Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 6 Bagian Pertama

Sinopsis “She was Pretty” Episode 6 Bagian Pertama

Gambat 1

[Baca juga: Sinopsis She was Pretty Episode 6 Bagian Kedua]

Dan di tengah hujan yang turun itu, Sung Joon menatap Hye Jin sambil memegang wajahnya; tanpa mereka sadari sebuah truk berjalan tepat ke arah mereka membunyikan  klakson dan di detik-detik terakhir si supir itu menghentikan mobilnya. Hye Jin membawa Sung Joon ke tempat pemberhentian bus dan menanyainya dengan berbagai pertanyaan; ‘Oh apa yang harus dilakukan? Lihat kamu menggigil. Apa kamu kedinginan? Haruskah kita pergi ke rumah sakit terlebih dahulu?” Tapi Sung Joon malah menyuruh Hye Jin untuk pergi; kemudian seorang pria membawa pulang Sung Joon; dan di telpon Hye Jin berpesan pada pria ini untuk menyalakan pemanas karna Sung Joon kedinginan dan menjaganya dengan baik sampai dia tiba di rumahnya.

Ketika menelpon Sung Joon, Ha Ri diberitahu oleh seorang pria yang menjadi supirnya bahwa pelanggannya ini sedang tidak dalam kondisi yang baik sehingga sekarang dia membawanya pulang. Karna khawatir Ha Ri bergegas pergi ke apartemen Sung Joon meninggalkan Shin Hyuk di restoran itu; Sung Joon membuka pintu kamar apartemennya dan dia pingsan dalam pelukan Ha Ri yang berdiri tepat di depan pintunya.

Gambar 2

Ha Ri sibuk membuat sup meskipun agak kebingungan cara memasaknya. Ketika Sung Joon terbangun dari tidurnya; Ha Ri menjelaskan bahwa tadi dia menelponnya tapi seorang supir yang mengangkat telponnya dan memberitahunya bahwa dia tidak enak badan. Ketika Sung Joon bertanya padanya mengapa dia ingin bertemu hari ini, Ha Ri tidak mengungkapkan yang sesungguhnya hanya berkata bahwa sebenarnya dia ingin mengembalikan jaketnya waktu itu (yang ia pinjamkan ketika bermain speedminton bersama).

Di rumahnya, Hye Jin yang lagi mengeringkan rambutnya kembali teringat kejadian tadi ketika Sung Joon tiba-tiba saja menyentuh wajahnya dan bertanya-tanya apa waktu itu dia terlihat cantik namun memukul kepalanya untuk terbangun dari mimpinya.

Tapi Hye Jin masih saja khawatir dengan kondisi Sung Joon dan ketika Shin Hyuk menelponnya karna ingin mengajaknya minum rice wine dan pancake daun bawang; Hye Jin meminta tolong padanya untuk membawakan Sung Joon obat karna baru saja dia basah kuyup karna hujan. Shin Hyuk berkata jika dia akan datang dan membawakannya bubur tapi dengan satu syarat Hye Jin harus berjanji  bahwa nanti dia akan menepati tiga permintaannya; Hye Jin setuju dan berkata bahwa dia akan memenuhi permintaannya tak perduli apapun itu dan bersumpah padanya di telpon: “Saya Kim Hye Jin akan memenuhi permintaan Kim Shin Hyuk tiga kali, tak perduli apapun itu.”

Gambar 3

Ha Ri selesai memasak supnya untuk Sung Joon; tapi karna  dia tertidur Ha Ri hanya duduk dan memandangi Sung Joon yang tertidur. Ha Ri keluar dari lift dan dia bertemu Shin Hyuk di lantai bawah yang datang dengan membawa bubur di tangannya — dan Ha Ri meminta maaf karna telah meninggalkannya begitu saja sekaligus menjelaskan jika terjadi hal yang mendesak pada seseorang yang tinggal disini.

Shin Hyuk masuk ke apartemen Sung Joon dengan kartu kuncinya yang belum sempat ia kembalikan (waktu itu ketika mengantar Sung Joon yang mabuk ke apartemennya) dan mendapati Sung Joon sedang tertidur; dan berkata padanya: “Cinta pertamamu adalah orang yang selalu kau sebut ‘Hei pegawai magang’ itulah Kim Hye Jin. Apa kau tahu?”

Shin Hyuk membuang sup buatan Ha Ri karna menciumnya saja dia sampai menutup mulutnya: “Ah! Bagaimana bisa makanan baunya bisa seperti ini? Wow orang bisa mati karna makan ini.”

