Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 1 Bagian Kedua

Gambar Sinopsis 1

(www.aktriskorea.web.id)

[Baca juga: Sinopsis “She was Pretty” Episode 1 Bagian Pertama] 

Ha Ri dan Sung Joon pergi ke restoran untuk makan malam, sedangkan Hye Jin mengawasi mereka dari meja yang tidak jauh dari mereka berdua. Ada banyak hal yang membuatnya penasaran tentang Hye Jin, tapi dia menanyakan pertanyaannya satu-persatu, sedangkan Ha Ri dilanda keglisahan, menjawab berdasarkan petunjuk Hye Jin. Ha Ri berperan dengan sangat baik, tapi teledor ketika bertanya tentang kabar ibunya, yang membuat Hye Jin sampai berjingkrak-jingkrak memberikan tanda bahwa ibunya tidur di langit. Untungnya, Ha Ri cukup cerdik mengatasinya — membuat Sung Joon tidak curiga.

Sung Joon menjelaskan sebelum dia kembali ke Korea, dia menemukan sebuah kotak yang berisi surat-surat lama mereka ketika masih kecil, yang membuatnya ingin kembali bertemu dengannya. Dia kemudian bertanya mengapa dia sampai berhenti menulis surat, dan Ha Ri menjawab bahwa keluarganya pindah ke Jepang dan dia kehilangna alamatnya.

Gambar Sinopsis 2

Sung Joon  berkata bahwa dia juga menemukan puzzle, tapi Ha Ri kebingungan tak tahu apa maksudnya – menunggu jawaban dari Hye Jin. Hye Jin menulis di secarik kertas dan menunjukkannya dari kejauhan. Ha Ri lantas berkata pada Sung Joon ‘gadis yang tersembunyi’, membuat Sung Joon sangat bahagia karna dia masih mengingatnya.

Kemudian Hye Jin membayangkan dirinya duduk di meja Ha Ri ketika Sung Joon  mengucapkan isi hatinya: “Sebelum saya bertemu denganmu, saya slalu sendiri. Tapi setelah saya berteman denganmu, saya mulai menyadari bahwa meskipun hanya memiliki satu orang teman yang ada disampingku, dunia ini tidak begitu kesepian, bisa begitu menyenangkan. Setelah memikirkan itu, saya berterima kasih, ingin  menemuimu dan ingin mencarimu. Bertemu denganmu seperti ini, saya pikir mencarimu adalah hal terbaik yang kulakukan.”

Ha Ri tersenyum lebar meskipun cuman dibuat-buat, berbeda dengan Hye Jin yang berkata pada dirinya sendiri: “Seperti yang kupikirkan, bersembunyi adalah pilihan yang tepat.”

Gambar Sinopsis 3

Tentu Sung Joon berharap itu bukan pertemuan terakhir, tapi Ha Ri melakukan seperti keinginan Hye Jin yang menginginkan  pertemuan hanya terjadi satu kali dan yang terakhir, sehingga memberinya alasan. Sung Joon kaget ketika Ha Ri berkata bahwa besok dia akan berangkat sekolah ke Inggris, tapi Sung Joon berkata bahwa mereka masih bisa tetap berhubungan karna dia berkali-kali pergi ke Inggris untuk urusan bisnis dalam setahun.

Tapi sebelum berpisah, dia meminta Ha Ri menunggu selama lima menit. Dia kemudian bergegas pergi ke sebuah toko dan kembal dengan memberinya sebuah kotak, dan mengatakan jika dia bisa menggunakannya untuk menghindari hal yang tidak ia sukai. Dia kemudian menawarkan jabat tangan dan hampir tidak bisa melepaskan genggaman tangannya, dan kemudian memeluknya  sebagai ucapan perpisahan.

Dan dari kejauhan, Hye Jin hanya bisa menahan tangisnya.

Gambar Sinopsis 4

Hadiahnya adalah sebuah payung, yang mempunyai arti khusus. Flashback dalam sebuah darmawisata sekolah dan hujan turun, Sung Joon tiba-tiba berdiri dari kursinya dan meminta si supir membuka pintu mobil, dan Hye Jin melihat dengan khawatir saat dia turun dari bus sendirian. Dia merengek tentang ibunya dan takut terhadap hujan yang turun, tapi tiba-tiba Hye Jin ada di sana bersamanya, memegang sebuah kemeja di atas kepala mereka.

Sung Joon masih saja ketakutan saat mereka duduk disana, sehingga Hye Jin menaruh sebuah earbud di telinganya memperdengarkannya sebuah lagu dan berhasil membuatnya tenang. Hye Jin berjanji, “Mulai sekarang, aku akan selalu disampingmu. Aku akan menjadi payungmu.”

Ketika dia akan pergi ke luar negeri, Sung Joon memberi Hye Jin potongan gambar puzzle wanita yang tersembunyi, sehingga mereka bisa menyelesaikan puzzlenya ketika mereka kembali bertemu. Kemudian sebelum berangkat pergi, Sung Joon mencium Hye Jin.

Sekarang Hye Jin menghapus semua email dari Sung Joon, dan berpikir, “Jaga kesehatan cinta pertamaku.”

