Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 8 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 8 Bagian Kedua

Sinopsis She was Pretty Episode 8

[Baca juga: Sinopsis “She was Pretty” Episode 8 Bagian Pertama]

Sung Joon kemudian berkata pada Hye Jin dengan nada yang meluap-luap: “Kamu lagi. Kenapa harus selalu kau. Kau siapa? Memangnya kau siapa yang terus saja membuatku jengkel.” Hye Jin hanya bisa meminta maaf; tapi Sung Joon  menyuruhnya pergi: “Jangan pernah lagi muncul dihadapanku. Kau dipecat.” Mata Hye Jin memerah karna menahan air mata yang ingin keluar mendengar Sung Joon memecatnya. Tapi setelah Hye Jin pergi, seorang wanita datang menemui Sung Joon sambil menangis dan mengaku jika dia pelaku yang menyebabkan gaun itu rusak.

Shin Hyuk datang ke studio pemotretan dan dia diberitahu Joon Woo jika pemotretannya ditunda karna gaun yang akan digunakan rusak; dan sekaligus menceritakan apa yang terjadi pada Hye Jin.

Ha Ri mengendarai mobilnya dan terus menelpon Sung Joon karna dia  telah memantapkan hati akan mengatakan semuanya dengan mulutnya sendiri tapi sayang dia sama sekali tak menjawab telponnya. Malam itu Sung Joon duduk sendiri di ruang pemotretan sambil merenungi apa yang baru saja ia lakukan pada Hye Jin.

Sinopsis She was Pretty 2

Di tempat lain, Hye Jin menelpon Ha Ri dan sambil menangis berkata padanya bahwa dia telah dipecat  oleh Sung Joon.

Ha Ri menyusul Hye Jin dan Hye Jin curhat bahwa mereka dekat selama perjalanan bisnis itu dan dia mengira jika dia adalah Sung Joon yang sama yang ia kenal di masa kecilnya: “Saya salah mengira kami bisa kembali ke bagaimana kami dulu. Jadi saya ingin memberitahunya segalanya tapi seperti ini saya dipecat. Baginya, saya hanya seseorang yang bisa ia pecat. Saya bodoh karna hanya saya sendiri yang senang.” Tapi Ha Ri menangis di pundak Hye Jin dan meminta maaf.

Hye Jin yang tak tahu apa-apa arti dari tangisan Ha Ri; malah mengira Ha Ri menangis karna dia di pecat. Hye Jin lantas berkata padanya bahwa dia slalu merasa sulit tiap kali melihatnya sehingga bagus baginya sekarang karna tidak akan melihatnya lagi – dan menyuruh Ha Ri berhenti menangis karna akan merusak wajahnya yang cantik.

Sung Joon datang ke meja Hye Jin dan melihat kartu tanda pengenalnya – membuatnya teringat kata-kata Hye Jin waktu perjalanan mereka ke Gangwondo bahwa dia sangat bahagia bisa memiliki kartu ID ini. Keesokan paginya semua tim Editing ‘Most’ merasa kehilangan setelah kepergan Hye Jin.

Sinopsis She was Pretty 3

Manajer tempat Hye Jin kerja sebelumnya, Jong Man, diberitahu oleh salah satu pegawainya bahwa Hye Jin telah dipecat oleh Departemen Editorial dan lantas berkata pada karyawannya ini bahwa ketika perusahaan menyetujui pemindahan sementara karyawan, maka pihak mereka memberikan otoritas sepenuhnya pada perusahaan tersebut sehingga bahkan jika mereka ingin membawanya kembali itu tidak mungkin.

Di ruang rapat, Sung Joon berkata pada anggota timnya bahwa jika mereka telah memutuskan untuk muncul dengan ide baru maka seharusnya ada sebuah peningkatan dan bertanya apa hanya ini ide yang mereka miliki untuk edisi spesial ulang tahun 20 majalah ‘Most’ nantinya.

