Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “She was Pretty” Episode 9 Bagian Kedua

Sinopsis “She was Pretty” Episode 9 Bagian Kedua

Sinopsis she was pretty

[Sinopsis “She was Pretty” Episode 9 Bagian Pertama]

Kim Ra Ra sudah ada dipanggung, dan anggota tim ‘Most’ hanya bisa dibuat deg-degan; karna takut Ra Ra bisa saja membuat kekacauan. Sedangkan di tengah hujan itu, mobil Sung Joon ada di pinggir jalan; kepalanya tertunduk sambil bersandar ke stir mobil karna ketakutan akan traumanya yang mendalam.

Ra Ra sukses menggantikan Sung Joon ketika memberikan kata sambutan kepada para tamu undangan yang hadir. Di depan para tamu dan pegawainya; dia menjelaskan bahwa anggota timnya adalah orang-orang yang tersembunyi dan berperan sebagai keindalam dalam kegelapan untuk bintang-bintang seperti yang tampak dalam video yang mereka tunjukkan. Dia berkata pada anggota timnya, “Saya menyayangi kalian,” membuat para tamu yang hadir memberikan tepuk tangan mereka dan tak terkecuali para pegawainya yang terharu mendengar kata-katanya.

Sung Joon datang di detik-detik terakhir Ra Ra akan menyelesaikan kata-kata sambutan dengan raut muka yang pucat. Dia tak memberikan alasan apapun pada Kim Ra Ra mengapa sampai ia harus datang terlambat; dan hanya mengatakan ‘maaf.’ Sung Joon hanya duduk diam membisu; dan Hye Jin duduk di sampingnya. Dia menatap wajah Sung Joon yang masih pucat karna trauma.

Sinopsis she was pretty 2

Keesokan paginya anggota tim editing lainnya dibuat kesal karna semalam Sung Joon hampir saja mengacaukan acara penting mereka, dan bahkan menyebutnya Joon yang tak tahu malu. Kesal mendengar Sung Joon dihina seperti itu, Hye Jin angkat suara. Dia menganggap mereka terlalu kasar untuk berbicara seperti itu padahal mereka tak tahu apa-apa tentangnya.

Tapi Sung Joon tiba-tiba datang dan menyuruh Hye Jin untuk menemuinya. Sung Joon bertanya mengapa sampai dia membelanya, dan Hye Jin menjawab karna itu tuduhan yang salah sehingga dia marah saat mendengar kata-kata mereka. Dengan nada yang meluap-luap, Hye Jin berkata, “Ugh. Semakin kupikirkan itu membuatku marah. Apa kau tak tahu apa yang mereka katakan? Joon yang tak tahu malu? Lakukan dengan baik sendiri? Mereka bahkan tak tahu apa-apa. Ah, saya sangat marah.”

Sung Joon tersenyum melihat Hye Jin yang malah marah, dan berkata, “Meskipun sedikit berlebihan, tapi terasa menyenangkan memiliki seseorang yanga ada dipihakku.”

Sung Joon menjelaskan bahwa  itu adalah kesalahannya dan sudah menjadi hak mereka untuk mengatakan hal buruk tentangnya. Sung Joon berkata, “Perusahaan bukan sebuah tempat dimana mereka dapat mendengar masalah prbadimu. Jika saya membuat masalah karna masalah pribadiku, apapun alasannya, 100% kesalahan dan tanggung jawabku.”

Sinopsis she was pretty 3

Joo Young memanggil Hye Jin ke mejanya, dan menawarkan  kesempatan baginya untuk menulis sebuah artikel. Menurut Joo Young konsep buku cerita itu datang dari idenya, sehingga dia menyarankannya untuk mengambil konsep dari kisah dongeng-dongeng dan mengeksplorasinya entah itu dalam fashion atau kecantikan.

Tapi Hye Jin menolak tawaran itu karna dia tidak mempunyai keberanian untuk menulisnya.

