Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 13 Bagian Pertama

Sinopsis “She was Pretty” Episode 13 Bagian Pertama

Sinopsis She was Pretty

[Baca juga:Sinopsis She was Pretty Episode 13 Bagian Kedua]

Berbaring disampingnya, Sung Joon dengan lembut membelai wajahnya dan mendaratkan ciuman di bibirnya.

Hye Jin merasa sedih melihat badannya yang kurus dan bahkan sampai pingsan karna bekerja; tapi Sung Joon meyakinkannya bahwa dia baik-baik saja. Dia melihat selendang miliknya ada di lehernya dan Hye Jin memberitahunya bahwa dia mengambilnya dari ‘Putri,’ dan bertanya kapan dia datang.

Sambil membelai rambutnya, Sung Joon menjawab bahwa dia datang ke rumahnya tadi malam karna dia merindukannya, tapi karna sudah larut malam, dia menahan dirinya untuk menelponnya. Dia juga berkata, “Saya tidak ingin lagi menahannya. Menyukaimu, merindukanmu, ingin memelukmu. Saya tidak ingin lagi menahannya.” Saat mereka berdua asyik berpelukan, Hye Jin mendengar suara Kim Ra Ra dari luar kamar Sung Joon.

Sinopsis She was Pretty 2

Kim Ra Ra masuk ke kamar Sung Joon dan karna saking khawatirnya dia langsung memegang wajahnya untuk memeriksa keadaannya. Sung Joon meyakinkan Kim Ra Ra bahwa dia baik-baik saja, tapi Ra Ra merasa tidak seperti itu, “Melihatmu seperti ini  membuat hatiku hancur.”

Tapi dia tiba-tiba merasa seperti mendengar suara kertakan gigi Hye Jin yang sedang bersembunyi dalam lemari. Dia kemudian ingin membukanya, tapi Sung Joon segera mengalihkan perhatiannya dengan mengaku bahwa dia yang melakukannya. Sambil mengkertakkan giginya, dia mengaku yang melakukannya karna dia merasa dingin karna merasa tidak enak badan.

Ra Ra kemudian menawarkan akan memberinya kehangatan, tapi Sung Joon segera menolaknya dengan memberinya alasan bahwa sekarang sudah baikan dan bahkan sekarang dia merasa panas. Dia pura-pura mengibas-ngibaskan tangannya untuk mendapatkan angin, tapi Ra Ra malah berusaha membuka bajunya. Sung Joon terpakasa harus menahan tangan Ra Ra yang kegenitan.

Sinopsis She was Pretty 3

Ra Ra memegang tangan Sung Joon dan berkata padanya bahwa sebenarnya dia ingin memijatnya sepanjang malam, tapi karna dia masih ada rapat terpaksa dia harus pergi. Tapi sebelum pergi, dia mendaratkan ciuman di pipi Sung Joon.

Melihat keadaan telah aman, sambil memegang tiang infusnya dia membuka lemari tempat Hye Jin bersembunyi. Sung Joon meledeknya sebagai seorang maniak lemari karna waktu itu dia juga sempat bersembunyi di lemarinya. Jantung Hye Jin serasa mau copot karna kaget dengan kedatangan Ra Ra yang begitu tiba-tiba.

Sung Joon mendekatkan wajahnya ke arah, dan Hye Jin segera menutup matanya dan menyodorkan bibirnya untuk dicium, tapi Sung Joon hanya mengelabuinya. Dia meledeknya karna dia ternyata bukan hanya maniak lemari tapi ternyata juga maniak ciuman. Hye Jin membantah tuduhannya dan saat baru ingin menjelaskan mengapa tadi dia menutup matanya – Sung Joon tiba-tiba mendaratkan ciuman di bibir, dahi dan pipinya.

Sinopsis She was Pretty 4

Sung Joon berangkat ke kantor dengan  senyuman cerah di wajahnya karna baru jadian, namun tiba-tiba kotoran burung mengenai pakaiannya. Dia hanya tersenyum lebar karna tak menyangka hal seperti ini terjadi padanya. Sebelum berangkat ke kantor, Hye Jin mengingatkan Ha Ri untuk datang ke toko percetakan ayahnya malam ini untuk merayakan ulang tahun perkawinan kedua orang tuanya. Tapi, Ha Ri memberitahu Hye Jin bahwa rekan kerjanya akan mengadakan pesta perpisahan untuknya hari ini dan akan mengabarinya jika harinya diundur.

Sinopsis She was Pretty 5

Saat Hye Jin sampai masuk ke dalam lift untuk naik ke lantai atas, Shin Hyuk ternyata ada di dalam lift itu dan menyapanya. Karna merasa tidak enak akan kejadian tadi malam, dia kaku dan bersikap formal tidak seperti biasanya. Untuk mencairkan suasana diantara mereka berdua, Shin Hyuk menjahili Hye Jin dengan membuat suara kentut sebanyak dua kali. Hye Jin berusaha meyakinkan semua orang yang ada dalam lift itu bahwa bukan dia yang melakukannya, tapi Shin Hyuk malah menuduhnya yang kentut.

