Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Living at My House) Episode 7 Bagian Kedua

Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Living at My House) Episode 7 Bagian Kedua

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-1

[Baca juga: Sinopsis Sweet Stranger and Me (Man Living at My House) Episode 7 Bagian Pertama]

Meskipun Nan Gil bersikeras itu bukan dia, Na Ri berkata bahwa Nan Gil akan memberinya payung pada saat hujan dan akan senang bahkan jika dia basah kuyup, dan bahwa mereka memiliki kenangan yang indah bersama-sama. Kemudian mereka berdua menjadi dewasa, mereka  berdua bertemu lagi di kampung halaman mereka, dan mereka masih sangat saling menyukai.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-3

Na Ri  memberitahu Nan Gil, “Jadi hari ini, kita menjalani kencan pertama kita.” Na Ri mengajak Nan Gil untuk memulainya, dan Nan Gil bertanya apa nenek Oh Rye memberitahunya sesuatu. Na Ri menjawab bahwa dia akan memberitahunya di rumah tepat tengah malam.

Na Ri bersikap manis di depannya, meskipun Nan Gil  tampak merasa risih, dan  mulai mengajukan pertanyaan  padanya. Nan Gil  dengan ketus berkata bahwa dia tak ingat lagi apa impian masa kecilnya, tapi Na Ri berkata ia ingat bahwa  ‘Mimpi Nan Gil adalah untuk menikahi Hong Na Ri ketika dia tumbuh dewasa.’

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-5

Na Ri teringat perbincangannya dengan seorang ahjussi yang mengenal baik dengan Nan Gil, yang menceritakan bahwa ketika masih kecil Nan Gil berkata dia menembak siapapun yang mengganggu Na Ri, dan akan memberinya payung dan menjadi basah. Ahjussi menceritakan bahwa saat itu dia menyuruhnya untuk menggambar apa yang Nan Gil impikan, dan Nan Gil menggambar bahwa dia akan menikahi Hong Na Ri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-6

Na Ri menatap Nan Gil dan berkata, “Jadi hari ini mari kita kembali dan melakukan apa yang kau impikan.” Nan Gil berusaha mengklarifikasi bahwa saat itu dia masih kecil dan berpikir itu satu-satunya cara untuk menjadi keluarga dengan ibunya, dan bahwa tidak ada alasan lain.

Na Ri tak mengindahkan ucapannya, dan berkata dia mendengar Nan Gil menggambarnya beberapa kali.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-8 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-9

Mereka  turun dari bus, dan Nan Gil menawarkan untuk membawakan tas tangannya seperti yang biasa dilakukan  oleh para pria. Na Ri menolak dan menjelaskan bahwa ini adalah bagian dari pakaiannya, dan menyarankan lain kali kalau dia membawa sesuatu yang berat, bawakan saja itu untuknya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-10

Lagi di atas mobil, Yeo Joo memasang wajah cemberut. Dong Jin bertanya apa dia menunggu lama, dan Yeo Joo berkata bahwa diantara semua pria yang sudah ia kencani sampai sekarang, Dong Jin adalah yang paling ahli dalam terlambat.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-12

Dong Jin mengungkit sebelumnya Yeo Joo mengaku tidak pernah berkencan, dan bertanya sudah berapa banyak. Yeo Joo menjelaskan mantannya satu persatu; yang pertama adalah pria yang kaya tapi posesif, yang kedua adalah pria kaya tapi kasar; tapi Yeo Joo berkata dia sudah tidak ingat sisanya.

