Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Sweet Stanger And Me (Man Live At My House) Episode 15 Drama Korea Bagian Pertama

Sinopsis Sweet Stanger And Me (Man Live At My House) Episode 15 Drama Korea Bagian Pertama

Baca Juga :Sinopsis Sweet Stanger And Me (Man Live At My House) Episode 15 Drama Korea Bagian Kedua

Semua Dok Gambar, KBS TV Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Na Ri pun bertemu ayahnya yang ditemani Kim Jung Sook. Na Ri pun terlihat tak senang melihat Jung Sook yang bersama ayahnya. Na Ri mempersilahkan ayah serta Jung Sook untuk masuk ke dalam rumahnya. Jung Sook tak menyangka restoran Hong sudah berubah sangat drastis setiap tahunnya. Jung Sook juga memberitahukan ayah Na Ri yang mengalami radang dingin karena cuaca.

Nan Gil lalu mendekati ayah Na Ri. Ayah Na Ri menasehati Nan Gil untuk segera membuka restoran pangsitnya jika tidak ingin kehilangan pelanggannya. Nan Gil lalu mempersilahkan ayah Na Ri masuk kedalam rumah Na Ri. Duk Bong terlihat tak senang dengan sikap Nan Gil dan menghadangnya. Duk Bong,”Jika kamu berencana untuk pergi, bijaksanalah. Jangan bertingkah kamu seperti menantunya”. Duk Bong mengungkit apa yang telah ayah Na Ri lakukan pada anaknya, namun Nan Gil tak ingin mempermasalahkan hal itu, karena dia tetap ayah Na Ri.

Ayah Na Ri lalu melihat foto istrinya dan terlihat merindukannya. Ayah Na Ri pun terlihat menangis memandangi foto istrinya. Duk Shim lalu menelpon ibunya dan dia heran mengapa sang ibu tak memberikan nomor hp ayahnya. Duk Shim lalu memberitahukan bahwa ayah Na Ri sudah datang selama 20 tahun menghilang.

Ibu Duk Shim berusaha berbicara sopan agar tuan Kwon tak tahu bahwa Duk Shim yang sedang menelpon. Duk Shim meminta nomor hp tuan Kwon, namun ibunya tak memberikannya. Lalu ibu Duk Shim memberitahukan bahwa Duk Shim ingin tahu apa yang dilakukan oleh tuan Kwon, Tuan Kwon,”Apa kamu pikir saya akan membelinya?”. Ibu Duk Shim memberitahukan,”Dia memberitahukan bahwa ayah Na Ri datang kembali ke restoran pangsit Hong”. Mendengar hal itu, tuan Kwon menyuruh istrinya untuk menelpon pengacara mereka.

Na Ri dan Nan Gil sedang merapikan kamar ibu Na Ri, dan Nan Gil menyuruh Na Ri untuk tinggal dekat dengan ayahnya. Na Ri,”Apa yang dari kita bertiga bisa bicarakan?. Bagaimana jika mereka meminta tinggal di ruangan ini?”. Nan Gil,”Saya akan membawa mereka ke Seoul”. Nan Gil meminta Na Ri untuk tidak membersihkan serta melihat barang2 ibunya.

Na Ri sendiri merasa aneh karena dia dan Nan Gil membersihkan kamar ibunya, dan risau dimana  memberikan tempat tidur  buat ayahnya. Na Ri,”Ini seolah2 kita sudah menikah selama 10 tahun. Ini aneh”. Na Ri lalu pergi dari hadapan Nan Gil, lalu pergi ke sisi Jung Sook serta menyuruhnya segera pergi dari rumahnya sambil mengucapkan terima kasih karena sudah mengantar ayahnya. Nan Gil pun muncul dan menawarkan dirinya untuk mengantar Jung Sook.

Duk Bong melihat beberapa berkas blueprint, Duk Bong,”Jadi dia masih bertahan mengikuti blueprint ini?. Direktur sungguh sombong”. Soon Rye juga memberitahukan tuan Kwon sudah menghubungi pengacara perusahaan. Duk Bong bingung dengan apa yang dilakukan ayahnya. Duk Bong juga memberitahukan Soon Rye bahwa ayah Na Ri sudah mendatangi restoran Hong, dan Soon Rye pun pergi.