Setelah mereka sampai di lantai atas menuju kantor ‘Most’, Hye Jin ngambek kepada Shin Hyuk karna dia sampai berani mempermalukannya di depan umum. Dan Shin Hyuk menjawab seperti itulah yang dia inginkan. Dia ingin mereka berdua merasa nyaman di dekat satu sama lain. Dia memberitahu Hye Jin untuk tidak merasa bersalah, canggung, dan menjaga jarak darinya. Shin Hyuk juga berkata bahwa jika dia kehilangan adik seperti Hye Jin hanya karna masalah itu, rasanya akan memalukan.

Sinopsis She was Pretty 6

Sinopsis She was Pretty 7

Shin Hyuk merasa Sung Joon adalah pria yang beruntung karna bisa mendapatkan wanita sehebat Hye Jin. Sambil merangkulnya, dia berkata pada Hye Jin untuk memberitahunya jika Sung Joon tidak baik padanya karna dia akan memarahinya seperti seorang kakak untuknya.

Karna saking asyiknya melihat tabletnya, Sung Joon sampai menabrak kaca saat akan masuk ke dalam lift. Tapi saat terjatuh Sung Joon malah tertawa, dan Eun Young ada disana dan melihatnya. Dia merasakan sesuatu yang aneh dengan sikapnya hari ini. Dia datang ke kantornya dan menyapa mereka dengan ramahnya dan dia bahkan sampai bersiul. Dia menjadi bahan pergunjingan diantara timnya. Mereka merasakan sikapnya yang tidak biasa.

Poong Ho menebak bahwa dengan melihat wajahnya saat ini Sung Joon pasti sedang berpacaran. Mereka kemudian  dibuat penasaran dengan karakter Sung Joon, wanita seperti apa yang sedang ia pacari. Hye Jin mendengar perbincangan mereka, dan karna gerogi dia sampai menjatuhkan pakaian yang akan ia gantung  dari lantai atas.

Sinopsis She was Pretty 8

Hye Jin masuk ke kantor Sung Joon, dan dia menutup pintu kacanya agar tidak dilihat oleh yang lainnya untuk memberitahunya sesuatu. Dia berkata pada Sung Joon untuk tidak bersikap terlalu kentara. Hye Jin berkata padanya bahwa dia tertawa seperti orang yang sarafnya kendor, dan bahkan bersiul sehingga mereka semua bertanya-tanya apa dia sedang pacaran dan wanita seperti apa yang ia pacari.

Dia meminta Sung Joon bersikap seperti biasa agar mereka tidak ketahuan. Karna klo dia terlalu kentara mau melakukan apa saja jadi tidak nyaman. Hye Jin kemudian menjelaskan sikap yang biasa ia lakukan adalah selalu membolak-balik jam pasirnya dan selalu mara besar kepada orang-orang dengan cara yang kasar dan tidak menyenangkan.

Sung Joon pura-pura ngambek karna tak menyangka jika selama ini ternyata Hye Jin menganggapnya suka marah,kasar, dan tidak menyenangkan. Tapi Hye Jin mengklarifikasinya karna dia tidak selalu seperti itu. Saat Sung Joon akan mengambil gelas kopinya, Hye Jin melarangnya dan memberinya saran untuk mengurangi kebiasaannya minum kopi — cukup tiga gelas kopi sehari. Setelah Hye Jin keluar dari ruangannya, melihat semua gelagat aneh dan perhatian Hye Jin, Sung Joon menganggap dia sangat imut.

Sinopsis She was Pretty 9

Saat di ruang rapat, Hye Jin tak habis pikir bagaimana bisa Sung Joon memimpin rapat dengan sebaik itu karna waktu kecil dia bahkan tidak bisa melakukan persentasi.

Dan sejenak, Hye Jin membayangkan di depannya Sung Joon kecil sedang memimpin rapat. Dan tanpa sadar dia tertawa di tengah rapat itu. Hye Jin segera meminta maaf saat Sung Joon memarahinya karna mengganggu jalannya rapat.  Usai rapat, semua temannya yang lain menduga Hye Jin sedang pacaran karna kentara melihat sikapnya

Hye Jin seharian berlagak seperti orang yang lagi kasmaran, dan teman satu timnya menyadari hal itu itu. Poong Ho datang ke mejanya dan berkata padanya bahwa bahkan seekor anjing kesasar yang lewat akan tahu bahwa dia sedang pacaran karna dia telah menunjukkan kepada mereka 10,000 gerakan bahagia yang berbeda. Hye Jin membantahnya mentah-mentah, tapi melihat sikapnya hari ini Poong Ho sama sekali tak percaya.

