Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 15 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 15 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 15 Bagian Pertama Drama Korea] 

Park Kwan Soo mengkonfirmasi pada Je Ha bahwa dia hanya perlu datang ke tempatnya. Je Ha masuk dalam mobil Se Joon meskipun tampak luka operasinya  kembali terbuka. Dia telah mendapatkan memory cardnya, dan Se Joon menyuruhnya secepatnya ke rumah sakit untuk mengobati lukanya setelah melihat wajahnya tampak pucat.

Je Ha berkata memory card itu bukan miliknya sekarang, dan dia harus mengungkapkan isinya kepada dunia.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-4

Je Ha memberitahu Se Joon dan Kepala Joo bahwa Sung Won telah masuk ke dalam Cloud Nine  dan memasang bom disana  untuk mencuri Cloud Nine sehingga ia berencana harus menumbangkan Park Kwan Soo dan Sung Won sekarang dengan cara membeberkan isi memory cardnya pada dunia.

Kepala Joo memperingatkan bahwa jika mereka melakukannya sekarang, ini akan menjadi akhir dari karir politik Se Joon. Dia memohon agar Je Ha memberikan memory card itu kepada Se Joon, dan bahwa mereka harus memanfaatkannya demi JSS atau demi karir politiknya. Tapi Je Ha bersikeras harus menumbangkan Sung Won dan Park Kwan Soo.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-6

Kepala Joo berkata ini bukan hal yang sederhana, dan bahwa JB dan Jinhan keduanya akan berada dalam bahaya jika Je Ha merilis data penting itu. Dia khawatir hal itu akan berakibat pada pencalonan Se Joon, dan Je Ha balik memperingatkan  bahaya yang akan terjadi jika mereka tidak merilis data penting itu sekarang bahwa Sung Won akan mendapatkan Cloud Nine untuk dirinya sendiri, atau Yoo Jin akan mati bersama dengan Cloud Nine.

Kepala Joo tetap menentang rencananya, tapi Je Ha berkata bahwa dia sama saja seperti biasanya. Je Ha mengungkit ucapan Kepala Joo bahwa anak-anak ikan kecil  harus dikorbankan untuk ‘yang lebih besar’ ketika dulu dia harus meninggalkan kemiliteran.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-8

Se Joon setuju dengan Kepala Joo, bahwa dia bergantung pada memory card itu untuk menyadari mimpinya dan sekaligus Je Ha bisa menuntut balas. Je Ha bertanya bagaimana dengan Uhm Hye Rin, dan Anna.  Se Joon hanya diam dan menghela nafasnya, sehingga Je Ha berkata bahwa jika hal itu sulit untuknya, dia yang akan melakukannya sendiri.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-10

Kepala Joo mengarahkan senjatanya untuk menghentikannya keluar dari mobil. Je Ha tertawa kecil dan berkata, “Kau bilang orang-orang ini hebat ketika saya pertama kali bergabung JSS. Dan bahwa mereka pasti akan memenangkan kursi presiden. Tapi Lihat.  Kau … membuang irisan moralitas terakhir yang kau miliki untuknya.”

Kepala Joo menyerang balik Je Ha bahwa hal yang sama ia lakukan ketika membunuh warga sipil di Irak hanya demi uang dan melarikan diri karna dipecat dari tempatnya bekerja. Je Ha berkata bahwa apa yang dikatakannya benar dan salah. Benar bahwa dia menjadi seorang pembunuh sewaan setelah dibuang oleh negara,  dan  bahwa dia adalah prajurit upahan – tapi dia tidak pernah membunuh warga sipil.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-12

Je Ha menjelaskan bahwa alasan sesungguhnya mengapa dia dikejar adalah karna Blackstone mengetahui bahwa dia akan berdiri sebagai saksi di Pengadilan Kriminal Internasional tentang pembunuhan warga sipil di Irak, sehingga mereka mengejarnya untuk menghentikannya. Mendengarnya, Kepala Joo lantas menurunkan senjatanya.

