Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 4 Bagian Pertama

Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 4 Bagian Pertama

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Live in My House) Episode 4 Bagian Kedua]

Nan Gil yang mabuk berat bersandar di pundak Na Ri saat dia memeganginya. Nan Gil bergumam, “Hong Na Ri percayalah padaku, “ dan kemudian tersenyum dengan imutnya saat Na Ri bertanya-tanya apa maksudnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-4

Na Ri segera bangun  ketika cahaya mobil datang menuju mereka. Dia mendorong Na Ri dari jalan, sementara Nan Gil jatuh di jalan sendirian, tapi mobil itu berhenti sebelum menabrak seseorang. Nan Gil memberikan tanda bahwa dia baik-baik saja, dan Duk Bong keluar dari mobil untuk melihat apa yang terjadi.

Na Ri berteriak pada Duk Bong karna telah mengemudi begitu ceroboh, saat dia dan Nan Gil berdiri. Nan Gil menghampiri Na Ri untuk melihat apa dia baik-baik saja, dan dia segera masuk ketika Na Ri meyakinkannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-5

Duk Bong menyadari mereka berdua mabuk, dan Na Ri berkata bahwa ini adalah perayaan kematian ibunya. Na Ri kemudian bersikap formal padanya dan menunduk untuk mengucapkan selamat jalan, dan Duk Bong bertanya-tanya apa dia manis karna  sedang mabuk. Duk Bong memberitahu Na Ri bahwa dia akan  pergi ke Seoul sebagai pengacaranya untuk mengajukan keluhan pada pengadilan, kemudian mengomel pada dirinya sendiri ketika  Na Ri sama sekali tidak merespon.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-6 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-7

Nan Gil mencuci wajahnya  untuk membuat dia sadar, kemudian memerintahkan Na Ri untuk berhenti sebelum dia masuk ke dalam. Nan Gil berkata dia benci minum karna itu membuatnya bodoh, dan menuduh Na Ri membawa Dong Jin kesini untuk membuatnya mabuk.

Nan Gil memberitahu Na Ri untuk tidak bersikap seolah-olah dia baik-baik saja setelah putus dengan Dong Jin setelah melalui banyak hal bersama-sama. Nan Gil berkata untuk tidak marah, tapi menghibur dirinya, dan menemukan kedamaian. Ketika Na Ri bertanya apa dia harus melakukan semua itu dan kemudian memaafkan Dong Jin, Nan Gil malah berteriak dengan marah bahwa dia tidak akan pernah menerima si brengsek itu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-8 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-9

Na Ri berkata dia berpura-pura akrab sebelumnya, tapi Nan Gil berkata mulai dari sekarang, dia tidak tahan pada Dong Jin – si plin plan. Nan Gil meluapkan kekesalannya pada Dong Jin yang membuat Na Ri tidak tahan untuk tersenyum dan merasa terhibur,  dan  kemudian Nan Gil kembali berkata bahwa Dong Jin memiliki senyuman yang aneh dan cara makannya berisik.

Na  Ri  berusaha menahan tawanya, tapi dia berbalik dan mengingatkan dirinya untuk tidak mempercayai Nan Gil. Tapi Nan Gil kembali berteriak menghina Dong Jin (“Dia tidak menghabiskan minumannya, dan bahunya pun tidak rata), dan Na Ri sangat terhibur.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-11

Sampai Nan Gil menyebutkan Yeo Joo, dan Na Ri berbalik sambil memelototinya dengan  kesal. Nan Gil tahu dia  dalam masalah sehingga mencoba untuk menghindar, tapi Na Ri berkata bahwa dia pasti melihat Yeo Joo dengan jelas, untuk seseorang yang seharusnya begitu mabuk sampai sulit berjalan lurus.

Terpojok, satu-satunya yang bisa dilakukan Nan Gil untuk menghindar adalah saat menutup mulutnya ketika akan muntah dan kemudian pergi. Ketika Nan Gil masuk ke dalam rumah, dia langsung berbaring bahkan tanpa melepaskan dasinya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-13

Yeo Joo mengemudiakan mobilnya sampai ke Seoul, sementara Dong Jin  berakhir tidur di bawah kursi mobil, dan menolak untuk bangun. Mengambil kesempatan dari situasi tersebut, Yeo Joo mengambil ponselnya dari  kantongnya dan memeriksa smsnya, dan mendapati sebuah percakapan dengan ibu Dong Jin dimana Dong Jin memberitahunya bahwa rencana pernikahannya baik-baik saja.

Karna kesal, Yeo Joo  membuka file foto Dong Jin dan menghapus satu persatu foto Na Ri sebelum meletakannya kembali ke saku celananya. Yeo Joo meninggalkannya mendengkur di  bawah kursi mobilnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-15

Berpakaian serba hitam, adik Duk Bong, Duk Shim, melompat melewati pagar dan masuk ke dalam restoran.  Duk Shim menyelimuti Nan Gil, dan meletakkan sebuah bantal di bawah kepalanya. Nan Gil sedikit terbangun, tapi dalam pandangannya yang masih mabuk, dia melihat wajah Na Ri bukannya wajah Duk Shim.

