Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 15 Bagian Pertama

Sinopsis “She was Pretty” Episode 15 Bagian Pertama

Sinopsis She was Pretty

[Baca juga: Sinopsis She was Pretty Episode 15 Bagian Kedua]

Sebelum bertemu Sung Joon, Shin Hyuk alias Ten mencukur kumis dan jenggotnya, berpakaian rapi untuk sebuah hari yang sangat penting.

Mereka berdua duduk, dan Shin Hyuk alias Ten memberikan sebuah rekaman suara yang berisi tentang siapa dia dan mengapa dia hidup seperti ini. Dia meminta Sung Joon mendengar rekamannya, menulis artikel tentang dirinya, dan memasukkannya dalam edisi majalah ulang tahun Most.

Sung Joon meminta konfirmasi  apa dia benar-benar Ten si penulis novel misterius dan siap akan mengungkapkannya pada dunia melalui sebuah wawancara bersama The Most. Maka untuk meyakinkan Sung Joon, Shin Hyuk alias Ten kemudian menunjukan sejumlah bukti berupa pensil mekanik dan tulisan tangan.

Sinopsis She was Pretty 2Sinopsis She was Pretty 3

Sung Joon ingin mengkonfirmasi apa dia yang menghentikan percetakan edisi terbaru, tapi Shin Hyuk hanya tersenyum. Dia mengatakan pada Sung Joon bahwa dia berharap rekaman suara yang ia berikan cukup untuk sebuah wawancara dan menyuruh Sung Joon untuk mengambil gambarnya.

Sung Joon bertanya apa alasan dia ingin mengungkapkan dirinya padahal selama ini dia bersembunyi. Shin Hyuk alias Ten berkata bahwa tidak ada yang akan tetap menjadi rahasia di dunia ini, klo memang akan diungkapkan, dia berharap mengungkapkannya di Most.

Shin Hyuk menambahkan bahwa mungkin ketika Sung Joon mendengar rekamannya, dia mungkin akan merasa sedikit terganggu karna saat merekamnya, dia berpikir sedang berbicara dengan  Hye Jin sehingga dia berbicara secara informal. Sebenarnya dia tidak suka orang lain membicarakan tentang kisahnya, tapi jika dia Hye Jin, dia berpikir tidak apa-apa. Dia sadar jika Hye Jin pasti tidak akan sanggup jika harus mengungkapkan siapa dirinya,  makanya dia memanggil Sung Joon.

Sinopsis She was Pretty 4Sinopsis She was Pretty 5

Dia meminta Sung Joon menulis artikelnya untuk menyelamatkan dan membuat The Most menduduki posisi pertama sehingga tak seorangpun yang akan mempunyai alasan untuk menangis.

Sung Joon bertanya apa yang akan terjadi padanya jika nanti identitasnya terbongkar, apa yang akan ia lakukan, apakah itu tidak akan mengubah hidupnya. Dia sadar untuk beberapa saat pasti akan terjadi kehebohan, tapi seiring berjalannya waktu kisahnya pasti akan tenggelam. Dia tidak keberatan dan memastikan dirinya akan baik-baik saja.

Sebelum pergi, dengan nada suara yang serius dan tatapan mata yang tajam, sekali lagi dia berkata pada Sung Joon bahwa artikel pertama tentang dirinya dia sangat berharap akan dipublikasikan oleh The Most.

Sinopsis She was Pretty 6Sinopsis She was Pretty 7

Para staf kembali di kantor The Most, dan semuanya mengungkapkan ketidak percayaan mereka dengan apa yang baru saja mereka lihat dan dengar. Tidak lama kemudian, Poong Ho datang bersama PemRed Kim. Meskipun dia adalah pemimpin baru mereka, keakraban mereka tetap terjalin. Mereka berharap Poong Ho bisa menyuruh ayahnya untuk menyelamatkan the Most, tapi Poong Ho memberitahu mereka bahwa keputusan ada di tangan pusat, jadi tidak ada yang bisa mereka lakukan.

Hye Jin kemudian menelpon Sung Joon dan dengan antusias memberitahunya bahwa Poong Ho adalah Wakil Presiden baru mereka dan dia adalah anak dari group Jin Sung. Sung Joon tak menanggapi apapun berita besar ini berbeda dengan Hye Jin, karna barusan dia juga sudah mendapat berita yang begitu mengejutkan.

Sinopsis She was Pretty 8Sinopsis She was Pretty 9

Di apartemennya, setelah mendengar semua rekaman suara Shin Hyuk alias Ten, dia menelpon pihak penerbit dan memberitahu mereka bahwa untuk artikel yang sebelumnya akan ditambahkan dalam edisi spesial ulang tahun ke-20 tidak ada. Dia menyuruh mereka untuk melanjutkan percetakan dengan jadwal seperti biasanya.

