Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 12 Bagian Pertama

Sinopsis “She was Pretty” Episode 12 Bagian Pertama

Sinopsis She was Pretty

[Baca juga: Sinopsis She was Pretty Episode 12 Bagian Kedua]

Karna putus asa tidak menemukan Ha Ri, Hye Jin berkata bahwa dia tidak boleh meninggalkannya seperti ini. Dia duduk berjongkok di tengah bandara sendirian sambil menangis.

Hye Jin duduk sambil menatap kertas terakhir yang ditinggalkan Ha Ri, dan tanpa sengaja Ha Ri melihatnya di bandara. Dia Ha Ri menegurnya dan bertanya apa yang ia lakukan di sini, Hye Jin berbalik dan langsung memeluknya dengan erat karna merasa lega dia belum berangkat.

Sambil menangis, Hye Jin bertanya pada Ha Ri mengapa bisa dia pergi seperti ini tanpa mengatakan apa-apa: “Kemana kau akan pergi tanpaku? Jangan pergi, Ha Ri!”

Sinopsis She was Pretty 2

Ha Ri menjelaskan pada  Hye Jin bahwa dia tidak akan pergi, ibunya akan pergi hari ini jadi dia datang untuk melihatnya. Dia menambahkan setelah melakukan sesuatu yang buruk padanya, mana mungkin dia akan pergi.

Hye Jin kembali menangis karna merasa lega mendengar konfirmasi Ha Ri bawa dia tidak akan pergi. Ha Ri memegang pipi Hye Jin yang dibanjiri air mata, dan berkata padanya: “Kemana saya akan pergi tanpamu? Bagaimana bisa saya pergi?” Ha Ri menambahkan bahwa selama sisa hidupnya, dia akan menempel padanya seperti sebuah permen karet.

Sesampainya di rumah, Ha Ri memberitahu Hye Jin bahwa dia sudah berbaikan dengan ibunya. Dia dulu tidak pernah mengerti bagaimana bisa ibunya pergi, meninggalkannya, tapi sekarang dia merasa bisa memahaminya sedikit. Bukan sebagai putrinya, tapi sebagai seorang wanita.

Sinopsis She was Pretty 3

Hye Jin kemudian bertanya mengapa dia mengundurkan diri dan menonaktifkan ponselnya, ditambah lagi apa yang ia lakukan dengan sepatu dan pakaiannya. Ha Ri berkata padanya bahwa dia berpikir dia melakukan sesuatu yang bodoh karna ia terlalu tidak dewasa.

Kita bisa melihat Ha Ri menggunting kartu kreditnya, mengembalikan semua sepatu dan pakaiannya ke butik dan menulis surat pengunduran dirinya – dan mendengar Ha Ri memberitahu Hye Jin bahwa dengan pekerjaan yang didapatkan oleh ayahnya, dia membeli semua yang ia inginkan barang-barang mewah second hand dengan kartu kredit ayahnya dan terus komplain saat semuanya diserahkan padanya, dia terus pergi dengan banyak pria meskipun dia perduli ataupun tidak pada mereka.

Dia juga sadar tidak seharusnya dia menjadi serakah terhadap sesuatu. Ketika dia melihat Hye Jin dia merasa seperti akan menangis. Apa yang harus ia katakan dan bagaiamana mengucapkannya, dia tak punya punya keberanian, sehingga dia melarikan diri seperti seorang anak kecil. Dia tak bisa mengatakan sesuatu yang seharusnya ia katakan. Ha Ri memegang tangan Hye Jin dan berkata, “Saya minta maaf. Saya sangat meminta maaf. Bagaimana bisa saya melakukan sesuatu seperti ini padamu? Saya sangat minta maaf.” Hye Jin mengangguk dan tersenyum tanda ia memaafkan kebohongan Ha Ri selama ini.

Sinopsis She was Pretty 4

Di kantor Most, sepertinya Sung Joon lembur dan tiba-tiba saja terbangun dari tidurnya karna tekanan pimpinan Most di New York. Dia memegang dahinya sambil memikirkan perkataan pimpinannya bahwa mereka kecewa karna Most masih ada di posisi dua. Mereka hanya perduli dengan hasil. Itu tidak bernilai jika mereka tidak ada di posisi pertama, dan mengancam akan membubarkan Most Korea. Ini adalah kesempatan terakhirnya.

