Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 3 bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 3 bagian Kedua

gambar 1

[Baca juga: Sinopsis “She was Pretty” Episode 3 Bagian Pertama] 

Hye Jin sangat giat membaca semua majalah fashion, menandai lembar demi lembar bagian yang tidak ia mengerti, dan tugas Ha Ri menjelaskan semuanya pada Hye Jin. Hari demi hari di bus entah itu berangkat ke kantor maupun sehabis pulang kerja; Hye Jin terus membaca majalah fashion; memahami semua istilah yang digunakan dalam fashion dan kecantikan. Dia berhasil menebak semua peralatan makeup kepunyaan Ha Ri, dan bahkan menjelaskan pakaian dan sepatu yan dikenakan sorang wanita modis yang berjalan didepan mereka.

Di kantor, Hye Jin berhasil membuktikan dirinya tidak bodoh lagi masalah fahion; ketika Hye Jin mengambilkan rok berumbai sesuai perintah Ra Ra, dan di ruang rapat ia sama sekali tak mengalami kesulitan mengikuti istilah-istilah fashion yang digunakan, dan karna saking senangnya karna berpikir bahwa sekarang dia bisa memahami semua bahasa alien itu, dia lantas berteriak: “Ee-hee!” – membuat yang lain kaget dan menoleh ke arahnya; Shin Hyuk tertawa kecil sedangkan Sung Joon menegurnya: “Apa yang barusan kau bilang? Ee-hee?”, dan Hye Jin hanya bisa meminta maaf kepada yang lainnya karna telah menggangu jalannya rapat.

Ketika Sung Joon membaca hasil rapat yang telah ia susun, Hye Jin berpikir: “Tidak ada lagi kekurangan yang akan kau temukan hari ini!  Itu sempurna, kan?” Tapi sayang, ketika mengambil laporannya, tanpa sengaja dia menjatuhkan file yang ada di meja Sung Joon; dan Hye Jin merasa usahanya untuk tampil sempurna di depan Sung Joon gagal.

gambar 2

Shin Hyuk datang ke meja Hye Jin dan menagih janji traktirannya dibelikan hotdog, tapi Hye Jin malah menjawab jika dia tak punya keinginan untuk mengeluarkan uangnya. Shin Hyuk bersikeras ingin makan topokki dan mengajak Hye Jin makan bersama setelah pulang kerja. Tapi karna Hye Jin menolak, dia meminta uangnya dan akan makan sendiri; namun yang ia ambil malah uang koin dan membuat taruhan. Ketika koinnya di lempar, ternyata yang jatuh adalah kepala menurut versi Shin Hyuk. Hye Jin protes karna menurutnya gambar jenderal di uang koin itu adalah kepala dan angkanya adalah ekor, tapi si jahil Shin Hyuk malah membuat bingung Hye Jin ketika bertanya orang asing datang ke Korea apa yang akan dilihat orang asing itu untuk membedakan koin yang satu dengan koin yang lain: Apa gambar jendralnya atau angka koin itu. Hye Jin menjawab angka, dan si jahil  Shin Hyuk menjelaskan bahwa hal yang paling penting membantu seseorang membedakan koinnya adalah angka, dan itulah mengapa angka adalah kepala. Dan mau tak mau Hye Jin mengalah dan akhirnya dia yang harus mentraktir Shin Hyuk usai pulang kerja.

Di kantor ketika sedang menulis kata-kata yang akan ia ucapkan untuk berpisah dari Sung Joon nanti; Ha Ri mendapat sms jika hari ini adalah ulang tahun ayahnya, sehingga dia menelpon Sung Joon dan menunda pertemuan mereka selama 2 jam. Tiba di rumah ayahnya, ayah Ha Ri senang mendapat kado ulang tahun darinya namun berbeda dengan wajah ibu tirinya yang cemberut. Tapi ketika ayahnya sejenak pergi untuk menerima telpon, perang mulut antara Hye Jin dan ibu tirinya Na Ji Sun di mulai. Di meja makan, Na Ji Sun menyinggung sikap Ha Ri yang sangat peramah terutama pada pria dan mendengar kabar bahwa dia bahkan pergi dengan para pria di hotel untuk bersenang-senang, dan bertanya-tanya darimana dia mewarisi hal itu. Ha Ri mengklarifikasi bahwa dia hanya menggelar pesta ulang tahun di hotel itu.