Dia kemudian menuangkan bubur yang ia bawa di sebuah mangkuk dan menaruhnya di atas meja dan duduk di samping Sung Joon yang masih tertidur. Shin Hyuk menyadari badan Sung Joon demam, dan dia merawat Sung Joon – mengompresnya bahkan meminumkannya obat dengan alat bantu sendok.

Gambar 4

Keesokan paginya; ketika Sung Joon terbangun dia kaget melihat Shin Hyuk ada di apartemennya; dan menyadari jika Shin Hyuk bisa ada di tempatnya karna mendengarnya dari Hye Jin. Yang paling membuat Sung Joon kesal adalah karna Shin Hyuk memakai baju mandinya dan bahkan pakaian dalamnya; tapi Shin Hyuk dengan entengnya menjawab bahwa karna datang terburu-buru kesini dia bahkan sampai lupa membawa pakaian dalamnya.

Datang ke kantor,  Shin Hyuk terus saja mengganggu Sung Joon bertanya apa pakaian dalamnya dibuat di Amerika karna dia sangat nyaman memakainya, apa dia bisa membelinya disini. Tapi Sung Jooon yang kesal lantas berteriak mengapa dia terus saja mengungkit pakaian dalam, pakaian dalam dan menyuruh Shin Hyuk untuk menjauh darinya; tapi Shin Hyuk kembali berulah berkata mengapa dia harus menjauhinya padahal mereka menghabiskan malam bersama.

Hye Jin berjalan menuju ruang kantor ‘Most’ dan Sung Joon ada dibelakangnya; dan kembali flashback malam tu ketika Sung Joon memegang wajah Hye Jin dan ketika Hye Jin kecil memegang jaketnya di atas kepala Sung Joon di tengah guyuran hujan berkata: “Mulai dari sekarang aku akan berada di sampingmu. Aku akan menjadi payungmu.”

Hye Jin tiba-tiba berhenti dan menyadari jika Sung Joon ada dibelakangnya dia lantas memberi hormat. Sung Joon menegur Hye Jin karna memberitahu Shin Hyuk tentang keadaannya tadi malam. Dan mengeluhkan karna kehadiran Shin Hyuk apartemennya jadi berantakan; tapi apa yang terjadi – Hye Jin malah bersin di depan mukanya.

Gambat 5

Masuk ke kantor, Hye Jin sekarang bak seorang virus; dia terus saja bersin-bersin dan teman sekerjanya terpaksa memakai masker karna takut ketular. Sung Joon melihat dari ruangannya ketika Hye Jin bersin-bersin, dan dia pergi membelikannya obat. Dan ketika akan memberikan obat itu di kantor, Sung Joon mengalami kesulitan. Sung Joon datang mendekat ke meja Hye Jin dan bermaksud akan memberikan obat itu; tapi Joo Young tiba-tiba datang ke mejanya dan terpaksa Sung Joon mengurungkan niatnya. Sung Joon kembali datang mendekat ke meja Hye Jin, tapi dia keduluan oleh Shin Hyuk. Shin Hyuk datang ke mejanya dan memberikan obat dan memakaikan masker pada Hye Jin dan berkata: “Berhenti diperlakukan seperti sebuah virus dan tetap seperti itu. Minum juga obatmu,” dan mengingatkan Hye Jin jika obat yang ia minum akan membuatnya merasa ngantuk, dan jika dia sampai mengantuk sebaiknya pergi tidur ke ruangan pelayanan medis – dan melihat perhatian Shin Hyuk padanya; Hye Jin merasa jika sekarang Shin Hyuk benar-benar telah menganggapnya sebagai adiknya.  Dan mau tak mau obat yang dibeli Sung Joon jadi mubazir; dan terpaksa membuangnya ke tempt sampah.

Saat akan pergi ke restoran yang ada di persimpangan jalan untuk makan siang  bersama Sung Joon; hujan tiba-tiba turun dan  Ha Ri berdiri berteduh di tempat itu. Ha Ri membentangkan satu tangannya menikmati guyuran hujan membuatnya terkenang ketika Ha Ri kecil bersama ibunya main hujan-hujanan dan rona bahagia tampak di wajah Ha Ri waktu itu.

Gambat 6

Sung Joon datang berdiri disampingnya dan kebingungan melihat Ha Ri sangat menyukai hujan yang turun padahal Hye Jin yang dulu ia kenal membenci hujan; dan ketika melihat lampu hijau menyala Ha Ri berkata: “sudah lampu hijau” dan dia lari menerobos hujan dengan memegang tas diatas kepalanya; membuat Sung Joon terkenang jika Hye Jin yang dulu ia kenal akan berkata” saatnya jalan” ketika melihat lampu hijau.

