Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Second Time Twenty Years Old” Episode 1 Bagian Pertama

Sinopsis “Second Time Twenty Years Old” Episode 1 Bagian Pertama

Gambar1

[Baca juga: Sinopsis Second Time Twenty Years Old Episode 1 Bagian Kedua]

Di sebuah pantai, pasangan muda sedang berdansa bersama menikmati momen kebersamaan mereka dan kemudian berciuman. Kita bisa mendengar suara: Dia Ha No Ra, dan dia Kim Woo Chul.

Gambar2

Tapi 20 tahun kemudian, rumah tangga mereka diujung keretakan, keduanya telah menemui pengacara tentang perceraian mereka.

Keluar dari kantor pengacara, wajah Kim Woo Chul berseri-seri, tapi seketika wajahnya berubah murung ketika Ha No Ra berbalik ke arahnya.

Kim Woo Chul mengaku pada Ha No Ra bahwa hatinya terluka harus berakhir seperti ini, dan berkata jika mereka tak ada pilihan lain. Ha No Ra mengangguk, dan Woo Chul menawarkan untuk makan siang bersama. Tapi Ha No Ra malah menolak ajakannya karna hari ini dia tahu suaminya ada jam mengajar, dan telah menyiapkan sosis di dalam mobil untuk ia makan ketika lapar, Kim Woo Chul hanya bisa keheranan melihat perhatian istrinya.

Ketika istrinya telah pergi, Kim Hoo Chul malah menggerutu mengapa dia masih menunda untuk menandatangani surat cerainya – dan di dalam mobil, Kim Hee Chul terus saja mengomel dengan pemilihan kata-kata yang tidak tepat dari istrinya.

Gambar3

No Ra diam-diam mengikuti kelas persiapan masuk universitas dengan dibantu oleh temannya, dimana dia membayarnya dengan uang kas.

Yoon Young sahabatnya sendiri tak habis pikir karna rumah, toko, kartu kredit, telpon seluler dan bahkan putranya sendiri Kim Min Soo semuanya atas nama Kim woo Chul — dia tak punya apa-apa dan sekarang masih ingin mempertahankan rumah tangganya dengan pria seperti itu.

Tak sampai disitu, Yoon Yoong juga kebingungan karna mana ada pasangan di dunia ini yang duduk bersama dan membicarakan tentang psikologi seperti; Freud and Jung, Tolstoy: Perang dan Damai. Tapi No Ra menjawab dengan polosnya jika suaminya ingin membicarakan hal-hal seperti itu. Dan menganggap temannya ini tak tahu apa-apa tentang kehidupan rumah tangga.

Yoon Yoong tak mau lagi mendengar penjelasannya sambil menutup telinganya, tapi No Ra malah berkata: “Kamu juga tak tahan padaku padaku. Karna saya tidak mengerti apa yang kau katakan,”

Yoon Yoong tak mengerti mengapa ia bisa berubah seperti ini, dan flash back di tahun 1993, ketika No Ra bekerja di sebuah peternakan sapi. No Ra mengaku jika ia bisa bekerja dengan baik, tapi dia malah menjatuhkan kotoran sapi itu dan jatuh ke badannya.

Nenek No Ra marah-marah, meskipun dia tahu jika cucunya mengumpulkan uang untuk masuk ke kesolah seni karna impiannya ingin menjadi seorang balerina. Dia memutuskan untuk pindah ke Seoul dan menyekolahkannya ke sekolah Seni disana.

Gambar4

Nenek membuka kios kecil, dan seorang siswi teman sekolah No Ra meminta nenek hanya boleh memberinya lima buah topokki, tapi ketika dia sendiri tak bisa mengontrol nafsu makannya, dia malah menyalahkan nenek No Ra.

Dia memaksa Nora memberitahu neneknya untuk hanya memberikan lima buah, tapi No Ra malah memberinya saran jika dia hanya harus makan lima buah.