Dong Jin melihat suasana hati Yeo Joo sedang buruk hari ini, namun Yeo Joo langsung memasang wajah senyuman manisnya dan setuju untuk diperkenalkan dengan teman-temannya hari ini.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-13

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-14

Na Ri membawa Nan Gil makan malam di sebuah restoran untuk pertama kalinya, dan diam-diam memotretnya di posnelnya. Na Ri suka dengan restorannya, terlebih lagi restoran ini belum ada di wilayah mereka saat masih kecil dulu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-15 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-16

Nan Gil agak kikuk dengan gaya bicara Na Ri yang agak manja di depannya, tapi ia berjanji akan melakukan apapun yang ia minta. Na Ri ingin makan, minum dan pergi bernyanyi bersama, dan melakukan banyak hal sebelum tengah malam.  Dia berkata  pada Nan Gil bahwa mereka akan makan bersama dan menjadi lebih dekat, akan minum dan berpegangan tangan dan saat mereka pergi bernyanyi, mereka akan berciuman. Meskipun Na Ri agak malu saat mengucapkan  ‘kata terakhir itu.’

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-17 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-18

Yeo Joo datang ke sebuah restoran bersama Dong Jin dan berkenalan dengan ketiga kawan akrabnya, yang pertama orangnya tukang bicara, yang kedua pengacau dan yang satunya lagi sinis.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-23

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-20

Kembali ke kencan istimewa, Na Ri memberitahu Nan Gil bahwa dia telah mengetik ‘kencan pertama’ untuk mencari tahu apa yang harus dilakukan, dan yang muncul adalah ‘pakaian untuk kencan pertama, pilihan makanan untuk kencan pertama,’ ‘percakapan saat kencan pertama, hadiah untuk kencan pertama.’

Nan Gil berkata tidak akan ada apa-apa seperti itu dalam  sebuah ‘kencan pertama dan terakhir yang berakhir pada tengah malam.’ Na Ri meminta Nan Gil untuk tidak mengacaukan situasinya dan berkata ia telah menemukan satu hal yang menarik untuk dibicarakan dalam ‘kencan pertama’ mereka dan bertanya apa yang paling mudah untuk tumbuh dalam rumah kaca.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-22

Nan Gil hanya menghela nafasnya  dengan pertanyaannya. Na Ri kemudian meminta Nan Gil untuk mencoba menebak makna dari bunga strawberry dan bunga labu. Dengan entengnya, Nan Gil menjawab bahwa bunga strawberry memiliki arti keluarga bahagia, dan bunga labu berarti hati yang indah.

Tapi dia melarang Na Ri terus meneguk anggurnya dan berkata bahwa ia menakutkan saat mabuk. Na Ri tak mengindahkannya dan malah memandanginya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-25

Sementara itu, dalam pertemuan Yeo Joo dengan  kawan-kawan Dong Jin, Yeo Joo memasang wajah tersenyum meskipun kesal dalam hatinya saat salah datu dari mereka tanpa sengaja memanggilnya ‘Na Ri.’ Dong Jin dan ketiga kawannya mulai mabuk, sampai  salah satu dari mereka memperlihatkan foto-foto masa lalu mereka saat bersama Na Ri dulu.

Dong Jin mengambil ponsel itu dari tangan mereka, dan memandangi foto Na Ri, yang berhasil membuat Yeo Joo cemburu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-28

Na Ri dan Nan Gil duduk di luar restoran ditemani sebuah api unggun di depan mereka. Awalnya Na Ri bertanya  hal yang konyol pada Nan Gil, dan kemudian berusaha serius saat bertanya mengapa Nan Gil berjanji pada ibunya saat di pemakaman bahwa dia akan menanggung semua perasaan untuknya.

Nan Gil menolak untuk menjawabnya, dan beralasan bahwa mereka telah sepakat untuk memutar kembali waktu sebelum dia melakukan itu. Na Ri setuju, dan Nan Gil  bertanya mengapa Na Ri membaca buku-buku seperti ‘Rahasia orang Sukses,’ ‘Tidak apa-apa Jika Dibenci,’ dan ‘Bagaimana Menghibur Diri.’

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-30

Na Ri menjawab bahwa beberapa kadang-kadang menghibur dan memotivasinya. Na Ri mengakui dia berharap akan ada sebuah buku yang berjudul ‘Bagaimana Caranya Membiarkan Hatimu Beristirahat.’ Nan Gil menasihati Na Ri untuk membiarkan hatinya sembuh dengan sendirinya dan jangan memaksakan diri untuk cepat sembuh.

