Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 9 Bagian Pertama

Sinopsis “Scholar Who Walks the Night” Episode 9 Bagian Pertama

Gambar Sinopsis

[Baca juga: Sinopsis Scholar Who Walks the Night Episode 9 Bagian Kedua]

Penasihat Raja memerintahkan untuk melepas baju para tersangka dan membakar tubuh mereka, dan ayah Yang Sun langsung berteriak, “Seorang wanita! Anakku adalah wanita. Tolong ampuni dia, tuan!”

Soo Hyang memperingatkan Sung Yeol jika besok setelah Raja sendiri yang menginterogasi mereka, Yang Sun dan semua pengikut Pelajar Bernafsu akan dihukum mati, dan Sung Yeol mengatakan jika dia mengetahuinya: “Dengan mempertaruhkan hidup Yang Sun, aku akan membuat persetujuan dengan ayahnya.”

Setelah disiksa, dalam keadaan babak belur Yang Sun dan ayahnya kembali dimasukkan ke dalam sel penjara, dan mengkhawatirkan ayahnya yang belum sadar, dan seketika Penasihat Noh datang untuk menawarkan kesepakatan: Mengaku sebagai Pelajar Bernafsu dan keluarganya akan selamat.

Yang Sun protes jika dia sama sekali tidak bersalah dan mengatakan jika Pangeran adalah Pelajar Bernafsu, namun penasihat raja, Noh Chang Sun, memperingatkannya bahwa dia dan ayahnya tak akan dibiarkan hidup jika sampai berani membeberkannya pada dunia. Penasihat raja membeberkan rahasia jika vampir benar-benar ada dan hidup dalam istana yang akan siap membunuh semua orang, keluarganya dan Pangeran, bahkan tak terhitung jumlah orang yang akan meninggal jika percaya dan mengikuti kata-kata Putra Mahkota.

Penasihat raja mengatakan kepada Yang Sun jika dia rela berkorban maka nyawa yang lainnya akan selamat termasuk nyawa ayahnya.

Sung Yeol berunding dengan Ho Jin dan Soo Hyang tentang mendapatkan buku diari Pangeran Junghyun dari ayah Yang Sun, dan sepenuhnya sadar jika ayahnya mengira semua vampir sama jahatnya dan menolak untuk memberikan buku catatannya, namun meskipun demikian Soo Hyang membantahnya dengan mengatakan bahwa dia pasti akan memberikannya untuk keselamatan anaknya.

Ho Jin khawatir jika Pelajar Bernafsu dibawa dihadapan Gwi, dia mungkin akan mengingat bau Yang Sun. Soo Hyang bertanya apa Sung Yeol sanggup melihat  Yang Sun terluka, meskipun berat Sung Yeol berkata: “Saya juga mengalami masa-masa yang sulit. Namun jika semua orang bisa hidup dengan kematiannya, saya akan membiarkan hal itu terjadi. Dengan cara itu, jika saya bisa menyingkirkan gwi, saya sanggup melakukannya bahkan lebih dari itu.”

Pengikut setia Gwi, perdana menteri, melaporkan jika raja akan memberinya Pelajar Bernafsu palsu, dan Gwi memutuskan untuk melihat sendiri apakah orang itu palsu atau tidak. Gwi memprediksi jika pemilik dari bau yang ingin dilindungi oleh Kim Sung Yeol mungkin adalah Pelajar Bernafsu dan memiliki buku catatan Putra Mahkota Junghyun.

Di sel penjara, Yang Sun merenung apa dengan kematiannya bisa menyelamatkan nyawa Sung Yeol, nyawa banyak orang, dan lantas jatuh pingsan.

Gambar Sinopsis2

Sung Yeol mondar-mandir di kamarnya karna rasa khawatir yang teramat sangat, dan tiba-tiba Dam datang dan memohon padanya untuk menyelamatkan kakak dan ayahnya. Dam mengatakan padanya bahwa kakaknya Yang Sun sangat menyukainya sambil memberinya sebuah novel Night Scholar yang ia tulis sendiri.

Dia membaca lembar demi lembar novel Yang Sun tentang Night Scholar yang terinspirasi dari dirinya, berkisah tentang seorang Pelajar Malam Hari yang membantu orang-orang lemah. Tak sampai disitu, isi novelnya juga mengisahkan pertemuan pertama Yang Sun dan Sung Yeol, dan rentetan kejadian pertemuan mereka.

