Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 9 Bagian Kedua

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 9 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis

[Baca Juga: Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 9 Bagian Pertama]

Di dalam sel, Sung Yeol membelai wajah dan memeluk Yang Sun sambil meneteskan air mata karna tak tahan melihat kondisinya yang babak belur. Dalam pelukannya, Yang Sun terbangun sebentar dari tidurnya dan bertanya mengapa dia sampai ada di dalam sel, dan kembali tertidur, dan Sung Yeol kembali memeluk Yang Sun dengan sangat erat, sambil membayangkan bagaimana dengan kasarnya dia menolak perasaan Yang Sun di jembatan. Sung Yeol memohon kepada Yang Sun yang lagi tertidur: “Yang Sun, bertahan. Bertahan sedikit lagi.”

Disamping sel Yang Sun, ayahnya melihat bagaimana Sung Yeol mendekap erat putrinya. Dia memikirkan kejadian 10 tahun lalu bagaimana dia melihat sung Yeol membunuh (namun tidak melihat jika pria yang ia bunuh telah berubah menjadi vampir). Ji An kecil yang terluka memanggil dan berusaha datang mendekat ke ayahnya jatuh pingsan. Sung Yeol mengiris tangannya dan meneteskan darahnya ke lukanya dan menyembuhkannya.

Perdana meneri dilarang menemui raja meskipun pesan tersebut datang dari Gwi. Dia pun menyuruh pegawai raja menyampaikan pesan untuk datang menemui Gwi bersama Putra Mahkota Yoon. Di dalam, Yoon dan raja sedang membicarakan tentang situsasi yang sedang terjadi sekarang. Di depan raja, Yoon meminta keselamatan Yang Sun dan para pengikutnya, dan dia akan menghadapi Gwi dan mengaku di depannya jika dia adalah Pelajar Bernafsu dan meskipun dia harus mati ditangannya. Raja marah dengan sikap Yoon yang rela mempertaruhkan nyawanya hanya demi pelayan.

Raja menceritakan rencananya jika dia telah lama mempersiapkan untuk melawan Gwi, mendengar pengakuan raja Yoon kaget dan dia menjelaskan jika dia menginginkan Yoon menjadi lebih kuat melalui kebenciannya pada raja.

Raja berpesan pada Yoon meskipun dia harus mati ditangan Gwi, Yoon harus hidup dan menyingkirkan Gwi, dan melindungi rakyat, hanya dengan cara itu akan membuat kematian ayahnya tidak sia-sia, meskipun semua orang mati, bahkan penjual buku itu dan temannya.

Gambar Sinopsis2

Di dalam sel, ayah Yang Sun kaget melihat Sung Yeol berdiri di depannya dan bertanya tentang identitasnya. Dia bingung dengan sikap Sung Yeol; dengan dirinya yang adalah seorang vampir dia bisa saja telah menggigitnya atau Yang Sun, namun baru saja dia melihat jika Sung Yeol mengkhawatirkan putrinya dan memeluknya. Dia masih tidak percaya jika vampir benar-benar ada, dan memberikan informasi jika Yang Sun adalah anak Seo Jung Do, anak yang ia selamatkan 10 tahun lalu.

Sung Yeol kembali menanyakan tentang buku catatan itu dan berjanji akan menyelamatkan keluarganya, namun para penjaga mendekat datang ke dalam penjara, mau tak mau Sung Yeol harus pergi sebelum ayah Yang sun memberikan informasi.

Hye Ryung mencari informasi tentang tempat dimana ia bisa bertemu dengan Sung Yeol.

Noh Chang Son memberikan racun kepada ayah Yang Sun dan jika dia setuju untuk memikul semua tanggung jawab, maka ia akan menyelamatkan nyawa Yang Sun. Ayahnya menelan bubuk racun tersebut dan meminta Noh Chang Son menepati janjinya.

