Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 16 (Akhir) Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 16 (Akhir) Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-1

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 16 (Akhir) Bagian Kedua Drama Korea]

Setelah diberitahu oleh asisten Park Kwan Soo bahwa bom yang diaktifkan oleh Sung Won tidak bisa lagi dijinakkan, Je Ha bergegas mengemudikan mobilnya menuju gedung JSS, sementara waktu yang tersisa hanya 36 menit.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-3

Yoo Jin memberitahu Sung Won bahwa kartu memori Suk Han sekarang ada di tangannya. Sung Won  mengakui apa yang dikatakan oleh Yoo Jin ada benarnya bahwa dia telah kehilangan segalanya sekarang dan bahwa dia hanya harus mati disini, dengan bom yang ada di tangannya.

Yoo Jin tak bergeming dengan gertakannya, dan kemudian mengajukan sebuah pertanyaan. Yoo Jin mengetahui bahwa JB Group tidak termasuk dalam daftar dari anggota konsorsium, tapi bagaimana Sung Won bisa terlibat dengan Kumar.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-5

Sung Won menjawab itu adalah perangkap yang ia buat untuk anggota konsorsium dengan ayah mertuanya. Sung Won menjelaskan bahwa Suk Han adalah teman sekolahnya, dan ketika dia di Irak untuk melakukan pekerjaan sukerala medis, dan merawat Abdul Omar, pemimpin orang Kumar; dia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk diperkenalkan dengan Abdul Omar sementara ayah mertuanya menangani anggota konsorsium di Korea.

Setelah mendengar certanya, Yoo Jin menebak Sung Won ada di balik Kumar. Sung Won mengkonfirmasi hal tersebut, dan ia semakin kagum setelah Yoo Jin bisa menebaknya melalui ‘Cermin’ tanpa perlu melihat is data dari kartu memori Suk Han.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-7

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-6

Yoo Jin menyarankan agar mereka menyudahi percakapan mereka, dan Sung Won membawa bomnya pergi, dan menulis dokumen resmi bahwa dia akan menyerahkan sahamnya. Sung Won menolak, dan berkata apa gunanya ia hidup kalua tidak memiliki apa-apa. Sung Won berkata lebih baik mereka mati bersama-sama disini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-8 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-9

Sekertaris Kim menelpon Yoo Jin dan menginformasikan bahwa mereka telah mengamankan lobi gedung JSS, sehingga Yoo Jin merasa di atas awan. Tapi keadaan seakan terbalik bagi Sung Won saat Guru Song datang  dan menginformasikan bahwa Anna sedang melarikan diri dari orang-orang jahat di sekitar gedung ini. Dan hal tersebut dikonfirmasi oleh Mi Ran bahwa Anna telah diseret turun dari pesawat oleh polisi sehingga mereka bergegas datang kesini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-11

Mereka menduga ini adalah ulah Park Kwan Soo  yang akan menjadikan Anna sebagai sandera, sehingga sekertaris Kim memerintahkan agen JSS yang lain untuk segera mencari Anna.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-14

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-13

Anna bersembunyi di balik sebuah tiang di bagian basement dari kejaran beberapa anak buah Park Kwan Soo. Setelah diberitahu oleh seorang anak buahnya bahwa mereka telah kehilangan Anna, Park Kwan Soo bertanya dengan panik apa Se Joon tahu itu.

Mereka menginfomasikan bahwa Anna tak memiliki telpon di tangannya, tapi Park Kwan Soo memerintahkan mereka untuk secepatnya menemukan Anna, karna khawatir dengan Je Ha yang sedang dalam perjalanan menuju kesana sekarang. Park Kwan Soo kehilangan kendali di kantornya, memukul mejanya dengan sebuah  kayu sampai menjatuhkan papan namanya, karna ketakutan jika rencananya gagal total untuk mendapatkan data penting itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-15 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-16

Wajah Yoo Jin tampak tegang setelah mendengar tentang Anna, dan Sung Won berkata bahwa Se Joon juga manusia sehingga ia menduga Se Joon akan menyerahkan kartu memorinya jika Anna disandera. Yoo Jin menjawab siapa yang tahu, tapi Sung Won berkata bahwa dia hanya akan bertahan benteng disini untuk sementara waktu sampai sisa bantuan sampai disini; tapi apabila mereka tidak datang Sung Won berpikir bisa menjinakkan bomnya nanti.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-20

Agen JSS telah melumpuhkan hampir seluruh pasukan Park Kwan Soo yang berada di gedung JSS, termasuk mereka yang tadi mengawal Sung Won datang ke cloud nine.