Shin Hyuk lantas mengusulkan sebuah ide menggunakan konsep film dengan gaya yang baru dimana memberikan penekanan pada karakter pendukung yang ada dalam film bukan pada karakter utamanya untuk dijadikan model utama dalam pictorial mereka nantinya. Anggota tim lainnya setuju dengan ide yang dilontarkan Shin Hyuk bahkan menurut mereka itu sangat inovatif; dan Sung Joon menyarankan agar mereka tidak hanya membatasinya pada film-film dongeng semata tapi pada skala yang lebih besar: “Jika kau mengubah pandanganmu, dunia akan terlihat berbeda. Jika kau memindahkan sorotannya, karakter pendukung bisa menjadi karakter utama.” Dan setuju untuk menggunakna konsep ini sebagai tema mereka dan menyudahi rapatnya.

Sinopsis She was Pretty 4

Shin Hyuk masuk ke kantor Sung Joon dan menyuruhnya untuk melihat  buku yang ia bawa lembar demi lembar. Saat Sung Joon membaca isi bukunya, Shin Hyuk berkata padanya bahwa ide yang ia sebutkan tadi bukan miliknya tapi milik Kim Hye Jin dan memberitahu Sung Joon jika dia ingin menggunakan konsep ini dalam projek mereka maka dia seharusnya membawa kembali Kim Hye Jin.

Tapi Sung Joon berkata pada Shin Hyuk bahwa perusahaan macam apa di dunia ini yang akan meminta maf pada seorang pegawai magang dan memohon pada mereka untuk kembali dan lebih baik mereka mencari konsep lain. Shin Hyuk lantas berkata padanya sepertinya dia telah salah menilainya dengan berpikir bahwa dia adalah orang yang sangat rasional dan dia bertanya-tanya mengapa tampaknya rasionalitas itu tidak pernah berlaku pada Kim Hye Jin – seolah-olah dia menyembunyikan perasaan yang berbeda untuknya. Dia kemudian mengajukan satu pertanyaan pada Sung Joon jika asisten lain yang membuat kesalahan yang sama apa dia akan marah dan langsung memecatnya: “Apa kau benar-benar tak punya perasaan lain pada kim Hye Jin. Ketika hatimu berkata O tapi kau ingin mengatakan X atau ketika hatimu ingin berkata X tapi kau malah ingin mengatakan O, atau ketika hatimu berkata X tapi hatimu malah ingin mengatakan O, mereka mengatakan bahwa orang itu ragu-tagu. Kau sekarang ragu.”

Sung Joon bangkit berdiri dari kursinya dan berkata  pada Shin Hyuk: “Apa yang kau tahu sehingga berkata seperti itu” dan balik bertanya padanya: “Memangnya kau siapa terlibat dalam segala aspek kehidupan wanita itu?” dan Shin Hyuk menjawab: “saya menyukainya. Saya katakan bahwa saya menyukai Kim Hye Jin. Apa jawaban itu cukup untukmu?.” Shin Hyuk keluar dari ruangannya dan meninggalkan buku catatan Hye Jin diatas mejanya.

Sinopsis She was Pretty 5

Shin Hyuk menunggu Hye Jin di depan lorong rumahnya dan memintanya untuk menjadi asistennya selama sehari — menemaninya membuat laporan jalanan-jalanan yang indah di Seoul. Hye Jin menolak permintaannya dan Shin Hyuk memperdengarkan rekamaan sumpah janjinya dan memberitahu Hye Jin jika ini adalah permintaannya yang kedua. Tapi Hye Jin meminta maaf dan berkata bahwa dia tak ingin lagi terlibat dengan majalah ‘Most’ – tapi ketika mendengar bayarannya cukup tinggi – Hye Jin langsung menerima tawaran Shin Hyuk.

Hye Jin menemani Shin Hyuk menyusuri kota Seoul dan Shin Hyuk si jahil kembali berulah. Shin Hyuk berkata pada Hye Jin jika dia melewati jalan kecil ini dengan satu kaki tanpa tersandung maka keinginannya akan terkabul. Shin Hyuk berhasil meyakinkan Hye Jin untuk melakukannya sehingga dia menjadi bahan tertawaan orang yang lewat disitu.