Tapi Se Joon kemudian mengungkit ucapan Je Ha bahwa dia adalah boneka, dan berkata itu benar. Tapi sekarang mereka akan kehilangan Cloud Nine, sehingga apabila mereka tidak memiliki memory cardnya, dia menganggap dirinya tidak lebih dari hanya akan menjadi orang-orangan untuk menakut-nakuti burung.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-13 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-14

Je Ha bertanya, “Mengapa  akan menjadi orang-orangan untuk menakut-nakuti burung. Kau harus menjadi ayah Anna sekarang.” Je Ha tertawa kecil, dan akhirnya  menyerahkan memory card itu pada Se Joon, dan berkata bahwa dia telah muak dan lelah dengan orang-orang seperti mereka, dan kemudian keluar dari mobilnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-15

Kepala Joo mengikuti Je Ha menuju mobilnya. Tapi dia melihat di belakang mobilnya ada banyak bom C-4, dan bertanya apa Je Ha  juga berencana untuk meledakkannya.  Je Ha tak mengindahkan saat kepala Joo meminta penjelasannya, dan hanya mengemudikan mobilnya pergi menuju markas Park Kwan Soo.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-17 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-18

Waktu yang tersisa 1 jam 19 menit 30 detik, dan Yoo Jin tetap ngotot  tak memperbolehkan Sung Won ke dalam ruangannya. Sung Won menawarkan bagaimana jika Yoo Jin memberikannya ‘Kaca’ dan kembali mengungkit bahwa sebelumnya Yoo Jin telah menyerahkan JB ketika memutuskan untuk menikah dengan Se Joon.

Yoo Jin berkata itu tidak benar, dan bahwa ibunya yang telah mencuri JB darinya. Sung Won mengakui dia iri padanya, karna Yoo Jin bukan putri dari kekasih lain seperti dirinya dimana semua orang menyukainya dan berkata bahwa dia akan menjadi chairwoman selanjutnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-20

Kemudian Sung Won berkata bahwa Yoo Jin semakin membuatnya cemburu saat dia menolak pernikahan yang telah diatur oleh ayah mereka dan menikahi Se Joon. Sung Won menceritakan dia juga memiliki seorang wanita yang ia cintai, tapi dia tak punya pilihan lain selain meninggalkannya.

Mendengar ceritanya, Yoo Jin berkata dia sebenarnya akan percaya kebohongan itu seandainya dia mudah tertipu. Tak menunggu lama, Sung Won tertawa terbahak-bahak dan menyebut Yoo Jin cerdas.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-22

Tapi Sung Won mengakui bahwa Ayah mereka memiliki harapan yang lebih besar pada Yoo Jin ketimbang dirinya, dan bahkan Ayah mereka memerintahkan CEO Gook untuk menutupi fakta bahwa dia telah membunuh Hye Rin.

Yoo Jin tak menanggapinya, dan Sung Won kemudian memberinya penawaran – dia akan memberikan sebagian saham JB dan Yoo Jin membiarkannya menggunakan ‘Kaca’ bersama-sama, dan setelah dia mendapatkan Jinhan, Yoo jin bisa menjadi chairwoman JB sementara Sung Won menjadi chairman Jinhan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-23 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-24

Yoo Jin bertanya, “mengapa?”. Dia menduga karna jamnya terus berdetik, hal itu membuat Sung Won tidak nyaman. Dia menduga bahwa ketika  Sung Won datang kesini dengan bom itu, dia hanya ingin mengambil ‘Kaca’ atau hanya menghancurkannya.

Yoo Jin berkata, “Kau tidak berpikir bahwa kita harus mati bersama disini. Tapi sekarang kau tidak bisa pergi, satu-satunya yang bisa kau lakukan adalah menjinakkan bomnya. Jadi kenapa saya harus ikut membuat penawaran denganmu?”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-25

Sementara itu, asisten Se Joon memintanya untuk mempertimbangkan tentang rencananya untuk menggelar konferensi pers. Dan Kepala Joo menyarankan agar Yoo Jin memberikan pendapatnya dalam situasi seperti ini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-27

Se Joon  menelpon Yoo Jin, dan menebak bahwa bomnya masih ada. Yoo Jin tertawa kecil, dan bertanya apa Se Joon sedih bomnya belum lenyap. Se Joon ikut tertawa dan memberitahukan bahwa Je Ha telah memberinya memory card Suk Han, dan bahwa Je Ha memintanya untuk secepatnya merilisnya jika  harus menyelamatkannya.