Joo Young menjelaskan pada Hye Jin mengapa dia tidak mencoba untuk menulis karna pihak  mereka juga tidak akan mempublikasikannya jika tulisannya dibawah standar, tapi Hye Jin tetap menolak. Dia menganggap cukup baginya jika hanya bekerja mendukung mereka – dan tanpa sengaja Sung Joon lewat dan mendengar pembicaraan mereka.

Shin Hyuk mendengar tawaran Joo Young padanya, dan mendatangi meja Hye Jin. Dia berkata padanya bahwa tidak seorang pun yang bagus ketika baru pertama kali mulai, dan menyarankan untuk menerima tawaran itu. Tapi Hye Jin tidak tertarik untuk memulainya, dan Shin Hyuk mulai jahil lagi. Dia tiba-tiba mengangkat tangan Hye Jin dan memberitahu Joo Young bahwa Hye Jin setuju untuk melakukannya. Dia membantahnya, tapi Shin Hyuk kembali mengangkat tangan Hye Jin sebagai tanda persetujuannya untuk menulis artikel tersebut. Tapi dia kembali membantahnya, dan Joo Young lantas bertanya pada Shin Hyuk “kapan kau akan dewasa, mengapa harus bertingkah seperti itu.” Shin Hyuk hanya menjawabnya dengan enteng, “Besok.”

Sinopsis she was pretty 4

Shin Hyuk bertemu dengan Ha Ri di minimarket. Dan saat Shin Hyuk akan pergi, Ha Ri meminta satu hal padanya. Dan kita bisa melihat Ha Ri dibonceng oleh Shin Hyuk, dan memintanya untuk membawa motornya lebih kencang lagi (sepertinya untuk menghilangkan kepenatannya).

Di pemberhentian bus itu, Hye Jin sejenak berdiri menatap poster yang tertempel disana tentang lukisan Renoir. Karna saking asyiknya melihat lukisan itu, Hye Jin tidak melihat ternyata Sung Joon ada disampingnya menatap poster itu.

Hye Jin tak menyangka akan bertemu Sung Joon disana, dan dia lantas bertanya pada Hye Jin apa dia menyukai Renoir. Hye Jin menjawab bahwa dia sama sekali tak mengenal siapa Renoir, hanya merasa senang ketika melihat lukisannya.

Sung Joon mengaku pada Hye Jin jika Renoir adalah seniman favoritnya; dan kemudian Hye Jin membayangkan Sung Joon kecil ada didepannya. Sung Joon kecil berkata, “rupanya Renoir hanya menggambar masa-masa yang membahagiakan. Karna  ada begitu banyak hal-hal yang tidak membahagiakan di dunia ini, dia ingin menjelajahi masa-masa yang membahagiakan melalu seni. Itulah mengapa kau merasa bahagia ketika melihat karya seninya,” membuat Hye Jin tanpa sadar tertawa di depan Sung Joon.

Sinopsis she was pretty 5

Sung Joon lantas bertanya pada Hye Jin mengapa dia tiba-tiba tertawa, Hye Jin sedikit gerogi dan hanya menjawab, “tidak apa-apa” — dan Sung Joon pamit pergi kembali ke kantior. Tapi, saat Hye Jin duduk sendiri di pemberhentian bus itu, Sung Joon tiba-tiba kembali. Dia duduk di sampingnya, dan memberitahu Hye Jin jika dia akan menemaninya sampai busnya tiba – memberinya alasan karna angin malam bagus,  sehingga dia ingin duduk sebentar diluar.

Duduk hanya berdua di tempat pemberhentian bus itu, Sung Joon bercerita tentang dewa kesempatan (Caerus) dan memperlihatkannya gambar dewa kesempatan itu yang ada di ponselnya. Dia menjelaskan bahwa Caerus hanya memiliki seikat rambut didepan, dan karna dia hanya memiliki rambut di depan, ketika dia datang mendekat maka mudah untuk menangkapnya, tapi ketika kau melepaskannya sulit untuk menangkapnya kembali.