Keesokan paginya, Ho Jin melapor pada Sung Yeol jika para tahanan termasuk Yang Sun, ayahnya dan pengikut Yoon telah dibawa ke kantor investigasi, dimana penjagaan ditempat tersebut juga telah diperketat sehingga tidak mudah untuk masuk dan keluar tanpa sepengetahuan para penjaga.

Sung Yeol masuk ke sel Yang Sun tanpa sepengetahuan penjaga, dia tak bisa menahan kesedihannya melihat kondisi Yang Sun yang penuh luka dan masih tak sadarkan diri. Ayah Yang Sun terbangun dan Sung Yeol bertanya apa 10 tahun lalu dia juga ada disana di rumah Seo Jung Do, dan ayah Yang Sun mengiyakannya dengan mengatakan bahwa dia melihat Sung Yeol menghisap darah. Sung Yeol menjelaskan jika dia ada untuk menghancurkan Gwi dengan buku catatan itu, dan memperingatkannya tentang rencana raja yang demi menyelamatkan Pangeran akan mengkambing hitamkan Yang Sun, dan tidak akan membiarkannya hidup. Sung Yeol mendesak ayah Yang Sun untuk mempercayainya, dan kemudian seketika itu juga dia menghilang dari pandangannya.

Para tahanan termasuk pengikut Pelajar Bernafsu, Hak Young, Yang Sun dan ayahnya di bawa untuk diinterogasi di depan raja.

Di istananya, Yoon merenungkan perkataan raja padanya: “Saya kehilangan ayahmu tapi saya melindungi dirimu. Saya melindungi istana. Tapi apa yang bisa kau lindungi sekarang? Kamu jatuh ke dalam plot konyol ini dan membuat pengikutmu kehilangan nyawa mereka.” Tak tahu apa yang harus ia lakukan di tengah situasi genting seperti ini, tiba-tiba dia mendengar suara Sadong memanggilnya: “Yoon, apa yang sedang kau lakukan disini?” dan membayangkan ayahnya muncul dihadapannya berkata: “Para pengikutmu akan segera disiksa didepanmu. Apa kau hanya akan diam saja?”

Mata Yoon berkaca-kaca sambil mengatakan: “Apa yang bisa kulakukan pria tak berdaya ini? Bagaimana saya bisa menyelamatkan pengikutku yang tak bersalah, Yang Sun dan ayahnya yang akan dibunuh sebagai pengkhianat? Katakan padaku ayah?” Sadong datang mendekat dan memegang pundaknya, ketika Yoon akan menyentuh tangan Sadong, dia tiba-tiba menghilang.

Sebelum penyiksaan dimulai, Noh Chang Sun mengatakan kepada Hak Young untuk tidak mengaku sebagai Pelajar Bernafsu. Jika Hak Young mengaku, maka dia juga akan mengungkapkan bahwa Pelajar Bernafsu adalah Putra Mahkota dan jika dia ingin melindungi Yoon maka dia harus tutup mulut. Noh Chang Sun mengungkapkan isi hatinya di depan cucunya ( Hak Young) berkata: “Saya mungkin telah kehilangan ayahmu, tapi saya juga tidak akan membiarkanmu meninggalkanku.”

Gambar Sinopsis3

Yang Sun dan tahanan lainnya di bawa menghadap raja dan memperingatkan Yoon untuk tidak terlibat, jika tidak dia akan membunuhnya. Yang Sun terkejut melihat Yoon ada didepannya yang berdiri tepat disamping raja.

Yoon tak kuasa menahan kesedihan melihat Yang Sun, ayah dan para pengikutnya disiksa. Di depan raja dan Yoon, Yang Sun mengaku jika dia adalah Pelajar Bernafsu: “Saya adalah Pelajar Bernafsu. Sangat sulit untuk menjalani hidup setiap hari. Sebuah kehidupan tanpa harapan atau mimpi sangat melelahkan, jadi saya merencanakan semuanya.” Mendengar pengakuan Yang Sun, Hak Young, ayahnya dan Yoon sangat terkejut.

Sung Yeol mempersiapkan banyak bubuk hawthorn untuk menyingkirkan bau dari Yang Sun. Dia menebarkan bubuk tersebut, dan matanya berubah menjadi merah

Yang Sun juga mengatakan di depan raja jika ayahnya sama sekali tidak bersalah, dan meminta agar ayahnya dibebaskan.

