Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 13 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 13 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-1

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 13 Bagian Pertama Drama Korea]

Anna datang ke kuburan ibunya, dan minta maaf karna telah mengacaukan segalanya. Tak lama sebuah mobil datang,  dan Mi Ran  maupun Sung Gyu terkejut melihat kedatangan Yoo Jin.

Yoo Jin datang dan meletakkan bunga di kuburan Uhm Hye Rin, dan berkata bahwa ibunya menyukai hortensia. Yoo Jin lantas bercerita bahwa suatu malam ayahnya mabuk, dan membawa hortensia dan berkata ‘bukankah kau suka ini.’

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-2 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-3

Sejujurnya,  Yoo Jin mengakui ia sama  sekali tak menyukainya, tapi tetap saja merasa senang. Namuan dia mengunjungi rumahnya, dan melihat sebuah karangan bunga hortensia di sebuah vas di ruang tamu, yang membuatnya mengerti maksud ucapan suaminya malam itu.

Yoo Jin menduga Anna merasa dia ingin membunuhnya, tapi Yoo Jin berkata bahwa dia tidak pernah membencinya, bahkan ketika ia berpikir harus membunuhnya. “Karna kau cukup sama denganku,” ucap Yoo Jin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-4 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-5

Yoo Jin berkata bahwa  dia sudah tak punya ibu ketika seumuran Anna, dan posisinya diganti oleh ibu tirinya; yang dulunya adalah sekertaris ayahnya, kemudian menjadi wanita idaman lain ayahnya yang berakhir menjadi istrinya: “Dan wanita itu adalah ibu Sung Won, yang kau panggil ‘paman.’ Tapi cukup ironis, sekarang saya sudah menjadi ibu tirimu.”

Dia mengakui memahami apa yang telah terjadi pada ibunya saat itu; tak tahu dia hamil, dan dia bisa menikah meskipun mengandung anaknya dan kemudian bercerai dan kembali karna ingin melihat ayah anak itu. Yoo Jin bertanya apa Anna tahu apa yang seharusnya ia lakukan pada situasi itu. Dengan mata berkaca-kaca , Yoo Jin berkata bahwa dia telah melepaskan semuanya hanya untuk memilih ayahnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-6 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-7

Anna bertanya apa itu alasan mengapa Yoo Jin membunuh ibunya. Yoo Jin menghela nafasnya, dan berkata, “Saya akan bersikap sangat baik seandainya kau darah dagingku, tapi kau bukan lagi Go Anna. Sekarang kau Jang Anna. Dan kemudian kau akan menjadi putriku. Kau benar-benar akan menjadi putri sahku. Dan saya tidak memiliki anak kandung. Jadi jika kau tetap tinggal, kau bisa menjadi putri seorang presiden dan bahkan suatu hari nanti akan menjadi pemilik JB. Jika kau benar-benar ingin membalas dendam padaku setelah mewarisi semua yang kumiliki, lakukan itu,” dan kemudian berjalan pergi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-8 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-9

Tapi langkah kakinya terhenti saat mendengar Anna berkata, “Saya tidak membutuhkan semua itu.” Yoo Jin berbalik, dan berkata ‘kalau begitu pergi dengan diam-diam sekarang.’ Dia menasihati Anna untuk pergi ke Lafelt dan menjadi seorang model atau menjalani kehidupan yang ia inginkan. Dia berjanji akan membantu sebisanya, dan berkata tidak ada yang bisa dilakukan Anna  disini sekarang dan terlalu terlambat bagi Anna untuk membuka identitasnya sekarang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-10 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-11

“Ibumu sudah meninggal dan ayahmu juga tidak bisa dipercaya. Apa kau benar-benar ingin tinggal dengan ibu tiri sepertiku. Mi Ran, Sung Gyu, si penjaga rumah dan juga Kim Je Ha. Mereka semua akan mati untuk bertarung demimu dan melindungimu,” ucap Yoo Jin. Anna berkata tidak, dan bahwa sebelum itu terjadi Je Ha akan membunuhnya.