Sementara itu, Na Ri menggunakan sidik kunci gudang yang tadi dia dapatkan untuk membuat sebuah kunci serep dari besi.  Na Ri sejenak pergi ke kantor, kemudian bergegas menuju gudang. Kunci serep yang ia buat ternyata berfungsi, sehingga dia masuk ke dalam.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-17

Duk Shim melihatnya  dan mengikutinya, mengamati Na Ri saat dia turun ke bawah. Duk Shim kemudian menutup pintunya dan menguncinya, dan mengumandangkan, “Perang telah dimulai, dasar mata duitan.” Na Ri memohon agar pintunya dibukakan, dan ketika  tak ada yang membukakannya pintu, dia menduga Nan Gil  yang menguncikannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-18

Nan Gil bangun di pagi hari, masih berpakaian lengkap meskipun masih sedikit pusing. Ponselnya memberitahunya bahwa ada dua usaha yang gagal untuk masuk ke ponselnya tadi malam, dan  dia menghela nafasnya saat kembali melihat wajah Na Ri. Nan Gil kemudian pergi ke restoran untuk minum, dan tiba-tiba kumpulan gambaran memalukan dari kejadian semalam muncul dalam ingatannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-19

Ketakutan, dia pergi menyirami tanaman di pekarangan rumah, dan ragu-ragu apakah dia harus membangunkan Na Ri. Dia memutuskan membawakan air, tapi Na Ri tidak ada di dalam  kamarnya. Nan Gil khawatir dia telah melakukan sesuatu yang salah pada Na Ri dan kemudian keluar menuju restoran.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-20

Na Ri ada di dalam gedung, menggigil  kedinginan di atas lantai. Na Ri bangun dalam suasana hati yang buruk dan berteriak memanggil nama Nan Gil, untungnya Nan Gil mendengarnya saat dia berjalan kembali ke kantor. Na Ri memerintahkannya untuk membantunya keluar, dan ketika Nan Gil membantunya, Na Ri bertanya dengan marah mengapa dia menguncikannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-22

Saat Na Ri berteriak bahwa dia bisa saja mati di dalam sana, Nan Gil berusaha memahami bahwa dia terkunci di dalam, tapi membantah dia yang telah melakukannya. Nan Gil menunjukkan kunci itu padanya, tapi ketika dia melihat ada yang aneh dengan kuncinya (dari tanda pemantik yang digunakan Na Ri untuk membuat kunci serepnya). Hal itu membuat Nan Gil menyadari bahwa Na Ri sengaja membuatnya mabuk untuk mendapatkan kuncinya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-23 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-24

Mereka menyadari di waktu yang sama bahwa apabila bukan Nan Gil yang menguncikannya, ada seseorang yang telah melakukannya, dan mereka berdua jadi ketakutan. Nan Gil bertanya apa semalam Na Ri datang ke kamarnya, dan  Na Ri berkata tidak. Diluar gerbang, yang tidak dilihat oleh mereka berdua, Duk Shim lewat dan memberi senyuman tipisnya ke arah rumah itu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-25

Na Ri dan Nan Gil menemukan jejak sepatu di luar gudang yang terlalu kecil untuk ukuran kaki mereka berdua. Na Ri berkata bahwa itu pasti kaki seorang wanita, dan Nan Gil berbalik dan wajah mereka berdua begitu dekat. Na Ri langsung  kaget dan segera pergi, sementara Nan Gil tersenyum pada dirinya sendiri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-27

Dong Jin bangun, masih di bawah kursi mobilnya, dan  berusaha mengeluarkan dirinya dari tempat sempit itu menuju apartemannya dimana dia mendapati Yeo Joo telah menungguinya. Yeo Joo memberitahunya bahwa dia yang mengantarkannya pulang, tapi tidak bisa membopongnya sendirian, dan  berkata bahwa tidak ada yang terjadi semalam, dalam nada suara yang mengindikasikan sesuatu telah terjadi di antara mereka.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-30

Sebelum pergi, Yeo Joo memberitahunya bahwa dia telah menghentikan “adik Na Ri” yang ingin membunuhnya, dan dia harus memperbaiki mobilnya. Dia berpura-pura berbaik hati ketika Dong Jin bertanya apa yang terjadi, dan menolak untuk mengatakan sesuatu.

