Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 13 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 13 Bagian Kedua

sinopsis she was pretty

[Baca juga: Sinopsis “She was Pretty” Episode 13 Bagian Pertama]

Hye Jin datang ke kantor dimana teman sekerjanya yang lain sudah pada datang dan tidak lama kemudian menyusul Sung Joon.

Dia mampir ke tempat kerjanya sebelumnya, dan diberitahu bahwa waktunya bekerja di ‘MOST’ hanya tersisa tiga minggu lagi.

Joon Woo sangat senang karna tebakannya ternyata benar bahwa penulis novel TEN adalah orang Korea setelah TEN sendiri yang mengkonfirmasinya di akun SNSnya. Saat mereka sedang bercengkerama satu sama lain membahas tentang TEN, tiba-tiba saja seorang pria bule dari Most pusat datang mencari Sung Joon.

Saat Sung Joon mengantarnya keluar, kita bisa mendengar suara bule ini memberi peringatan kepadanya bahwa menghilangkan Most Korea adalah yang terbaik, dan Sung Joon dan timnya akan dianggap telah gagal.

sinopsis she was pretty 2

Semua Tim editor Most penasaran apa yang sedang terjadi karna untuk pertama kalinya tim dari pusat datang, tapi Sung Joon hanya memberi penjelasan bahwa dia adalah atasannya tempat dimana dia dulu bekerja dan ini hanya kunjungan resmi sehingga mereka tak perlu khawatir.

Joo Young kemudian bertanya pada Sung Joon apa yang harus ia katakan kepada pihak Kim Shin Hye tentang konfirmasi untuk wawancara lengkap dengan pictorialnya. Dia berpikir karna mereka masih belum tau bagaimana nantinya, ada baiknya mereka menyerah tentang wawancara Leonard Kim.

Tapi Sung Joon malah membentaknya. Dia berkata kepada anggota timnya bahwa tanpa wawancara itu mereka tidak akan bisa mengejar saingan mereka New Look. Dia meminta untuk mengerahkan waktu mereka, dan dia akan mencoba menghubungi Leonard Kim.

sinopsis she was pretty 3

Di ruangannya, Sung Joon hanya bisa menghela nafasnya dengan beban berat yang ditanggungnya. Sung Joon membaca sms dari Hye Jin yang bertanya apa yang harus mereka lakukan karna dia tahu pria bule tadi datang untuk membicarakan tentang penutupan Most. Dia membalas smsnya, “Tidak apa. Kita hanya harus berhasil.”

Shin Hyuk datang ke ruang kantornya, dan memberinya sebuah USB yang berisi film pendek buatan Leonard Kim selama masih sekolah. Dia berkata pada Sung Joon bahwa film pendek itu tidak ada dalam profile Leonard Kim. Itu akan membantunya memahami tendensinya sehingga akan membuatnya lebih mudah mendekatinya.

Sung Joon berterima kasih atas bantuannya dan meyakinkan Shin Hyuk bahwa dia akan melakukan apapun agar mereka bisa mencetak penjualan tertinggi  karna ini adalah kesempatan terakhir mereka.

sinopsis she was pretty 4

Joon Woo memberitahu yang lainnya bahwa dia mendengar rumor yang beredar di kantor pusat bahwa jika mereka tetap berada di posisi kedua dalam edisi berikutnya, The Most akan ditutup. Joo Young kemudian datang ke ruangan Sung Joon untuk mengkonfirmasinya, dan dia dengan terpaksa mengiyakannya.

Sung Joon berkata padanya bahwa berdasarkan pertimbangannya, tidak memberitahu mereka adalah keputusan terbaik. Tapi Joo Young kecewa dengan jawabannya karna menurutnya dia bekerja di tempat ini baru tiga bulan sedangkan dia telah bekerja bersama Most selama 13 tahun. Dan dia baru hari ini mengetahui  bahwa tempat dimana dia mengorbankan masa mudanya bekerja bisa saja ditutup.

Dengan nada yang meluap-luap, dia berkata pada Sung Joon setidaknya jika dia menganggap mereka rekan kerjanya  seharusnya dia tidak melakukan hal seperti ini. Menurutnya dia sama sekali tidak memikirkan perspektif mereka. Mereka tidak mendapatkan kesempatan untuk meresponi situasi ini dengan bekerja sebaik-baiknya karna hidup mereka dipertaruhkan. Dia percaya keputusan yang ia ambil bukan karna sebuah pertimbangan yang terbaik, tapi karna dia menjadi dogmatis.

sinopsis she was pretty 5

Dia keluar dari ruangannya dan meninggalkan kantor Most bersama dua timnya. Poong Ho berkomentar bagaimana bisa Sung Joon  hanya diam dan melihat mereka terbunuh seperti ini. Seandainya dia mengatakannya lebih awal, mereka juga akan mencoba untuk melakukan sesuatu. Shin Hyuk mencoba mengangkat semangat teman-temannya dengan mengatakan bahwa sejak kedatangan Sung Joon penjualan mereka meningkat. Selanjutnya mereka hanya perlu membuat edisi berikutnya meraih posisi nomor satu sehingga mereka harus bekerja keras bersama-sama.

