Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 7 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 7 Bagian Kedua

Sinopsis She was Pretty

[baca juga: Sinopsis She was Pretty Episode 7 Bagian Pertama]

Sung Joon duduk di pantai itu sambil menggambar sketsa untuk konsep pemotretan majalah ‘Most’ nantinya. Dan kita bisa mendengar dimana Sung Joon bercerita pada Hye Jin bahwa dia akan menggunakan pola warna yang monoton; perasaan kesepian cocok dengan konsep berlibur sendiri tapi Hye Jin menambahkan bahwa akan menyenangkan jika ada lampu dan kertas di atas mejanya dan menjelaskan bahwa meskipun kau pergi sendiri, kau pasti ingin berbagi pada orang lain perasaan yang kau rasakan ketika melihat sesuatu yang menyenangkan. Saat-saat seperti itu, kau pasti ingin menulis surat dibanding menelpon. Dan berpikir bahwa orang yang dalam konsep Sung Joon pasti memikirkan orang yang ingin ia ajak bersama ketika dia melihat laut itu sehingga dia membuat api unggun, minum teh hangat, dan berfoto dan kepada seseorang yang ingin ia ajak bersama dia akan menulis ada tempat yang menyenangkan seperti disini sehingga lain kali dia ingin datang bersama – itu yang ingin ia tulis di surat. Dan Hye Jin lanjut bercerita bahwa jika kau bisa berinteraksi dengan seseorang, seperti menulis sebuah surat maka berlibur sendiri akan terasa lebih menyenangkan dibandingkan kesepian.

Dan mendengar cerita Hye Jin mengingatkannya pada masa kenangan kecilnya. Sung Joon berkata bahwa dia juga mengalami masa-masa itu ketika dia merasa senang menerima sebuah surat. Dan kita bisa melihat flashback ketika Sung Joon kecil ada di luar neger dan dibully oleh anak-anak bule disana; dia bercerita pada Hye Jin: “Keluargaku imigrasi ketika saya masih kecil,  sehingga ketika saya tidak bisa berkomunikasi dengan anak-anak lainnya dan tidak punya teman; ada seorang teman yang slalu mengirimiku surat dari Korea. Bahwa saya baik-baik disini, bahwa saya menyesuaikan diri dengan baik . Untuk bisa menulis surat yang ingin kukirim untuknya. Saya terhibur dan menahannya, kupikir,” dan menambahkan ketika temannya itu tak lagi mengiriminya surat Sung Joon mengalami masa-masa yang sulit untuk waktu ang cukup lama.

Sinopsis She was Pretty 2

Dan Sung Joon berkata padanya bahwa pemotretan sekarang akan mengambil konsep yang lebih hangat dan memuji ide yang diberikan oleh Hye Jin. Mereka pun bertos tangan, dan ketika tangan Hye Jin menyentuh tangannya seketika itu Sung Joon merasa gerogi dan segera melepaskan tangannya dan beralasan jika dia harus menyelesaikan sketsanya.

Sung Joon sibuk memotret pemandangan di pantai itu dan perhatiannya sejenak tertuju pada Hye Jin yang asyik bermain menikmati indahnya pantai. Dia tersenyum melihat Hye Jin bercengkerama dengan sebuah anjing, dan mencuri pandang melihat Hye Jin yang tersenyum bermain di pantai itu dan mengarahkan kameranya kearah Hye Jin; tapi ketika Hye Jin tiba-tiba menoleh ke arahnya dia dengan cepat berpura-pura sibuk memotret.

Di pantai itu, Hye Jin kaget mendengar Sung Joon memanggil namanya ‘Kim Hye Jin’ untuk pertama kalinya karna selama ini dia selalu memangilnya: “Hei, pegawai magang.” Sung Joon mengelak jika dia tak pernah memanggilnya seperti itu; tapi dia kemudian tersadar jika selama ini dia telah berkali-kali memanggilnya dengan sebutan itu dan mengalihkan pembicaraan mengatakan jika itu masih lebih baik dibanding kata-kata Hye Jin ‘Brengsek Sung Joon’ – jadi mereka berdua impas.

