Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 10 Bagian Pertama

Sinopsis “She was Pretty” Episode 10 Bagian Pertama

Sinopsis She was Pretty

[Baca juga: Sinopsis “She was Pretty” Episode 10 Bagian Kedua]

Dalam perjalanan ke Yadong-dong untuk menemui narasumbernya, karna merasa aneh melihat banyak kabut di malam hari – Hye JIn kemudian menyalakan kipas kaca mobil. Tapi dia segera tersadar bahwa yang dilihatnya bukan kabut, tapi asap; dan mobilnya tiba-tiba saja mogok di tengah jalan. Untunglah  saat kejadian itu jalanan lagi sepi sehingga dia tidak terlibat dalam suatu kecelakaan . Hye Jin keluar untuk melihat kondisi mobil dan hujan turun.

Dia ingin menelpon untuk meminta bantuan, tapi karna dia sendiri tak tahu lagi ada di jalan apa, Hye Jin memutuskan berjalan kaki di daerah itu untuk mencari seseorang dan meminta bantuan. Dalam keadaan kedinginan, Hye Jin mengeluh karna sudah jauh berjalan tapi tak satupun orang yang ia temui. Tapi saat ia berjalan, dia mendengar Sung Joon ada disana yang berteriak histeris menanyakan keadaan si pengemudi mobil yang kecelakaan itu pada polisi.

Sinopsis She was Pretty 2

Hye Jin berjalan mendekati tempat kejadian itu, dan memanggil Sung Joon. Sung Joon berbalik dan seketika itu juga berjalan mendekati Hye Jin dan memeluknya – dan diseberang jalan itu Shin Hyuk ada berdiri disana dan melihat mereka berpelukan.

Usai memeluknya, Sung Joon berteriak karna khawatir: “Apa kau bodoh? Bagaimana bisa kau salah bawa mobil? Bagaimana jika terjadi sesuatu padamu!”. Hye Jin sejenak dibuat bingung oleh omelannya, tapi dia kemudian mengkhawatirkan Sung Joon. Hye JIn bertanya karna khawatir bagaimana bisa dia mengemudi saat hujan sederas ini, dan Sung Joon hanya diam membsu.

Hye Jin mengambil payungnya yang terjatuh, dan memayungi Sung Joon karna khawatir melihatnya basah kuyup. Hye Jin kembali lagi bertanya pada Sung Joon bagaimana bisa dia datang sejauh ini ditengah hujan yang sangat deras karna dia tahu Sung Joon sangat takut untuk mengemudi mobil ketika turun hujan, dan Sung Joon hanya menjawab bahwa dia tak tahu jika sedang turun hujan.

Sinopsis She was Pretty 3

Dan di seberang jalan, perasaan bahagia dan sedih bercampur jadi satu dalam hati Shin Hyuk. Shin Hyuk bahagia melihat Hye Jin baik-baik saja tapi yang membuat hatinya sakit adalah Sung Joon ada disana dan lebih dulu datang darinya. Dia pun pergi dengan hati yang hancur. Ketika berjalan pergi di tengah guyuran hujan itu, kita bisa melihat tangan Shin Hyuk meneteskan darah dan motornya tergeletak di jalan – sepertinya karna mengemudikan motornya dalam kecepatan penuh, Shin Hyuk mengalami kecelakaan.

Hye Jin kemudian menelpon kantor utnuk memberitahu kepada yang lainnya bahwa dia baik-baik saja. Di dalam mobil, Hye Jin merasa gerogi ketika Sung Joon memberikan selimut untuknya, apalagi ketika Sung Joon ingin membersihkan kotoran hitam di hidungnya.

Sinopsis She was Pretty 14

Dalam perjalanan pulang, keduanya hanya diam membisu. Dan untuk mencairkan suasana, Hye Jin lantas menyalakan radio. Tapi yang diputar malah lagu romantis dengan lirik, “Ketika saya memegang tanganmu saya bisa merasakan apa yang kau alami.”, dan Hye Jin memutar saluran lain tapi terdengar lagu romantis lainnya, “Pegang tanganku, saya memintamu untuk memegang tanganku” – membuat keduanya kikuk  mendengar lagu itu sehingga Hye Jin segera mematikan radionya.