Tak ingin melihat putri tercintanya mati sia-sia, ayahnya membantah semua perkataan Yang Sun dan mengaku jika dia adalah Pelajar Bernafsu. Raja tidak percaya dengan pengakuan ayahnya, dan mengatakan jika semua bukti telah mengarah pada Yang Sun bahwa dia adalah Pelajar Bernafsu.

Setelah menatap Yang Sun,  ayahnya mengaku jika 10 tahun lalu dia bekerja untuk Putra Mahkota Sadong, dan mendalangi semua ini karna dendam. Dan memohon agar putrinya dilepaskan. Raja akhirnya memutuskan Pelajar Bernafsu dan para pengikutnya akan dihukum mati karna telah bersekongkol melawan raja dan pemerintah.

Ketika malam tiba, Sung Yeol beraksi dengan masuk ke sel Yang Sun dimana ia sedang tertidur. Sung Yeol mengeluarkan sebuah botol dari kantungnya dan menuangkan isinya–semacam darah—ke leher dan lengan Yang Sun, dan mengeluarkan sebuah liontin dari lehernya, saat Gwi kian mendekat, tiba di luar penjara untuk melihat tahanan.

Gambar Sinopsis4

Pertama-tama, Gwi mendatangi ayah Yang Sun di sel penjara, dan perdana menteri menjelaskan jika dia adalah orang yang mengaku sebagai Pelajar bernafsu. Gwi melihatnya dan mengetahui jika dia bukan orang yang ia cari. Berikutnya dia mendatangi Yang Sun, dan memperhatikan jika dia tidak memilki bau, namun rasa darah di lehernya membuatnya yakin jika Yang Sun juga bukan orang yang ia inginkan. Namun Gwi bertanya-tanya mengapa hanya Yang Sun yang tidak memiliki bau dan dia menemukan bubuk hawthorn yang ditaburkan oleh Sung Yeol. Gwi memprediksi entah apakah Yang Sun adalah Pelajar Bernafsu atau dia adalah orang yang dicintai Sung Yeol, baginya menyenangkan melihat Sung Yeol keluar untuk melindungi Yang Sun.

Sung Yeol kembali untuk melihat Yang Sun setelah Gwi pergi, sangat menderita melihat kondisi Yang Sun yang sangat memprihatinkan. Yang Sun terbangun dan memegang tangannya sambil berkata: “Saya sangat sakit….”’

Yoon mendatangi sumur tempat dimana ayahnya meninggal dan menyesali apa yang telah terjadi pada Yang Sun sambil membayangkan bagaimana Yang Sun mengaku di depannya dan tak tahu bagaimana mengubah keadaan yang terjadi. Gwi melihat dari kejauhan ketika Yoon berada di sumur tengah malam, dan merasakan ada sesuatu yang janggal ketika dia dikawal oleh kepala penjaga yang bertugas untuk melindungi raja. Gwi berpraduga apakah raja mencoba melindunginya atau mencoba untuk mengawasinya.

Penasihat kepercayaan raja memberi saran agar dia mengatakan rencana yang sesungguhnya kepada Yoon—yaitu untuk melawan Gwi, agar diantara mereka berdua tidak terjadi kesalah pahaman. Namun raja bersikeras dengan mengatakan bahwa ini bukan yang tepat. Raja diberi informasi jika pengawal Yoon diseret ke sarang bawah tanah Gwi, dan penasihatnya mengatakan jika dia orang yang mengetahui jika Yoon adalah Pelajar Bernafsu yang membuat raja khawatir.

Pengawal Yoon buka mulut jika Pelajar Bernafsu adalah Putra Mahkota, dan mengaku jika raja memberi perintah untuk mengawasi Putra mahkota sehingga dia telah lama mengikutinya, dan juga membeberkan jika raja telah mengetahui bahwa Putra Mahkota adalah Pelajar Bernafsu.

Dia memohon agar nyawanya diselamatkan dan bersedia melakukan apapun yang diperintahkan oleh Gwi, namun Gwi malah membunuhnya dengan tebasan pedang karna dia tak ingin memiliki pelayan yang mengkhianati tuannya demi keselamatannya sendiri.

***Bersambung ke bagian kedua***

2 comments

  1. lanjutin lagi dong mbak sinopsisnya yang part 2 itu adegan yang paling sweet soalnya 🙂
    ohh yaa thanks bgt buat sinopsisnya ini blog paling update 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*