Keesokan paginya ketika Yang Sun terbangun, dia sangat khawatir melihat ayahnya sudah tak ada lagi di dalam sel. Dia lega ketika ayahnya dibawa kembali ke dalam penjara, dan mengatakan padanya jika mereka sekarang boleh pulang ke rumah, karna sudah terungkap jika mereka tidak lagi dituduh sebagai Pelajar Bernafsu. Tahanan lainnya (termasuk Hak Young ) menoleh satu sama lain seolah terdengar seperti ada yang janggal

Sung Yeol mendengar jika Yang Sun dan ayahnya di bawa ke istana dan bergegas pergi. Dia juga mengatakan kepada orang kepercayaannya bahwa dia akan membangkitkan selir istana dan mengecoh Gwi dan menyelamatkan Yang Sun dan ayahnya. Soo Hyang dan Ho Jin meminta Sung Yeol untuk mempertimbangkannya lagi karna jika dia pergi melawan Gwi tanpa rencana rahasia, itu hanya akan menempatkannya dalam bahaya seperti terakhir kali. Namun dia tak menghiraukan mereka dan pergi menyelamatkan Yang Sun dan ayahnya.

Gambar Sinopsis3

Meskipun ayahnya menenangkan Yang Sun jika mereka akan dibebaskan, dia masih tak tenang mengapa mereka harus dibawa ke istana terlebih dahulu. Saat mereka tiba, ayah memberitahu Yang Sun untuk menyampaikannya kepada Sarjana bahwa apa yang ia cari tersembunyi di kuil Buddha.

Ayahnya tak menghiraukan keinginan Yang Sun untuk menemaninya masuk ke dalam. Sebelum masuk ke dalam, ayahnya melihat ke arah Yang Sun untuk yang terakhir kalinya dan berkata pada dirinya sendiri jika dia telah membuatnya kesusahan dan telah menjadi ayah yang buruk baginya. Saat akan masuk ke dalam, racun yang diminum ayahnya mulai berekasi dengan darah telah keluar dari hidungnya. Sebelum masuk ke dalam sarang Gwi, ayahnya meminta kepada penjaga agar membawa pergi putrinya. Dia tak ingin Yang Sun melihatnya keluar telah menjadi mayat, karna itu akan menjadi duri yang menancap di hatinya untuk selama-lamanya.

Para penjaga membawa Yang Sun pergi, dan membuatnya sangat khawatir karna dia harus pergi sendiri tanpa ditemani oleh ayahnya.

Raja dan Yoon dibawa ke hadapan Gwi di sarang bawah tanahnya dimana terbaring mayat penjaga yang berkhianat dan mayat Putra Mahkota Sadong terpajang didinding. Gwi bertanya pada Yoon jika Pelajar Bernafsu yang menyebarkan berita akan membunuhnya adalah dia sendiri.

Yoon membantahnya dengan mengatakan bagaimana bisa dia mempercayainya sebagai Pelajar Bernafsu hanya dengan mendengar kata-kata dari penjaganya. Yoon berani menantangnya dengan meminta Gwi untuk menunjukkan bukti konkrit bahwa dia adalah Pelajar Bernafsu. Di depan Gwi, Yoon berkata: “Jika bukti bahwa aku Pelajar Bernafsu muncul disini, maka kau bisa langsung membunuhku.”

Gwi kemudian meminta untuk dibawa kehadapannya Pelajar Bernafsu yang mereka telah tangkap dan akan memeriksanya sendiri apakah dia asli atau palsu.

Raja mengejutkan semua orang dengan mengatakan: “Memperkirakannya, aku sudah memanggil dia.”

Ayah Yang Sun dibawa ke hadapan Gwi dan mencoba mempengaruhinya dengan berkata: “Jika kau bukan Pelajar Bernafsu katakan sekarang juga maka aku akan menyelamatkan kalian semua.” Ayah Yang Sun tak bergeming malah menantangnya dengan berkata: “JIka aku berpikir bahwa hidupku akan diampuni oleh vampir sepertimu, aku tidak akan memulai ini. Tidak berhasil membunuhmu, mati sebelum membalaskan dendam Putra Mahkota Sadong, itu menyakitkan.”

Gwi bertanya padanya apa dia menyimpan catatan Putra mahkota Junghyun, ayah Yang Sun mengatakan di depannya jika dia memiliki buku catatan tersebut, namun Gwi tidak akan memilikinya karna dia telah memberikannya kepada seseorang.

