Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Shopping King Louis Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis Shopping King Louis Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: MBC TV Korea Selatan 

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-2

[Baca juga: Sinopsis Shopping King Louis Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea]

Kepala Pelayan Ho naik ke lantai dua untuk memeriksa apa yang dilakukan oleh ibu Ma Ri di dalam kamar Louis. Tapi setelah mendengar sesuatu terjatuh dia bergegas kesana.

Untungnya Ibu Ma Ri berhasil mengembalikan kotak kecil penyimpanan giginya ke tempat semula tepat disaat kepala pelayan Ho masuk. Dia tampak mencurigakan, dan setelah ibu Ma Ri keluar dari kamar membawa jam Louis, Kepala pelayan Ho melihat kotak kecil dan kursi tidak berada pada tempat yang seharusnya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-3 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-4

Seseorang tampaknya sedang mengawasi kediaman Joong Won yang menyamar sebagai pemotong tanaman, dan dia diam-diam memotret saat kedua orang tuanya datang.

Ayah Joong Won mengangkat sebuah dos dan membantingnya ke meja, sampai istrinya bertanya apa ada sesuatu yang membuatnya tak senang. Suaminya berkata tidak, tapi istrinya kemudian menyarankan agar mereka mengkonsumsi bawang putih hitam tiap hari untuk kesehatan, setelah tadi melihat iklannya. Seketika itu wajah suaminya tampak kusut.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-5

Ibu Joong Won kemudian melihat sebuah kotak berisi sepatu di atas meja. Dia mengira Joong Won membelikan sepatu itu untuknya sehingga mencoba mengepasnya, tapi sepatu itu ternyata tidak pas. “Kau bukan Cinderellanya Joong Won,” ucap suaminya. Menyatukan petunjuk yang ada mereka menduga Joong Won sedang mengencani seseorang.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-6 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-7

Bok Sil memayungi Louis untuk melindunginya dari sinar matahari, sementara Louis duduk dengan santainya sambil mengenakan bantal leher dan mencoba mengingat dimana dia menghilangkan uang mereka dengan petunjuk-petunjuk yang ia tulis di catatan kecil. Tapi tetap saja tidak bisa.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-8 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-9

Telponnya berdering, dan Bok Sil memberitahu Louis bahwa dia terus menerima telpon aneh dari seseorang mulai dari tawaran berhutang hingga asuransi. Louis duduk dengan santainya menjelaskan itu adalah panggilang spamming. Dia menasihati Bok Sil untuk berhati-hati ketika mendapat panggilan semacam itu, dan mengambil contoh dirinya yang dengan mudahnya kena tipu.

Bok Sil kesal karna diceramahi oleh Louis, padahal dia sendiri yang telah menghilangkan semua uang  yang mereka miliki.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-10 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-11 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-12

Pemilik rumah sewa mereka datang bersama In Sung dan membawa banyak  bawang putih. Louis menutup hidungnya dengan tangannya, dan memberitahu mereka dia tak tahu bagaimana mengupasnya. Mereka akan mendapatkan 30 dollar untuk 20 kg, dan Bok Sil berkata mengupasnya sangat gampang. Dia mengingatkan Louis bahwa mereka tak punya cukup uang karna dia terus  shopping, dan berharap Louis bisa  menghasilkan uang dengan melakukan ini.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-13 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-14

Untuk menenangkan pikirannya, Nenek Louis menginap di sebuah hotel mewah di Busan ditemani pelayan setianya, Jung Ran.

Louis mulai  mengupas bawang putihnya dengan telaten meskipun menemui kendala karna matanya tiba-tiba saja pedis setelah mengusap matanya dengan tangan yang ia gunakan mengupas bawang putih, dan pada akhirnya ia menggunakan kaca mata untuk melindungi matanya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-17

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-15 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-16

Seharian mengupas bawang putihnya dia sampai ketiduran ditemani alat pijat bahunya. Bok Sil pulang ke rumah, dan mengomelinya habis-habisan karna tagihan baru Louis yang masuk ke ponselnya mulai dari 70 dollar untuk kacamata dan 80 dollar untuk alat pijat.

Louis memberitahunya bahwa dia membutuhkannya saat mengupas bawangnya, tapi Bok Sil menjelaskan dia hanya akan menghasilkan 30 dollar ketika mengupas bawangnya 20 kg sementara Louis telah menghabiskan 150 dollar untuk membeli perlengkapan. Sehingga Louis harus mengupas tambahan 100 kg untuk bisa mengembalikan uang yang telah ia gunakan.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-18 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-19

Bok Sil menasihati Louis agar sebelum memutuskan untuk membeli sesuatu, dia terlebih dahulu mempertimbangkan apa dia membutuhkannya atau tidak. Louis hanya menundukkan kepalnya karna merasa bersalah, dan berkata ‘Oke.’