Anna berkata, “Bagaimana kalau saya berkata tidak. Bagaimana kalau saya akan bekerja hingga akhir untuk mengungkapkan siapa yang telah membunuh ibuku.” “Maka hidupmu akan dipenuhi tragedi. Kau akan terpaksa melihat setiap orang yang kau cintai mati,” jawab Yoo Jin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-12 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-13

Yoo Jin tertawa kecil, dan bertanya apa Anna tidak tahu mengapa Je Ha bekerja dengannya. Dia memberitahu Anna bahwa Je Ha juga mengidap PTSD sama dengannya, dan tidak bisa membunuh siapapun, dan bahwa itulah mengapa Yoo Jin menawarkan akan menarik pelatuknya untuknya untuk membantunya balas dendam.

Anna kaget mendengarnya, dan Yoo Jin menambahkan bahwa Je Ha bekerja sama dengannya untuk bisa membalas dendam demi wanita yang ia cintai. Dia bahkan memanas-manasi Anna bahwa Je Ha akan meninggalkannya setelah berhasil membalaskan dendamnya, dan menyarankan agar Anna tidak terlalu lengket pada seorang pria.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-14 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-15

Yoo Jin menebak Anna  tidak tahu tentang hal ini setelah melihat ekspresi wajahnya,  tapi Anna menuduhnya telah berbohoang. Anna menganggap Yoo Jin yang tak tahu apa-apa, dan  bahwa dia akan pergi bersama Je Ha. Yoo Jin bertanya apa Anna tahu bahwa ‘Kim Je ha’ hanya nama samarannya.

Anna tak menjawab. Dan Yoo Jin melihat Anna tak tahu apapun, dan memberitahunya bahwa Je Ha tidak bisa pergi ke luar negeri karna dia ada dalam daftar pencarian Interpol. Anna berkata di juga tahu itu, bahwa Je Ha dijebak.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-16 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-17

Yoo Jin bertanya apa itu yang dikatakan Je Ha bahwa dia dijebak karna telah membunuh Raniya. Nama ‘Raniya’ asing bagi Anna, dan Yoo Jin tertawa kecil karna nama itu pun Anna tak tahu. Yoo Jin memberitahunya itu tidak benar, dan bahwa Je Ha bukan dicari karna dijebak atas pembunuhan Raniya, tapi karna membantai warga sipil saat ia berada di Irak dan dianggap sebuah kejahatan perang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-18 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-19

Yoon Jin menantang Anna, kalau ia tak percaya dengan ucapannya, dia bisa menanyainya sendiri pada Je Ha. Yoo Jin memperingatkan Anna bahwa Je Ha tidak bisa tinggal tanpa identitas palsu yang telah ia berikan padanya, dan juga Je Ha akan masuk penjara dengan hanya sebuah telpon darinya.

Yoo Jin bertanya, “Apa kau benar-benar ingin melakukan itu padanya?”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-20 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-21

Yoo Jin dan Se Joon bersama-sama melakukan pekerjaan sukarela membagikan makanan kepada orang-orang tua. Tapi setelah selesai, Yoo Jin mengacuhkan Se Joon dan lebih dulu pergi bersama pengawalnya.

Je Ha muncul di hadapan Se Joon, dan mengajaknya untuk berbicara empat mata. Se Joon bertanya apa Anna baik-baik saja. Je Ha menjawab setidaknya secara fisik dia baik-baik saja dan menambahkan, “Saya pikir kau adalah ayah terburuk.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-22 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-23

