Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Seven First Kisses Drama Web Korea Episode 4

Sinopsis Seven First Kisses Drama Web Korea Episode 4

Baca Juga:Sinopsis Seven First Kisses Drama Web Korea Episode 3

Semua Dok Gambar : Naver tvcast, Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Soo Jin hendak mengganti baju kerjanya, namun dia mendapat pesan di amplop bertuliskan,”Saya akan kembali buat ini. Tolong tetap amankan”. Soo Jin,”Dia akan kembali..?”. Lalu Soo Jin melihat sebuah flashdisk di dalam amplop tersebut, dan menaruhnya di tasnya. Soo Jin lalu menyusuri jalan, dan seorang pria mendekatinya yakni oppa Ji Chang Wook. Soo Jin lalu kaget mengapa Ji Chang Wook berada di hadapannya. Ji Chang Wook meminta flashdisk yang dia berikan, dan Soo Jin memberikannya.

Ji Chang Wook berjanji tidak akan membuat Soo Jin terlibat  masalah lagi, Ji Chang Wook,”Saya minta maaf”. Ketika Ji Chang Wook pergi, seorang agen menodongkan senjata kepalanya, dan Soo Jin menjadi begitu kaget. Agen,”Kami tahu ada pengknianat diantara kita. Dan kamulah orangnya agen rahasia itu. Jadi kamu punya pertemuan dengan agen yang sudah berhenti”. Soo Jin kaget saat tahu Ji Chang Wook adalah seorang agen rahasia. Soo Jin juga kaget ketika dirinya dianggap juga sebagai seorang agen.

Agen itu meminta Ji Chang Wook memberikan flashdisknya yang terdapat informasi rencana rahasia didalamnya. Ji Chang Wook menyuruh Soo Jin menyingkir, dan dia berkelahi sengit dengan para agen. Ketika seorang agen hendak menembak Ji Chang Wook, Soo Jin malah bisa memukul agen itu sehingga dia malah menembak bosnya. Soo Jin menjadi mahir berkelahi dan memukul para agen lainnya. Soo Jin lalu memukul alat kelamin bos agen yang hendak menembak Ji Chang Wook tadi.

Tak lama Soo Jin terheran mengapa dia bisa  berkelahi, Ji Chang Wook lalu meminta maaf karena mengungkapkan identitas Soo Jin. Ji Chang Wook lalu membawa Soo Jin ke sebuah rumah. Soo Jin terlihat kikuk ketika Ji Chang Wook memegang tangannya. Ji Chang Wook kembali meminta maaf karena membiarkan Soo Jin dalam keadaan yang berbahaya.

Ji Chang Wook ingin pergi, namun tak lama dia merasakan sakit di perutnya. Soo Jin,”Kamu tidak baik2 saja. Kamu memiliki luka tembak. Kapan ini terjadi?”. Soo Jin lalu membaluti luka tembak Ji Chang Wook di perutnya. Ji Chang Wook lalu melihat file di dalam flashdisk itu lewat laptopnya. Soo Jin lalu terbuai melihat ketampanan Ji Chang Wook yang sedang menatap laptopnya. Ji Chang Wook lalu memandangi Soo Jin.

Ji Chang Woo menduga dia telah masuk dalam jebakan mereka, dan ia merasa bersalah karna membuat Soo Jin terlibat dalam masalah sejak terakhir kali mereka bertemu. Soo Jin menggelengkan kepalanya dan pamit pergi, namun Ji Chang Wook menarik tangannya untuk menghentikanya pergi.

Soo Jin duduk di sampingnya dan Ji Chang Wook kemudian menanyakan bagaimana pekerjaannya yang sekarang. Soo Jin berkata dia menyukai pekerjaannya, dan bertanya mengapa Ji Chang Wook melakukan pekerjaan berbahaya ini.

“Itu adalah kata-kataku yang persis padamu ketika saya adalah pemimpin timmu di agen. Saya pikir saya merasa itu adalah kewajibanku. Kau  bilang itu adalah  kewajibanmu untuk mempertaruhkan nyawamu untuk melindungi seseorang,” ucap Ji Chang Wook.

Soo Jin bertanya, “Apa saya adalah orang yang berani di agen?.” Ji Chang Wook berkata tidak, dan Soo Jin  adalah orang yang sembrono. Ji Chang Wook tertawa kecil,  dan memberitahunya bahwa dia menyesal telah menyewanya.

Soo Jin berpikir dalam hatinya, “Saya tidak pernah menyangka saya bisa menjadi orang seperti itu.” Ji Chang Wook: “Seandainya saya tidak jatuh cinta padamu, kita mungkin akan masih bekerja sama, kau tahu. Itulah mengapa saya harus memecatmu. Karna saya memiliki perasaan.”

Ji Chang Wook minta maaf karna kembali melibatkannya, namun dia tak tahu siapa yang dapat dia percayai di agen dan itulah mengapa dia datang mencarinya. Ji Chang Wook berjanji dia tidak akan muncul lagi dalam kehidupannya, dan kemudian berjalan pergi.

Namun Soo Jin mengejarnya, dan memintanya untuk tidak pergi. “Lukamu masih berdarah. Setidaknya tunggu sampai darahnya berhenti,” ucap Soo Jin dengan kikuk. Ji Chang Wook berbalik memandanginya, dan berkata, “Saya pikir kebodohanku untuk meninggalkanmu. Saya akan berada disampingmu dan melindungimu dengan hidupku. “

Soo Jin sepertinya terharu dengan kata-kata Ji Chang Wook sampai membuatnya berkata dalam hati, “Dia adalah orang yang mencintaiku dan akan melindungiku dengan hidupnya.”

“Saya akan akan melakukan apapun untuk bisa bersama denganmu,” ucap Ji Chang Wook.

Ji Chang Wook kemudian perlahan mendekatkan wajahnya  untuk mencium Soo Jin. Sayang belum sempat bibir Ji Chang Wook menempel di bibirnya, tiba-tiba waktu berjalan dengan cepat dan Soo Jin kembali menjadi seorang pegawai Lotte Mart.

Kemudian kartu tarot yang ada di meja dengan ajaibnya memunculkan wajah Ji Chang Wook. Wajah Soo Jin tampak lesu, dan dia berpikir dalam hatinya; “Saya tidak bisa mendapat ciuman dan saya tidak akan pernah bisa mendapatkan seorang kekasih. Aku benci dengan hidupku. Bagiamana sih dengan hadiah ini?”

Soo Jin dipanggil oleh manajernya dan memperkenalkan sepasang suami istri sebagai pelanggan VIP mereka yang membutuhkan penerjemah. Mereka ternyata sepasang suami istri yang hanya bisa berkomunikasi  menggunakan Bahasa Mandarin.

Ponsel Soo Jin berbunyi saat dia sedang melayani pelanggan tersebut, dan Kai bertanya-tanya mengapa dia tidak menjawab telponnya. Ternyata pria keempat yang akan ditemui Soo Jin kali ini adalah Kai, seorang siswa yang mempesona.

Semua Dok Gambar : Naver tvcast, Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*