Louis kemudian menghampirinya dan mengklarifikasi bahwa dia menulis review untuk alat pijat itu dan mendapatkan diskon 10 dollar, tapi hal itu tak berhasil membuat kekesalan Bok Sil mereda.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-20

Keduanya sejenak duduk diluar sambil minum kopi, dan Louis memberitahu Bok Sil, “Saya merasa dulu adalah orang kaya. Tidak perduli seberapa banyak pun uang yang ku gunakan, saya tidak pernah khawatir tentang uang.”

Bok Sil tak ambil pusing entah dulu dia itu kaya, tapi dia memintanya untuk berjanji bahwa Louis akan mempertimbangkan sebelum membeli apapun mulai dari sekarang.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-21 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-22

Louis bertanya apa menyenangkan di tempat kerjanya, dan Bok Sil berkata dia hanya diomeli setiap hari. Louis penasaran apa bosnya mencari-cari kesalahannya, namun Bok Sil hanya menyikapinya mungkin karna dia kurang bagus dalam pekerjaannya.

Louis menyayangkan hal ini, karna menurutnya bosnya sama sekali tak tahu bagaimana Bok Sil belajar keras tiap malam. “Apa saya harus memberinya pelajaran,” tanya Louis. Bok Sil tersenyum tipis dan berkata: “Saya merasa mengagumkan memiliki seseorang disampingku.”

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-23

Louis kemudian menyinggung tentang promosi yang sedang dikerjakan oleh Bok Sil sehingga ia memberikan ide, sebuah botol. Louis menjelaskan sebuah tren dimulai beberapa tahun yang lalu dimana setiap musim perusahaan akan meluncurkan botol dengan design yang baru karna botol adalah barang yang disukai orang-orang untuk dibawa kemana-mana; dan menambahkan bahwa sebuah botol gratis tahun lalu disebut Botolku menjadi sangat terkenal.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-24

Bok Sil mengembangkan ide dasar yang  di berikan oleh Louis, dan memaparkan semua idenya dengan polosnya pada Ma Ri untuk meminta pendapatnya, dimana ia menyarankan untuk membuat botol dengan desain yang unik untuk mempromosikan Goldline dan menjual botolnya dengan harga murah, sehingga konsumer akan ingin membeli lebih dari satu jika desainnya yang unik.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-25 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-26

Ma Ri memperhatikan dengan seksama ide Bok Sil, dia berpikir untuk meletakkan logo mereka di botol itu, dan mendesain tutupnya untuk  tampak seperti koin emas, yang merupakan lambang mereka sehingga konsumer akan membuka koin emas itu dan meminum spirit Goldline. Dia bahkan  berpikir bagaimana kalau mereka menyebarkan sebuah rumor bahwa meminun air dari botol mereka akan mendatangkan uang, sama seperti sebuah mitos makan mochi akan membantu lulus ujian.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-27 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-28 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-29

Kemudian, keesokan harinya saat semua tim berkumpul, tak satupun dari ide mereka yang berhasil membuat Joong Won terkesima untuk promosi awal yang baru Goldline. Sampai Ma Ri datang dan menunjukkan sebuah botol yang sama persis seperti ide Bok Sil. Sontak Bok Sil terkejut, dan merasa  seperti terkhianati.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-30 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-31

In Sung penasaran melihat baju-baju mahal Bok Sil yang sedang dijemur, sehingga ia bertanya pada Louis. Sementara Louis hanya duduk bermalas-malasan sambil mengenakan pijat bahu, kaca mata hitamnya dan mendengarkan lagu melalui earphonennya; sampai In Sung harus berteriak. Louis menjawab baju-baju itu dari bosnya.

In Sung bertanya apa orang itu laki-laki. Setelah diberitahu bahwa bosnya perempuan, In Sung berkomentar wanita itu pasti malaikat.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-32 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-33

Mata Bok Sil hanya bisa melotot tajam karna apa yang dipresentasikan oleh Ma Ri sama persis dengan proposal yang ada di tangannya sekarang.  Joong Won sejenak menoleh ke arah Bok Sil, dan pada akhirnya dia setuju  dengan idenya, sementara rekan-rekannya yang lain dibuat terkesima.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-34

Di ruang meeting, Bok Sil hanya tertunduk diam dan tiba-tiba saja Kyung Kook merebut proposal Botol Goldline yang dipegang oleh Bok Sil. Ma Ri memasang wajah manis, dan memberitahu mereka bahwa Bok Sil banyak membantunya untuk proposalnya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-35 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-36 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-37