Se Joon bertanya lalu apa, dan Je Ha berkata bahwa dia ingin memberinya kesempatan untuk menjadi seorang ayah yang baik bagi Anna. Se Joon berkata sudah terlambat, tapi Je Ha memberinya sebuah penawaran. Je Ha berkata bahwa dia akan memujudkannya sehingga Se Joon bisa menang melawan Park Kwan Soo dan terlepas dari boneka Yoo Jin, dan sebagai imbalannya dia meminta Se Joon untuk mengungkapkan siapa yang telah membunuh ibu Anna. “Demi Anna,” ucap Je Ha. Se Joon bertanya apa Je Ha memiliki bukti.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-24 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-25

Yoo Jin datang ke ‘Cloud Nine’ dan diberitahu oleh Sekertaris Kim bahwa Je Ha datang kesini beberapa waktu lalu. Sekertaris Kim bertanya ada kebutuhan apa sehingga Yoo Jin memberikan Je Ha akses pada ‘Kaca.’

Yoo Jin menjawab apa Sekertaris Kim tahu mengapa ‘Kaca’ diberi nama itu: “Karna kau harus mengungkapkan dirimu sendiri di depan kaca sebelum menanyai ‘Kaca’ sebuah pertanyaan.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-26

Yoo Jin bertanya pada ‘Kaca,’ alat canggihnya; apa yang ditanyakan oleh Je Ha. Alat canggih itu merespon bahwa tentang keadaan terkini orang-orang pemerintahan Kumar yang mengimpor senjata-senjata, pengembangan minyak dan gas di Irak barat laut. Yoo Jin makin penasaran apa yang sedang dicari Je Ha dengan menanyai pertanyaan-pertanyaan ini.

‘Kaca’ menjawab perihal tentang ‘gerbang-Kumar,’ dan mesjelaskan bahwa itu adalah nama yang ditugaskan oleh Je Ha perihal insiden penipuan melingkupi pengembangan minyak dan gas Kumar.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-27 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-28

Se Joon bersedia menerima tawarannya untuk lepas dari boneka Yoo Jin, dan meminta Je Ha untuk menceritakan apa yang ia ketahui. Je Ha menceritakan ada sebuah skandal  korupsi besar yang melibatkan sekelompok besar orang dan Park Kwan Soo juga terlibat di dalamnya, dan juga presiden mereka  yang sekarang juga terlibat dalam skandal besar ini.

Je Ha berjanji akan memberinya bukti fisik, dan memberitahu Se Joon bahwa dengan bukti itu Park Kwan Soo akan mundur dari pencalonan presiden sekaligus menjatuhkan JB dan Yoo Jin. Se Joon bertanya apa alasan Je Ha memberinya bukti itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-29 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-30

Je Ha menjawab bahwa karna Se Joon seorang politisi yang cukup  jahat, dan dia siap mengkhianati Yoo Jin kapanpun. Je Ha berkata bahwa itu adalah satu-satunya cara yang bisa membuat Yoo Jin dan Park Kwan Soo menghadapi keadilan, dan juga memulihkan kembali reputasi Uhm Hye Rin sesuatu keinginan Anna. Se Joon menjabat tangannya, sebagai pertanda setuju atas penawaran Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-31 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-32

Yoo Jin memastikan bahwa Je Ha tidak bertanya tentang dirinya ataupun  Uhm Hye Rin pada ‘Kaca.’ Pertanyaan terakhir yang ditanyakan oleh Je Ha — orang-orang Korea yang tinggal dekat dengan orang-orang Kumar yang tak memiliki hubungan politik. Foto-foto orang itu ditunjukkan di layar, dan seketaris Kim mengenali mereka hanya relawan dokter; tapi Yoo Jin mengenali salah satu dari mereka adalah putra presiden bernama Kim Suk Han. Sehingga Yoo Jin menduga bahwa Je Ha telah menemukan orang itu, pemain kunci terbesar di ‘gerbang-Kumar.’

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-33 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-34

Je Ha datang ke sebuah rumah sakit, dimana melalui kamera CCTV dia mengawasi seorang dokter bernama Kim Suk Han yang tengah duduk berdoa di sebuah tempat doa. Je Ha juga datang menemui Park Kwan Soo, dan menagih sisa uang yang dijanjikan olehnya. Park Kwan Soo bertanya apa Je Ha berencana untuk melenyapkan Se Joon dan lari.