Na Ri menyuruh ayahnya untuk beristirahat jika dia kelelahan. Namun ayah Na Ri mengaku tak lelah. Na Ri memandangi baju ayahnya dan merasa sedikit kasihan karena pakaian ayahnya yang lusuh. Ayah Na Ri lalu ingin tahu apakah penjual tofu kesukaan istrinya masih sering datang. Namun, Na Ri ingin tahu mengapa sang ayah meninggalkan dia serta ibunya. Na Ri,”Nenek Oh memberitahuku bahwa kamu dan ibu berpisah setelah membawaku ke sebuah perjalanan. Lalu kemana sebenarnya kita pergi?”. Ayah Na Ri menjawab,”Ke rumah orang tua ibumu”. Na Ri mengaku tak mengingat apapun ketika dia bersama ayahnya dulu kecuali berada di dalam pesawat. Ayah Na Ri tak menyangka anaknya masih mengingat hal itu.

Nan Gil membawa Jung Sook sembari bertanya,”Kamu mengunjungi restoran setahun yang lalu kan?”. Jung Sook,”Saya terkejut ketika membaca catatanmu. Ayah Na Ri ingin tahu jadi saya bisa datang”.   Nan Gil ingin tahu apakah Jung Sook sering datang ke restoran Hong semenjak ibu  Na Ri meninggal dunia.

Jung Sook berusaha mengalihkan pembicaraan dan menjelaskan bahwa pihak Dada Finance seringkali menegaskan padanya bahwa Nan Gil adalah orang yang mengambil tanah restoran ibu Na Ri. Karena alasan inilah, Jung Sook memberitahukan  keberadaan Na Ri kepada ayahnya, dan tak menyangka ayah Na Ri ingin melihat anaknya. Jung Sook memberitahukan ayah Na Ri ingin mengambil kembali tanah ibu Na Ri dan melempar Nan Gil dari restoran Hong.

Na Ri sedang melihat2 buku, dan tak lama Nan Gil muncul. Nan Gil lalu ingin tahu apa yang dipikirkan oleh Na Ri. Na Ri bingung apakah dia harus menerima ayahnya, serta menjaga ayahnya. Nan gil,”kepalamu menderita karena dirimu”. Na Ri mengaku sudah menyuruh ayahnya untuk hidup dengan bebas, namun tak ingin Nan Gil pergi darinya. Na Ri,”Mungkin kita tidak seharusnya melakukan perjalanan”.

Nan Gil lalu memegang tangan Na Ri dan hendak mengajarkannya cara membuat pangsit. Nan Gil lalu mengajar Na Ri dengan keras cara membuat adonan pangsit, dan Na Ri sedikit kesal. Na Ri lalu merasa ayahnya tidak boleh tinggal sepanjang waktu di rumah, dan ingin mengajarkan sang ayah cara membuat pangsit. Na Ri lalu mengotori wajah Nan Gil, dan Nan Gil ingin membalas perlakuan Na Ri itu. Namun Nan Gil tak jadi melakukannya, dan membersihkan wajah Na Ri.

Ayah Na Ri lalu melihat restoran Hong dan merasa dia sudah membangun restoran itu semenjak dulu. Yong Kyo meledek,”Itu  kebohongan. Boss dan saya yang merenovasinya”. Yong Kyo lalu mendekati ayah Na Ri dan mengajaknya untuk membuat pangsit. Namun ayah Na Ri tak ingin melakukannya dengan alasan memiliki penglihatan yang kurang baik. Ayah Na Ri memanggil Nan Gil, dan bertanya mengapa dia selalu berusaha untuk menghindarinya. Nan Gil,”Saya tidak menghindari anda. Saya melakukan pekerjaanku”.

Ayah Na Ri ingin tahu mengapa anaknya Na Ri tak memiliki pekerjaan, dan malah Nan Gil yang menangani restoran Hong. Ayah Na Ri,”Apa kamu tak beruang dan tak punya rumah?. Dimana semua uang yang didapatkan dari restoran?”. Ayah Na Ri menegaskan dia tak senang dengan keberadaan Nan Gil. Ayah Na Ri,”Semua ini adalah tanahku dan milik Na Ri. Restoran ini juga milikku”. Tak lama Na Ri muncul dan marah kepada ayahnya, Na Ri,”jika kamu punya pertanyaan, tanyakan padaku aku saja. Jika kamu bosan, buatlah pangsit”. Ayah Na Ri mengaku tak ingin membuat pangsit lalu pergi.