gambar 3

Na Ji Sun menambahkan: “Sikapmu yang kasar dan murahan. Sepertinya tidak hanya penampilanmu, tapi juga kepribadianmu, sangat mirip dengan ibumu.” Ha Ri berdiri dari tempat duduknya dan bertanya pada Na Ji Sun apa yang ia tahu tentang ibunya sehingga ia bisa berbicara sekasar  itu.

Ayah Ha Ri datang ke meja makan dan bingung melihat keduanya bertengkar, dan Ha Ri melapor padanya bahwa ‘wanita ini’ menjelek-jelekkan ibunya, tapi dia malah kena tampar dari ayahnya karna tidak menghormati ibu tirinya memanggilnya ‘wanita ini,’  dan menyuruhnya meminta maaf pada Na Ji Sun. Sambil menahan air matanya, Ha Ri akhirnya minta maaf pada Na Ji Sun, dan pergi dari rumah ayahnya.

Hye Jin yang lagi asyik bersama Shin Hyuk, tidak mendengar telpon ataupun membaca sms yang dikirim Ha Ri – meminta Hye Jin untuk menemaninya sekarang. Di warung, Shin Hyuk tak hanya minta ditraktir topokki, tapi juga kue ikan. Dan Hye Jin bertanya padanya: mie gelas, sosis dan onigiri apa hanya itu yang ia punya untuk dimakan tiap harinya.

Shin Hyuk hanya menjawab bahwa orang yang yang tinggal sendiri hanya makan yang seperti itu. Hye Jin menyadari jika dia tinggal sendiri, tapi ketika dia  akan bertanya tentang rumah keluarganya; Shin Hyuk tidak sengaja menumpahkan minuman hangat ke bajunya.

gambar 4

Sung Joon datang ke restoran tempat janjian dia dan Ha Ri, tapi ternyata Ha Ri malah minum alkohol sampai mabuk di sebuah bar. Karna lama tak kunjung datang Sung Joon akhirnya menelpon ponsel Ha Ri. Usai makan bersama, Shin Hyuk memberitahu Hye Jin bahwa dia akan jalan kaki pulang karna sudah kenyang — dan dari kejauhan sambil melihat Shin Hyuk yang berpenampilan cuek, Hye Jin berpikir bahwa Shin Hyuk pasti sangat miskin itulah mengapa dia  minta di traktir.

Di bar, seorang pria duduk di samping Ha Ri yang lagi mabuk berat, mencoba menggodanya, dan mengintip paha Ha Ri. Karna jengkel dengan kata-kata Ha Ri yang mengatainya pengemis brengsek, dia lantas mencengkeram erat tangannya dan disaat yang bersamaan Sung Joon datang ke tempat bar itu dan melindunginya. Ha Ri yang terlanjur kesal lantas memukul pria mesum ini.

Di dalam kamar mandi, Sung Joon memberitahu pria mesum ini untuk meminta maaf pada Ha Ri dalam waktu tiga menit dan menaruh jam pasirnya. Dan di sebuah restoran, Eun Young bertanya pada kedua temannya Sun Min dan Yi Gyung apa menurut mereka semua ide yang mereka paparkan selama rapat dterima oleh Sung Joon, dan Sun Min berpendapat tidak semua, dan mereka bisa mengetahuinya dengan melihat lengan bawahnya.

gambar 5

Dan kembali di kamar mandi, dimana Sung Joon memberitahu pria itu bahwa waktnya telah habis, dan menyuruhnya untuk minta maaf- tapi pria ini malah tetap berdiri di tempatnya. Sung Joon berkata pada pria ini bahwa dia membenci membuang waktunya untuk hal-hal yang tidak berguna sambil menggulung lengan bajunya. Dan kita bisa mendengar suara Sung Min dalam bentuk dubbing: Ketika dia berpikir ini dia atau ketika dia memutuskan sesuatu, dia menggulung lengan bajunya. Itu pasti kebiasaannya.