Sinopsis She was Pretty 10

Saat dia bertemu Sung Joon di depan pintu kantor, Hye Jin memuji aktingnya tadi yang berpura-pura memarahinya. Sung Joon berkata sebaliknya, bahwa tadi dia tidak sedang berakting. Dia memarahinya karna itu sebuah aturan. Dia adalah orang yang serius ketika sedang bekerja. Hye Jin  menatapnya dengan sinis saat akan berjalan masuk dan berkata bahwa dia sok berlagak American style. Tapi ketika dia pergi, Sung Joon malah tertawa dan berkata, “Dia sangat imut.”

Poong Ho baru saja membaca novel karya terbaru penulis ‘TEN’ berjudul Kenangan, dan dia memuji gaya menulisnya yang sangat hebat dan setuju dengan prediksi Joon Woo bahwa penulisnya adalah seorang wanita Korea berusia 40 tahun karna novel terbarunya ini mengambil latar Korea. Mereka kemudian bertanya-tanya mengapa dia memakai nama TEN. Dan Kim Ra Ra datang ikut bergabung dalam perbincangan mereka. Dia berkata bahwa TEN mempunyai banyak arti yang berbeda, dalam bahasa Spanyol artinya ada disini.

Setelah Kim Ra Ra pergi, Joo Young bertanya-tanya apa maksudnya mengatakan ‘ada disini’, dan berpikir apa dia mengetahui tentang siapa penulis TEN itu. Saat di kamar mandi, tanpa sengaja Han Sul mendengar Kim Ra Ra sedang berbicara di telpon dengan keponakannya untuk bertemu jam 5 nanti.  Mengetahui hal itu, dia sangat kegirangan karna akhirnya dia bisa tahu identitas pria itu.

Sinopsis She was Pretty 11

Dia duduk di sebuah restoran dan melihat dari kaca jendelanya Ra Ra datang ke sebuah restoran di seberangnya. Han Sul penasaran mengapa dia belum melihat keponakan Ra Ra sampai akhirnya A Reum  muncul dan menyeretnya kembali ke kantor untuk mengatur produk-produk kecantikan yang menjadi tugasnya.

Keponakan Kim Ra Ra datang ke mejanya dan wajah orang itu tidak kelihatan. Ra Ra mengeluh melihatnya karna dia selalu datang terlambat sepuluh menit. Dia berkata kepada keponakannya bahwa dia telah mendengar dari ayahnya tentang keputusannya yang akan bekerja sebagai sutradara. Kim Ra Ra sangat senang karna itu berarti keponakannya akan kembali ke rumah.

Hye Jin pamit kepada Sung Joon untuk pulang lebih awal karna akan pergi ke toko percetakan ayahnya, tapi karna masih ingin melihatnya dia ingin mengantarnya pulang. Sesampainya di depan tempat percetakan ayahnya, mereka masih berpegangan tangan. Sung Joon masih berat untuk melepaskan tangannya karna masih ingin melihatnya; meskipun Hye Jin mengatakan bahwa dia pernah mengatakan 10 detik saja sudah cukup. Keduanya asyik pegangan tangan sampai akhirnya Hye Rin memergoki mereka. Hye Jin mengejar adiknya yang berlari ke rumahnya untuk melapor kepada ayahnya bahwa kakaknya dan Sung Joon pacaran.

Sinopsis She was Pretty 12

Sung Joon datang ke tempat Hye Jin dan ikut makan malam bersama mereka meskipun Hye Jin merasa orang tuanya terlalu berlebihan untuk mengajaknya makan karna dia sedang sibuk. Makan malam bersama keluarga Hye Jin, dia mendapat perhatian dari ayah, ibu dan Hye Rin yang masing-masing memberinya lauk-pauk di mangkuk nasinya. Saat keluarga Hye Jin akan berfoto bersama karna itu hal yang wajib dilakukan dalam hari spesial ini, Sung Joon menawarkan untuk memotret mereka, tapi ayahnya memanggil Sung Joon dengan sebutan ‘menantu’ untuk ikut berfoto bersama dan Hye Jin hanya bisa mengomel dengan kata-kata ayahnya.

Mengantar Sung Joon keluar, Hye Jin mengomel karna orang tuanya terlalu berlebihan sampai mengajaknya makan sehingga waktunya banyak terbuang. Tapi Sung Joon menganggap itu sangat menyenangkan dan merasa beruntung karna tadi dia mengantarnya. Sebelum Sung Joon pergi, Hye Jin mengingatkannya untuk tidak terlalu memaksakan diri dalam bekerja. Dan saat dia akan berjalan masuk ke dalam rumahnya, Sung Joon memanggilnya dan mencium dahinya.