Sinopsis She was Pretty 4

Hye Jin berterima kasih pada Sung Joon karna telah mengantarnya pulang. Saat dia berjalan keluar dari mobilnya, Hye Jin mengingat kembali momen-momen paling berkesan yang dilakukan Sung Joon untuknya — ketika tadi memeluknya dengan erat di Yadong-dong, saat dia diam-diam memegangnya ketika Hye Jin sedang tertidur dan ketika Sung Joon memegang pipinya di tengah guyuran hujan dan memanggil namanya.

Dan kita bisa mendengar suara Hye Jin yang berkata:

“Ketika kita mencoba mengakui kebohongan kita dan menceritakan yang sesungguhnua, kita akhirnya ragu-ragu karna kurang keberanian. Dan keraguan panjang itu, dalam satu momen, membuatnya mustahil bagimu untuk memiliki keberanian menceritakan yang sesungguhnya.”

Sung Joon masih ada di lorong itu melihat Hye Jin yang terus saja berjalan pergi – mungkin menunggu Hye Jin untuk berbalik ke arahnya. Hye Jin akhirnya memutuskan akan menceritakan segalanya, dia berbalik dan melihat mobil Sung Joon telah berjalan pergi. Dia pun menyusul Sung Joon ke hotel tempatnya menginap.

Sinopsis She was Pretty 5

Tapi ketika tiba di hotel; dia melihat Sung Joon memanggil Ha Ri dengan nama ‘Hye Jin.’ Sontak hal itu membuatnya terkejut dan kita bisa mendengar suara Hye Jin yang berkata:

“Tapi bahkan jika kita mengumpulkan keberanian dan memutuskan untuk mengungkapkan kebenaran, bisa terjadi bahwa beberapa kebenaran membuat kita lebih tidak nyaman dibanding kebohongan.”

Sung Joon meminta maaf pada Ha Ri karna sekali lagi tidak bisa menepati kata-katanya, dan Ha Ri hanya balik bertanya padanya, “Apa terjadi sesuatu?”. Ha Ri mengerti jika Sung Joon butuh istirahat dan dia tak ingin mengganggunya. Dia hanya menggenggam erat surat yang sebelumnya ingin ia berikan  pada Sung Joon dan berjalan pergi.

Saat melihat Ha Ri berjalan pergi, Sung Joon berpikir bahwa mulai dari sekarang dia mungkin akan melakukan lebih banyak lagi hal yang akan membuatnya merasa bersalah pada ha Ri: “Saya tidak seharusnya melakukan ini padamu tapi janji untuk tidak melakukan sesuatu yang akan membuatmu khawatir, saya mungkin tidak bisa menepatinya.”

Sinopsis She was Pretty 7

Hye Jin berjalan keluar dari hotel itu dengan raut muka yang sedih karna menyadari bahwa selama ini Ha Ri telah membohonginya. Dia mengingat kembali kata-kata Joon Woo saat mereka makan siang bersama bahwa Sung Joon memiliki kekasih — dan beberapa kejadian saat Ha Ri yang bertanya karna penasaran tentang perjalanannya bersama Sung Joon dan ketika Ha Ri tiba-tiba mematikan ponselnya karna melihatnya saat dia sedang berbicara dengan Sung Joon.

Hye Jin menerobos jalan tanpa melihat kendaraan yang lalu lalang. Di dalam bus, dia hanya larut dalam pikirannya dan tanpa sadar bahwa bus yang ia tumpangi telah ada di terminal.

Shin Hyuk segera meninggalkan rumah sakit dan datang menemuinya; setelah menelpon dan mendengar jawaban Hye Jin yang lagi sedang galau. Dia datang ke terminal bus dengan mengendarai sebuah mobil mewah berwarna merah, mendapati Hye Jin sedang duduk berjongkok dengan raut wajah yang diliputi penuh kesedihan.