Tapi kemudian Park Kwan Soo berkata bahwa dia belum membutuhkan bantuannya saat ini, apalagi setelah kemunculan Anna di media yang berhasil menaikkan popularitas Yoo Jin, dan menurunkan Se Joon.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-35 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-36

Je Ha memberitahunya bahwa saat ini  dia tidak sedang berada dalam situasi yang membuatnya bisa tenang-tenang saja, dan mengungkit tentang ‘bukti perihal gerbang-Kumar.’ Sontak mendengarnya Park Kwan Soo seolah kebakaran jenggot, dan bertanya bagaimana Je Ha bisa tahu. Je Ha semakin membuatnya ketakutan saat menyebutkan nama Kim Suk Han, yang juga sedang diawasi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-37 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-38

Saat CEO Gook dan kepala Joo datang ke kantor Yoo Jin, Sekeraris Kim datang dan melaporkan bahwa Je Ha bertemu dengan Park Kwan Soo dengan diam-diam di tengah malam. Yoo Jin memerintahkan CEO Gook untuk membiarkan Je Ha, dan bahwa ini adalah bagian dari rencana mereka.

Yoo Jin memerintahkan Kepala Joo untuk menyediakan bantuan bagi Je ha. Dia memerintahkan mereka untuk berhati-hati, dan bahwa rencana ini akan memutuskan pemenang dalam pemilihan presiden mendatang dan mengubah nasib bangsa ini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-39

Park Kwan Soo mengunjungi rumah sakit untuk mengecek kondisi kesehatannya, tempat dimana Kim Suk Han praktek. Di rumah sakit ada banyak boduguard yang menjaga, membuat pekerja rumah saki tidak nyaman. Kim Suk Han datang ke ruangan CT scan untuk menangani Park Kwan Soo, tapi dia kemudian memerintahkan asistennya keluar. Disaat mereka hanya berdua, Kim Suk Han memperingatkan bahwa situasi hanya akan  menjadi rumit untuk mereka berdua apabila ia datang sendiri mengunjunginya seperti ini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-40 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-41

Park Kwan Soo meyakinkannya bahwa dia hanya datang kesini untuk menjalani pemeriksaan fisik sebagai kandidat presiden, dan memberitahunya untuk berhati-hati pada ‘objek yang berbahaya.’

Park Kwan Soo berkata seseorang bernama Yoo Jin sedang mencarinya sekarang, dan menasihatinya untuk memindahkannya dimana dia telah menyembunyikannya; atau bahkan memusnahkannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-42

Kim Suk Han berkata dia tak tahu, dan kemudian mengungkit bagaimana Park Kwan Soo menyingkirkan kepala sekertaris ayahnya dengan hal tersebut, sehingga ia merasa harus menyimpannya. Dia mengingatkan bahkan jika Park Kwan Soo berhasil masuk ke Blue House, dia memiliki ‘benda itu.’

Park Kwan Soo tak berkutik. Tapi setelah dia  menyelesaikan CT Scannya, dia memperingatkan Kim Suk Han untuk menaikkan keamanannya, atau ayahnya tiba-tiba akan mengalami nasib yang mengerikan, karna dirinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-43

Je Ha mengawasi Kim Suk Han dari lantas atas, tapi dia terkejut saat menerima telpon dari Kepala Joo bahwa orang-orang Park Kwan Soo  ada dimana-mana. Je Ha menyuruhnya pergi, tapi Kepala Joo berkata dia akan kesulitan tanpa bantuannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-44 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-45

Je Ha mengajaknya berbicara empat mata, dan bertanya mengapa dia ada disini. Kepala Joo menjawab bahwa Yoo Jin yang mengirimnya. Je Ha menebak  Yoo Jin tahu karna ‘Kaca,’ dan memerintahkan Kepala Joo untuk mengawasi seorang dokter dan membuatnya tampak jelas di depannya.

