mayatnya, Baek In Ho tak punya pilihan lain selain menghalanginya. Hal itu membongkar penyamaran mereka, dan Yang Sun keluar dari keretanya, dan segera dikenali sebagai kriminal yang paling dicari.  Baek In Ho bersiap untuk melakukan pertempuran, dan memperingatkan para prajurit istana bahwa dia akan mengirim mereka semua ke alam baka.

Gambar Sinopsis 10

Gwi menaruh curiga pada alasan Hye Ryung untuk kembali padanya dan bertanya apakah dia melakukan ini untuk menyelamatkan raja yang ia cintai. Hye Ryung lantas berkata bahwa meskipun itu benar, hal itu tentu bukan menjadi hal yang berarti; karna bagi Gwi, cinta hanya sebuah emosi yang tak berguna yang terjadi di antara manusia. Dia menambahkan bahwa tak seorang pun yang mengenalnya sebaik dirnya, dan ketika Gwi bertanya tentang bagaimana penilaiannya tentang dirinya, Hye Ryung menjawab: “Meskipun kau ingin menjadi manusia, kau tak bisa, sehingga kau memandang rendah terhadap manusia dan membuat mereka menderita.”

Gwi kemudian berkata bahwa dia pasti tahu apa yang akan ia lakukan jika dia ingin berada di dekatnya, dan Hye Ryung memberitahunya untuk melakukan apa yang ia inginkan. Dia setuju, tapi berpikir pada dirinya sendiri: “Dari awal saya tidak punya keinginan untuk menyelamatkannya.”

Di hutan, prajurit yang mengawal Yoon tiba-tiba berhenti, dan penjaga saling menunduk sebelum melayangkan pedang mereka; sedangkan Yoon bahkan tidak terlihat terkejut.

Gambar Sinopsis 11

Di kota, Baek In Ho mampu mematahkan serangan dari para prajurit istana, satu persatu menumbangkan mereka sebelum akhirnya ia tertusuk. Meskipun terluka, dia bersiap untuk kembali melawan saat ia terkepung dan di saat yang sama Sung Yeol muncul

Sung Yeol menumbangkan serangan dari para prajurit istana, bahkan senjata mereka hanya mengenai tubuhnya tapi tidak melukainya. Dia berjalan terus menuju Yang Sun, tapi saat ia akan mendekatinya, Baek In Ho menusuk Sung Yeol dengan pedangnya, dan dengan terengah-engah berkata: “Tolong… hati manusia itu..Tolong temukan.” Dia kemudian meninggal.

Gambar Sinopsis 12

Yang Sun memeluk Sung Yeol dari belakang, dan cahaya biru dari matanya menghilang. Sung Yeol berbalik memandangnya, dan dengan lemahnya jatuh ke tanah. Yang Sun kemudian memeluk dan membelai Sung Yeol saat ia pingsan

Malam tiba, dan Gwi menuju ke istana. Hal itu membangkitkan kenangannya akan raja pertama, Taejo, yang memanggilnya dan membuat perjanjian dengannya untuk membantunya membentuk sebuah negara baru. Gwi kemudian bertanya apa yang akan ia terima, Taejo memberitahnya bahwa keturunannya akan melayaninya: “Kau akan menjadi penguasa malam hari di negara ini.”

Gambar Sinopsis 13

Tapi sekarang Gwi berpikir bahwa perjanjiannya dengan Tae Jo akan berakhir disini: “Karna kalian semua yang pertama melanggar janji.”

Di istana, sambil menunggu kedatangan Gwi, para pejabat istana berspekulasi bahwa yang akan menjadi raja berikutnya adalah Perdana Menteri. Dan betapa terkejutnya mereka ketika pintu terbuka, Gwi datang dengan mengenakan jubah raja, didampingi oleh Hye Ryung.

Gwi duduk di kursi singgasana dan mengumumkan: “Mulai dari sekarang, saya adalah Raja.”

 

One comment

  1. gwi meski jahat ttp aja guanteng,jadi makin suka…..^-^

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*