Ma Ri kemudian mentraktir temannya di sebuah bar termasuk Bok Sil. Di depan teman-temannya dia merendah  meskipun rekan-rekannya menyanjungnya  atas idenya yang menakjubkan. Bok Sil merasa sangat terkhianati saat Ma Ri bersikap seolah-oleh ide botol itu adalah miliknya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-38

Kemudian flashback: Setelah rapat, Bok Sil mencuci mukanya untuk menghilangkan kekesalannya, tapi Ma Ri datang dan memberikan kertas proposalnya yang tertinggal di ruang pertemuan. “Apa kau berpikir saya mencuri idemu sehingga kau kelihatan marah?,” ucap Ma Ri. Ma Ri berterima kasih, tapi Bok Sil tak terima permintaan maafnya, karna menurutnya Ma Ri seharusnya minta maaf dan bukannya berterima kasih.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-39 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-40

Ma Ri menertawainya, dan memintanya untuk berhenti berkhayal. Ma Ri memberitahu Bok Sil berkat dirinya dia telah mengubah ide Bok Sil  menjadi sebuah  produk bagus untuk laman Penawaran Hot mereka , dan menurutnya ide itu hanya akan menjadi secarik kertas di tangannya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-41 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-42

Bok Sil hanya diacuhkan oleh rekan-rekannya yang lain, sementara mereka asyik berbincang satu sama lain. Sehingga dia minta permisi untuk pulang lebih awal. Ma Ri kembali bersikap bak malaikat, berniat akan memberikannya ongkos taksi, dan Bok Sil menolaknya. Setelah Bok Sil pergi,  salah satu dari mereka menyebutnya udik dan berani bertaruh dia akan dipecat sebelum akhir bulan.

Tak lama, Joong Won datang ke bar untuk bergabung, tapi ia tampak kecewa setelah melihat Bok Sil telah lebih dulu pergi.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-43 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-44

Di atas bus, dalam perjalanan pulang, raut wajah Bok Sil tampak masam. Namun setibanya ia di tempat pemberhentian bus, hujan turun dengan lebatnya dan ia tak membawa payung.

Bok Sil menaruh tasnya di atas kepalanya sebagai pelindung dan bersiap berlari, tapi Louis datang tepat waktu dan  kemudian memayunginya. Louis bertanya apa semuanya berjalan lancar hari ini, tapi Louis khawatir setelah melihat mata Bok Sil dipenuhi dengan air mata.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-45 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-46

“Saya hanya merasa sangat bahagia,” ucap Bok Sil. Louis tersenyum kecil dan berkata, “Apa kau mengungkapkan perasaanmu untukku atau apa? Apa kau segitu bahagianya melihatku? Dimatamu mengalir air mata.”

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-47 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-48 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-49

“Jangan berlebihan,” bantah Bok Sil. “Saya hanya bahagia mengetahui seseorang ada disampingku.” Louis memeluk Bok Sil dan berkata, “Saya juga sangat bahagia. Saya sangat bersyukur memilikimu disampingku.”

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-66

Mereka pulang ke rumah atap mereka, tapi saat mereka tiba, Bok Sil mengomelinya setelah melihat pakaiannya basah semua karna ulah Louis yang lupa mengangkatnya. Karna saking kesalnya, Bok Sil memukulnya berkali-kali.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-50 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-51

Suara Bok Sil yang mengomeli Louis kedengaran sampai ke lantai bawah, sampai membuat In Sung kesal karna dia merasa terganggu karna sedang menonton TV favoritnya. “Kalian berdua! Apa itu pertengkaran cinta atau apa?”

Bok Sil  bertanya dengan nada yang meluap-luap apa Louis tak tahu betapa sulitnya mencuci tanpa menggunakan mesin cuci. In Sung berteriak agar Bok Sil berhenti mengomeli Louis, tapi saat mendengar Louis berkata bahwa dia akan membelikan yang baru ketika bisa menghasilkan uang, In Sung berguman, “Apa lagi yang dikatakan pria boke itu?”

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-52

In Sung mengeraskan suara TVnya, tapi ibunya malah terbangun dan berteriak sekencang-kencangnya ‘Diam.” In Sung segera tidur dan teriakan keras itu juga terdengar sampai ke lantai atas membuat keduanya kaget. Usai perang dingin, keduanya kemudian tertawa setelah melihat mereka basah kuyup. Keesokan harinya, ternyata Louis bangun lebih awal untuk mengeringkan sepatu Bok Sil dengan hair dryer.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-55 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-56 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-57

Bok Sil tiba di kantor dan melihat sebuah kotak di atas mejanya yang berisi sepasang sepatu cantik, sementara Joong Won yang sedang berada di ruangannya diam-diam mengamatinya. Kedua rekannya menebak sepatu itu adalah pemberian Ma Ri sebagai ucapan terima kasih karna telah membantunya dalam presentasi.