Di rumah, Hye Jin dikagetkan dengan teriakan Ha Ri. Ha Ri kaget melihat hasil tes bakatnya dimana dia ternyata sangat cocok menjadi seorang hotelier padahal dia sudah mengundurkan diri dari pekerjaan itu. Hye Jin berkata pada Ha Ri bahwa meskipun dia merasa malu karna pekerjaan  itu dia dapatkan dari ayahnya, tapi menurutnya sebenarnya Ha Ri menyukai bekerja di hotel itu.

Sinopsis She was Pretty 10Sinopsis She was Pretty 11

Tiba di kantor, Sung Joon melihat tumpukan majalah edisi baru The Most yang siap diedarkan ; tapi matanya melotot melihat sampul majalah dengan tulisan wawancara eksklusif dengan penulis Ten. Dia  mengambil majalah itu dan kaget melihat artikel tentang Ten lengkap beserta fotonya terpampang nyata.

Dia segera menelpon pihak percetakan apa yang sedang terjadi karna sebelumnya dia sudah memberitahu bahwa tidak akan ada artikel tambahan. Sung Joon diberitahu bahwa Shin Hyuk datang dan memberitahu mereka bahwa ada sebuah artikel yang segera harus ditambahkan.

Dan disaat yang sama, majalah edisi terbaru The Most sudah diedarkan dan majalah itu segera diminati karna menampilkan wawancara eksklusif dengan Ten.

Sinopsis She was Pretty 13Sinopsis She was Pretty 12

Sepertinya staf the Most tidak henti-hentinya mendapat kejutan besar, mereka juga membaca majalah edisi terbaru dan betapa terkejutnya mereka mengetahui Shin Hyuk adalah Ten. Hye Jin kemudian tersadar bahwa hari spesial yang dimaksudkan Shin Hyuk adalah hal ini.

Sung Joon segera menelpon Shin Hyuk tapi tak mendapat balasan apapun. Dia menelpon pihak hotel tempatnya menginap; tapi ternyata Shin Hyuk sudah meninggalkan hotel itu. Berita tentang Ten telah tersebar luas bahkan sampai di dunia maya. Saat lagi internetan, Ha Ri tersadar bahwa berita tentang identitas penulis Ten yang menjadi trending topik adalah orang yang selama ini tinggal di kamar nomor 22045.

Hye Jin segera naik ke dalam lift untuk turun ke lantai bawah untuk bergegas ke hotel tempat Shin Hyuk menginap; setelah mendapat telpon dari Ha Ri yang juga kaget mengetahui bahwa Ten ternyata adalah orang yang selama ini ia ceritakan. Orang yang tinggal di kamar suite di hotel tempatnya bekerja dulu. Ha Ri memberitahunya bahwa Shin Hyuk melarangnya untuk tidak menceritakan apapun tentang dirinya.

Sinopsis She was Pretty 14Sinopsis She was Pretty 15

Di lantai bawah, dia bertemu dengan Sung Joon dan menceritakan semuanya. Sung Joon memberitahu Hye Jin bahwa Shin Hyuk sudah meninggalkan hotel tempat ia menginap. Dia kemudian memberikan rekaman  suara Shin Hyuk, dan berkata bahwa dia berpikir ini adalah kata-kata terakhir yang telah direncanakan Shin Hyuk untuk ia tinggalkan buatnya.

Hye Jin kemudian mendengar rekaman  suara Shin Hyuk yang menceritakan semua hal tentang dirinya. Dalam rekaman suara itu, dia memberitahu Hye Jin bahwa nama koreanya adalah Kim Shin Hyuk, nama penanya adalah Ten dan dia juga punya nama Amerika David Joseph. Dia diadopsi ketika masih berumur 12 tahun. Dia memiliki orang tua yang baik dan dibesarkan dengan penuh cinta.

Dan kita bisa melihat, Shin Hyuk alias Ten sedang duduk santai di apartemennya sambil skype-an dengan orang tua angkatnya.

Sinopsis She was Pretty 16

Kta lanjut lagi dengan cerita Shin Hyuk, dia mendadak menjadi seorang penulis fiksi. Ketika di SMA, dia mengupload tulisannya di web sebagai sebuah hobi dan seorang penerbit tertarik. Tapi seiring berjalannya waktu, sejumlah penerbit yang ingin mengubah gayanya menulis untuk selera mereka sendiri terus bertambah. Sehingga dia merasa apa yang menjadi miliknya diubah menjadi sesuatu yang bukan menjadi miliknya.

Dia kemudian berpikir dia akan bisa bersenang-senang apabila dia menyembunyikan identitasnya, sehingga dia merahasiakan jenis kelamin, umur dan asal kelahirannya dan membuat nama Ten. Satu-satunya cara yang bisa membuatnya menunjukkan siapa dirinya  dan tidak akan ada lagi penilaian dengan cara menulisnya.