Yoo Jin bertanya untuk mengkonfirmasi apa Je Ha mengatakan itu, dan Se Joon berkata ya. Se Joon bertanya apa yang harus ia lakukan sekarang; apa dia harus merilisnya atau tidak. Yoo Jin memberitahu Se Joon untuk tidak mengkhawatirkannya dan  menyarankan agar mereka memanfaatkan kesempatan ini untuk  membereskan Park Kwan Soo dan konsorsium.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-29

Yoo Jin merasa di atas angin sementara Sung Won tampak panik setelah mendengar bahwa memory card itu telah jatuh di tangan Se Joon. Yoo Jin memerintahkan Se Joon untuk menelpon mantan Chairman Park dan memberitahu mereka bahwa mereka akan menghancurkan konsorsium dan Park Kwan Soon dan sekaligus JB jika mereka tidak membereskannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-30

Yoo Jin menganggap itu adalah ancaman yang realistis, dan Se Joon tertawa terbahak-bahak karna Yoo Jin melakukan sesuai yang ia harapkan. Kemudian tatapannya berubah serius saat bertanya bagaimana keadaan Je Ha.

Se Joon memutuskan membatalkan konferensi persnya. Dia menelpon Chairman Park, dan  memberitahunya bahwa memory card Suk Han telah jatuh ke tangannya, dan menawarkan untuk bertemu dengan para anggota konsorsium.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-30

Sementara Park Kwan Soo sangat panik setelah diberitahu bahwa memory card Suk Han telah ada di tangan Se Joon, sehingga mencurigai bahwa Je Ha adalah double agen untuknya dan Yoo Jin. Dalam keadaan terjepit, Park Kwan Soo teringat akan putri Se Joon, Anna. Dia memerintahkan asistennya untuk menelpon Kepala Polisi dan menangkapnya. Park Kwan Soo juga memerintahkan anak buahnya untuk menyingkirkan Se Joon dan Je Ha malam ini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-33

Anna terpaksa mematikan ponselnya saat telah berada di atas pesawat, sehingga Je Ha tak bisa menghubunginya. Tapi sebelum pesawatnya lepas landas, seorang petugas polisi datang dan membawanya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-36

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-35

Je Ha tiba di markas Park Kwan Soo, dan menjatuhkan satu persatu anak buahnya. Dia berhasil masuk ke ruangan pribadi Park Kwan Soo dengan meledakkan dinding tebalnya. Tapi disana Park Kwan Soo telah pergi, dan Je Ha diberitahu bahwa kalau Je Ha ingin menyelamatkan Anna, dia harus memberikan memory card itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-37

Darah di perut Je Ha mengalir dan wajahnya tampak pucat namun ia berhasil menumbangkan satu persatu anak buah Park Kwan Soo, meskipun terjadi  adu tembak yang sengit. Dalam perjalanan menuju tempat sekapan Anna, dia menelpon Mi Ran untuk mengkonfirmasi di bandara tentang keberangkatan Anna.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-39

Se Joon mendapat video call dari park Kwan Soo, dan melihat Anna yang telah berada di tangannya. Mulut Anna disumbat dengan sebuah kain, dan kedua tangannya terikat. Park Kwan Soo menawarkan agar Se Joon membawakan memory card Suk Han di Cloud Nine, dan kemudian menukarnya dengan putrinya.

Dia mengancam akan membunuh putrinya, sehingga dalam keadaan terjepit Se Joon berkata ia akan pergi kesana dan membawakan memory card itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-41

Mi Ran menelpon Je Ha dan mengkonfirmasi bahwa apa yang dikatakan oleh Park Kwan Soo benar. Je Ha tiba di sebuah bangunan tua tempat dimana Anna disekap, yang telah dikelilingi banyak anak buah Park Kwan Soo.

Satu persatu mereka menyerang Je Ha, dan karna jumlahnya yang lebih banyak, Je kesulitan dan salah satu dari mereka berhasil memukul kepala Je Ha dengan sebuah kayu. Je Ha jatuh ke tanah, dan kepalanya berdarah. Tapi dia bangkit berdiri, mengambil sebuah kayu  dan berhasil mengalahkan mereka satu persatu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-42

Je Ha masuk ke dalam gedung, dan dia kembali dikeroyok. Mereka menendang, memukul  dan seorang dari mereka mengikat lehernya dengan tali dan seorang lagi memukulnya dengan sebuah palu besar. Tapi Je Ha berhasil menghindar dari serangan tersebut.

