Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Second Time Twenty Years Old” (Twenty Again) Episode 3 Bagian Kedua

Sinopsis “Second Time Twenty Years Old” (Twenty Again) Episode 3 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis 1

[Baca juga: Sinopsis Second Time Twenty Years Old (Twenty Again) Episode 3 Bagian Pertama] 

Dan No Ra berdiri di tengah jalanan yang dipadati oleh banyak orang yang lalu-lalang, mencoba menahan air matanya dan menelpon Yoon Young untuk mengatakan bahwa hidupnya dijumlahkan hingga sekarang adalah 333,000 jam. Tapi waktu yang ia miliki hanya tersisa 4,320 jam.

Dia bertanya mengapa sangat tidak adil, mengapa dia tidak tahu jika orang-orang bisa mati begitu tiba-tiba: “Masih ada banyak hal yang belum kulakuan. Apa yang harus kulakukan? Saya ingin mencoba segalanya.”

Dia memutuskan datang ke salon, berbelanja pakaian dan sepatu yang ia butuhkan dan menyembunyikan semua brang-barang yang baru ia beli di dapur.

Gambar Sinopsis 2

Dia berdiri di depan pintu kamar Min Soo dan berkata bahwa dia akan memberikan Min Soo tiga bulan untuk menikmati kehidupan kuliah, dia masih 20 tahun dan tidak ingin membebaninya.  Dia kemudian membuat daftar keinginan — nomor satu adalah berbaikan dengan Min Soo.

Ketika dia kembali ke kampus, No Ra sudah seperti mahasiswa lainnya tampil trendi dengan memakai jeans, kaos dan rambut ekor kudanya. Dia melihat pilihan club yang akan ia ambil, dan memutuskan club Bounce hip hop dance.

Gambar Sinopsis 3

Teman kelasnya Soon Nam adalah pemimpin dari club Bounce, dan dia menceramahi anggota klubnya bagaimana mereka bisa gagal mendapat anggota baru di club mereka dibanding club-club lainnya. Dia menunjukkan video Ha No Ra yang menari dengan club lainnya meskipun mukanya samar-samar, dan menugaskan mereka untuk menemukan gadis yang ada di video dan merekrutnya di club mereka klo tidak mereka akan mendapat hukuman yang berat.

No Ra masuk ke ruangan club Bounce dan terkejut melihat Soon Nam ada disana. Sayangnya, Soon Nam kecewa mengetahui  No Ra tidak membatalkan mata kuliahnya, tapi dia meminta agar Soon Nam bisa bersabar karna mereka akan bertukar pasangan dalam sebulan dan menggunakan kesempatan itu untuk mewawancarainya untuk tugas yang diberikan.

Soon Nam memberikan data pribadinya tanpa antusiasme sama sekali: Dia berusia 25 tahun, dan telah menyelesaikan wajib militer, tahun ketiga mahasiswa bisnis, bisa minum tiga botol soju, keahlian khusus adalah khoreografi, berharap mendapat pekerjaan sebelum tamat dan menikah dengan gadis yang cantik, muda.

No Ra mengatakan jika dia akan mengirimkan infonya lewat chat, dan meminta nomor telpon Soon Nam. Tak lupa, Soon Nam bertanya mengapa dia bisa menemukannya disini, dan  dia mengingat ingin mendaftar di club Bounce. Dia hanya bisa menganga: “Hei bu, ini club tari. Hip hop.” No Ra berkata bahwa dia tahu, tapi kampus mereka hanya punya satu club tari.

Gambar Sinopsis 4

Soon Nam: “Apa kamu penguntitku?”. Tapi No Ra berkata itu hanya kebetulan, dan di poster untuk anggota baru dikatakan bahwa ras, umur tidak menjadi masalah. Sejenak Soon Nam mengambil nafas, dan kemudian tiba-tiba bersikap kasar: “Siapa namamu, bersihkan tempat ini sekarang juga.”

No Ra kaget, dan Soon Nam menjelaskan bahwa di club kampus; tahun masuk kuliah jauh lebih penting dibanding usia sehingga jika dia bergabung dengan clubnya dia akan memberikan honorific – dimana dia akan memanggilnya Ha No Ra. Dia sengaja melakukannya untuk membuat No Ra mundur, tapi sepertinya jauah berbeda dari perkiraannya, dia setuju mengikuti aturannya, dan bahagia karna mengetahui Soon Nam mengenal namanya.

Soon Nam berkata pada No Ra bahwa dia tidak bisa bergabung; yang tanpa ia sadari jika No Ra adalah wanita yang ia cari. Tapi dia bersikeras dan menjelaskan bahwa di poster dikatakan bahwa dia akan menerima alien, tapi Soon Nam berkata jika dia lebih menakutkan dari alien, dan dia akan berhenti jika dia bergabung. Untuk hari ini dia pergi, yang secara tidak langsung hari-hari berikutnya dia akan kembali datang untuk mencoba.