Sinopsis She was Pretty 3

Makan malam bersama, Hye Jin melihat Sung Joon mengeluarkan kacang polong dari makanannya membuatnya teringat jika Sung Joon kecil juga melakukan hal yang sama. Dia kemudian tertawa dan berkata pada Sung Joon bahwa baru saja dia memikirkan seseorang. Di meja itu dia melihat kubus rubik dan lantas berkata dengan bangga jika dia cukup pintar karna berhasil mencocokkan warnanya tapi Sung Joon berkata padanya jika dia hanya mencocokkan warnanya hanya di satu sisi. Dia mengambil kubus rubik itu dari tangan Hye Jin dan berkata padanya jika dia bisa mencocokkan warnanya hanya dalam waktu 30 detik tapi dia gagal. Hye Jin lantas mengira dia tidak pintar-pintar amat karna dia gagal dalam tantangan otak; tapi Sung Joon mengelaknya mengatakan bahwa dia hebat dalam segalanya.

Dan Sung Joon lantas bertanya pada Hye Jin sebuah permainan: “Permainan  dimana kau mencocokkan baloknya. Saya lupa namanya.” Dan Hye Jin lantas menjawab: “Ddo ddo tiri ri ti tiri ri ti ri ri.” Dan mereka berdua menebak permainan tetris, dan Sung Joon mengaku pda Hye Jin dia sangat jago dalam permainan itu

Mereka berdua menghabiskan makan malam mereka dengan berbincang bersama menanyakan satu sama lain apa yang mereka sukai, dan karna asyiknya berbincang satu sama lain pelayan restoran datang menghampiri mereka bahwa saatnya restoran tutup; dan Sung Joon melihat jam di ponselnya dan berkata pada Hye Jin: “Kita ada disini untuk waktu yang sangat lama.”

Sinopsis She was Pretty 4

Keluar dari restoran itu; ketika mereka sedang berjalan bersama – Sung Joon dengan cepatnya menarik Hye Jin yang hampir saja tertabrak sepeda. Dan ketika Hye Jin menatapnya, Sung Joon yang gerogi tiba-tiba saja terbatuk dan mengaku jika angin baru saja mengenai lehernya.

Mereka berdua berjalan bersama; dan Sung Joon mengucapkan terima kasih untuk hari itu – dan flashback ketika Hye Jin di tengah guyuran hujan memegang jaketnya dia atas kepala mereka dan berkata pada Sung Joon bahwa segalanya akan baik-baik saja. Sung Joon berkata pada Hye Jin jika ibunya meninggal saat dia berusia 12 tahun saat hari hujan ketika mereka naik mobil bersama.

Dan kita bisa melihat flashback dimana Sung Joon kecil menangisi ibunya yang telah meninggal saat turun hujan dan bercerita bahwa sejak hari itu dia tak bisa naik mobil karna terus berpikir bahwa kejadian yang sama akan terjadi lagi dan mengaku jika selama ini dia baik-baik saja tapi dia sendiri tak tahu mengapa dia jadi seperti itu pada hari itu – dan tak menyangka jika dia bisa menceritakan hal seperti itu pada Hye jin.

Sinopsis She was Pretty 5

Mereka berdua kemudian memandang indahnya bintang di langit. Hye Jin berdiri di sampingnya sambil menatap Sung Joon yang sedang tersenyum menatap indahnya bintang dan kita bisa mendengar Hye Jin mengatakan: “Saya pikir bahwa sekarang kau telah menjadi orang yang sangat berbeda. Saya berpikir teman gemukku yang menyenangkan Sung Joon telah menghilang tapi kamu tetaplah kamu. Seandainya saya tidak begitu bodoh dan bersembunyi darimu dan sebaliknya muncul dihadapanmu kita tentunya bisa dengan nyaman tertawa seperti yang kita lakukan hari ini dan saya mungkin bisa ada di sampingmu ketika kamu mengalami masa yang sulit. Sung Joon, saya hari ini. Mungkin seandainya hari itu hari ini, saya pikir saya bisa memberitahumu bahwa saya adalah temanmu Kim Hye Jin. Saya merasa saya bisa memberitahumu segalanya mungkin jika saat itu hari ini.”

