Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 3 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 3 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-2

[Baca juga: Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 3 Bagian Pertama Drama Korea]

Duk Bong menolak untuk segera pergi, dan meneguk minuman kaleng yang diberikan oleh Nan Gil. Tapi Nan Gil  hampir membuat Duk Bong tersedak saat dia memanggilnya ‘nak’ dan bertanya apa pekerjaan ayahnya.

Dia kembali bertanya apa Duk Bong memiliki saudara kandung, dan apa keluarganya akur. Duk Bong  memanggilnya ‘Nan Gil,’ tapi  Nan Gil malah mengingatkan Duk Bong  bahwa dia adalah orang tua Na Ri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-3 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-4

Duk Bong  merasa Nan Gil mengira dia tertarik pada putrinya, sehingga berniat untuk menjelaskan alasan kedatangannya adalah untuk membela…., tapi Na Ri tiba-tiba berteriak memanggil Nan Gil ‘ayah.’ Sontak Nan Gil terkejut sekaligus senang dan  kemudian  turun ke bawah mengambilkan minuman sesuai permintaan Na Ri.

Setelah mereka hanya berdua Duk Bong  tak percaya mengapa Na Ri sampai berani memanggilnya ayah, dan Na Ri malah balik bertanya mengapa dia mencoba membongkar identitas kliennya.  Dia mempertanyakan apa Duk Bong pernah membela seseorang, karna sepengetahuannya klien memiliki hak untuk privasi.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-5 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-6

Turun ke lantai bawah, Duk Bong dan Nan Gil saling menatap satu  sama lain dengan sinis. Emosi Duk Bong memuncak saat Nan Gil memintanya untuk mengucapkan selamat tinggal, tapi Na Ri segera menariknya keluar rumah.

Duk Bong  bertanya pada Na Ri bagaimana dia bisa mentolerir anak nakal yang kasar itu, tapi Duk Bong mengakui dia menahannya karna membutuhkan tanah ini,  dan mengingatkan Na Ri bahwa mereka ada di pihak yang sama.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-7 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-8

Duk Bong mentos tangan Na Ri, dan berkata, “Kita bisa melakukannya,” meskipun sebenarnya Na Ri mengulurkan tangannya untuk melepasnya pergi.

Setelah Duk Bong pergi, pertama-tama Na Ri teringat pesan Duk Bong bahwa dia harus mencurigai Nan Gil secara menyeluruh. Dia lantas masuk ke dalam rumah,  dan  diam-diam menatap Nan Gil dari belakang untuk mencari kunci, yang sedang sibuk memasak untuk persiapan peringatan hari ulang tahun ibunya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-9

Tapi dia tertangkap basah, dan Na Ri mengklarifikasi bahwa dia tidak melihat apapun. Keduanya malah bercekcok di dapur saat Na Ri tiba-tiba menaburkan biji wijen pada makanan yang akan dihidangkannya.

Na Ri meminta penjelasan atas sikapnya tadi di depan Duk Bong, seolah-olah dia adalah ayahnya. Tapi Nan Gil balik mengungkit bawah Na Ri yang lebih dulu memanggilnya ayah, membuatnya geli. Na Ri menyinggung tentang ponsel ibunya yang masih aktif, dan mencurigai  dia yang menyimpan ponsel ibunya. Dia bertanya apa ada alasan mengapa orang-orang tidak boleh tahu, dan apa yang sedang ia sembunyikan.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-10 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-11

Dia kembali bertanya mengapa gudangnya terkunci, padahal itu adalah tempat kenangan bersama ibunya. Na Ri protes mengapa Nan Gil menempatkan dinding antara ibunya dan dirinya. Nan Gil memintanya diam dan menghormati hari ulang tahun ibunya hari ini, tapi Na Ri justru memintanya untuk memiliki hati nurani.