Sinopsis She was Pretty 6

Shin Hyuk membawa Hye Jin ke Gyeongido dengan naik motor; dan setibanya disana dihiasi bunga-bunga yang indah Hye Jin merentangkan tangannya untuk menghirup udaranya yang segar. Mereka berdua kemudian berfoto selfi bersama mengabadikan momen kebersamaan mereka — dan dari kejauhan Shin Hyuk memandang Hye Jin yang tertawa lepas melihat hasil kumpulan foto-foto lucu mereka yang ada di kameranya.

Mereka berdua berjalan melewati sebuah jembatan dan Hye Jin kemudian berkata pada Shin Hyuk bahwa dia pernah bertanya padanya apa dia menginginkan Sung Joon sebagai teman dan setelah memikirkannya itu tidaklah benar: “Saya menganggapnya sebagai seorang pria. Kau tahu ada kaca-kaca seperti itu. Kau tak bisa melihatnya dari luar tapi dari dalam kau bisa melihat segalanya. Dengan dia dan saya, saya pikir ada slalu sebuah kaca diantara kami. Saya bisa melihatnya dengan baik tapi dia sama sekali tak dapat melihatku. Suatu hari saya berpikir saya seharusnya bersembunyi sehingga saya tak akan ditemukan tapi suatu hari saya berharap bahwa Sung Joon akan yang pertama mengenaliku. Jadi itulah mengapa itu lebih menyakitkan bagiku, kupikir.” Hye Jin juga berterima kasih pada Shin Hyuk karna membawanya ke tempat ini untuk menghiburnya.

Sinopsis She was Pretty 9

Di ruang kantornya, Sung Joon membuka lembar demi lembar buku Hye Jin dan tertawa saat melihat potongan-potongan gambar film kartun yang tertempel di dalamnya dibubuhi dengan tulisan-tulisan tangan Hye Jin. Dan usai membaca buku catatannya, dia lantas memandang bawang Bombay yang tersenyum yang ada di meja Hye Jin.

Hye Jin bertemu dengan manajer di tempat kerjanya sebelumnya, Jong Man; dan diberitahu jika sebaiknya dia bersiap-siap untuk masuk kerja karna perusahaan temannya sedang membuka lowongan untuk menerima pegawai baru dan dia bisa memasukkannya hanya dengan merekomendasikannya di tempat itu.

Sung Joon membuntuti Hye Jin yang berjalan pulang ke rumahnya. Dan Sung Joon mengumpulkan keberaniannya untuk bicara pada Hye Jin yang sedang asyik bermain ayunan di taman itu – tapi karna masih bingung harus bagaimana menghadapi Hye Jin – dia lantas bersembunyi darinya; tapi dia akhirnya terperosok masuk ke dalam perosotan terowongan itu dan jatuh  tepat di bawah kaki Hye Jin.

Mereka berdua duduk di taman bermain itu dan Sung Joon memberitahu Hye Jin bahwa yang ada dalam bukunya  ingin ia gunakan sebagai tema untuk edisi ulang tahun ke 20 Majalah ‘Most’ dan memintanya untuk kembali. Hye Jin menolak permintaannya karna dia tak punya niat untuk kembali ke perusahaan tapi memberitahu Sung Joon jika dia masih bisa menggunakan idenya.

Sinopsis She was Pretty 10

Sung Joon mengakui jika hari itu dia terlalu berlebihan dan sangat sensitif; kemudian meminta maaf pada Hye Jin dan memohon padanya untuk kembali; tapi sekali lagi Hye Jin menolak permintaannya jika dia tak akan lagi kembali meskipun itu demi dirinya: “Sejujurnya bekerja denganmu sangat tidak nyaman untukku”, dan memberitahu Sung Joon jika dia sudah memutuskan untuk bekerja di perusahaan lain.

Keesokan paginya, ketika masuk ke kantor ‘Most’ langkah Sung Joon sejenak terhenti melihat bawang Bombay di meja Hye Jin yang telah bertunas. Tak kunjung mendapat telppon dari perusaaan yang akan ia lamar, Hye Jin lantas menelpon Jong Man – tapi Jong Man malah memberinya kabar buruk bahwa temannya tak bisa memberinya pekerjaan. Gagal mendapat pekerjaan dia lantas teringat tawaran Sung Joon tadi malam tapi Hye Jin menghilangkan pikiran itu: “Tidak. Tidak saya masih punya harga diri.” Dan memutuskan untuk pergi makan dan setelah itu mencari pekerjaan baru.