Gambar Sinopsis 5

Hyun Suk memulai kelasnya dan menyuruh tiap-tiap siswa mengambil pensil dan anggota tiap-tiap kelompok akan ditentukan berdasarkan warna pensil yang sama. Kecuali tiga mahasiswa yang terlambat mereka dimasukkan dalam kelompok yang sama Soon Nam, Nora, dan Park Seung Hyun gadis dari kelas sastra No Ra yang mengembalikan ponselnya.

Soon Nam angkat tangan dan meminta pada Hyun Suk untuk diberi ksempatan mengambil pensil, tapi Hyun Suk berkata bahwa dia sudah mengambilkan untuk mereka, membuatnya kecewa.

Usai kelas. Park Seng Hyun meminta nomor Soon Nam dan No Ra untuk membuat grup chat, tapi Soon Nam tidak memberikan nomornya dengan alasan akan membatalkan kelasnya membuat No Ra menduga itu karna dirinya, dan tanpa sengaja hal itu didengar oleh Hyun Suk dan Sang Ye.

Gambar Sinopsis 6

Sang Ye melihat penampilan baru Ha No Ra dan memberitahu Hyun Suk bahwa sepertinya Ha No Ra telah berkemauan keras untuk sukses, bahwa Hyun Suk membuatnya kesusahan. Hyun Suk berkata bahwa No Ra diterima saat anak yang bekerja keras ditolak, dia harus membayarnya.

Profesor Yi Jin menelpon Hyun Suk dan mengajaknya minum bir bersama karna ada sesuatu yang ingin ia bicarakan, kebetulan di tempat bir yang sama dimana jurusan No Ra mengadakan acara penyambutan untuk mahasiswa baru.

Gambar Sinopsis 7

No Ra datang terlambat dan memperkenalkan dirinya kepada yang lainnya dan ikut permainan bir tanpa mengalami kesulitan. Tapi kesenangan mereka akhirnya terusik karna kedatangan Profesor Sung dosen mesum di jurusan mereka yang suka mengganggu mahasiswi, dia kemudian duduk diantara mahasiswi baru dan mulailah tangannya jelalatan.

Para senior mengetahui sepak terjangnya dan yang bisa mereka lakukan untuk melindungi maba mereka adalah memberi minuman berat pada si dosen dan menyuruh mahasiswi pergi ke toilet bergantian. Sikap tak senonoh si dosen pada mahasiswi baru di depan mata No Ra membuatnya jengkel – dan para senior tidak melakukan apa-apa untuk menghentikannya.

No Ra memutuskan ingin pulang, tapi pandangan profesor mengarah pada Hye Mi. No Ra kemudian flashback ke masa SMAnya dimana dia dan Hyun Suk berhasil memberi pelajaran pada seorang pria mesum.

Gambar Sinopsis 8

Tangan si profesor mulai jelalatan dan mulai memberikan nasihat-nasihat (cuman alasan), dan para seniornya mencoba mengajaknya  ke ronde kedua, tapi gagal. Hye Mi memandang ke arah mereka ingin diselamatkan dari profesor mesum. Dan No Ra tak tahan lagi, dan dia lantas berkata untuk menyuruhnya berhenti, membuat semua orang terkejut memandangnya.

No Ra berdiri: “Pertama, lepaskan tanganmu. Tubuh gadis itu bukan milikmu.” Dia berkata bahwa perempuan sangat tidak suka ketika tubuhnya dipegang tanpa permisi. Dia kemudian menyebutkan jumlah tindakan tak senonoh yang telah ia lakukan pada mahasiswi baru, menyebutnya pelecehan seksual.

Si profesor marah besar dan membela diri jika dia hanya memberi semangat, kemudian pergi. Para gadis yang duduk di meja memberinya tepuk tangan, dan datang ke sampingnya, memanggilnya keren, dan Hyun Suk melihatnya dari meja lain.

Yi Jin berusaha membujuk Hyun Suk untuk bekerja sama dengan Woo Chul, sayang keputusan Hyun Suk tidak berubah, dia tetap menolak dan juga menolak dana dari universitas, dibanding mereka ikut campur dalam proyek teaternya. Yi Jin marah  dan mengingatkannya jika dia adalah putri rektor tapi Hyun Suk malah tidak perduli dengan hal itu. Yi Jin pergi dengan rasa jengkel, dan menjatuhkan sebuah file, dan Hyun Suk melihat polpennya bertuliskan inisial: I ♡ W, membuatnya bertanya-tanya.

Disaat yang sama, para mahasiswi baru kembali berkumpul, dan semuanya bersorak pada No Ra, dan mereka minum bir bersama.

Gambar Sinopsis 9

Woo Chul mengeluh dengan banyaknya surat yang bertumpuk di kotak surat, dan melewatkan sebuah surat yang ada di paling bawah. No Ra menguntiti Min Soo di perpustakaan dan menunggu hinga dia meninggalkan mejanya dan menaruh sebuah minuman, dan Hye Mi mengerutkan dahinya ketika melihat minumannya, berpikir bahwa kekasihnya mungkin memiliki pengagum rahasia.