Dia memilih menyembunyikan siapa dirinya sehingga bisa melakukan pekerjaan yang membuatnya nyaman 100%. Sesuai dengan moto hidupnya, “Sekarang saya bersenang-senang.” Dia berpikir bekerja di majalah menyenangkan, sehingga dia datang ke Most. Mendengar semuanya Hye Jin jadi nangis.

Sinopsis She was Pretty 18Sinopsis She was Pretty 19

Joon Woo datang ke meja Shin Hyuk sambil menggerutu bagaimana bisa Shin Hyuk pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal, tapi dia menemukan sebuah laptop di atas meja. Saat dia membuka laptopnya ternyata layarnya sudah nyala dan ada rekaman video Shin Hyuk di situ yang langsung terhubung ke layar besar di kantor Most. Dalam rekaman video itu, Shin Hyuk mengucapkan salam perpisahannya kepada semua teman sekerjanya kecuali satu orang Hye Jin.

Keesokan paginya, di ruang kantor redaksi The Most – meskipun mereka akhirnya berhasil meraih penjualan tertinggi dan menduduki tempat pertama menyingkirkan pesaing mereka New Look; sedikitpun tak ada tawa dan rona bahagia diantara mereka. Mereka merasa kehilangan Shin Hyuk dan penasaran apa sekarang dia sudah meninggalkan Korea karna nomor handphonenya pun tidak aktif.

Poong Ho atau Wakil Presiden tiba-tiba muncul disaat para stafnya lagi gundah gulana karna Hye Jin juga akan kembali ke tim manajemen besok dan meninggalkan mereka semua. Dia datang karna mulai hari ini dia akan kembali bekerja di Most dan mengaku pada teman satu timnya bahwa kantor Wakil Presiden bukan sebuah penjara tapi dia merasa sangat gelap dan kesepian. Dia juga menawarkan akan mentraktir mereka semua sebagai  pesta perpisahan untuk Hye Jin, dan mereka kemudian bersemangat memilih makanan-makanan mahal.

Sinopsis She was Pretty 20

Di ruang kantornya, Sung Joon mendapat telpon dan sekaligus pujian dari pimpinan The Most pusat karna bisa mendapat posisi pertama, dan menyuruhnya untuk segera bersiap-siap kembali ke Amerika.

Pulang dari pesta perpisahannya, Sung Joon mengantar Hye Jin pulang dengan berjalan kaki. Mereka berdua sejenak berbincang bersama di sebuah taman bermain. Saat Hye Jin bersandar di pundaknya, Sung Joon memberitahunya bahwa dia mendapat telpon untuk kembali ke kantor pusat dan bahkan akan mendapatkan promosi untuk posisi yang lebih tinggi.

Pimpinan pusat akan memberinya hadian karna dia berhasil membawa Most ke tempat pertama tapi dia sepenuhnya sadar bahwa dia tidak akan mampu mencapai target itu tanpa Shin Hyuk. Sung Joon memberitahu Hye Jin bahwa dia akan menolak tawaran posisi yang diberikan.

Sinopsis She was Pretty 2Sinopsis She was Pretty 22

Dia sempat mengatakan pada Hye Jin bahwa dia akan melamarnya  apabila mereka berhasil menduduki tempat pertama dan bahwa dia ingin bersama dengannya pada momen terbaiknya, tapi saat ini bukanlah momen yang ia bayangkan. Dia merasa untuk sekarang dia harus kembali dari awal, mengurus semuanya kemudian memulainya lagi dari awal. Sekarang dia mungkin belum bisa menunjukkan momen terbaik yang ada dalam bayangannya, dia kemudian bertanya pada Hye Jin, “Tapi Hye Jin..Maukah kau tetap ada disisiku?.Pergilah bersamaku” Hye Jin menjawab, “Baiklah mari kita pergi bersama. Mari kita tetap bersama.” Mereka berdua berpelukan, dan Sung Joon kemudian berkata pada Hye Jin bahwa kata-kata ini bukanlah lamarannya yang sesungguhnya, dan meminta Hye Jin untuk menunggu.

Sinopsis She was Pretty 24Sinopsis She was Pretty 23

Kesokan paginya, Hye Jin akhirnya pamit kepada semua staf The Most. Saat dia berjalan keluar dari ruangan kantor The Most, Joo Young menghampirinya. Dia berkata pada Hye Jin bahwa dia menganggap dia kini telah menjadi orang yang berbeda dibanding ketika dia pertama kali datang. Hye Jin mengucapkan banyak terima kasih dan tiba-tiba suasana berubah melankolis ketika Joo Young merasa seperti dia mengirim anaknya ke suatu tempat.

Hye Jin akhirnya kembali ke tim manajemen sambil menenteng barang-barangnya, dan dia disambut dengan hangat oleh teman sekerjanya.

***BERSAMBUNG***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*