Sung Joon berkata, “itulah alasan mengapa tidak mungkin bagimu untuk mengambil kesempatan yang telah lewat, “dan sepertinya perkataan itu mengena di hati Hye Jin.

Sinopsis she was pretty 6

Ha Ri sangat senang usai kebut-kebutan dengan motor Shin Hyuk. Ha Ri berkata pada Shin Hyuk, “Saya harus kembali ke tempat dimana saya seharusnya.” Sebelum pergi, Shin Hyuk meminta Ha Ria untuk tidak menceritakan tentang dirinya pada Hye Jin. Dia tak ingin Hye Jin sampai tahu bahwa dia tinggal di sebuah hotel.

Di kamarnya, Ha Ri menulis sebuah surat untuk Sung Joon – di awal paragraf surat itu Ha Ri menulis, “Saya merasa saya tidak akan bisa mengungkapkan segalanya dengan berbicara padamu, jadi saya menulis surat ini padamu.”

Sedangkan Hye Jin yang sedang berbaring di dalam kamarnya, mengingat kata-kata Sung Joon tadi tentang dewa kesempatan. Dia kemudian membuka sebuah kotak kecil yang berisi barang-barang lamanya sewaktu masih di SD, dia melihat satu persatu berbagai penghargaan yang ia raih atas prestasinya dalam kompetisi menulis – dan malam itu Hye Jin akhitnya membuat keputusan.

Dia datang menemui Joo Young dan memberitahunya bahwa dia menerima tawaran itu. Hye Jin sibuk mengumpulkan semua materi yang akan ia gunakan dalam artikelnya nanti, dan Shin Hyuk datang ke mejanya untuk mengajaknya keluar selama sepuluh menit untuk makan topokki bersama.

Sinopsis she was pretty 7

Hye Jin tak ambil pusing dengan sikap Shin Hyuk yang terus saja mengganggunya, membuatnya merasa jika Hye Jin yang sekarang telah berubah – tidak asyik lagi untuk diajak main. Tapi melihat Hye Jin yang lagi bertanya pada Joo Young, Shin Hyuk berkata pada dirinya, “Tapi Jacksonku sangat keren.”

Saking sibuknya mengumpulkan semua materi untuk artikel pertamanya, Hye Jin sampai bekerja semalaman dan tertidur di meja kerjanya. Ketika dia terbangun, Hye Jin terkejut melihat sebuah minuman kaleng ada di atas mejanya. Dia meminumnya, dan tanpa ia sadari Sung Joon melihatnya sambil tersenyum dari luar kaca jendela kantor.

Keesokan harinya, Hye Jin memberitahu Joo Young bahwa dia akan pergi ke Paju, kota Yadong  untuk mewawancarai seorang sumber sebagai bahan referensi untuk artikelnya nanti.

Sinopsis she was pretty 8

Sung Joon kaget bertemu dengan Hye Jin di tempat parkiran, dan dia menjelaskan padanya bahwa dia akan pergi untuk wawancara dan Joo Young meminjamkan mobilnya. Hye Jin memberitahu Sung Joon bahwa dia akan pergi ke Paju, kota Yadong  , dan tak lupa Sung Joon mengucapkan selamat padanya karna ini untuk pertama kalinya dia menjadi seorang reporter.

Sambil mengemudikan mobilnya, Hye Jin memutar musik sambil berlatih bagaimana nantinya dia akan berbicara di depan narasumbernya. Dan di kantor ‘Most’, A Reum bingung karna tidak menemukan kunci mobilnya, dan Joo Young tak menyangka jika kunci mobilnya masih ada di atas meja. Hal itu membuatnya kaget karna seharusnya Hye Jin membawa kunci itu; mereka pun menebak jika sekarang Hye Jin sedang mengemudikan mobil A-Reum yang rusak itu — karna mesinnya bisa saja tiba-tiba mati di tengah jalan.