Tapi ketika dia masuk ke dapur; Hye Jin mendapati berasnya sudah habis dan dia hanya bisa merengek memanggil ibunya. Hye Jin datang ke tempat percetakan ayahnya; dan bersembunyi bermaksud mengejutkannya. Tapi ketika dia melihat ayahnya datang; dia mengurungkan niatnya karna seorang pelanggannya datang marah-marah. Pria ini mengeluh karna ayah Hye Jin tidak bisa mencetak selabaran sesuai hari yang telah mereka sepakati karna mesin cetaknya ayahnya macet: “Buang saja barang rongsokan itu atau minta putrimu yang kau bangga-banggakan bekerja di perusahaan besar untuk membelikan yang baru”

Sinopsis She was Pretty 11

Mengetahui ayahnya sangat bangga dengan pekerjaannya; Hye Jin sejenak merenung di taman bermain itu dan memutuskan akan menelpon Sung Joon. Sambil duduk di ayunan itu, dia mengumpulkan keberaniannya untuk menelpon Sung Joon; tapi saat akan menelponnya seketika itu juga dia teringat kata-katanya pada Sung Joon malam itu jika dia tak akan kembali ke perusahaan meskipun itu demi dirinya. Tapi Hye Jin tak terpengaruh dan saat ia akan menelponnya kembali; dia teringat kata-katanya pada Sung Joon jika dia merasa tidak nyaman bekerja dengannya. Dan kata-kata yang ia ucapkan malam itu pada Sung Joon; disesali oleh Hye Jin keluar dari mulutnya.

Hye Jin tiba-tiba mendapat telpon dari Jong Man dan diberitahu jika temannya ternyata setuju untuk mempekerjakannya sehingga akan menelponnya hari ini; dan menyuruh Hye Jin untuk mengangkat telpon meskipun itu dari nomor yang tak ia kenal. Dan tak berselang lama, dia juga mendapat pesan dari Sung Joon yang mengiriminya gambar bawang bombaynya yang sedang menangis dan menulis: “Bawang bombaynya menangis karna pemiliknya pergi. Apa kau akan meninggalkannya seperti ini?.” Dan Hye Jin duduk di ayunan itu memandang gambar yang dikirim Sung Joon dan merenung.

Sinopsis She was Pretty 12

Anggot tim ‘Most’ disibukkan dengan tugas mereka masing-masing; dan telpon tiba-tiba berdering. Seseorang menjawab telpon itu berkata: “Ya, tim editing Most Kim Hye Jin yang sedang bicara.” Sontak semuanya kaget mendengar suara Hye Jin dan berbalik memandang ke arahnya dan Hye Jin dengan penampilan barunya menjawab telpon itu sambil tersenyum.

12 comments

  1. Aaa terima kasih banyak buat sinopsisnyaa >< Kyaa Hyejin make over! Kyaaa Kim Shin hyuk makin suka deh sama Hyejin LOL

  2. Ach kim hye jin ?

  3. kyakkkk udahh nggak buat ngeliat episode 9….semangat trusss ya kakk buat nulis sinopnya

  4. ahhh ga sabar liat episode selanjutnyaaa.. tiap hari apa ya updatenya? baru banget nemu situs ini soalnya…

  5. seruuuuuuuuu….hye jin yg d omelin sung joon…ko aq yg nysek yaa…..mkasih kak sinop nya..moga slalu dbrikan ksehatan…..

  6. Ketawa ngakak pas tau kalo adiknya shin hyuk itu anjing coco…hahahhaaa.

  7. Kgk suka bgt liat si HaRi tukang nikung yeah/??
    Mksih sinopnya eonni^^

  8. Kumao chingu sinopsis nya

  9. Wahhhh seruu..

    Ha ri kenapa?! hyejin cantik banget awawaw.

    Semangat terus nulis sinop nya ??

  10. wah….makin penasaran. nggak sabar nunggu minggu depan….

  11. Ko ceritanya mirip mujhe dosti karongge yaa..hehe

  12. aaahhh makin ga sabar yampun.. ep 9 kapan tayangnya ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*