Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 5 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 5 Bagian Kedua

Gambar 1

[Baca juga: Sinopsis She was Pretty Episode 5 Bagian Pertama]

Usai pulang kerja, mereka berdua singgah ke warung soju dan  Shin Hyuk memberi potongan puzzle itu dan berkata ini dia yang kau cari sepanjang hari. Shin Hyuk menjelaskan bahwa tadi pagi dia melihat Hye Jin berbicara pada wanita yang bertugas untuk bersih-bersih karna mencari sesuatu. Dan Shin Hyuk lanjut bertanya jadi jika Sung Joon melihat itu maka semuanya terungkap bahwa Jackson (panggilan Shin Hyuk untuk Hye Jin) adalah teman SDnya dan cinta pertamanya, Kim Hye Jin.

Hye Jin kembali lagi dibuat terkejut karna dia bisa mengetahui rahasia yang berusaha Hye Jin sembunyikan; dan tepat ketika Shin Hyuk berkata: “Bagaimana saya bisa tahu?” – kita bisa melihat flashback ketika Hye Jin mabuk ditemani Shin Hyuk. Hye Jin yang mabuk berbicara di telpon: “Hei, Ji Sung Joon! Ji Sung Joon! saya adalah Kim Hye Jin! Kim Hye Jin!”; dan Shin Hyuk yang ada disampingnya lantas mengambil ponsel itu dari tangannya dan bingung mengapa dari tadi dia terus saja menekankan namanya padahal Sung Joon sudah menutup telponnya. Tapi Hye Jin yang terlanjur mabuk berat mengambil ponselnya dari tangan Shin Hyuk dan terus saja mengoceh sendirian: “Saya tetanggamu. Teman SDmu! Orang pertama yang kau cium. Cinta pertamamu! Ini saya. Kim Hye Jin,” dan Shin Hyuk yang mendengarnya dibuat terkejut.

Hye Jin mengaku jika dia bahagia hal itu; karna selama ini dia tak bisa memberitahuu siapapun dan berpikir akan mati karna beban ini karna menyimpannya sebagai rahasia. Shin Hyuk bertanya mengapa dia berpura-pura sebagai orang lain apa karna Hye Jin adalah pegawainya dan Sung Joon adalah bosnya.

Gambar 2

Hye Jin menjawab bukan itu alasannya mengapa ia berusaha keras menyembunyikannya: “Kim Hye Jin yang diingat Sung Joon adalah seorang anak yang cukup mengagumkan. Dia sangat populer dan juga juga belajar dengan baik. Dia satu-satnya yang diinginkan semua orang untuk dijadikan pasangan dan yang selalu dipuji kemanapun dia pergi,” dan mengaku pada Shin Hyuk bahwa ketika dia kecil sebenarnya dia sangat cantik.

Tapi Shin Hyuk lantas berkata padanya bahwa sampai sekarang dia tetap cantik; dan Hye Jin berkata padanya jika dia sangat baik karna tahu bagaimana untuk menghibur seseorang tapi Shin Hyuk membalasnya jika itu yang sebenarnya.

Hye Jin juga meminta maaf karna perkataannya waktu itu tentang adiknya: “Kau selalu sangat hidup dan terlihat seperti kau tak punya kekhawatiran. Saya bahkan tak bisa membayangkan ternyata kau bisa mempunyai luka seperti itu. Saya minta maaf,” dan menyuruh Shin Hyuk untuk mulai dari sekarang menganggapnya sebagai adiknya. Dan  Sung Joon menghentikan mobilnya di jalan itu, dan ketika dia menoleh dia melihat Sung Joon dan Hye Jin terlihat akrab satu sama lain di warung itu membuatnya  bertanya-tanya dengan hubungan mereka.

Shin Hyuk balik bertanya bagaimana klo Sung Joon yang mengenalinya pertama; dan Hye Jin menjawab jika itu tidak akan pernah karna Sung Joon mengenal Kim Hye Jin yang lain sebagai cinta pertamanya.