Kembali ke rumah Ha Ri, dia memberitahu Hye Jin bahwa dia akan memberikan waktu pada dirinya sendiri. Memikirkan apa yang bisa ia lakukan dengan usahanya sendiri. Meskipun Hye Jin memberitahunya bahwa hotel tempatnya bekerja menginginkannya kembali, Ha Ri memutuskan tidak akan pernah kembali lagi ke sana karna mulai dari sekarang dia akan melakukan semuanya dengan usahanya sendiri.

Sambil ngobrol, Hye Jin mendapat sms dari Sung Joon yang meminta untuk bertemu sehingga dia berbohong pada Ha Ri ingin pergi ke minimarket. Mereka bertemu di taman bermain dekat rumah Hye Jin. Sung Joon meminta Hye Jin untuk berdiri di depannya hanya 10 detik, dan ketika 10 detik itu berlalu dia bermaksud langsung akan pergi tapi Hye Jin kebingungan dengan sikapnya. Sung Joon menjelaskan bahwa dia datang karna ingin melihatnya. Dengan melihatnya, dia seperti mendapat tenaga.

Sinopsis She was Pretty 5

Sinopsis She was Pretty 6

Hye Jin khawatir karna melihatnya terlalu kecapaian, dan bertanya apa dia harus menduduki tempat pertama dengan terlalu memaksakan dirinya seperti ini. Sung Joon berkata padanya bahwa yang merisaukannya bukan hanya menduduki tempat pertama. Ketika dia diberikan misi ini, bukan hanya tentang pencapaian The Most atau tidak, tapi dia juga diberikan tanggung jawab untuk semua anggota tim. Bahkan jika The Most menghilang, dia yakin ada beberapa orang yang akan baik-baik saja, tapi tentu saja akan ada beberapa orang yang juga akan kena imbasnya. Orang-orang yang masih kurang pengalaman dan kemampuan. Bukan hanya tentang kesuksesan dan kegagalan, tapi juga tentang tanggung jawab, sehingga dia tak bisa melakukannya dengan setengah hati.

Mendengar semua penjelasannya, Hye Jin masih berpikir bahwa dengan melakukannya sendiri terlalu sulit. Dan Sung Joon kemudian meminta Hye Jin untuk memeluknya jika itu terlihat sulit. Dia merasa bahwa sebuah pelukan akan sangat membantunya. Tapi Hye Jin hanya diam dan tak merespon permintaannya sehingga Sung Joon merasa kembali telah mengatakan hal yang tidak masuk diakal dan dia tidak ingin menekannya. Sung Joon pamit pergi dan Hye Jin menatapnya yang berjalan pergi dengan rasa khawatir.

Sesampainya Sung Joon di apartemennya betapa terkejutnya dia mendapati Shin Hyuk ada dan hanya mengenakan handuk. Dia menjelaskan padanya bahwa dia habis mandi di apartemennya karna tubuhnya terasa sedikit kaku. Dan saat akan mengambil pesanan makanannya yang datang, handuk Shin Hyuk tiba-tiba terlepas. Dia berbalik ke arah Sung Joon saat dia menutup kedua matanya dengan tangannya dan berkata, “Apa kau baik-baik saja. Kau pasti sangat terkejut.” hahaha

Sinopsis She was Pretty 7

Shin Hyuk memperlihatkan sekumpulan artikel berisi ide-ide yang telah ia pikirkan untuk membantunya memperjuangkan ‘Most’ ada di posisi puncak. Dia juga memperjelas bahwa dia akan tetap bekerja. Sung Joon membaca lembar demi lembar kumpulan artikel itu dan memberikan komentarnya.

Sung Joon bertanya padanya mengapa dia tiba-tiba saja berubah karna sebelumnya dia sempat memberitahunya bahwa dia bukanlah orang yang akan mengikuti kemauan seseorang. Shin Hyuk  juga penasaran mengapa dia bisa berubah tapi setelah mendengar bahwa majalah bisa saja dibubarkan, anehnya dia seperti mendapatkan dorongan. Terjun dalam sebuah permainan tanpa tahu kesempatan untuk menang, dia tertarik pada hal seperti itu karna dia adalah orang gila yang bodoh. Daripada menyerah tanpa melakukan sesuatu, dia ingin menjalaninya sampai akhir karna masih ada kesempatan 50/50.

Dalam perjalanannya pulang, Shin Hyuk menelpon seseorang dalam bahasa inggris dan memberitahunya bahwa dia belum bisa melakukannya untuk saat ini karna terjadi sesuatu hal yang menyenangan. Dia merindukannya dan akan menelponnya lagi nanti.