Sinopsis She was Pretty 6

Meski dengan kondisi lengannya yang masih sakit, Shin Hyuk bertanya padanya apa yang akan ia lakukan sekarang – apa dia akan bercekcok dengan  Ha Ri, menanyakan mengapa dia melakukan itu atau apa dia akan pertama-tama memberitahu Sung Joon segalanya. Hye Jin menjawab bahwa dia akan menunggu sampai Ha Ri memberitahunya; karna sebelumnya Ha Ri pernah memintanya untuk menunggu sedikit lagi sampai ia berani mengatakan semuanya. Hye Jin sadar bahwa Ha Ri pasti mempunyai alasan mengapa sampai ia membohonginya — sama seperti dirinya yang mempunyai alasan mengapa dia berbohong pada Sung Joon.

Shin Hyuk berkata pada Hye Jin bahwa kebanyakan orang pasti akan marah setelah mengetahui kebenaran ini, tapi dia malah bersikap sebaliknya. Dia berpikir bahwa Ha Ri beruntung bisa memiliki teman sepertinya dimana dia  seperti orang bodoh mempercayai sahabatnya sendiri dan hal itu membuatnya iri. Hye Jin menjawab, “Karna dia bukan orang lain. Dia Ha Ri. Karna dia temanku, Ha Ri.”

Hye Jin melihat mobil mewah Shin Hyuk yang mewah dan bertanya tentang motornya, Shin Hyuk mengaku bahwa dia meminjam mobil yang ia bawa dan tentang motornya dia tidak memberikan penjelasan apa-apa padanya – meskipun kita sendiri tau klo itu pasti mobil Shin Hyuk.

Sinopsis She was Pretty 8

Saat mengantarnya pulang Shin Hyuk bertanya satu hal pada Hye Jin – ketika semuanya kembali normal, apa dia akan kembali pada Sung Joon. Hye Jin menjawab bahwa dia akan kembali pada Sung Joon  dan dia yakin bahwa Sung Joon juga merasakan hal yang sama – dan hal itu pasti membuat hati Shin Hyuk sakit meskipun dia berusaha menyembunyikannya dari Hye Jin.

Sesampainya di rumah, saat Ha Ri menawarkan akan membelikannya sepatu yang baru untuknya, karna sepatunya yang lama sudah rusak – Hye Jin setuju. Ha Ri merasa heran karna biasanya dia menolak jika ingin dibelikan sesuatu, tapi Hye JIn menjawab karna dia adalah temannya dan akan menunggu. Ha Ri yang tak tahu apa-apa maksud kata ‘menunggu’ yang dilontarkan Hye Jin hanya menjawab sambil tersenyum, “Sampai menunggunya juga? Apa yang akan terjadi jika saya tidak menawarkan akan membelikanmu sepatu?”.

Di apartemennya, Sung Joon memberitahu ibunya sambil memandangi fotonya bahwa untuk pertama kalinya dia tidak teringat kejadian saat ibunya kecelakan ketika turun hujan, dan di kamarnya Hye Jin memandangi potongan puzzle yang diberikan Sung Joon  kecil padanya.

Sinopsis She was Pretty 9

Keesokan paginya, di jalan saat akan berangkat ke kantor tanpa sengaja dia bertemu dengan Sung Joon. Dan melihatnya, membuat Hye Jin teringat kejadian tadi malam saat di Yadong-dong – ketika Sung Joon memeluknya. Dia menjadi sangat gerogi, dan meskipun dia berusaha menolak tawaran Sung Joon yang memintanya untuk singgah minum kopi bersama, Sung Joon malah menariknya ke kafe langganannya dan mengajaknya duduk untuk minum bersama.

Duduk di depan Sung Joon, Hye Jin sangat gugup sampai tidak berani menatapnya. Hye Jin dengan geroginya mengaku pada Sung Joon bahwa semalam dia bisa tidur dengan nyenyak, tapi Sung Joon berkata sebaliknya. Dia mengaku bahwa semalam dia tidak bisa tidur karna memikirkan apa yang telah terjadi sampai membuat Hye Jin tiba-tiba tersedak.

Untungnya, dia melihat dari kaca jendela Shin Hyuk sedang berjalan kaki di depan kafe. Dan untuk menghindarinya, dia segera pergi dari hadapan Sung Joon dan memberinya alasan bahwa ada sesuatu yang harus ia katakan pada Shin Hyuk. Hye Jin mendatangi Shin Hyuk dan meminta bantuannya untuk berpura-pura bicara padanya agar bisa mengecoh Sung Joon.