Na Ri memandangi Nan Gil dan berkata, “Aku akan membiarkan hatiku beristirahat, agar kau bisa membiarkan tubuhmu beristirahat.” Na Ri bertanya apa dia benar-benar tidak sakit, dan Nan Gil meyakinkan Na Ri bahwa dia baik-baik saja.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-33

Na Ri bersandar di pundak Nan Gil dan berkata, “Duduk seperti ini di depan unggun adalah suatu keharusan.” Nan Gil sedikit canggung dan kemudian memberanikan diri memperbaiki kain yang dipakai Na Ri untuk menghangatkan tubuhnya dan menyandarkan lengannya di pundak Na Ri meskipun hanya sebentar.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-34

Kemudian kita melihat Nan Gil menggendong Na Ri di belakangnya menuju rumah. Na Ri mengaku kakinya terkilir dan bahwa kakinya semakin lemah sejak kecelakaan sepeda, dan Nan Gil hanya menggelengkan kepalanya melihat banyaknya masalah yang diderita Na Ri mulai dari stres, insomnia, sembelit, tergelincir dan pergelangan kaki yang buruk. Tapi diantara semua yang disebutkan oleh Nan Gil, Na Ri membantah kalau dia terkena sembelit.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-37

Sesampainya mereka di depan rumah, Na Ri mengulurkan tangannya untuk menjabat tangannya sebagai  ucapan terima kasihnya atas hari ini. Nan Gil menjabat tangannya dan meminta Na Ri untuk mengatakan apa yang dikatakan oleh Nenek Oh Rye padanya.

Na Ri teringat ucapan Nenek bahwa Nan Gil selalu mengikuti ibunya dan memanggilnya ‘Ibu.’ Nenek mengungkapkan rasa terharunya melihat bagaimana Nan Gil sampai datang jauh-jauh kesini hanya untuk mempersiapkan pemakaman ibunya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-39

Na Ri berkata bahwa dia sadar tidak melakukan apapun untuk pemakaman ibunya, dan mengucapkan terima kasih pada Nan Gil karna sudah memakamkan ibunya dengan baik dan dan juga karna sudah bersamanya.

Na Ri memberitahu Nan Gil bahwa ada sesuatu yang ingin ia ingat sekarang – Apa yang ibunya sembunyikan darinya dan kenapa.  Tapi Na Ri merasa seperti kalau nanti dia ingat, mereka benar-benar terpisah dan selesai, karna Nan Gil ada diantara hal-hal yang ibunya rahasiakan darinya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-41

Na Ri menambahkan bahwa dia merasa Nan Gil menyembunyikan sesuatu darinya, oleh karna itu setidaknya dia menginginkan satu kenangan yang baik bersamanya.  Nan Gil berdiri di depan pagar, menyaksikan Na Ri masuk ke dalam rumah, dan kemudian menelpon karyawannya untuk mengantarnya mencari Wan Si di kota.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-42 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-43

Baru saja tiba di rumah, Na Ri mendapat telpon dari Dong Jin, tapi ia langsung mematikan ponselnya. Dong Jin menulis pesan pada Na Ri bahwa ia akhirnya menyadari apa yang sudah ia lakukan dan minta maaf.

Yeo Joo keluar dan mendapatinya berdiri di sudut restoran dan menulis pesan itu. Yeo Joo kecewa dan melemparkan ponselnya ke lantai, dan kemudian pergi meninggalkan restoran.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-46

Wan Sik sibuk menagih uang di beberapa restoran, dan diam-diam dari belakang Nan Gil mengikutinya. Nan Gil menarik Wan Sik, dan membawanya berbicara empat mata.

Nan Gil menduga bahwa CEO Bae tidak tahu bahwa Wan Sik telah menggunakan uang perusahaan untuk dipinjamkan, sehingga memperingatkan agar dia tidak pernah lagi muncul di depan Na Ri. Nan Gil menyuruhnya untuk melakukan apapun yang CEO Bae perintahkan, kecuali yang satu hal itu.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-48

Nan Gil berjanji akan menyimpan rahasianya yang satu ini karna mengingat mereka dulu pernah menjadi satu keluarga. Dia bertanya apa rahasianya yang telah diketahui oleh CEO Bae. Wan Sik berkata ia tak tahu, dan menyarankan untuk bertanya sendiri.