Hye Jin kemudian berkata pada Sung Joon bahwa sekarang dia akan memberitahunya sesuatu yang mungkin akan membuatnya terkejut: “Kau tahu ada yang mengatakan ada kenangan yang lebih baik ada dipikiran. Kenangan yang lebih indah ketika telah dibekukan dalam waktu. Saya juga memikirkan itu sampai saat ini. Tapi hari ini saya pikir itu tidak sepenuhnya betul.” Sung Joon lantas bertanya pada Hye Jin apa yang ingin ia katakan, mereka berdua berhenti sejenak dan saat Hye Jin ingin mengatakan yang sejujurnya Shin Hyuk tiba-tiba muncul dan memperdengarkan rekaman janji Kim Hye Jin waktu itu. Shin Hyuk berkata karna dia mendengar bahwa tim Joon Woo tak bisa datang sehingga dia menyusul untuk menggantikan mereka.

Sinopsis She was Pretty 6

Shin Hyuk kemudian mengajak Sung Joon untuk minum bersama sebelum masuk ke hotel; tapi Sung Joon menolak permintaannya memberikan alasan jika dia tak minum. Tapi langkah Sung Joon terhenti ketika Shin Hyuk mengatakan jika dia dan Hye Jin akan pergi minum dulu dan mau tak mau dia ikut dan berkata bahwa sekarang ini minuman non alkhol juga cukup bagus.

Mereka bertiga duduk bersama; dan Shin Hyiuk hanya bisa dibakar cemburu dengan sikap Shin Hyuk ketika dia membukakan camilan untuk Hye Jin: “Orabeoni akan membukannya untukmu,” ditambah lagi sambil memegang pundaknya Shin Hyuk berkata pada Sung Joon bahwa diluar pekerjaan merka berdua setuju untuk saling memanggil Oppa dan Dongsaeng — dan tanpa sadar Sung Joon meneguk minuman beralkohol dan berkata: “Kim Hye Jin spesialisasinya adalah berpura-pura dekat dengan orang ini dan orang itu.”

Dan Shin Hyuk kembali berulah berpura-pura ada sesuatu di wajahnya sehingga dia menyentuh wajah Hye Jin didepan sung Joon – dan kembali lagi karna jengkel dia tanpa sadar meneguk minuman beralkohol itu. Dan yang ketiga, Shin Hyuk berkata pada Hye Jin bahwa dia mempunyai hadiah dari Seoul dan memberikan tarantula mainan di tangannya sehingga Hye Jin berteriak. Shin Hyuk mengambil tarantula mainan itu dari tangan Hye Jin dan memegang tangannya – dan Sung Joon sepertinya dibakar cemburu melihat tangan Shin Hyuk – dan karna jengkel dia lantas memukul kepala Shin Hyuk dan beralasan jika dia memukul nyamuk dan pingsan karna mabuk. Shin Hyuk membopong Sung Joon ke kamarnya dan terkejut melihat banyak foto Hye Jin ketika di pantai ada di kameranya.

Sinopsis She was Pretty 7

Keesokan paginya ketika dia tiba di rumah, Ha Ri lantas bertanya padanya apa ada sesuatu yang terjadi dalam perjalanan bisnisnya. Hye Jin mengaku mungkin karna diluar pekerjaan dia merasa nyaman bersama Sung Joon.

Sung Joon datang ke kantor dan menyapa para pegawainya dengan sangat ramah dan memberi mereka semangat karna ini awal dari deadline untuk terbitan majalah mereka dan pegawai yang lain bertanya-tanya mengapa dia tidak bersikap menakutkan seperti yang biasa ia lakukan. Ha Ri menelpon Sung Joon karna penasaran dengan perjalanan bisnisnya bersama Hye Jin; tapi sayang di telpon Sung Joon tidak bisa lama bicara karna sibuk untuk deadline majalah mereka dan terpaksa harus menutup telponnya. Sung Joon masuk ke ruangan kantornya dan melihat ada makanan di atas mejanya dan dia segera melihat kearah meja Hye Jin menyadari jika dia yang telah memberinya.