Na Ri bertanya apa Nan Gil mendekati ibunya karna uang; setelah mengetahui rumah ini, rumah Paman, dan tanah di sekitar danau adalah milik ibunya. Tapi Nan Gil memberitahu satu hal pada Na Ri bahwa ibunya yang mendekatinya terlebih dahulu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-12 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-13

Na Ri mendesak Nan Gil untuk diberikan ponsel ibunya, tapi Nan Gil menolak dan menegaskan bahwa Na Ri tidak punya hak. Na Ri  mempertanyakan  kalau begitu mengapa Nan Gil tidur di restoran dan tidak mengusirnya  untuk menggunakan kamar tidur utama.

Nan Gil menjelaskan bahwa dia harus mengaduk adonan dan memiliki cara yang unik, dimana dia harus membolak-baliknya sepanjang malam dan mengatur suhunya sehingga mengharuskannya berada dekat dengan ruang kerja restoran.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-14 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-15

Na Ri kembali bertanya apa Nan Gil tidak tidur sekamar dengan ibunya, tapi Nan Gil malah merasa tak nyaman dengan pertanyaannya dan bertanya-tanya apa Na Ri penasaran seperti apa hubungan mereka.  Nan Gil bertanya apa Na Ri tidak suka dia memiliki rumah ini,  atau apa  Na Ri membutuhkan uang.

Na Ri memberitahu Nan Gil bahwa dia cukup menakutkan ketika marah, dan bahkan menyebutnya ‘sang legendaris Ko Nan Gil.’ Dia ingin tahu bagaimana dan berapa banyak yang ia butuhkan untuk menjadi legenda dalam bidang itu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-16 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-17

Nan Gil mendekatkan wajahnya pada Na Ri dan berkata bahwa seorang legenda tidak pernah berbicara tentang kisah legendaris mereka. Dia memberitahu Na Ri, “Saya akan membuat pangsit dan akan tinggal disini sampai pohon yang aku tanam di tepi danau tumbuh tinggi.” Dia menyudahi percekcokan mereka berdua dan menyuruh Na Ri berganti pakaian untuk memperingati hari ulang tahun ibunya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-18 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-19

Mereka berdua duduk di depan meja altar Ibu, dan  Na Ri kemudian bercerita bahwa sejak ia masih kecil, dia hampir tak punya teman. Nan Gil berkata dia juga tahu, tapi dia hanya diam saat Na Ri bertanya apa ibunya juga memberitahu hal itu. Na Ri kembali bercerita bahwa dia mendengar teman-temannya mengatakan bagaimana ayahnya lari dan pangsit mereka terasa tidak enak, dan setelah itu dia merasa mereka mengejeknya dan menghindarinya. Dan sejak saat itu, ibu adalah teman, ibu dan ayahnya, dan segalanya baginya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-20 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-21

Dia berencana akan mencari tahu apa yang terjadi pada ibunya, dan menyarankan agar Nan Gil sebaiknya mengakui sesuatu. Na Ri menunggu dengan penasaran saat Nan Gil berkata akan mengakui sesuatu, tapi ternyata dia malah mengakui bahwa pangsit keluarganya memang terasa mengerikan sebelum dia datang kesini.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-22

Bel pintu berbunyi ternyata tamu yang datang adalah kekasih Na Ri. Dia datang untuk memperingati ulang tahun mendiang ibunya dengan membawa dua botol arak, tapi Na Ri malah acuh tak acuh padanya, berbeda dengan Nan Gil yang menyambutnya dengan baik dan mempersilahkannya masuk.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-23 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-24

Saat Na Ri sedang tidak ada, Doo Jin bertanya apa Na Ri sama sekali tidak tahu apa-apa. Kita melihat ternyata, Nan Gil datang menemui Doo Jin untuk membayarkan hutang paman Na Ri dalam bentuk cek.