Nan Gil menyudahi perbincangan mereka, dan wajahnya tampak pucat. Berdiri di tengah keramaian malam kota, pandangan Nan Gil tiba-tiba saja berkunang-kunang, untungnya ada karyawannya yang datang menjemputnya dengan mobil.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-49

Keesokan harinya, Nan Gil bangun di pagi hari dan mendapati Na Ri sudah menungguinya. Na Ri memberitahunya bahwa dia ingin melihat benih-benih yang ia tanam saat itu karena ia tak akan kembali.

Mereka berjalan kaki menuju rumah kaca melewati padang ilalang dan Nan Gil bertanya apa ia masih belum tidur. Na Ri menjawan bahwa ia bisa tidur dan bahkan melihat ibunya dalam mimpinya untuk pertama kalinya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-50 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-51

Duk Sim telah menunggi Na Ri di rumah kaca, dan mengajaknya berbicara berdua. Nan Gil lebih dulu masuk ke rumah kaca dan Duk Sim bertanya kapan ia akan berangkat ke Seoul. Setelah Na Ri menjawab hari ini setelah sarapan, Duk Sim mendesak jam berada dia akan sarapan. Tapi setelah Nan Gil menengok mereka, Duk Sim segera pamit pergi, dan menelpon Duk Bong yang masih ketiduran untuk menginformasikan tentang keberangkatan Na Ri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-52

Na Ri bahagia melihat benih yang ia tanam telah tumbuh, dan ia begitu terkejut saat Nan Gil tiba-tiba mencabut sebuah tanaman di dekat tanamannya. Nan Gil menjelaskan ini adalah gulma yang kelihatan mirip dengan tanaman di dekat mereka.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-53

Na Ri kasihan melihat tanaman itu hanya sebuah tanaman liar, tapi Nan Gil berkata bahwa rumput liar itu ada gunanya dimana tanaman tumbuh dengan mendengarkan langkah kaki, dan para petani yang berjalan bolak-balik untuk mencabut rumput liar.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-55

Mendengar penjelasannya, Na Ri menarik kesimpulan bahwa tujuan gulma adalah membantu hubungan antara petani dan tanaman. Nan Gil tampak kagum mendengar tebakannya dan ia sejenak memandanginya, membuat Na Ri kikuk.

Na Ri berkata ia sedih akan pergi, dan meminta Nan Gil untuk memastikan bahwa dia akan merawat seladanya meski tanpa dia ada disini. Na Ri menasihati Nan Gil untuk tidak terus-terusan bekerja, dan meluangkan waktunya untuk tidur. Nan Gil hanya diam, dan tak berani menatap Na Ri.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-57

Na Ri pamit kepada ketiga karyawan Pangsit Hong, dan memberitahu Nan Gil bahwa dia tidak akan datang dan akan menemuinya tahun depan saat peringatan kematian ibunya. Nan Gil cukup terkejut mendengarnya, dan Na Ri kemudian masuk ke dalam mobil Duk Bong yang datang untuk mengantarnya ke Seoul.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-59

Saat mobil beranjak pergi, Na Ri sejenak menoleh kebelakang. Na Ri tak ingin merepotkan Duk Bong, dan Duk Bong meyakinkannya bahwa dia pergi ke Seoul untuk mengurus bisnis dan ingin meminta bantuan darinya.