Kepala Joo bingung dengan rencananya, tapi ia kemudian menjelaskan bahwa target mereka telah menyembunyikan data penting di suatu tempat di rumah sakit ini. Mereka menebak Kim Suk Han tidak mungkin menyembunyikan datanya di kantornya, di rumah, di komputer ataupun ditempat pribadi lainnya. Sehingga Je Ha yakin Kim Suk Han telah menyimpan data penting itu dalam sebuah memory eksternal drive dan menyimpannya di sebuah lokasi terdekat sehingga dia bisa memeriksanya kapanpun.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-46 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-47

Sesuai perintah Je Ha, tim JSS membuat kehadiran mereka tampak jelas bahwa Kim Suk Han sedang diawasi. Dan Je Ha kembali menjelaskan pada Kepala Joo bahwa mereka harus membuat  Kim Suk Han tidak nyaman sehingga dia akan memindahkan data penting itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-48

Dalam perjalanan pulang, Park Kwan Soo diberitahu oleh asistennya bahwa agen JSS berada di seluruh rumah sakit di bawah perintah Je Ha. Dia memerintahkan asistennya untuk tetap mengawasi, dan memastikan untuk merebut data tersebut apabila tim JSS berhasil mendapatkannya – dan jika tidak mungkin mendapatkannya, Park Kwan Soo memerintahkan untuk menghancurkan bukti tersebut di tempat, agar data tersebut tidak jatuh ke tangan Yoo Jin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-49

Kim Suk Han datang ke tempat doa dia rumah sakit, dan  tangannya seolah akan menjangkau sebuah kursi di depannya, tapi ia berhenti saat melihat seseorang sedang mengawasinya. Dia pergi ke ruangannya dengan penuh prustasi, dan kemudian menelpon Sung Won.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-50 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-51

Tapi Sung Won tidak mengangkat telponnya. Dia tengah berada dalam sebuah pertemuan rahasia dengan orang-orang penting di JB bersama mertuanya. Mereka memperingatkan apabila data penting itu jatuh ke tangan Yoo Jin, maka akan menyusahkan Sung Won.

Mertua Sung Won berpendapat bahwa Yoo Jin telah mengetahuinya sehingga mereka akan mengatasi masalah ini melalui Jang Se Joon atau Park Kwan Soo. Dan Sung Won melihat bahwa orang-orang yang duduk disini sekarang harus memihak siapapun yang mendapatkan kartu memori Suk Han.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-52 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-53

Salah satu dari mereka berkata bahwa jika Yoo Jin berhasil mendapatkannya, maka Park Kwan Soo dan mereka akan ada dalam belas kasihannya. Tapi jika Park Kwan Soo mendapatkannya, tidak ada yang akan berubah — dan salah satu dari mereka berkata bahwa sepertinya mereka telah mendapatkan siapa calon presiden mereka berikutnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-54 gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-55

Kim Suk Han gelisah karna telponnya tak diangkat. Dia memutuskan keluar dari ruangannya dengan didampingi bodyguard pribadinya, tapi agen JSS malah makin kentara memperlihatkan diri  mereka di depannya.

Kim Suk Han melihat mereka pergi, sehingga ia khawatir data pentingnya telah diambil. Dia bergegas lari ke tempat doa dia rumah sakit, dimana dia mendapati Je Ha ada disana.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-56

gambar-sinopsis-the-k2-episode-13-bagian-kedua-58

Pengawalnya memegangi Je Ha, sementara Kim Suk Han masuk ke tempat doa dan lega setelah mendapati data penting yang ia sembunyikan masih ada di belakang sebuah kursi.  Tapi tanpa ia sadari, Kim Suk Han jatuh dalam perangkap Je Ha.

Kim Suk Han menghampiri Je Ha dan bertanya siapa dia, tapi Je Ha hanya tersenyum tipis ke arahnya.

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*