Dia menendang mereka dari bawah dan memukul satu persatu dengan sebuah kayu yang ada di tangannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-46

Je Ha bergegas berlari keluar setelah mendengar suara Anna yang dibawa paksa masuk ke sebuah mobil. Tapi sayang dia dihalangi oleh beberapa anak buah Park Kwan Soo.  Melihat dari jauh Anna yang disekap, membuatnya kembali teringat pada pertemuan pertama mereka saat Anna memohon padanya untuk diselamatkan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-48

Satu persatu Je Ha menumbangkan mereka, tapi mobil itu membawa Anna pergi. Tiba-tiba seorang anak buah Park Kwan Soo memukul kepalanya dengan sebuah kayu dari belakang. Je Ha mengerahkan segala kekuatannya untuk berdiri, dan  saat seorang dari mereka menyerangnya, Je Ha berhasil menumbangkannya dengan kepalan tinjunya dan merebut pisau kecil yang ada di tangannya.

Dengan sebuah pisau kecil di tangannya, Je Ha berhasil mengalahkan satu persatu anak buah Park Kwan Soo yang mau menyerangnya; tapi dia hanya melumpuhkan dengan menusuk kaki dan tangan  dan tidak membunuh mereka.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-50 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-51

Waktu yang tersisa hanya 40 menit, 23 detik; dan Guru Song bersama dengan seorang agen JSS membebaskan anggota JSS yang sedang ditawan disebuah ruangan.

Mereka kemudian menyamar dan masuk ke ruang lainnya dimana Kepala Tim Seo dan yang lainnya di tahan. Mereka menyerang anak buah Sung Won, dan membebaskan mereka.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-52

Anna tiba di gedung JSS, dan saat mereka akan membawanya menuju Clouf Nine, agen JSS yang telah menyamar membebaskan Anna. Tapi keberadaan mereka ketahuan oleh anak buah Sung Won, dan Guru Song segera membawa Anna ke sebuah ruangan menuju tempat parkiran untuk mengamankannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-53

Di tempat parkiran, Anna terus berlari tapi dia melihat sebuah cahaya lampu senter di depannya. Dia ketakutan dan bingung harus bersembunyi dimana, tapi seseorang tiba-tiba menariknya untuk bersembunyi di balik sebuah mobil dan menutup mulutnya dengan tangannya agar Anna tidak berteriak.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-55

Tapi hal itu malah membuatnya kembali teringat dengan kenangan buruk masa kecilnya saat dia masuk ke kamar ibunya dan menemukan ibunya telah tewas terbaring di lantai. Anna akhirnya bisa mengingat dengan jelas, seseorang yang menutup mulutnya dari belakang dan mengarahkan cahaya lampu ke wajahnya  adalah Guru song.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-57

Guru Song minta maaf karna telah mengejutkannya, tapi Anna menatapnya tajam dan berkata, “Guru Song. Itu kamu? Pada malam itu, orang yang menutup mulutku dan menyorotku dengan lampu.”

Anna ketakutan dan berjalan mundur. Sementara itu, kita kembali pada Je Ha yang berhasil menumbangkan semua anak  buah Park Kwan Soo dan yang tersisa hanya seorang asisten pribadinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-59

Karna takut akan dibunuh, dia akhirnya membeberkan  bahwa Anna ada di Cloud Nine. Je Ha menyuruhnya menyetir mobil untuk membawanya kesana, tapi asisten Park Kwan Soo berkata bahwa mereka tidak bisa pergi kesana sekarang.

Je Ha bertanya mengapa tidak, dan dia menjelaskan bahwa bomnya akan segera meledak dan membunuh semua orang yang ada disana. Menurut Je Ha mereka hanya perlu menghentikannya agar tidak meledak, tapi Asisten Park Kwan Soo berkata bahwa mereka tidak bisa menjikanakkannya segera setelah bom itu diaktifkan dan bahwa Sung Won tidak tahu hal tersebut.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-15-bagian-pertama-60

Waktu terus berjalan, dan hanya tersisa 30 menit 20 detik; bagi Je Ha untuk menyelamatkan orang-orang yang ia sayangi.

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*