Tapi dengan nada yang ketus, A Reum berkata bahwa karna dia selalu melakukan semuanya dengan baik, dia juga akan melakukannya dengan baik sendiri. Mereka semua akhirnya pergi kecuali Hye Jin dan Shin hyuk.

Sung Joon ada di kantor sampai malam hari dan di ruangannya dia menatap papan namanya yang ada di atas meja. Karna khawatir, Hye Jin masuk dan bertanya keadaannya. Hye Jin berkata padanya bahwa mereka seperti itu karna yang mereka dengar begitu tiba-tiba dan mereka pasti sangat terkejut. Di depan Hye Jin, Sung Joon berusaha tetap tersenyum dan tegar, dan berkata padanya bahwa untuk saat ini dia ingin sendiri.

sinopsis she was pretty 6

Keesokan paginya, Sung Joon datang membawa proposal konsep wawancara majalah mereka kepada staf Leonard Kim dan wanita ini hanya melihatnya tanpa ekspresi apapun. Sedangkan di kantor Most, Shin Hyuk dan Hye Jin juga mencoba menghubungi pihak Leonard Kim, tapi hasilnya masih nihil.

Di ruang kantornya, Ra Ra menyalahkan Sung Joon atas kepergian timnya. Seandainya dia bisa lebih mempercayai mereka, hal ini tidak akan terjadi. Sung Joon duduk sendiri sambil memandangi kursi para timnya dan merenungkan apa yang dikatakan oleh satu timnya dan Ra Ra tentang sikapnya.

Jalan dengan kepala tertunduk di tempat parkiran, dia kaget meligat Hye Jin ada disana. Hye Jin berkata padanya, “Saya akan menjagamu.” Dia mengambil kunci mobilnya dan berkata padanya bahwa dia  yang akan mengemudikan mobilnya karna dia tampak letih.

sinopsis she was pretty 7

Saat Hye Jin akan berjalan masuk ke dalam pintu mobilnya, Sung Joon menarik tangannya dan berkata bahwa dia baik-baik saja. Tapi, Hye Jin berkata pada Sung Joon bahwa dalam keadaan seperti ini, dia khawatir dia akan pingsan lagi sehingga dia tak bisa meninggalkannya.

Hye Jin berkata, “Mulai dari sekarang, saya tidak akan meninggalkanmu sendiri. Selama ini, pasti  terasa sulit karna tidak mempunyai seseorang untuk bersandar. Mengerjakan sesuatu yang kau kira orang lain tak dapat lakukan tapi kau bisa. Beban itu pasti sangat menakutkan. Mulai dari sekarang, jika kau bersedih, bersedihlah di depanku. Ketika kau mengalami masa yang sulit, tunjukkanlah didepanku. Jangan memikul beban itu sendiri. Mari kita melakukan semuanya bersama-sama. Mari kta melakukannya, Sung Joon.”

Menahan air matanya, Sung Joon memeluknya dengan erat. Dan saat memeluknya, Hye Jin berkata pada Sung Joon bahwa semua pasti akan baik-baik saja.

sinopsis she was pretty 10

Hye Jin dan Shin Hyuk berjalan menuju kantor Most dengan penuh kelesuan; tapi ketika keduanya masuk betapa gembiranya mereka mendapati semua tim telah datang. Hye Jin langsung memeluk Joo Young dari belakng karna kegirangan melihatnya telah kembali.

Joo Young berkata pada Hye Jin bahwa dia kembali karna tidak ingin merasa bersalah. Bahkan jika nantinya kantor mereka ditutup, dia berpikir perasaan bersalahnya akan berkurang jika dia melihatnya sampai akhir. A Reum juga memiliki pandangan yang sama, dan Poong Ho menambahkan bahwa Sung Joon tidak dapat bekerja tanpa mereka sehingga mereka harus datang.

Sung Joon tiba di kantor dan segera mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan rapat dalam 20 menit. Hye Jin merasa heran melihat Sung Joon karna dia hanya cuek tanpa ekspresi apapun padahal semua tim telah kembali.

sinopsis she was pretty 11

Di ruang rapat, Sung Joon akhirnya memberikan mereka kabar baik. Dia berkata pada mereka bahwa dia mendapat telpon dari pihak Leonard Kim, dan mereka setuju akan melakukan wawancara. Semua tim sangat gembira mendengar kabar baik ini.