Amarahnya terpancing dan Gwi  menarik ayah Yang Sun dan bertanya kepada siapa dia menyerahkan buku catatan tersebut. Ayah Yang Sun tidak buka mulut malah menyuruh Gwi untuk menggigitnya, dan melihat raja sambil berkata: “Lihat baik-baik bagaimana aku mati. Karna kerajaan ini menyembunyikan vampir. Lihat bagaimana orang-orang akan mati sepertiku.”

Ketika Gwi akan menggigitnya, Yoon berteriak: “Hentikan.” Yoon menjelaskan pada Gwi apakah dia sungguh ingin mengumumkan bahwa vampir benar-benar ada di istana, dan jika dia dia membunuhnya bagaimana dia akan menjelaskannya pada rakyat.

Raja menyambung perkataan Yoon bahwa mereka akan membunuhnya di depan rakyat seperti yang sudah direncanakan.

Gambar Sinopsis4

Di istana, dengan meminumkan darahnya kepada mayat selir kerajaan, Sung Yeol akhirnya membangkitkannya menjadi vampir.

Di sarangnya, Gwi  bisa merasakan kehadiran Sung Yeol berkata: “Kim Sung Yeol, apa itu kau lagi?” dan panjaga datang memberitahu mereka jika mendiang selir kerajaan berada di istana dan berubah menjadi vampir. Gwi kemudian keluar dari sarangnya untuk menantang Sung Yeol, dan Yoon mengingat perkataan Sung Yeol padanya jikam dia akan membangkitkan mayat selir kerajaan.

Dan tiba-tiba ayah Yang Sun muntah darah dan meninggal.

Mayat selir karajaan yang telah berubah menjadi vampir berhasil mengacaukan istana. Yoon tanpa sengaja melihat Sung Yeol di halaman istana dan mengenalinya sebagai teman Yang Sun, namun Sung Yeol tak menyapanya sedikitpun, dia malah lari karna menghindari kejaran Gwi

Sung Yeol datang ke pintu masuk sarang Gwi, namun sedih ketika dia harus melihat mayat ayah Yang Sun dibawa keluar. Gwi juga kembali ke tempat yang sama, dan kecewa ketika mengetahui jika tawanannya yang ia kira Pelajar Bernafsu telah meningal dunia tanpa sempat mendapatkan buku catatan Pangeran Junghyun.

Gwi yang terbakar emosi karna gagal mendapat buku yang ia cari menyuruh perdana menteri untuk membawa semua pendukung Pelajar Bernafsu dan akan menemui mereka satu persatu dan akan menginterogasi dimana catatan itu berada, namun dia diberitahu jika pendukung Pelajar Bernafsu sepakat bunuh diri.

Gambar Sinopsis5

Yang Sun dikawal oleh penjaga yang lewat tepat ketika mayat ayahnya digotong keluar dari sarang Gwi, namun tidak menyadari jika mayat yang dibawa adalah ayahnya. Sung Yeol datang dan menghajar para penjaga, dan memastikan jika Yang Sun baik-baik saja. Sung Yeol menyuruh Yang Sun untuk pergi ke Eum Seok gol karna keluarganya telah menunggunya disana, namun Yang Sun bersikeras untuk pergi bersama ayahnya. Sung Yeol menyuruhnya untuk terlebih dahulu pergi dan bersiap untuk berangkat ke tempat aman sedangkan dia akan kembali untuk memeriksanya.

Yang Sun mengingat perkataan ayahnya tentang buku catatan Junghyun yang disembunyikan di dalam papan penghormatan di kuil Buddha. Ketika mata Yang Sun menoleh, dia menghalangi pandangannya. Sung Yeol menyuruh Yang Sun untuk tidak melihatnya, namun Yang Sun meminta Sung Yeol untuk membiarkannya.

Yoon sangat terpukul ketika dia kembali ke penjara dan melihat semua pengikutnya telah meninggal, (kecuali satu orang Hak Young).

Yang Sun menangis dengan tersedu-sedu disamping mayat ayahnya. Yang Sun terus saja memanggil ayahnya untuk bangun karna ibunya dan Dam telah menunggu.

***BERSAMBUNG***

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*