Se Joon datang bersama dengan Kepala Joo di gedung JSS, dan terkejut melihat kekacauan yang terjadi di sana. Sekertaris Kim menjelaskan bahwa mereka telah diserang oleh Pasukan Park Kwan Soo.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-18

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-17

Yoo Jin melihat kedatangannya melalui kamera CCTV, dan segera menelpon ponsel sekertaris Kim untuk menyuruhnya secepatnya pergi ke cloud nine. Se Joon khawatir  Anna masih dikejar oleh pasukan Park Kwan Soo, tapi Yoo Jin meyakinkannya bahwa dia dan kartu memori itu harus aman agar bisa menukarkannya dengan Anna, dan bahwa Anna tidak akan aman jika Se Joon juga ditangkap. Yoo Jin berjanji akan membawa Anna ke ‘cloud nine’ segera setelah mereka menemukannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-21 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-22

Je Ha tiba di gedung JSS dan darah terus mengalir dari kepalanya. Dia menolak untuk dirawat, dan bergegas menuju ruangan CCTV untuk melihat lokasi Anna.

Anna bersembunyi di balik tiang ruang basement dan berusaha tidak mengeluarkan bunyi sedikitpun, tapi seorang dari pasukan Park Kwan Soo mendapatinya.  Anna memutar tangan anak buah Park Kwan Soo, dan menendangnya dan kemudian  berlari dengan kencang untuk menyelamatkan dirinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-23 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-24

Dia dikejar, dan untungnya Anna bertabrakan dengan Je Ha. Anak buah Park Kwan Soo memutuskan tidak menggunakan senjata mereka untuk menghindari perhatian musuh, dan satu persatu mereka maju melawan Je Ha dengan pisau yang ada di tangan mereka.

Je Ha mengepalkan tinju dan tendangan mautnya menghadapi mereka. Dia memegang kaki seorang pasukan dan menusuknya dengan sebuah pisau. Ditengah pertarungannya, seorang anak  buah Park Kwan Soo menarik Anna dan menodongkan pistol ke kepalanya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-28

Je Ha terpaksa membuang pisau di tangannya dan mengangkat kedua tangannya. Anna memahami saat Je Ha memberikan isyarat tangan, sehingga ia segera menunduk dan Je Ha mengeluarkan pistol dari sakunya dan menembaknya. Tapi Je Ha jatuh tersungkur ke lantai karna luka di kepalanya.

Suara tembakan Je Ha terdengar sampai ke ruang lobi, sehingga para agen JSS bergegas menuju sumber suara tersebut.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-30

Se Joon tiba di cloud nine yang dikawal olej Kepala Joo. Sung Won tak berani menyerang setelah melihat senjata di saku Kepala Joo, sehingga Se Joon aman  masuk ke ruangan Yoo Jin. Kepala Joo meninggalkan mereka bertiga untuk kembali ke atas dan menahan segala serangan dari anak buah Park Kwan Soo. Yoo Jin memerintahkan alat canggihnya ‘Cermin’ untuk mematikan mode ‘Komunikasi Luar Ruangan’  agar perbincangan mereka tidak kedengaran oleh Sung Won.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-32

Yoo Jin meminta kartu memori Suk Han, tapi Se Joon menolak dan berkata dia harus menyelamatkan Anna. Yoo Jin memperingatkan bahwa dia akan kehilangan kesempatannya menjadi presiden jika Se Joon melakukannya, dan akan kehilangan segalanya. Se Joon tidak perduli, dan Yoo Jin bertanya apa Se Joon akan membuang kesempatannya menjadi presiden karna Anna.