Di kelas, Yi Jin memberikan kuliah tentang hubungan Sartre, seorang filsuf perancis dan penulis wanita Beauvior yang bersama dengan terikat kontrat namun meskipun demikian pernikahan mereka bertahan sampai Sartre meninggal karna mereka berdua saling membutuhkan sebagai pasangan intelektual. Dan tugas selanjutnya, menjadi pasangan kampus dengan pasangan mereka masing-masing.

Seorang mahasiswa baru lainnya menyambut No Ra dan menyesal karna tidak datang di pesta penyambutan, melihatnya  melabrak si profesor cabul. Tapi ketika No Ra berkata bahwa dia tidak mengerti mengapa para senior hanya diam saja tidak melakukan apa-apa, para senior melihat ke arahnya dengan jengkel  sambil menyindirnya sebagai pahlawan baru disini.

Mereka menyindirnya bahwa sepertinya dia tidak membutuhkan pekerjaan setelah lulus seperti apa yang mereka lakukan atau mengkhawatirkan IPnya sehingga dia tak punya alasan untuk takut dengan profesor. Seorang mahasiswa paling senior datang dan menyuruhnya untuk minta maaf, dan No Ra tidak mengerti mengapa dia harus melakukannya. Dia berkata bahwa semua orang disini melihat sikapnya, tapi sekarang semua MABA malah menunduk dan meninggalkannya.

Gambar Sinopsis 10

Di cafeteria, No Ra menjadi bahan pergunjingan di antara para mahasiswa, dan seorang senior memanggilnya sebagai seseorang yang berpura-pura mengorbankan diri untuk mendapat simpati (si senior menggunakan istilah gaul anak kampus, sehingga dia harus mencari tahu artinya dalam kumpulan kata yang ia prin). Dan Soon Nam yang duduk di sebelah mejanya bertanya pada temannya apa yang sedang terjadi.

No Ra kemudian menelpon Hyun Suk dan bertanya dimana dia sekarang, dan memberinya alamat rumahnya. No Ra bertanya tentang kesalahan apa yang telah ia lakukan dan mulai menceritakan tentang si profesor cabul, tapi Hyun Suk sudah melihatnya dan sudah mengira jika hal ini akan terjadi.

Gambar Sinopsis 11

Hyun Suk berkata bahwa seharusnya dia mendengarkan apa yang dikatakan suaminya, dan bagaimana bisa dia berkomunikasi dengan anak-anak umur 20. Dia menyuruh No Ra untuk tidak menghina anak jaman sekaran, jamannya sudah berbeda – mereka menyiapkan diri selama 6 tahun untuk kuliah dan 4 tahun untuk bekerja, dan berkata bahwa dia tidak akan mengerti perasaan mereka.

No Ra kemudian bertanya apa yang seharusnya ia lakukan, dan Hyun Suk kemudian menyuruhnya untuk bertanya pada suaminya yang seorang profesor, dan kemudian sedikit menyindir mengingat bahwa dia tidak bisa karna ini adalah kejutan.

No Ra tak habis pikir mengapa dia bisa sejahat itu. Dia berkata bahwa dulu mereka berteman, tapi Hyun Suk dengan dinginnya berkata untuk tidak merengek padanya tentang hubungan dan semacamnya lagi, dan menyelesaikan kekacauan yang ia timbulkan sendiri.

Gambar Sinopsis 12

No Ra kemudian membalas dengan marah  jika dia akan pergi dan tidak akan pernah lagi bertanya padanya. Tapi sebelum pergi, No Ra bertingkah kekanak-kanakan dengan meneriakkan kata: kau jahat, mesum, menjijikkan, brengsek!

Karna berlari begitu cepat, buku catatannya terjatuh, dan Hyun  Suk memanggilnya untuk kembali mengambil buku catatannya, tapi No Ra keburu pergi.

Hyun Suk mengambilnya dan mulai membacanya. Di kertas halaman yang terbuka dimana dia menulis sebuah surat untuk Min Soo, memberitahunya bahwa dia mengidap kanker pankreas sama seperti ayahnya, dan waktunya hanya tersisa lima bulan.

Gambar Sinopsis 13

Dan di saat yang sama, No Ra pergi check up ke dokternya, dimana dia diberitahu bahwa dia telah diberi diagnosa yang salah karna mereka kebingungan denga pasien yang memiliki nama serupa dengannya Han Oh Ra, dan mereka teah berusaha menelponnya dan bahkan mengiriminya surat. No Ra tidak mempedulikan semuanya itu, dan bartanya: “Aku tidak sekarat kan? Aku tidak menderita kanker pankreas kan?”. Dan si dokter mengkonfirmasinya bahwa dia tidak akan mati, dan No Ra kemudian larut dalam senyuman yang sangat lebar.

2 comments

  1. Wah ternyata tidak sakit lega dengernya n thanks ya min sinopsisnya

  2. Makasi sinop nya, tapi piku nya kurang banyak nih….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*