Sinopsis She was Pretty 8

Hye Jin bersiap-siap berangkat ke kantor karna takut terlambat, dan Ha Ri memanggilnya ‘istriku’ sambil membawakannya jaket, menyisir rambutnya dan meratakan warna alisnya. Saat dia ada di depan pintu, dia kembali berbalik ke arah Ha Ri dan berkata padanya, “Aku menyayangimu,” sambil membentuk tanda love dengan kedua tangannya. Ha Ri pun dibuat tersipu  malu dan dia berteriak padanya, “Istriku, pergilah dan hasilkan banyak uang.”

Di dalam bus, Hye Jin yang lagi asyik mendengarkan musik dengan headphonenya; tak menyadari jika Shin Hyuk sedang mengendarai motornya di samping bus yang ia tumpangi. Dan di jalan ketika sedang menunggu lampu hijau, Hye Jin yang masih saja asyik mendengarkan musik dengan headphonenya masih tak menyadari Shin Hyuk sedang berdiri di sampingnya. Dia kemudian mengagetkannya, dan Hye Jin melompat-lompat sambil berteriak karna kegirangan melihat Shin Hyuk telah kembali.

Sinopsis She was Pretty 9

Hye Jin merasa tidak enak karna berpikir dirinya menjadi penyebab Shin Hyuk tidak datang ke kantor selama ini, tapi Shin Hyuk malah tertawa kecicikan mendengar kata-kata Hye Jin yang tidak masuk akal. Mana mungkin dia tidak datang kerja hanya karna ditolak setelah mengungkapkan perasaannya. Hye Jin kemudian ikut tertawa karna merasa dirinya terlalu kegeeran.

Tapi Shin Hyuk tiba-tiba saja mengakui hal itu. Setelah dia meninggalkannya di jalan seperti itu, sambil memukul-mukul dadanya, Shin Hyuk mengaku bahwa ada lubang besar di dalam hatinya dan tidak ada yang terlihat menyenangkan. Tapi sekarang Shin Hyuk sudah baikan, dan sambil merentangkan kedua tangannya dengan memasang wajah yang tersenyum dia berkata padanya sekarang semuanya menjadi menyenangkan kembali.

Hye Jin penasaran sehingga dia bertanya pada Shin Hyuk mengapa semuanya kembali menyenangkan, tapi Shin Hyuk hanya menjawab seperti ada pepatah yang mengatakan, “Belum berakhir sampai itu berakhir.”

Sinopsis She was Pretty 10

Sinopsis She was Pretty 11

Shin Hyuk datang ke kantor Most menyapa satu timnya dengan sapaan yang sering diucapkan Kim Ra Ra, semua teman-temannya dibuat kaget dan sangat kegirangan melihatnya kembali. Mereka mendudukkannya di tempat kerjanya dan menepuk-nepuk belakangnya.

Sung Joon mengganggu kegirangan mereka dengan menanyakan tentang perkembangan wawancara utama untuk edisi ulang tahun yang ke-20. Mereka merasa pesimis bisa mendapat wawancara dengan Leonard Kim, seorang fashionista yang terpilih sebagai sutaradara dan memenangkan penghargaan dari Film  Festival Venice. Apalagi dia sangat terkenal dan belakangan ini sangat sulit dicari.

Tapi hanya Shin Hyuk seorang yang berpikir optimis. Dia berdiri disamping Sung Joon dan memberitau mereka untuk mengejarnya sampai akhir karna bukan berarti kemungkinannya 0%. Mereka berdua saling melengkapi memberikan alasan yang rasioanal mengapa mereka tidak boleh mundur mengejar Leonard Kim – sehingga membuat yang lainnya merasa heran melihat mereka berdua yang begitu kompak. Tak lupa Shin Hyuk menyemangati timnya untuk mencapai posisi pertama dalam edisi ulang tahun yang ke-20 Most.

Sinopsis She was Pretty 12

Sung Joon tiba-tiba saja mimisan membuat para pegawainya khawatir apalagi Hye Jin. Sung Joon memastikan pada Joo Young bahwa dia baik-baik saja dan akan mengurusnya pertemuan bisnis mereka di Pulau Jeju.

Hye Jin tidak fokus pada ketikannya, tapi pikirannya masih diliputi berbagai pertanyaan tentang Sung Joon: apa dia tidur yang cukup, apa dia tidak makan lagi?. Poong Ho datang ke mejanya dan merasa bingung melihat ketikannya yang tidak karuan, dan dia bercanda pada Hye Jin apa dia sedang berbicara dengan alien.