Shin Hyuk langsung menelponnya, tapi sayang Hye Jin sama sekali tidak mendengar bunyi ponselnya yang berdering di dalam tasnya, dia asyik mengemudikan mobilnya sambil mendengarkan alunan lagu yang ia putar. Tapi Hye Jin tiba-tiba merasa ada yang aneh, karna pandangannya tiba-tiba tidak jelas. Tanpa rasa curiga apapun, dia hanya mengira hal itu terjadi karna dia terkena rabun malam, padahal mobilnya mengeluarkan asap yang tebal.

Sinopsis she was pretty 9

Hye Jin tidak menjawab telponnya membuat yang lainnya jadi sangat khawatir terutama Shin Hyuk. Karna takut terjadi sesuatu yang tidak-tidak, Shin Hyuk segera pergi menyusul Hye Jin. Dan Sung Joon yang sedang duduk di restoran menunggu Ha Ri untuk bertemu, tiba-tiba teringat harus menelpon Joo Young untuk menanyakan tentang pekerjaan.

Di telpon, dia mendengar suara Han Sul yang bertanya tentang Hye Jin, sehingga dia balik bertanya pada Joo Young apa yang sedang terjadi. Joo Young menjelaskan bahwa Hye Jin salah membawa mobil A-Reum yang rusak, dan sekarang mereka belum bisa menghubunginya.

Sung Joon hampir tak percaya dengan apa yang ia dengar, dan tanpa sengaja dia melihat berita terbaru yang muncul di sebuah situs – tentang kecelakaan mobil di Paju, kota yadong. Sung Joon segera menyadari bahwa mobil itulah yang dikemudikan oleh Hye Jin. Tanpa pikir panjang dia segera pergi meninggalkan restoran itu, tepat disaat Ha Ri datang sambil membawa surat yang akan ia berikan.

Sinopsis she was pretty 10

Sinopsis she was pretty 11

Baik Shin Hyuk maupun Sung Joon keduanya membawa kendaran mereka dalam kecepatan penuh. Dalam perjalanan menuju Paju ternyata hujan turun, dan Sung Joon sama sekali tidak menghentikan mobilnya karna takut seperti yang biasa ia lakukan. Sambil menyetir, dia mengingat saat-saat berkesan yang ia miliki bersama Hye Jin dan sebuah pertanyaan Shin Hyuk, “Apa kau tak punya perasaan pada pada Hye Jin.” Dia menancap gasnya, dan hal yang serupa juga dilakukan Shin Hyuk yang mengendarai motornya dengan sangat kencang.

Sung Joon akhirnya tiba di tempat kejadian perkara, dan dia berteriak bertanya pada polisi tentang keadaan si pengemudi yang kecelakaan itu. Tapi suara Hye Jin tiba-tiba terdengar — memanggilnya, dan Sung Joon berbalik ke arahnya. Dia berjalan mendekatinya, dan langsung memeluknya. Dan di seberang jalan itu Shin Hyuk ada disana, melihatnya memeluk Hye Jin.

9 comments

  1. Yaaaaaah……, bagian akhirnya selalu bikin penasaran nih.
    Jadi ga sabar sama episode selnjutnya..

  2. Penasaran !!!!!!

  3. Aduhhh …. knp pke udahan lgi 🙁 bkin penasaran aza …. ga sabar nunggu minggi dpan 🙂

  4. Akh… penasaran chingu

    Di tnggu epi slanjutnya

  5. bikin gregetan akhirnya

  6. Kepotong pas dibagian yg bikin penasaran… cant wait…makasih yaa sinopnya

  7. waaah dri tdi pagi nunggu ini parth 2 makasih yaa

  8. Kasian shihyuk ;A; ga sabar pengen liat gimana kalo sung joon tau tentang identitas hyejin yg sebenernya

  9. Ahh gak sabar nunggu kelanjutannya,
    thanks oenie

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*