Duk Bong lalu bertemu dengan tuan Kwon serta pengacara mereka. Duk Bong ingin tahu mengapa ayahnya datang ke kantornya. Ayah Duk Bong menjelaskan jika Duk Bong tetap berhenti dengan pengembangan proyek mereka di tanah restoran Hong, maka tuan Kwon tak memiliki pilihan selain melaporkan ayah Na Ri. Duk Bong,”Status batasan selama 20 tahun tentang klaim obligasi sudah berakhir”.

Pengacara memberitahukan ke Duk Bong bahwa dia akan menuntut ayah Na Ri karena memalsukan laporan kematiannya guna menyembunyikan identitasnya, dan menegaskan ayah Na Ri akan dituntut dengan 10 tahun penjara. Tuan Kwon menegaskan masalah justru akan membuat hubungan Duk Bong dengan Na Ri menjadi rusak.

Tuan Kwon heran mengapa Duk Bong tak kuatir dengan dirinya sendiri. Tuan Kwon marah dengan pembalasan dendam Duk Bong  selama ini padanya. Tuan Kwon berteriak keras,”pada akhirnya, kamulah yang memilihku”. Duk Bong menegaskan,”Saya tidak akan mengambil sisimu kali ini”. Tuan Kwon pun merasa ingin bertemu dengan Na Ri. Duk Bong marah dan menegaskan bahwa tuan Kwon jangan pernah berani menyentuh Na Ri.

Ayah Na Ri lalu memandangi foto istrinya serta merindukannya. Na Ri berada di toko swalayan mencari baju, dan Nan Gil teringat ketika Na Ri mengatakan mereka seperti sudah menikah 10 tahun.  Na Ri heran mengapa ayahnya datang membawa kopor tanpa pakaian. Na Ri,”Dia pastinya mengenakan pakaian yang sama selama 20 tahun”. Nan Gil lalu mengaku teringat dengan perkataan Na Ri yang menyinggung mereka seperti sudah menikah selama 10 tahun.

Kali ini, Na Ri tak ingin mereka membicarakan hal2 romantis. Nan Gil dan Na Ri minum kopi bersama, dan Nan Gil meminta Na Ri untuk berhenti menyuruh ayahnya  membuat pangsit, karena ayah Na Ri tidak pernah membuat pangsit sebelumnya. Hal ini diketahui oleh Nan Gil dari ibu Na Ri sendiri. Na Gil lalu menceritakan masa kecilnya dulu, yakni  ketika dia tahu ayah Na Ri membeli pangsit dari pasar dan menaruhnya di restoran Hong tanpa diketahui oleh ibu Na Ri. Na Ri merasa hal itu adalah hal memalukan bagi restoran Hong.

Na Ri,”Bagaimana jika kamu bertemu denganku ketika saya bersama ibunda?”, Nan Gil lalu mempraktikkan seakan baru bertemu dengan Na Ri dan memperkenalkan namanya.  Nan Gil  merasa Na Ri tak senang dengan caranya memperkenalkan dirinya. Namun Na Ri justru merasa senang ketika dia bertemu dengan Nan Gil pertama kalinya di tanah milik ibunya. Saat itu Nan Gi menakuti2 Na Ri dan mengaku melihat seekor ular. Na Ri tersadar mungkin Nan Gil dikirim oleh ibunya untuk menghiburnya. Keduanya menatap sepasang kekasih berduaan, dan Na Ri mengajak Nan Gil untuk melihat video seekor anjingnya. Tak lama Duk Bong menelpon, dan merusak romantisme keduanya.

Soon Rye bertemu dengan ayah Na Ri sambil menyuruhnya berbicara dengan tuan Kwon. Tuan Kwon,”Saya yakin kamu pikir kamu bisa mengklaim tanah ini. Sekarang ibu Na Ri meninggal. Mulai sekarang, lakukan apa yang saya katakan”. Ayah Na Ri,”Penglihatan saya membaik dan memiliki energi untuk mematuhi perintahmu”. Tuan Kwon menjelaskan mengapa Nan Gil bisa memiliki tanah ibu Na Ri, karena ayah Na Ri sudah masuk kedalam lubang.