Hye Jin datang ke ruang kantor Sung Joon, dan bertanya tentang keadaannya karna barusan tadi dia mimisan. Hye Jin tak percaya dengan keadaannya meskipun Sung Joon mengatakan bahwa dia baik-baik saja tapi akhinya Hye Jin mau tak mau harus mempercayainya. Sung Joon juga senang karna Hye Jin mengkhawatirkannya.

Sinopsis She was Pretty 13

Sung Joon meminum minuman yang ada di atas mejanya, dan dia melihat catatan kecil tertempel di gelasnya yang ditulis oleh Hye Jin. Teh burdock bagus untuk mimisan dibanding kopi.

Han Sul menolak ajakan Joon Woo untuk kembali datang ke tempat jjamppong setelah pulang kerja dengan alasan sedang tidak merasa baikan. Tapi Joon Woo segera mendatanginya karna khawatir. Joon Woo memegang dahinya untuk mengecek suhu tubuhnya, dan Han Sul mengingatkan dirinya untuk tidak luluh. Dia segera memberitahu Joon Woo bahwa keadaannya tidak seburuk itu dan berpura-pura pergi ke tempat A Reum untuk menghindarinya – karna dia bukan putra chaebol seperti yang ia perkiraannya.

Hari ini Joo Young tak bisa melihat artikel yang sudah di tulis oleh Hye Jin karna ada pekerjaan lain yang harus ia lakukan, sehingga Shin Hyuk menawarkan diri untuk menggantikannya. Joo Young setuju, tapi Hye Jin merasa sungkan karna dia merasa tidak enak. Shin Hyuk kemudian akan memutuskannya dengan koin, jika kepala dia akan melihat artikelnya, dan jika ekor dia tidak akan melakukannya. Shin Hyuk yang menang dalam permainan itu meskipun sedikit membodohi Hye Jin.

Sinopsis She was Pretty 14

Shin Hyuk melihat artikel Hye Jin, dan dia memberikan arahan bagaimana menulis artikel yang baik sehingga bisa menarik perhatian pembaca – dan Hye Jin memperhatikan dengan seksama semua nasihat yang diberikan padanya.

Hye Jin memuji kemampaun Shin Hyuk sebagai seorang editor yang membuatnya berpikir dia seperti orang yang berbeda. Shin Hyuk lantas bertanyan apa Hye Jin sudah menyadari siapa dirinya – dengan melihat bagaimana tanpa lelahnya ia bekerja karna dia berpendapat bahwa Hye Jin jatuh cinta kepada pria pekerja keras. Dia belum menunjukkan orang seperti apa dan pria seperti apa dirinya. Shin Hyuk kembali mengingatkan Hye Jin bahwa semuanya belum berakhir sampai itu berakhir.

Hye Jin lalu berkata padanya bahwa dia sangat sangat menyukainya; dan Shin Hyuk menanggapinya bahwa dia menerima rasa sukanya. Sebelum pergi dari ruang rapat itu, dia  memutar-mutar jari telunjuknya di depan wajah Hye Jin saat mengatakan bahwa dia pasti menyukainya. Hye Jin ingin memanggilnya untuk menjelaskan bahwa bukan seperti itu maksudnya, tapi Shin Hyuk hanya berjalan pergi.

Sinopsis She was Pretty 15

Joon Woo membelikan berbagai macam obat buat Han Sul untuk menurunkan demam, sakit kepala, dan ingusan. Dia juga mengingatkannya untuk makan terlebih dahulu sebelum meminum obatnya. Han Sul tak tahan melihat semua kebaikan dan perhatiannya, mengapa dia bukan anak presdir.

Hye Jin melihat Sung Joon sedang tidur di ruangannya  sedangkan Poong Ho dan kawan-kawan sedang asyik bermain dengan mengeluarkan suara yang gaduh. Hye Jin terpaksa mendatangi mereka dan memberikan kartu kreditnya untuk mentraktir mereka makan. Mereka semua keluar, dan dia berhasil memastikan Sung Joon tidur dengan nyaman.

Tapi masalah belum berhenti, Kim Ra Ra tiba-tiba saja muncul di kantor sambil menyanyi dengan suara seriosanya yang keras sehingga tanpa pikir panjang Hye Jin bergegas datang ke hadapannya dan menempelkan jarinya di bibir Kim Ra Ra untuk menutup mulutnya.

Hye Jin berjalan perlahan masuk ke ruang kantor Sung Joon dan menyelimutinya, dan tanpa sengaja Shin Hyuk melihatnya dan hal itu membuatnya kecewa.

***BERSAMBUNG***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*