Melihat kegembiraan tim Most karna kabar baik ini dan kekompakan mereka yang telah kembali, kita bisa mendengar suara Hye Jin berkata bahwa ada namanya  Aturan Keberuntungan, dimana kau akan menerima nasib baik selaras dengan jumlah ketidak beruntungan yang  saat ini kau hadapi. Aturan ini memberitahu kita untuk tidak cepat putus asa dan bertahan karna jika kau mengalami hal yang buruk, hal yang baik pasti akan segera datang.

sinopsis she was pretty 12

Semua anggota tim editor makan malam bersama dengan penuh kegembiraan. Dan di saat yang sama, Joon Woo memberitahu mereka bahwa wawancara mendatang dengan Leonard Kim telah diposting di web dan Sun Min merasa yakin bahwa orang-orang pasti akan menantinya karna Leonard Kim jarang melakukan wawancara.

Han Sul optimis bahwa edisi berikutnya mereka akan menempati posisi pertama karna batasan antara Most dan New Look telah menyusut apalagi mereka sekarang mendapatkan Leonard Kim. Joo Young mengaku awalnya dia merasa tak masuk akal ketika mereka mempunyai ide untuk mewawancarai Leonard Kim dan tak menyangka Sung Joon bisa mendapatkannya.

Shin Hyuk bertanya bagaimana bisa mereka semua memutuskan kembali pada waktu yang sama. Dan terungkaplah fakta bahwa ternyata Sung Joon secara pribadi datang menemui mereka. Karna mereka telah kembali bersatu, Joo Young berharap mereka bisa maksimal dan mencapai posisi pertama.

sinopsis she was pretty 13

sinopsis she was pretty 14

Sung Joon tiba di ruang kantornya dan mendapati di mejanya sebuah kotak makan siang dan termos sup yang ditinggalkan oleh Hye Jin. Sung Joon membukanya dan mendapati makanan itu masih hangat. Dia segera mengejarnya.

Sung Joon mengetuk kaca gedung kantor untuk memanggil Hye Jin. Hye Jin berbalik dan dari balik kaca dengan gerakan bibir dan bahasa tubuh dia menyuruh Hye Jin tetap menunggunya disana. Dengan menenteng kotak makan siang dan termos supnya, Sung Joon keluar dari gedung kantor dan mengajak Hye Jin untuk pergi piknik bersama.

Sung Joon membawa Hye Jin ke sebuah tempat yang indah, duduk di depan sebuah danau ditemani  semilir angin yang menyejukkan. Mencicipi makanan buatan Hye Jin, Sung Joon sampai dibuat terpana. Dia menyebut Hye Jin tidak hanya maniak ciuman tapi juga maniak memasak. Hye Jin memastikan Sung Joon menyantap semua masakannya.

sinopsis she was pretty 15

Usai menyantap makanannya, Sung Joon membawa kotak makan siang dan termos supnya ke dalam mobil sedangkan Hye Jin masih berdiri di depan danau itu untuk mengucapkan selamat tinggal. Dan saat dia berbalik untuk memanggil Hye Jin, dia menghilang. Dia mencarinya di sekitar danau itu tapi tak ia temukan; membuatnya gelisah apalagi ponselnya ternyata ketinggalan di kantor.

Saat Sung berdiri sambil melihat kesekeliling mencari Hye Jin, dengan diam-diam dia datang dari arah belakang dan mengagetkannya. Hye Jin tertawa lepas tapi Sung Joon menatapnya dengan serius karna mengira dia telah pergi. Hye Jin merasa tidak enak dan berkata padanya mana mungkin dia akan pergi.

Hye Jin menarik tangan Sung Joon dan membawanya ke tempat yang indah di danau itu. Mereka berdua berdiri disana, Hye Jin memegang tangan Sung Joon dan berkata, “Sung Joon kau sudah hampir tiba, jadi jangan berlari terlalu keras. Sama seperti danau itu, kita harus tenang, tenang.”

sinopsis she was pretty 16

Sung Joon memeluk Hye Jin dari belakang untuk menghangatkan tubuhnya yang kedinginan karna angin yang kencang. Di tempat itu, Sung Joon berkata padanya bahwa dia mengakui dirinya mungkin gila dan tidak sabaran tapi dia berjanji setelah membuat edisi ulang tahun ke-20 sukses dan menyelamatkan The Most, dia akan melamarnya.

Aturan keberunrungan telah berbalik. Kita bisa mendengar Hye Jin berkata bahwa ada namanya  Aturan Keberuntungan, dimana kedepannya kau akan menerima nasih buruk selaras dengan jumlah keberuntungan yang saat ini kau alami. Ponsel Sung Joon yang ia tinggal di kantor ternyata berdering, dan yang menelpon ternyata Leonard Kim.

sinopsis she was pretty 17

Sung Joon memakaikan topi jaketnya; dan saat Hye Jin berkata padanya bahwa dia berharap Sung Joon akan berhasil menyelamatkan The Most dan sukses — Sung Joon menciumnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*