Tuan Kwon menyuruh ayah Na Ri untuk segera memenjarakan dirinya, mendapatkan hukuman lalu membersihkan namanya. Ayah Na Ri tak ingin masuk ke penjara di usia tuanya sekarang. Tuan Kwon lalu memberitahukan bahwa anaknya memiliki perasaan dengan Na Ri, dan akan segera menemuinya. Tuan Kwon sudah tak tahan melihat anaknya menjadi pengacara sukarela buat Na Ri. Tuan Kwon menyuruh ayah Na Ri untuk bekerjsama dengan  penyidik lalu memindahkan semua aset tanah ibu Na Ri atas namanya.

Duk Bong, Na Ri, serta Nan Gil pun bertemu bersama, dan membicarakan dokumen kematian ayah Na Ri 5 tahun yang lalu. Duk Boing,”Memalsukan dokumen resmi akan memenjarakanmu. Apa yang ayahmu sudah lakukan?. Orang normal tidak boleh melakukan hal ini”. Duk Bong heran mengapa ayah Na Ri tiba2 muncul setelah 20 tahun menghilang. Na Ri bingung apa yang harus dilakukannya buat sang ayah. Duk Bong pun berjanji akan menyusun rencana  lain untuk ayah Na Ri. Duk Bong mengajak Nan Gil untuk membantunya dengan mengubah kepemilikan tanah  ibu Na Ri ke atas nama Na Ri, sambil berjanji tidak akan membangun resort di tanah Na Ri.  Lalu setelahnya, Duk Bong berjanji akan berhenti menjadi pengacara Na Ri.

Ayah Na Ri datang ke restoran Hong dan mencari Na Ri. Namun karena tak melihat Na Ri, ayah Na Ri meminta uang dari Yong Kyoo agar bisa naik taksi. Akhirnya, Na Ri menandatangani perjanjian pemindahan kepemilikan. Tak lama, Na Ri mendapat panggilan telepon dari polisi. Na Ri dan ayahnya pun berbincang. Ayah Na Ri mengaku tak ingin selamanya lari, sehingga dia bertemu dengan polisi. Ayah Na Ri,”Mereka bilang hanya ini cara untuk mengembalikan namaku. Ini akan lebih mudah bagiku, jika saya memiliki pengacara”.

Na Ri lalu memberitahukan bahwa ayahnya sudah memenjarakan dirinya sendiri, dan Duk Bong pun bergegas ingin menangani masalah ini. Na Ri pulang ke rumahnya, dan menyalahkan gen dari ayahnya. Nan Gil meminta Na Ri untuk berpikir positif, karena ayah Na Ri melakukan ini untuk mengembalikan kembali namanya, dan tidak ingin menyembunyikan dirinya selamanya. Nan Gil menyuruh Na Ri untuk percaya kepada Duk Bong untuk menangani masalah ini.

Duk Bong lalu membaca berkas kasus ayah Na Ri, dan ayah Na Ri senang melihat Duk Bong serta berharap dia bisa menjadi menantunya. Ayah Na Ri ingin tahu Duk Bong anak tuan Kwon yang keberapa. Duk Bong lalu tahu ayah Na Ri  sebenarnya sudah bertemu dengan tuan Kwon ayahnya, namun ayah Na Ri mengelak. Duk Bong,”Memalsukan dokumen resmi suatu tindak kejahatan..”. Ayah Na Ri sebaliknya ingin tahu seberapa lama Duk Bong sudah mengenal anaknya.

Duk Bong lalu menjelaskan ayah Na Ri pernah membawa kabur Na Ri ketika dia kecil. Atas kesalahan itu, Duk Bong menjelaskan ke ayah Na Ri bahwa dia dapat dinyatakan bersalah karena menculik anaknya sendiri. Ayah Na Ri,”Tuan Kwon yang memberikanku biaya penerbangan dan membuatku melakukannya”. Ayah Na Ri memberitahukan tuan Kwon sudah membuat keluarganya menderita demi mendapatkan tanah ibu Na Ri. Duk Bong pun merenung di mobilnya, karena hal ini.

Semua Dok Gambar, KBS TV Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*