Sinopsis She was Pretty 13

Ketika akan pulang tanpa sengaja dia bertemu dengan Ha Ri yang juga datang untuk memberi selamat kepada orang tua Hye Jin. Keduanya saling menyapa, dan Sung Joon mengajaknya untuk bicara. Keduanya ngobrol di taman untuk menyelesaikan masalah mereka berdua. Ha Ri meminta maaf atas kejadian waktu itu di hotel. Dia mengaku pada Sung Joon bahwa dia merasa sangat bersalah atas semua yang telah ia lakukan. Ha Ri berkata padanya, “Saya minta maaf karna telah menipumu selama ini.”

Sung Joon juga meminta maaf karna dia tidak mendengarkan apa yang ingin ia katakan waktu itu. Dia sadar tidak pernah memberikan Ha Ri kesempatan untuk bicara dan malah pergi. Ha Ri berkata padanya bahwa meskipun dia menganggapnya Hye Jin dan memperlakukannya seperti dia adalah Hye Jin, dia berterima kasih karna telah sangat mendukungnya ketika dia ada dalam situasi yang sulit.

Sebelum pergi, Sung Joon mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan dengan Ha Ri  dan berkata padanya bahwa dia berpikir jika mereka bertemu cukup sebagai teman Hye Jin, mungkin mereka bisa menjadi teman dekat.

Sinopsis She was Pretty 14

Sambil cuci piring Ha Ri memberitahu Hye Jin bahwa tadi dia bertemu dengan Sung Joon di depan rumah. Ha Ri berkata padanya bahwa meskipun dia kehilangan kesempatan untuk memberitahu Sung Joon yang sebenarnya, setidaknya dia mempunyai kesempatan untuk meminta maaf. Dan dia merasa lega karna bisa mendapat kesempatan itu.

Hye Jin telah kembali ke rumahnya dan sedang menggosok gigi ketika Sung Joon menelpon. Di telpon dia memberitahu Sung Joon bahwa dia akan menelponnya kembali karna sedang menggosok gigi. Tapi Sung Joon malah mempunyai ide mereka berdua menggosok gigi sambil curhat-curhatan di telpon. Hye Jin berkata pada Sung Joon bahwa dia merasa lega karna akhirnya tadi dia bisa bicara dengan ha Ri.

Usai menggosok gigi, mereka berdua lanjut berbincang di telpon. Sung Joon mendengar Hye Jin mengatakan bungeobbang atau kue ikan saat dia melihatnya di tv. Mereka lanjut berbincang bersama dimana Hye Jin tertawa saat mengomentari surat lama Sung Joon yang banyak salah ejaan, sampai akhirnya bel rumahnya berbunyi.  Hye Jin mengira Ha Ri yang datang, tapi saat membuka pintunya ternyata Sung Joon.

Sinopsis She was Pretty 15

Hye Jin kaget melihatnya datang padahal baru saja mereka berbicara di telpn, tapi Sung Joon kemudian memegang pipi Hye Jin yang tanpa make up karna senang melihat bintik merahnya. Dia kemudian menutupi pipinya karna malu, dan bertanya mengapa dia datang.

Sung Joon memperlihatkan bungkusan bungeobbang dan berkata padanya bahwa karna tadi di telpon dia mendengarnya mengatakan ‘Oh bungeobbang’ sehingga membuatnya berpikir dia pasti ingin memakannya.

Mereka berdua makan bungeobbangnya di dalam mobil Sung Joon dan asyik bercerita banyak hal sampai bungeobbangnya habis. Sung Joon kemudian memperlihatkan foto di ponselnya ketika dia masih berusia lima tahun kepada Hye Jin dan setelah itu mereka berdua mendengarkan lagu ‘close to you’ – lagu kesayangan mereka.

Mereka mendengarkan lagu itu sampai membuat Hye Jin dan Sung Joon ketiduran di mobil. Hye Jin kemudian terbangun dan sadar jika matahari telah terbit. Dia membangunkan Sung Joon dan segera keluar dari mobilnya untuk bersiap berangkat ke kantor.

***BERSAMBUNG***

5 comments

  1. So sweet banget mereka berdua

    Thanks and gomawo ya chingu sudah update sinopsisnya keep writing ya
    Semangat

  2. Thank u sinopsisnya sista, ini drma prtama yg aq ikutin pdhl dsna msih tayang… smoga endingnya bgus..

  3. sukaaaaaa ceritanya makin seru

  4. Asiiik akhirnya union jdian jg!!!!udh suka ma couple ini di kmhm rijin-orion, sayang di kmhm mereka berdua cm jd kakak adik aja

    Ga sia2 jd sungjoon-hye jin shipper…ini masi brp episode lg ya?klo masi banyak jd worry ada banyak masalah dg hubungan mereka berdua

  5. Daebak walaupun ceritanya terlihat sederhana tp bagus menurutku thank bwat sinopsisny

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*