Gambar 3

Dan Ha Ri ada di tempat gym sambil sesekali menoleh ke pintu masuk sedang menunggui seseorang: “Apa dia tidak akan datang hari ini? Mungkin dia sedang sibuk bekerja?” dan Ha Ri mendatangi seorang pria yang baru datang di tempat gym itu; tapi ternyata pria itu bukan yang ia cari. Shin Hyuk ada di kasir untuk membayar belanjaannya dan ternyata Ha Ri juga ada disana dan sekaligus membayarkannya dan Ha Ri berkata padanya ‘sekarang kita impas’ tapi Shin Hyuk masih minta dibelikan mini kimchi.

Mereka berdua duduk di bangku depan minimarket dan Ha Ri bertanya mengapa dia harus membeli ramen itu disini padahal dia bisa memintanya di hotel; tapi Shin Hyuk menjawab bahwa ramen ini yang ia makan di minimarket setelah mabuk mungkin tak dapat dipercaya tapi ini makanan paling enak; membuat Ha Ri bertanya-tanya apa ia memang berasal dari keluarga kelas atas. Di telpon Ha Ri memberitahu Hye Jin jika dia ada di dekat hotel dan bisa singgah di hotel (tempatnya bekerja) sehingga mereka bisa pulang ke rumah bersama. Ha Ri menjelaskan pada Shin Hyuk jika hubungan yang ia miliki dengan oarng yang berbicara dengannya tadi di telpon bukan seperti yang ia kira. Shin Hyuk salah paham karna ketika Ha Ri menerima telpon dari Hye Jin dia menyebutnya istriku; dan mengklarifikasi jika dia adalah teman yang tinggal serumah dengannya, sahabatnya dalam hidupnya yang bahkan lebih dekat dari seorang saudara perempuan.

Ha Ri dan Shin Hyuk jalan bersama ke hotel tapi Ha Ri terus saja mengomel karna memakan satu cangkir ramen karna takut dengan kalorinya; dan Shin Hyuk menenangkan Ha Ri jika itu hanya satu cangkir  jadi tidak apa-apa dan berterima kasih atas kebaikannya hari ini dan akan membalasnya; dan dia berjalan masuk ke dalam hotel tepat disaat Hye Jin datang menjemput Ha Ri.

Gambar 4

Keesokannya, ketika pulang kerja, Ha Ri dijemput oleh teman prianya; dan di mobil Ha Ri berkata padanya bagaimana klo mereka pergi ke Han River bermain speedminton disana; dan teman pria Ha Ri balik berkata: “Kenapa? Kau ingin berkeringat? Ada banyak cara untuk berkeringat selain itu.” Ha Ri menjawab mengapa dia selalu menyinggung ke arah itu dan balik bertanya mengapa mereka tak bisa hanya mendengar musik yang mereka suka, makan makanan yang enak, bertanya apa yang sedang kau pikrikan, bagaimana keluargamu. Dan bertanya apa dia tak bisa melakukan hal yang seperti itu. Si pria ini hanya balik bertanya, “Hei, Min Ha Ri mengapa kau tiba-tiba seperti ini?”

Ha Ri mendengar lagu kesukaan Sung Joon di putar di radio mobil dan akhirnya mengetahui judul film ketika lagu ini dinyanyikan Heath Ledger. Dan ketika mobil teman pria Ha Ri berhenti karna lampu merah; dia melihat Sung Joon lewat di depannya melewati zebra cross dan Ha Ri mengejarnya dan memanggil namanya. Ha Ri terus mengejar Sung Joon; dan kita bisa melihat  flashback ketika Hye Jin bertanya padanya tentang cinta sejati tapi karna Ha Ri tak tahu apa itu, Hye Jin menjelaskan adalah ketika kau merindukannya.  Dan Hye Jin bercerita: * dan kau bahagia ketika bersamanya kembali flashback ketika Ha Ri dengan cerianya bermain spedmintaon bersama Sung Joon . * Kau ingin melakukan segalanya, dan hal-hal yang tidak biasanya kau lakukan dan kita bisa melihat ketika Ha Ri melihat teman kerjanya menggunakan mouse untuk orang-orang bertangan kidal dan dengan semangatnya ingin bertanya dimana dia bisa membelinya tapi tiba-tiba  menghentikan pertanyaannya. * dan kau melihatnya meskipun hanya dari kejauhan; dan kita bisa melihta Ha Ri melihat Sung Joon berjalan pergi menjauh darinya di jalan itu. *Bahkan jika kau menginginkannya sekarang, itu mungkin nanti akan membuatmu sakit; dan kita melihat kaki Ha Ri terluka karna terus mengejar Sung Joon. dan Ha Ri berkata jika dia ingin memberitahu judul filmnya adalah “Ten Things I hate About You.”