Si balerina cerewet ini adalah Yoon Young muda, amarahnya memuncak dan dia semakin membabi buta memaksa No Ra. Tiap kali Yoon Young abg mendorong No Ra, No Ra akan muncul di depannya dan berkata: “Ambil lima, lalu makan.”  Meskipun di bully, dia tak menyerah untuk terus muncul di hadapannya sehingga Yoon Young menyebutnya gila.

Nora yang sekarang penuh percaya diri bahwa ia bisa sukses lulus masuk universitas, bahkan mengatakan kata-kata Woo Chul tentang bagaimana seseorang terlihat paling menarik ketika dia bekerja keras. Yoon Young kemudian bertanya, “Bagaimana kalau dia tetap minta cerai? Kau akan tetap kuliah?”

Nora tampak murung dan berkata, “Buat apa?” Ketika dia ditanya kalau begitu apa yang akan ia lakukan selanjutnya, Nora bercanda bahwa dia bisa menjual topokki.

Gambar6

Seorang pria membeli topokki dan membawanya ke belakang panggung di jurusan teater, dimana para siswa melihatnya dengan kekaguman, dia adalah sutradara mereka – Cha Hyun Suk.

Hyun Suk mengarahkan para aktornya ketika berlatih, menasihati si aktor utama tentang bagimana perasaan yang harus ia rasakan tentang cinta pertama yang tak bisa dilupakan. Dia menambahkan; kenapa semua orang selalu ingat cinta pertama sebagai sesuatu yang indah meskipun ada juga cinta pertama yang buruk dan menyakitkan.

Gambar7

Malam itu, No Ra menyambut menanti kepulangan Min Soo dan Kim Woo Chul, tapi dia malah dicuekin. Min Soo menolak masakannya, dan Kim Woo Chul menolak perhatiannya sebagai seorang istri seperti menyimpan pakaiannya. Kim Woo Chul memisahkan tempat tidur dan melepas cincin , dan hal itu membuat No Ra menangis.

Di sela-sela kesibukannya sebagai ibu rumah tangga, No Ra dengan diam-diam mengikuti kelas persiapan masuk perguruan tinggi. Dia begadang sampai larut malam dan belajar di kamar mandi agar tak ketahuan dari suami dan putranya. Setahun berlalu dan saatnya yang dinanti-nanti ujian masuk perguruan tinggi — No Ra mengantar Min Soo naik ke mobil dan memberi semangat bagi putranya, dan sahabat sejatinya Yoon Young kemudian datang menjemputnya dengan mobil lengkap menyiapkan sarapan, sepatu dan jaket.

Ketika hasilnya keluar, No Ra kecewa tapi Yoon Young berkata nilainya lumayan. Woo Chul mendampingi putranya memilih universitas, sedangkan No Ra memilih Universitas tempat suaminya mengajar dan juga universitas pilihan Min Soo. No Ra berkata jika itu adalah daerah amannya.

Gambar8

Akhirnya yang ditunggu-tunggu untuk pengumuman tiba, dan No Ra harus menerima kekecewaan besar karna dia tidak diterima di Woocheon maupun di universitas yang lainnya. Dia menangis kepada Yoon Young di telpon: “Bagaimana kalau ayahnya Min Soo ingin melakukan sidang perceraian?” (Hmmm, untuk menyelamatkan pernikahannya dia bahkan rela masuk kampus di usianya yang menginjak kepala 4????)

Sedangkan untuk Min Soo, dia gagal masuk di universitas pilihan pertamanya. Tapi dia berhasil masuk di pilihan kedua – universitas tempat ayahnya mengajar dan Woo Chul tidak keberatan dengan universitas Woocheon sebagai rencana B. Karna putra mereka akan segera masuk kuliah, Woo Chul memberitahu No Ra bahwa mereka harus mempersiapkan perceraian.