Bok Sil menolak memakainya, dan segera menuju tempat sampah, dan Joong Won segera mengikutinya.  Saat Bok Sil akan memasukkannya ke tempat sampah, Joong Won datang dan  bertanya apa dia akan membuangnya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-58

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-53

Bok Sil  berkata tidak, tapi ia takut hadiah ini nantinya akan berakhir menjadi serangan jantung yang lain, karna mengira ini adalah hadiah pemberian Ma Ri.

Joong Won sepertinya mengerti maksud dari pembicaraannya, saat dia kembali teringat ketika mendapati Bok Sil ketiduran di kantor dan membaca ide proposalnya untuk Goldline.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-59

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-54

Joong Won berkata padaanya bahwa tidak semua orang yang baik padanya hanya ingin menikamnya dari belakang: “Beberapa orang yang baik padamu karna mereka benar-benar tulus mendukungmu untuk melakukan yang terbaik,” dan kemudian memberitahu bahwa sepatu itu adalah pemberiannya, dan memintanya untuk bekerja keras.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-61

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-60

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-62

Bok Sil menerima hadiahnya dengan sangat senang, dan mengenakan sepatunya saat berangkat ke kantor untuk memulai harinya yang baru. Ide botol yang sebenarnya milik Bok Sil, mendapat tanggapan yang bagus di pasaran. Banyak orang membawa botol Goldline, dan saat Bok Sil pergi ke sebuah restoran untuk membelikan minuman rekannya, dia sangat bahagia saat melihat salah satu pelanggan membawa botol Goldline.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-63 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-64

Sepatu baru si pembawa semangat kerja, Bok Sil penuh antusiame tinggi mengerjakan setiap tugas yang diperintahkan, dan diam-diam dari ruangannya Joong Won mengawamatiya.

Bok Sil melatih ucapannya agar tak terdengar aksen desanya. Dia berkali-kali mengucapkan sepenggal kalimat dan merekamnya, dan sekali lagi diam-diam Joong Won memandanginya dari kejauhan.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-65

Kepala pelayan Ho berniat akan membeli alat pijat bahu di toko online, tapi sebelum memutuskan membeli dia tertarik untuk terlebih dahulu membaca review produknya. Namun ia begitu terkejut saat membaca sebuah review produk dari seseorang, yang menggunakan nama Raja Shopping Louis.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-67 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-68

Louis baru saja selesai mandi, tapi ia begitu sangat khawatir saat melihat Bok Sil menggigil dan mengigau. Di tengah hujan yang turun dengan derasnya, ia bergegas pergi menuju minimarket untuk membeli obat demam setelah diberitahu oleh In Sung.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-69 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-70 gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-71

Louis merawat Bok Sil dengan penuh perhatian dan bahkan mengompresnya untuk menurunkan demamnya. Dia bahkan sampai tidur di samping Bok Sil untuk menemaninya.

Keesokan harinya, In Sung bangun dan kaget mendapati ibunya sedang sibuk membuatkan bubur untuk Bok Sil. Ibunya berpendapat Louis tidak akan membuatkan makanan untuk Bok Sil yang sedang sakit. “Dia tidak punya apa-apa selain tampangnya,” ucap ibu In Sung.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-72

In Sung setuju, dia yakin Louis akan membangunkan Bong Sil untuk minta makan walaupun dia sedang sakit. Mendengarnya, Ibu In Sung kesal dan ia berharap bisa mengirimkan Louis ke panti asuhn atau panti sosial, karna jengkel melihatnya.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-73

In Sung datang membawakan bubur  untuk Bok Sil yang telah dibuat oleh ibunya, tapi ternyata dia telah berangkat kerja. In Sung malah memberikan julukan pada Bok Sil, bahwa dia adalah tipe orang yang akan tetap bekerja keras seperti anjing walaupun sedang sakit.

Anak buah Sun Goo akhirnya diberitahu bahwa DNA korban dan giginya tidak cocok. Dia segera menelpon ayah Ma Ri dan menginformasikan bahwa orang yang meninggal dalam kecelakaan itu bukan Louis.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-74

Louis datang ke kantor Bok Sil untuk membawakannya bubur  yang belum sempat ia makan karna mengkhawatirkan kesehatannya, tepat di saat Sun Goo ada disana dan melihatnya dengan penuh keterjutan.

Matanya hanya melotot tajam, saat Louis menghampirinya dan memberinya salam.

gambar-sinopsis-shopping-king-louis-episode-4-bagian-kedua-75

Sumber Dok Gambar: MBC TV Korea Selatan 

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*