Gambar 5

Dan keesokan paginya, seorang ibu petugas kebersihan menemukan sepasang sepatu Ha Ri di tumpukan sampah. Ha Ri menemui Shin Hyuk dan memberitahunya jika dia masih berutang padanya. Ha Ri berkata padanya bahwa dia membutuhkan bantuannya supaya dia tidak lagi rakus  untuk sepatu yang salah.

Di kantor Most, saat jam makan siang, ketika yang lainnya bersiap-siap untuk pergi makan bersama, Hye Jin sejenak menoleh ke arah ruang kerja Sung Joon dan bertanya pada yang lainnya apa wakil Pemred tak bisa ikut makan bersama mereka; tapi yang lainnya tak setuju karna merasa tak nyaman jika harus makan bersamanya.

Makan shabu-shabu bersama yang lainnya; pikiran Hye Jin melayang pada Sung Joon dan bertanya-tanya, “apa dia makan dengan baik. Dia tak punya teman di Korea jadi dia pasti tak punya seseorang untuk diajak makan bersama,” dan tanpa ia sadari Shin Hyuk sesekali melihatnya dengan tampangnya yang lesu. Dan Joon Woo menyebarkan gosip pada teman-temannya jika Sung Joon punya pacar karna melihatnya bersama seorang wanita yang sangat cantik waktu akhir pekan; dan Hye Jin kaget mendengarnya. Tapi untuk mencairkan suasana hati Hye Jin, Shin Hyuk berkata bahwa hanya karna mereka bersama bukan berarti wanita itu adalah kekasihnya.

Jam makan siang ternyata Sung Joon menghabiskan waktunya di perpustakaan  kantor sambil ditemani kopi, dan dia menerima telpon dari Ha Ri yang mengajaknya untuk bertemu malam ini. Han Sul memberitahu temannya di telpon bahwa dia akan datang untuk reunian karna di timnya ada seorang pegawai magang baru yang penurut dan yang akan dengan rela melakukan pekerjaannya jika ia suruh; dan Sung Joon mendengarnya saat akan berjalan masuk ke kantor.

Gambar 6

Sung Joon melihat Hye Jin keluar dari ruangannya dan ketika dia masuk dia menemukan sandwich dan minuman sudah tersedia di atas mejanya. Han Sul menyerahkan tugasnya pada Hye Jin untuk ia kerjakan, dan Sung Joon melihat itu semua dari ruangannya, dan ketika Hye Jin menoleh kearah kantornya, Sung Joon berpura-pura mengalihkan pandangannya. Sung Joon kembali melirik ke arah Hye Jin, tapi karna kedapatan oleh Hye Jin dia lantas menutup pintu kaca kantornya.

Shin Hyuk merenungkan perkataan Ha Ri tadi pagi bahwa dia membutuhkan bantuannya karna menurutnya dia sendiri tak punya keinginan untuk melakukannya. Malam ini Shin Hyuk harus berpura-pura sebagai orang yang akan ia nikahi di depan seorang pria.

Han Sul pulang meninggalkan Hye Jin menyelesaikan tugas yang seharusnya ia kerjakan, dan ketika Hye Jin membersikhan kopi yang ditumpahkan oleh Joo Yeong, Sung Joon yang akan pulang melihatnya. Sung Joon melihat perekat luka di jarinya yang sudah tak layak pakai, dan menegurnya karna dia mau saja  bersikap seperti pusat pelayanan karna sibuk mengurusi semua orang dan lantas menyuruhnya untuk mencuci tangannya dan mengenakan perekat luka yang baru. Karna Hye Jin kebingungan dimana akan mengambil perekatnya, Sung Joon menariknya dan membawanya ke dapur kantor mengambil sebuah kotak P3K dan memberikan sebuah perekat luka pada Hye Jin.