Sinopsis She was Pretty 10

Sinopsis She was Pretty 11

Saat di ruang rapat, pikiran Sung Joon tidak tertuju pada diskusi tentang artikel yang akan mereka masukkan dalam edisi ulang tahun majalah ‘Most’ yang ke 20; tapi pada Hye Jin. Sepanjang rapat dia terus memandangi Hye Jin.

Saat Hye Jin masuk ke kantor Sung Joon untuk memberinya risalah rapat, dia kembali teringat kejadian di Yadong-dong dan kemudian menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran itu. Saat dia akan segera meninggalkan kantornya usai memberikan risalah rapat itu, Sung Joon malah memintanya untuk duduk sampai ia selesai membaca laporannya — membuat Hye Jin bingung harus bersikap seperti apa di depan Sung Joon.

Hye Jin kemudian mengambil sebuah kursi dan duduk di depannya. Tapi ketika melihatnya duduk lebih rendah dari mejanya, Sung Joon malah menaikkan kursinya lebih tinggi dari mejanya.  Dia gugup setengah mati sampai akhirnya ketika Sung Joon kembali akan mengungkit kejadian semalam di Yadong-dong, Hye Jin segera berdiri dari kursinya dan memberi alasan untuk segera pergi karna harus mencarikan artikel buat Shin Hyuk.

Sinopsis She was Pretty 12

A-Reum dan tim editing ‘Most’ lainnya sangat antusias setelah memabaca update status dari penulis novel Ten di akun Sosmednya bahwa tiga minggu lagi novel terbarunya akan dirilis berjudul ‘Memory.’ Eun Young kemudian memberitahu yang lain bahwa penerbit novel ini menelpon dan mereka ingin tim ‘Most’ yang akan memberikan review ketika novelnya keluar — dan Joon Woo percaya bahwa tugas itu kembali akan diberikan pada Shin Hyuk karna menurutnya setiap kali dia menulis review, tulisannya itu menjadi pemberitaan.

Tapi Shin Hyuk mengaku jika dia tidak menyukai Ten karna terlalu terkenal. Dia berpendapat bahwa tidak menyenangkan untuk mereview karya dari penulis yang sudah terkenal – karna baginya akan lebih menyenangkan untuk membiarkan publik tahu tentang penulis baru yang berbakat. Mereka kemudian mengira-ngira siapa sebenarnya penulis Ten itu.

Ketika Kim Ra Ra datang ke kantor menggunakan bahasa asing ketika sedang menelpon, yang lainnya kembali dibuat kagum dengan banyaknya bahasa yang ia kuasai sekaligus bertanya-tanya bahasa apa yang sedang ia gunakan. Mendengar Joon Woo memuji Ra Ra atas kemampuan bahasanya, Han Sul merasa yakin bahwa dia benar-benar keponakannya.

Sinopsis She was Pretty 13

Saat semua tim editing ‘Most’ pergi makan bersama untuk jam makan siang, Hye Jin menelpon Shin Hyuk untuk mengajaknya ikut makan bersama yang lainnya. Tapi ketika menelpon, seorang perawat yang menjawab telponnya sehingga dia mengetahui bahwa sekarang Shin Hyuk ada di rumah sakit.

Hye Jin mencari Shin Hyuk, dan mereka bertemu di jalan. Hye Jin melontarkan berbagai pertanyaan karna khawatir seperti – mengapa kau pergi ke rumah sakit, apa kau terluka, bagaimana bisa kau terluka, apa lukanya parah. Tapi Shin Hyuk tak menjawab satupun pertanyaannya dan malah mengajaknya untuk segera pergi makan mie karna dia sudah lapar.

***BERSAMBUNG***

5 comments

  1. Mau tanya utk judul lagu romatis yg didengarkan oleh hye jin kecil menggunakan headset saat seong joon ketakutan akibat hujan saat pulang liburan? Klo boleh tau judul sm penyanyix. Terimakasih.

  2. mau tanya judul lagu romantis pas dimobil yang liriknya”pegang tanganku”

  3. mau tanya judul lagu yang di setel sama hye jin pas lagi dimobil pas eps 10 itu apa? trims

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*