Dong Jin mengikutinya keluar dan memegang pergelangan tangannya, membuat Yeo Joo menangis kesakitan, dan melihat sebuah  perban di tangannya. Yeo Joo menolak untuk mengatakan sesuatu dan berbalik pergi,  dan kemudian tersenyum lebar pada dirinya sendiri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-31

Na Ri sedikit canggung saat dia keluar dari kamar mandi, tapi pergi bersama Nan Gil untuk mengunjungi ibunya di pohonnya.  Nan Gil menegurnya saat bersin, dan  bertanya mengapa dia pergi ke gudang, dan Na Ri berkata bahwa ada banyak rahasia di rumahnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-33

Na Ri menatap Nan Gil sedikit agak lama, dan kemudian berterima kasih padanya karna telah menemaninya di perayaan kematian ibunya. Na Ri berkata bahwa sudah setahun untuk menghormati kenangan ibunya  dan sekarang dia bisa melanjutkan hidupnya sendiri karna dia masih muda, tapi Nan Gil mengingatkannya bahwa dia akan tinggal sampai pohon di sekitar danau tumbuh tinggi.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-35

Na Ri bertanya mengapa, ada apa dengan pohon dan menjadi ayah tiri. Nan Gil berkata dalam sebuah perandaian bahwa seorang petani menggunakan sekopnya untuk mengolah tanah, menyuburkannya dan kelak memanen, bukannya memukul orang. Nan Gil berkata itulah mengapa dia menjadi ayah tirinya, tapi Na Ri tak mengerti dengan maksud ucapannya. Nan Gil berkata untuk tidak menggeledah kamarnya ataupun di tempat-tempat lain juga, karna dia tidak akan menemukan apapun.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-37

Na Ri berkata bahwa dia telah menemukan sebuah petunjuk di gudang, dan Nan Gil bergumam bahwa dia hanya menggertak. Tapi Na Ri berkata bahwa dia punya banyak waktu dan ada banyak hal untuk ditelaah, dan Nan Gil tampak gugup. Na Ri menarik kembali ucapannya bahwa dia tidak akan pernah kembali – itu adalah rumahnya, dan dia akan kembali kapanpun dia mau.

Nan Gil sejenak berpikir, dan kemudian bergegas berlari menuju gudang. Dia melihat ke sekeliling gudang, tapi seorang chefnya Young Gyu memanggilnya bahwa mereka telah kehabisan adonan.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-39

Di atas bus dalam perjalanan kembali ke kota, Na Ri menonton iklan online Rumah Pangsit Hong, tapi menyadari Nan Gil sama sekali tidak muncul. Tapi dia melihat foto Nan Gil, yang tampan dalam mengenakan  baju chefnya, dan kemudian mengetukkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran itu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-41

Di sebuah sesi terapi, terapis Duk Bong bertanya apa dia tertarik pada pria, dan jawabannya adalah apa ayahnya bertanya tentang hal itu. Duk Bong bermain-main dan mengatakan bahwa dia telah menyelidiki seorang pria selama beberapa bulan, dan ingin mengetahui semua tentang pria itu. Duk Bong menyebutkan putri pria itu, tapi waktunya habis, dan meninggalkan terapisnya lebih kebingungan dari sebelumnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-42 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-43

Duk Bong menelpon Na Ri saat dia sedang bersiap-siap  berangkat ke kantor, dan memberitahunya untuk keluar membawa stempelnya untuk keluhan yang ia ajukan. Na Ri menghampiri mejanya dan mengambil sebuah sapu tangan dengan nama Nan Gil tersulam di atasnya, dan ini mungkin yang ia temukan di dalam gudang. Dia mengingat saat masih kecil dulu dan ibunya menyulam dengan sebuah mesin jahit lama untuk membuatnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-44

Di dalam gudang, Nan Gil menutup mesin jahit yang sama dengan sebuah kain,  dan kemudian menemukan buku anak-anak di bawah meja.  Tapi buku itu sama-sama tertulis nama Na Ri dan Nan Gil di atasnya , dan Nan Gil bertanya-tanya mengapa  bisa ada disini. Dia kemudian membuka sebuah kotak kecil  berisi mainan dan mencari sesuatu di dalamnya, tapi dia begitu terkejut saat melihat Paman berdiri di belakangnya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-46

Nan Gil marah bahwa dia telah menyuruh Paman untuk tidak pernah lagi kembali, tapi Paman berkata dengan penuh kekhawatiran, “Mereka tahu kakakku meninggal. Mereka mengirimkan dokumen itu kepada Na Ri.” Dari ekspresi Nan Gil tampaknya ini kabar buruk.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-4-bagian-pertama-48

Duk Bong menemui Na Ri di bandara dan bertanya apa dia membawa stempelnya. Di depan Duk Bong, Na Ri memasang senyumannya dan berkata bahwa dia ingin berpikir ulang sebelum mengajukan keluhan. Na Ri segera membawa Duk Bong ke tempat lain ketika rekannya sesama pramugari datang (termasuk Yeo Joo) dan mereka menganalisa pakaian mahal Duk Bong dengan cemburu.

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*