Doo Jin tak mengerti mengapa dia membayarkan uangnya kembali  dan Nan Gil meyakinkan Do Jin bahwa dia tidak ikut campur dalam hubungan mereka, hanya saja dia berpikir seharusnya tidak ada masalah uang diantara mereka berdua. Nan Gil kemudian berpesan agar Doo Jin mengatakan pada Na Ri bahwa pamannya yang telah membayarnya, dan kemudian pamit pergi.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-25

Doo Jin mengejar Nan Gil untuk mengembalikan uangnya, tapi dia malah mendapati wajah Nan Gil tampak pucat berbeda saat mereka bertemu di restoran. Nan Gil terus berjalan, mengacuhkan Doo Jin, tapi kepalanya pening dan nafasnya terengah-engah.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-26 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-27

Kembali ke masa sekarang, Doo Jin bertanya apa dia sakit. Dia merasa hari itu dia kelihatan lemah, tapi saat melihat Na Ri  datang menuju mereka, Nan Gil mendorongnya untuk menutup mulutnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-28

Tak ada lauk pauk untuk Doo Jin, yang ada hanya  gelas kecil untuk minuman alkohol dan camilan. Nan Gil dan Doo Jin minum alkohol, sementara Na Ri diam-diam hanya menuangkan air putih di gelasnya. Nan Gil dan Doo Jin sudah mabuk berat, sementara Na Ri hanya pura-pura mabuk di depan mereka.

Yeo Joo sedang dalam perjalanan menuju rumah Na Ri untuk menjemput Doo Jin setelah mengetahui dia mabuk berat. Dia ditelpon oleh temannya Yong Chul, dan kemudian bertanya apa Yeo Joo punya harga diri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-29

Yeo Joo berusaha menahan dirinya di telpon, dan bertanya apa dia tahu apa yang pria inginkan – seorang wanita  yang seperti teman, kekasih, seorang ibu, seorang putri, malaikat dan penyihir. Dia berkata wanita seperti itu ada: “Dan itulah aku. Membodohi orang itu mudah. Harga diri? Berikan itu kepada anjing,” dan kemudian  menutup telponnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-30

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-31

Wajah Nan Gil dan Doo Jin sudah merah merona karna  mabuk berat, sementara Na Ri diam-diam masuk ke kamar Nan Gil untuk mencari petunjuk. Dia gagal membuka kode ponselnya, tapi dia mendapati dompetnya di atas meja. Begitu terkejutnya Na Ri setelah melihat kartu identitas Nan Gil, ternyata dia kelahiran tahun 1990, terlalu brondong.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-32 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-33

Selain KTP, dia juga mendapati sebuah foto,  yang mengingatkannya akan ucapan Nan Gil bahwa dia akan tinggal disini sampai pohon yang ia tanam di tepi danau tumbuh tinggi. Na Ri berhasil mendapatkan sebuah kunci yang selama ini ia incar, dan kemudian membakar ujung kunci itu dengan korek gas, dan mengambil sidiknya menggunakan sebuah selotip, mungkin untuk membuat kunci serep.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-34 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-35

Dia kemudian turun ke lantai bawah dan mendapati keduanya mabuk berat. Doo Jin menuangkan segelas minum alkohol dan memberikanya pada Na Ri sebagai permintaan  maafnya. Tapi Na Ri tersinggung setelah mendengar ucapan Nan Gil bahwa seharusnya mereka bertengkar tentang hal-hal konyol seperti ini sebelum menikah,  sampai mendorongnya untuk meneguk segelas alkohol sungguhan.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-36 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-37

Yeo Joo tiba di lingkungan tempat tinggal Na Ri, dan bertanya pada seorang gadis  yang kebetulan lewat di depannya dimana Pangsit Hong. Ternyata gadis remaja itu adalah adik Duk Bong. Dia hanya menatapnya dengan sinis, dan menunjuk ke sebuah  lorong.

Pada akhirnya Na Ri meneguk alkohol  yang dituangkan oleh Nan Gil. Dia sudah mabuk berat,  sementara Doo Jin sudah tertidur pulas. Na Ri kemudian berkata bahwa hari terberat untuknya adalah saat ibunya meninggal, tapi pacarnya selingkuh darinya. Na Ri bertanya apa itu sebuah perselingkuhan yang konyol, dan Nan Gil minta maaf karna telah menyebutnya demikian.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-38 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-39

Na Ri lanjut bercerita  bahwa Doo Jin selingkuh dengan juniornya di tempat kerja, yang menurutnya muda dan menjengkelkan.  Na Ri kembali bertanya apa itu perbedaan usia yang konyol.  Na Ri mengakui bahwa Doo Jin mulai meminta hal yang konyol, yaitu meminta seseorang yang sedang berkabung untuk berhenti menangis.