Hye Jin menemukan sebuah bawang putih di atas mejanya dan lantas bertanya pada yang lainnya untuk apa bawang bombay ini; dan Shin Hyuk si jahil kembali berulah. Shin Hyuk menjawab bahwa bawang putih itu untuk digunakan dalam pemotretan; bawang bombay itu  diimpor dari Itali seharga 1,000,000 won ($ 1,000); mendengarnya Hye Jin jadi takjub tak menyangka ada bawang bombay semahal itu.

Tapi mendengar Shin Hyuk tertawa membuatnya tersadar jika dia sedang dibohongi; dan Shin Hyuk berkata padanya jika dia dengan mudahnya tertipu padahal anak TK saja tidak akan semudah itu. Hye Jin masuk ke kantor Sung Joon untuk menaruh sebuah surat di mejanya, dan ketika merapikan meja kantor Sung Joon; tanpa ia sengaja Hye Jin melihat artikel di komputernya tentang khasiat bawang bombay dimana jika menaruh bawang bombay di dekat kita dikatakan bisa mengurangi kekuatan virus yang menyebabkan demam, dan menarik kesimpulan jika bawang putih itu pasti dari Sung Joon.

Gambat 7

Di meja Hye Jin, Sung Joon melihat bawang bombay itu di letakan disebuah gelas kecil dan diukir dengan gambar tersenyum; membuatnya ikut tersenyum ketika melihatnya. Dan tanpa ia sadari Kim Ra Ra memotret dirinya dengan wajah yang sedang tersenyum dan berkata jika untuk pertama kalinya dia melihat Sung Joon tersenyum dan menambahkan karna senyumannya sangat indah dia sampai tidak menyadari memotretnya. Dia menduga jika saat ini Sung Joon sedang pacaran dan penasaran dengan wanita itu.

Masuk ke ruang kantornya, Kim Ra Ra mengirimkan sms pada Sung Joon lengkap dengan fotonya sedang tersenyum: “Bunga ini seperti senyuman, lain kali biarkan saya melihat lebih banyak lagi senyuman. Edi, Edi, Ji Wakil Pemimpin Redaksi”. Sung Joon menyesal karna telah kedapatan tersenyum oleh Kim Ra Ra dan menunjuk ke arah bawang putih itu menyuruhnya untuk tidak tersenyum. Tapi tepat ketika dia menunjuk ke arah bawang putih itu, Hye Jin datang ke mejanya bersama Joo Young dan melihatnya sedang menunjuk. Hal itu membuat Sung Joon kikuk dan bertingkah aneh di depan keduanya (berlagak sedang olahraga); Hye Jin dan Joo Young dibuat bingung dengan sikapnya. Jangankan mereka, Sung Joon sendiri saja dibuat bingung dengan sikap anehnya barusan.

Gambat 8

Di kantor, Hye Jin masih sibuk mengerjakan tugasnya meskipun dengan mata yang sudah sulit untuk melek karna pengaruh obat yang ia minum. Untuk menghilangkan rasa kantuknya, Hye Jin lantas mengunyah permen karet untuk membuatnya tetap terjaga dari tidur. Sayang, usahanya sia-sia karna akhirnya dia tertidur — Sung Joon akan pulang dan dia melihat Hye Jin tertidur pulas di kursinya dan dengan sigap memegang Hye Jin yang hampr saja terjatuh dari kursinya dan secepatnya mengangkat telpon yang berdering di meja Hye Jin agar tidak mengganggu tidurnya.

Tapi Sung Joon segera melepaskan pegangannya dari Hye Jin ketika mendengar seseorang di belakangnya bertanya: “Wakil Pemred anda belum pulang?”; dan segera beralasan jika dia ada disini karna sesuatu. Tapi dia segera melompat karna kaget melihat Joo A-Reum yang sedang memakai masker tisu, mungkin karna mengira dirinya sedang melihat hantu. Dan karna kaget, tanpa ia sadari Sung Joon duduk di pangkuan Hye jin.

 

***BERSAMBUNG***

3 comments

  1. Thanks sinop nya, semangat lanjut?

  2. Trimakasi sinopsisnyaa:) ditunggu bagian keduanya:):) semangatttttxD

  3. Senyum nya sung joon, pas liat bawang bombay di meja Hye Jin, bikin meleleh hatiku…. *lebaymode

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*