Gambar Sinopsis 5

Keesokan paginya, Hye Jin mendapat email jika dia diterima bekerja sebagai pegawai magang di majalah Jin Sung. Dan di hari pertamanya kerja, dia datang dengan penuh semangat meskipun ada insiden sedikit ketika celananya sobek, tapi tetap tidak semangatnya tidak runtuh.

Juga di saat yang bersamaan datang editor Shin Hyuk, gayanya sih sok keren, tapi nggak keren-keren amat sebenarnya. Dia melempar sebuah permen karet ke udara dan mulutnya kurang cekatan menangkapnya, dan ketika dia membungkuk untuk mengambilnya, dia menyebabkan Hye Jin tersandung, yang jatuh sampai mencium jalan.

Hye Jin meraung kesakitan, berpikir permen karet itu adalah gigi depannya yang copot, ternyata tidak . Shin Hyuk menawarkan bantuan, tapi dia malah berlari dengan tergesa-gesa agar ia tidak terlambat di hari pertamanya.

Gambar Sinopsis 6

Perusahaan mempekerjakan dua pegawai magang di departemen pendukung manajemen, dan pekerja yang satu adalah wanita muda yang cantik dan modis, berbanding terbalik dengan Hye Jin. Hye Jin diberikan tugas pertamanya, dan meskipun menggunakan tenaga yang super duper besar, Hye Jin berhasil menuntaskan tugasnya — dia berlari bak seorang pelari handal mengerjakan pesanan yang diberikan, meskipun pegawai magang lainnya hanya duduk santai.

Pada hari berikutnya, Hye Jin sangat giat bekerja, dia menyelesaikan setiap tugas yang diberikan dengan  baik, dan bosnya bangga karna telah tepat mempekerjakannya karna menurutnya sebagian pegawai wanita menghabiskan waktunya chatting dengan pacarnya, dan mereka menghabiskan waktu berjam-jam untuk menelpon. Setelah setahun, mereka akan pergi untuk menikah. Dia sangat menyukai Hye Jin karna dia tidak akan ditelpon laki-laki, meski lemburpun tidak ada pria yang akan menunggunya.

Gambar Sinopsis 7

Kemudian bosnya memberi tugas pada Hye Jin untuk memberi sebuah kotak pada tim editing majalah The Most, mereka mengira Hye Jin adalah pegawai lepas yang akan membantu mereka dan memberinya tugas lain.

Hye Jin meninggalkan barang yang akan dikirim itu pada seorang editor diluar, dan bergegas pergi. Dia adalah Shin Hyuk, dan merasa jika sebelumnya pernah melihat wanita  itu, tapi masih bingung dimana.

Tidak sampai disitu, Hye Jin kembali lagi mendapat tugas untuk mengedit dan merivisi sebuah naskah. Hye Jin berusaha bertanya mengapa dia diberikan tugas ini, tapi semua orang di majalah The Most langsung memotong pertanyaannya dan memberinya tugas lain. Karna semua tidak menjawab, Hye Jin hanya melakukan semua yang diperintahkan sampai dia harus pergi membeli kopi dan mengantarnya ke studio pemotretan model.

Gambar Sinopsis 8

Hye Jin sangat kelelahan usai menyelesaikan semua tugas-tugasnya hari ini, dan tim The Most akhirnya menyadari jika mereka telah salah orang ketika pekerja lepas yang sesungguhnya datang. Kemudian mereka bertanya-tanya siapa Hye Jin, karna dia melakukan semua pekerjaannya dengan baik.

Keesokan harinya, Hye Jin dipindahkan ke bagian tim editing The Most, hanya selama tiga bulan dan jika dia bertahan disana itu akan membantunya menjadi pegawai tetap. Meskipun Hye Jin tidak ingin kembali ke sana, tapi manajernya berkata bahwa tidak ada yang bisa melawan keinginan tim editing Most.

Hye Jin akhirnya datang, dan dia ditunjukkan kursinya, dan Shin Hyuk kembali lagi merasa penasaran ketika melihatnya.

Gambar Sinopsis 9

Kemudian Hye Jin berkata dalam bentuk dubbing, “Realita tanpa kesadaran. Akan jauh dari harapanmu.” Di saat yang sama ketika Sung Joon tiba di gedung kantor, seorang pegawai yang kebetulan lewat mengenali dia adalah pria yang mengeluarkannya di lift (Haha seandainya Hye Jin tahu.)

Hye Jin melanjutkan, “Tidak sesuai harapan.”

Sung Joon masuk ke kantor Most, dan kepala editor memperkenalkannya bahwa dia dari Most pusat di New York dan dipindah kesini sebagai Pemimpin redaksi mereka.

Hye Jin melihatnya dengan sangat terkejut disaat yang bersamaan Shin Hyuk mengingat dimana mereka bertemu. Hye Jin dalam bentuk dubbing berkata, “Tidak ada yang pernah menyangka.” Dan Sung Joon dalam bentuk dubbing berkata, “Ini adalah awal dari pencarian gambar yang hilang.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*