Dia menunjuk ke arah Doo Jin yang tengah mendengkur dan berkata, “Orang itu menjadi sebal karna aku sedih setelah kehilangan ibuku.”  Doo Jin telah berpura-pura menghiburnya, membuat janji-janji palsu, dan mengkhianatinya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-40 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-41

Nan Gil  kemudian memberitahu Na Ri bahwa dia akan mengurus Doo Jin untuknya. Dia mengangkat tubuh Doo Jin  untuk melemparnya keluar. Tapi saat mereka keluar, ternyata Yeo Joo telah berdiri di depan rumah mereka.

Na Ri kesal melihatnya datang, terlebih lagi dia dengan berani memanggil nama pertamanya. Yeo Joo menjelaskan bahwa dia datang karna ditelpon oleh Doo Jin. Tapi karna kesal, Na Ri menyebut  Yeo Joo supir dan memerintahkan Nan Gil untuk memasukkan Doo Jin ke dalam mobil, tapi dia tidak sengaja menabrak Yeo Joo.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-42

Yeo Joo  berbalik dan terpukau melihat penampilannya,  dan mengira dia adalah adik Na Ri. Dia bersikap manis di depannya, tapi hal itu malah membuat Na Ri kesal sehingga mendorong Yeo Joo, sampai  membuat Nan Gil terjatuh ke tanah bersama Doo Jin.

Nan Gil mengklarifikasi pada Yeo Joo bahwa dia bukan adik Na Ri, tapi Na Ri segera menutup rapat mulutnya untuk mencegahnya mengungkapkan  yang sebenarnya. Na Ri tahu bahwa Yeo Joo selalu melakukan apapun yang ia inginkan, dan mengingatkan bahwa dia seharusnya tidak datang kesini  kalau memiliki rasa hormat.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-43 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-44

Yeo Joo malah meminta Na Ri untuk tidak meminta Doo Jin datang padanya, ataupun merengek. Yeo Joo berkata dia adalah korban dalam hal ini, tapi Na Ri tiba-tiba menendang mobil Doo Jin untuk meluapkan kekesalannya.

Na Ri memberitahu Yeo Joo bahwa hari ini adalah hari ulang tahun ibunya, sehingga ia seharusnya tidak datang. Dia menyebut Na Ri perempuan tidak tahu malu, dan hanya perduli pada dirinya sendiri. Na Ri mengancam akan membalas apa yang paling ia takutkan dengan memberitahu semua orang di tempat kerja apa yang telah ia lakukan dan akan memberitahu Doo Jin tentang masa lalunya yang kotor.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-45 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-46

Sontak Yeo Joo ketakutan, sampai ia meminta maaf atas kesalahannya. Dia bahkan berpura-pura berlutut di depannya, tapi Na Ri berkata bahwa dia akan memberitahu semua orang setiap kali dia mau supaya Yeo Joo selalu cemas dalam  kehidupannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-47 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-48

Na Ri kembali menendang mobil Doo Jin dan  berjalan masuk ke dalam rumah. Nan Gil keluar dari mobil Doo Jin dan memperbaiki kaca spion yang tadi di putar oleh Na Ri. Dalam keadaan mabuk, Nan Gil berpesan agar Yeo Joo berhati-hati dan jangan sampai mendapat kecelakaan karna Na Ri akan menyalahkan dirinya sendiri dan menjadi stres.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-49 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-3-bagian-kedua-50

Yeo Joo benar-benar dibuat stres dengan kejadian hari ini, tapi Nan Gil ragu kalua Ye Joo adalah junior Na Ri.

Saat berdiri di depan pintu, Na Ri teringat akan Nan Gil yang masih berada di luar. Na Ri kembali keluar untuk memangilnya masuk ke dalam rumah, tapi Nan Gil yang sudah mabuk berat tiba-tiba saja jatuh bersandar di pundaknya.

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*