Na Ri berkata ia akan membeli makanan ringan di peristirahatan, dan Duk Bong sedikit kecewa karna sebelumnya dia telah memberitahu Na Ri untuk tidak berhenti di peristirahatan.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-58

Duk Bong menduga Na ri tidak mengingat apapun yang ia katakan, dan Na Ri memberitahunya bahwa berhenti di peristirahatan adalah hobinya. Duk Bong meyakinkan Na Ri bahwa dia akan melakukan apapun untuk pacarnya, dan memutuskan akan membawanya di suatu tempat sehingga Na Ri bisa mentraktirnya teh disana.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-60 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-62

Setelah Na Ri pergi,  Nan Gil membayangkan kehadiran Na Ri di rumah saat membaca buku di halaman, ketika Na Ri ngambek, dan ketika Na Ri tertawa terbahak-bahak membaca buku. Dia berusaha fokus, tapi kemudian mendapati tiga buku Na Ri ketinggalan di atas meja.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-64

Duk Bong membawa Na Ri di sebuah restoran, tapi tanpa ia ketahui sebenarnya restoran ini telah didatangi Na Ri bersama Nan Gil semalam. Na Ri melihat bekas api unggun di luar restoran tersebut, yang membangkitkan kembali kenangannya saat bersandar di pundak Nan Gil.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-65 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-66 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-67

Saat duduk bersama Na Ri di dalam restoran, dia sibuk memotret keindahan dekorasi restorannya, dan diam-diam memotret Na Ri yang duduk di depannya. Pikiran Na Ri kembali teringat saat menghabiskan waktu makan malam bersama Nan Gil, membuat Duk Bong terpaksa mengetuk meja untuk menarik perhatiannya.

Na Ri minta maaf, dan berkata bahwa dia tak bisa fokus disini, dan menyarakan agar mereka lebih baik berbicara diluar. Ponsel Na Ri berdering, telpon dari Nan Gil dengan sebutan di ponselnya ‘Si kurang ajar yang tinggal di rumahnya’

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-68

Na Ri pergi sedikit jauh untuk menjawab telpon Nan Gil, dan di telpon Nan Gil memberitahu tentang buku-bukunya yang lupa ia bawa. Na Ri berkata dia sengaja meninggalkannya, membuat Nan Gil bertanya mengapa, apalagi buku-buku itu memberinya semangat, menghibur dan memotivasi.

Na Ri mengungkit ucapan Nan Gil sebelumnya untuk membiarkan hatinya beristirahat dan tidak memaksanya untuk cepat sembuh. Nan Gil berkata ia salah, dan menyuruh Na Ri untuk membawa semuanya. Na Ri menolak, sehingga Na Ri bertanya lokasinya ada dimana dan akan datang membawakannya.

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-69 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-70

Na Ri menutup telponnya dan sejenak berpikir. Duk Bong menghampirinya dan menyarankan agar mereka berbicara di dalam mobil, dan berangkat ke Seoul. Na Ri pun meyakinkan  Duk Bong bahwa dia tidak menangis, dan berkata, “Ayo kita pergi.”

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-71 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-72 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-73

Tapi kemudian kita melihat Na Ri kembali ke rumahnya dan mendapati tiga bukunya ada di atas meja di halaman. Nan Gil keluar di halaman, dan tak menyangka melihat Na Ri kembali. Na Ri menjelaskan ia datang untuk mengambil buku-bukunya, tapi Nan Gil berkata bahwa dia menelpon bukan karna bukunya.

Saat Na Ri berdiri membelakanginya, Nan Gil berkata, “Aku berkata pada diriku sendiri, ‘Kalau Na Ri kembali, aku akan menceritakan semuanya.’

gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-74 gambar-sinopsis-sweet-stranger-and-me-episode-7-bagian-pertama-75

Na Ri berbalik memandangi Nan Gil, dan memintanya untuk memberitahunya. Nan Gil berkata, “Kau bertanya apa kau adalah cinta pertamaku dan apa aku masih menyukaimu, bukan? Sejak aku masih kecil dan bahkan sekarang, ya.”

Na Ri bertanya mengapa Nan Gil mengatakan dia sudah mengakhirinya. Nan Gil menjawab, “Karna saya merasa tidak enak. Karna mencintaimu, Na Ri. Maafkan aku.” Nan Gil menghampirinya, dan kemudian mencium bibirnya.

Sumber Dok Gambar: KBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*