Pulang kantor, saat makan bersama di sebuah warung Shin Hyuk bertanya pada Hye Jin apa yang baru saja ia katakan di ruangan Sung Joon tadi. Hye Jin menjawab bahwa dia meminta Sung Joon untuk meluangkan waktunya usai pemotretan sampul majalah dan akan memberitahunya segalanya pada hari itu. Shin Hyuk menghela nafasnya dan menatap Hye Jin membuatnya bingung dan bertanya pada Shin Hyuk apa dengan melihatnya membuatnya teringat adiknya. Shin Hyuk lantas menjawab bahwa semakin dia melihatnya semakin mereka mirip. Caranya makan, dan caranya menatapnya, dia sangat mirip dengan adiknya. Tapi, saat Shin Hyuk membayar makanan mereka, Hye Jin terpana melihat foto anjingnya yang lucu yang ada di dompetnya. Shin Hyuk kemudian memberitahu Hye Jin bahwa itu adalah anjingnya bernama Coco, adiknya.

Sinopsis She was Pretty 8

Muka Hye Jin pucat mengetahui kebenaran ini jika yang ia maksud adik ternyata adalah seekor anjing. Hye Jin tak habis pikir mengapa ia bisa setega itu menganggapnya sama dengan anjing: “apa kau tahu betapa sedihnya saya mengetahui adikmu meninggal? Saya benar-benar akan memperlakukanmu dengan baik, jadi kau tak bisa melakukan ini padaku. Mengapa kau lakukan ini padaku? Mengapa?” dan Shin Hyuk kemudian menjawab pada Hye Jin jika dia menyukainya: “Kau bilang kau akan memberitahu Wakil Pemimpin Redaksi segalanya, dan entah kenapa saya tidak menyukainya. Saya khawatir kalian berdua akan saling menyukai setelah memberitahu segalanya. Entah kenapa saya jadi memikirkanmu. Saya bertanya-tanya mengapa saya seperti itu. Saya pikir saya tahu sekarang.” Dan sekali lagi berkata pada Hye Jin jika dia sangat menyukainya.

Tapi Hye Jin tak mau lagi tertipu untuk kesekian kalinya: “Wow, saya hampir percaya padamu sekali lagi! Kamu pikir kamu bisa membohongiku lagi?”, tapi Shin Hyuk kembali bersikeras jika dia tidak bercanda dia serius menyukainya.

Sinopsis She was Pretty 9

Ha Ri bertanya pada Sung Joon bagaimana dengan perjalanan bisnisnya dan Sung Joon menjawab:  “Di tim kami ada seorang pegawai magang yang mempunyai nama yang sama denganmu. Dia seumuran dengan kita. Dan dia masih mengetahui semua melodi permainan yang kita lalukan ketika kita msih kecil. Dia bahkan menyanyikan to-to-torodoro dan menirunya.” Tapi Ha Ri tiba-tiba bertanya padanya apa karna dia teman masa kecinya adalah alasan dia jalan dengannya: “bagaimana perasaanmu terhadapku, kenapa kamu mau jalan denganku, saya ingin mengkonfirmasinya. Saya mengkonfirmasi perasaanku” dan mencium Sung Joon.

Dan tidak jauh dari tempat itu, Hye Jin ada disana memperingatkan Shin Hyuk untuk tidak lagi seperti itu. dan Shin Hyuk meminta maaf atas kesalahannya; dan tanpa sengaja dia melihat Ha Ri mencium Sung Joon disana. Melihatnya dia kemudian teringat kata-kata Ha Ri dan Hye Jin beberapa waktu lalu padanya. Ha Ri berkata: “Sehingga saya tak akan rakus pada sepatu yang tidak pas denganku, Seseorang yang terus kucintai tanpa kusadari. Seseorang yang tidak seharusnya kupacari”  — sedangkan Hye Jin pernah berkata: “Sung Joon berpikir orang lain adalah Kim Hye Jin. Belahan jiwaku.”

Shin Hyuk menyadari apa yang sedang terjadi; dan ketika Hye Jin bertanya apa yang sedang ia lihat dan ingin membalikkan badannya – Shin Hyuk mencoba menghalangi pandangannya dengan memeluk Hye Jin.

8 comments

  1. Semangat lanjut…..??

  2. Gomawo…di tunggu eps slanjutnya,

  3. Lanjut ya …..tetep semangat^_^

  4. Thanks chingu di epi selanjutnya

  5. kok lama” ha ri ngeselin ya .hehe
    next episode,

  6. Ihhh tambah seru ceritanya …ditunggu y lanjutannya . Gomawoyo

  7. Wow.. amazing story.. I’m waiting for next episode.. ?

  8. serrrrruuuuu… lanjuttt yaaa minnnnn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*