Sung Joon datang menghampiri Ha Ri dan ketika akan memegang tangannya Ha Ri mengerang kesakitan, dan ternyata terkena pecahan kaca  — dan pergi membawanya ke rumah sakit; Hye Jin datang beberapa detik setelah Ha Ri dan Sung Joon keluar dari bar, dan dia bertemu dengan pria yang menggoda Ha Ri dengan wajah yang babak belur. Hye Jin diberitahu bahwa seorang pria baru saja membawa Ha Ri pergi, Hye Jin bingung siapa pria itu dan mengira-ngira apa dia yang dicium Ha Ri di depan rumah waktu itu.

Di rumah sakit, Ha Ri memberitahu Sung Joon mungkin karna marah dan lagi tidak konsentrasi sehingga sampai salah menulis nama ketika akan mengisi nama pasien; dan dia menyadari bahwa tadi di bar karna melindunginya dari pria mesum; dia terkena lemparan gelas.

gambar 6

Keluar dari apotek usai membelikannya obat, Ha Ri bertanya pada Sung Joon mengapa dia sama sekali tak bertanya sesuatu mengapa dia minum sendiri dan sampai melupakan kencan mereka, Sung Joon menjawab bahwa mungkin telah terjadi sesuatu yang tidak menyenagkan, jadi saya tidak ingin mengungkitnya lagi.

Sung Joon membawa Ha Ri makan haejangguk di sebuah restoran dan menceritakan jika dulu dia sangat gemuk, dan sewaktu ibunya masih hidup makanan ini yang paling ia benci karna sering dibuatkan oleh ibunya, tapi setelah ibunya meninggal meskipun dia mencobanya di tempat lain rasanya sama sekali tak seperti buatan ibunya. Dan yang membuatnya sedih adalah memikirkan ibunya yang berdiri di depan kompor berjam-jam hanya untuk membuatkan masakan ini, yang sekarang tiada. Dan sejak dia bertemu Hye Jin, dia bisa menceritakan semua hal padanya.

Seorang pegawai hotel menemukan sebuah kertas yang berisi tulisan tangan Ha Ri tentang kata-kata yang ia susun untuk ia ucapkan ketika bertemu Sung Joon: Dipindakan ke Pulau Jeju, tunanganku tidak suka saya bertemu dengan pria lain, saya dipecat jadi saya akan belajar ke luar negeri lagi; tapi di restoran ternyata Ha Ri mengurungkan niatnya dan berpikir bahwa Sung Joon terluka karna dirinya dan memberitahunya hari ini sangat tidak etis.

gambar 7

Hye Jin sangat khawatir ketika mendapati Ha Ri pulang ke rumah melihat tangannya diperban; dan Ha Ri berbohong padanya bahwa lukanya karna dia jatuh. Duduk di dalam kamarnya sambil melihat obat yang dibeli Sung Joon,  tak lama setelah itu dia menerima sms dari Sung Joon memberitahunya untuk berhati-hati sampai tangannya sembuh.

Keesokan paginya, lagi ada di kantor Hye Jin ditelpon oleh Hye Rin yang memintanya untuk bertemu karna ia ingin makan bersama di sebuah kafe. Dan Sung Joon yang lagi duduk  di kafe langganannya, tiba-tiba dikejutkan oleh seorang anak perempuan yang menegurnya karna telah memegang bukunya. Sung Joon kaget melihat anak perempuan itu, dan di saat yang bersamaan Hye Jin datang dan tentu saja matanya membelalak melihat adiknya Hye Rin berdiri di depan Sung Joon.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*