Sung Joon membukakan perekat luka itu pada Hye Jin, dan karna Hye Jin kebingungan memakainya maka Sung Joon turun tangan; dia memakaikan perekat itu di tangannya dan berkata: “Tidak ada yang bisa kau kerjakan dengan baik. Urus dulu dirimu. Jika kau ingin melakukan pekerjaan orang lain, silahkan,” dan pergi. Sedangkan Hye Jin hanya bisa dibuat bingung dengan sikap Sung Joon yang tiba-tiba saja banyak rewel, membuatnya menyesal karna telah membelikannya sandwich.

Gambar 7

Keluar dari gedung kantor, ternyata hujan turun dan mau tak mau Hye Jin menggunakan jaketnya untuk menerobos hujan. Di jalan raya terjadi kemacetan karna terjadi kecelakaan; dan Sung Joon tiba-tiba menghentikan mobilnya ketika dia menoleh kearah mobil yang terbalik dan melihat penumpangnya ada di dalam mobil itu tak bernyawa lagi. Dia teringat kecelakaan yang menimpanya dimana Sung Joon kecil menangis melihat ibunya sudah tak bernyawa lagi ada di mobil yang terbalik itu.

Di dalam mobilnya, Sung Joon tiba-tiba kesulitan bernafas sampai melonggarkan kancing bajunya bahkan dia sampai dia menyandarkan kepalanya di setir mobil. Tapi karna mobilnya yang berhenti di tengah jalan menimbulkan kemacetan, Sung Joon menjalankan mobilnya  karna melihat dari kaca mobil polisi memberinya aba-aba; tapi karna ketakutan akibat trauma yang mendalam dia terpaksa memberhentikan mobilnya di tengah jalan; dengan tergesa-gesa dia keluar  dari mobilnya dengan nafas yang terengah-engah. Sung Joon menjadi bahan tontoton penumpang bus yang lewat karna Sung Joon ada di tengah jalan; dan Hye Jin membuka pintu bus itu untuk melihat dengan jelas siapa pria itu.

Gambar 8

Di tempat lain, Ha Ri ada di sebuah restoran bersama Shin Hyuk menunggu dengan gelisah kedatangan Sung Joon. Hye Jin keluar dari bus itu dan mendatangi Sung Joon menyuruhnya untuk tidak di berada di tengah jalan karna sangat berbahaya. Tapi pandangan Sung Joon terus saja tertuju pada mobil yang terbalik itu sambil berbisik ‘ibu ibu’; dan Hye Jin lantas teringat Sung Joon kecil yang terus saja berkata ‘ibu ibu aku takut’ – dia lantas memegang jaketnya dan menaruh jaket itu di atas kepalanya dan Sung Joon sambil berkata: “Jangan lihat kesana, lihat kesini. Tidak ada yang akan terjadi. Tidak apa-apa..tidak apa-apa.”

Sung Joon melihat Hye Jin ada di depannya; membuatnya teringat kata-kata Hye Jin kecil waktu itu (kembali flashback): “Mulai dari sekarang aku akan ada disampingmu. Aku akan menjadi payungmu,” dan Sung Joon menyentuh pipi Hye Jin dan memanggilnya: “Hye Jin” – dan kembali lagi flashback ketika Sung Joon kecil menandai buku catatannya  dimana “hari Bertangan kidal” adalah hari pertama dia mendapat teman.

Gambar 9

Dan di tengah hujan yang turun itu, Sung Joon menatap Hye Jin sambil memegang wajahnya dan hal yang sama pada Hye Jin dia menatap Sung Joon; tanpa mereka sadari sebuah truk berjalan tepat ke arah mereka membunyikan  klakson.

9 comments

  1. seru…seru…seruuuuuuuuu…
    ga sabarrrr nunggu lanjutannya

  2. wahhh.. semakin seruuu,,,
    gg sbar nunggu kelanjutannya ….
    akankah sung joon menginat hye jin??

  3. Waaaaaaah nanggung bgt, ceritanya tambah seruu nih. Suka banget sama drama ini.

    Semangat nulis sinop nya yaa, lanjutkan!

  4. Ngakak liat kim ra ra. Salute

  5. keren, buat deg deg an bcanya, nanggung crtny, di tunggu epsd slnjtny.

  6. Seruuuuuuii
    Lanjutkannnnn?

  7. makin seru jalan ceritanya lanjut lagi. di tunģgu jalan ceritanya…..

  8. Makin seru (tambah peasaran aja)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*