Gambar9

No Ra duduk merenung melihat surat perceraiannya sambil menonoton berita terbaru tentang seorang profesor Woocheon tertangkap basah menerima suap dari seorang siswa untuk bisa diterima. Dan tak lama kemudian, dia menerima telpon dari Woocheon yang memberinya kabar jika dia diterima dan hari ini adalah pendaftaran terakhir.

Gambar10

No Ra datang ke kampus Woocheon, dan dia melihat seorang pria yang berdiri di depannya dan bertanya letak gedung kemahasiswaan. Cha Hyun Suk terdiam sejenak melihat No Ra didepannya, dan ketika No Ra menyadari jika dia mengenal pria itu, Cha Hyun Sik lantas berlalu pergi dari hadapanya. Tapi No Ra mengejarnya dan bertanya apa dia Cha Hyun Suk.

Cha Hyun Suk dengan cueknya mengaku jika dia adalah pria yang ia maksud, dan No Ra berkata bahwa dia telah banyak berubah dan senang bertemu dengannya, tapi malah Hyun Suk bersikap kasar.

No Ra berpikir dia tak mengenalnya, dan Hyun Suk mengaku jika dia samar-samar mengenalnya, mungkin di SMA dulu

Tapi saat No Ra ingin menyebutkan namanya, Cha Hyun Suk lalu memotongnya dan berkata: “Tapi aku tak ingin mengenalmu,” dan menyuruhnya untuk pergi: “Kenapa ibu-ibu ada disini? Masak di rumah sana.”

Gambar11

Di dalam mobilnya, Hyun Suk terus mengoceh sendiri dan menyesalkan tindakannya yang marah-marah kepada No Ra: “Bilang saja aku tak kenal, aku lupa padanya.”

No Ra membayar biaya adminsitrasi di kampusnya, dan mengumpulkan suami dan putranya pada saat makan malam untuk memberitahu jika ia diterima di universitas Woocheon, namun bukannya bahagia mereka malah sangat terkejut, seakan tak percaya dengan apa yang mereka dengar.

Min Soo malah bereaksi keras, mengeluarkan kata-kata pedas di depan ibunya, dengan bertanya: “Apa kau melahirkanku hanya untuk mempermalukanku?!”, dan dia tak habis pikir akan sekampus dengan ibunya dan berkata jika lebih baik dia kuliah tahun depan.

Gambar12

Woo Chul menyinggung sikap No Ra yang dengan diam-diam melakukan persiapan selama satu setengah tahun untuk masuk kuliah. No Ra berkata bahwa alasannya ingin masuk kulah karna ingin membuatnya terkejut, tapi Woo Chul malah menjelaskan jika masalahnya bukan pada pengetahuannya yang dangkal, tapi lebih kepada sifatnya yang lebih suka menghabiskan tenaga untuk hal yang tak masuk akal, dan cara pandangnya pada dunia.

Nora berkata bahwa yang membuat suaminya tak bahagia karna harus terjebak dengan seseorang yang tak bisa ia ajak bicara, jadi ia ingin menjadi seperti yang ia inginkan. Tapi, Woo Chul memohon pada No Ra untuk membiarkannya hidup—dia sudah 43 tahun dan tak ingin sisa hidupnya ini tidak berarti: “Lepaskan aku, tolong.”

Gambar13

Woo Chul mengingatkan No Ra untuk pergi melakukan pemeriksaan ke dokter. Di rumah sakit, dia mengeluh seandainya saja dia menderita penyakit parah, karna hidupnya seakan gelap. Tapi yang terjdi ketika dokter mengatakan bahwa rasa sakit di perutnya adalah kanker pankreas, dan waktunya tersisa enam bulan lagi, dia sangat terpukul.

Ketika dokter menyuruhnya untuk kembali dengan keluarga, No Ra berlinang air mata dan mengatakan bahwa dia tak punya satupun. Dia keluar ruangan dalam keadaan putus asa, dan kita bisa melihat nama yang ada di dalam daftar bukan Han No Ra; tapi Han Oh Ra. Waduhhhh salah orang nih!!!

***Bersambung ke bagian kedua***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*