Se Joon menjawab dia tak tahu itu,  dan memberitahu Yoo Jin bahwa satu-satunya mengapa dia menjadi presiden adalah karna ingin menjadi lebih kuat darinya dan menghancurkannya. Yoo Jin  cukup terkejut dengan pengakuannya, dan berkata bahwa seharusnya Se Joon menjadi seperti itu sejak dulu dan ia akan memperlakukannya dengan berbeda.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-33 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-34

Se Joon berkata ia yakin tidak ada yang akan berubah. Yoo Jin sejenak diam dan mengakui bahwa bukan dia yang membunuh Uhm Hye Rin dan tidak memerintahkan siapapun untuk membunuhnya. Se Joon tak percaya, dan menganggap itu hanya tipuan Yoo Jin karna kartu memori itu ada padanya.

Yoo Jin tertawa kecil dan berkata tidak, karna baginya mencuri kartu itu disini lebih mudah daripada mengambil permen dari bayi.  Se Joon bertanya mengapa Yoo Jin berpura-pura seolah-olah dia yang membunuhnya sepanjang waktu ini.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-36

Joo Jin menjawab, “Karna aku takut kau mungkin akan meninggalkan aku. Tidak. Itu mungkin karna aku takut untuk memastikan bahwa aku telah membuat pilihan yang salah. Karna aku ingin membuktikan kepada semua orang …tidak, kepada almarhum ayahku bahwa aku telah membuat keputusan yang tepat sampai saat terakhir. Dan jika aku membuat pilihan yang salah aku ingin membuktikan bahwa aku bisa membuat pilihanku menjadi pilihan yang benar.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-37 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-38

“Kau bertindak sok pintar. tapi kau bodoh,” ucap Se Joon. Yoo Jin tersenyum dan berkata benar. Dengan mata berkaca-kaca, Yoo Jin kembali memberitahu Se Joon, “Aku tidak pernah membuktikan pada orang lain bahwa aku senang. Dan kau maupun aku tidak harus hidup seperti ini. Tapi kita sudah hidup seperti ini untuk waktu yang begitu lama. Maafkan aku. Membuatmu hidup seperti ini.”

Se Joon tertawa terbahak-bahak setelah mendengar Yoo Jin mengucapkan minta maaf, dan kemudian menatapnya dengan serius.  Je Ha dibawa ke ruang perawatan, sementara Sekertaris Kim  membawa Anna ke ‘cloud nine.’

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-39

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-40

Yoo Jin mengambil kartu memori Suk Han dari Se Joon, dan mengirimkan masing-masing nomor rekening anggota konsorsium yang didalamnya terdapat dana gelap mereka ke ponsel mereka, untuk mengkonfirmasi bahwa kartu memori itu sekarang ada di tangannya. Dia mengancam akan membeberkan informasi bank yang ia tunjukkan sekarang kepada media, apabila masih ada polisi suruhan Park Kwan Soo di sekitar gedungnya setelah 10 menit.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-42

Sekertaris Kim datang ke cloud nine membawa Anna. Tanpa diduga oleh Yoo Jin, Sung Won mengeluarkan senjatanya dan menembak paha Sekertaris Kim. Dia menarik Anna dan menodongkan senjatanya ke kepalanya.

Tak punya pilihan lain, Yoo Jin membuka pintu ruangan ‘Cermin’ dan membiarkan Sung Won masuk.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-44

Sung Won menyandera Anna, dan memerintahkan Se Joon untuk menyerahkan kartu memori itu. Yoo Jin berkata tidak, dan memerintahkan ‘Cermin’ untuk mematikan liftnya; tapi Sung Won menembak bagian perutnya. Sung Won sekali lagi mendesak Se Joon untuk menyerahkan kartu memori Suk Han dan mengancam akan membunuh Anna, sehingga Se Joon tak punya pilihan lain.

Kepala polisi menelpon Park Kwan Soo dan menginformasikan bahwa dia akan menarik pasukannya dari gedung JSS. Kepala polisi menolak untuk mengirimkan lebih banyak lagi anak buahnya, dan Park Kwan Soo menduga bahwa dia telah diperintah oleh anggota konsorsium.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-46

Park Kwan Soo menelpon anggota konsorsium dan bertanya untuk mengkonfirmasi apa Yoo Jin yang memerintahkan mereka untuk menarik anak buahnya. Mereka telah lepas tangan, dan memperingatkan Park Kwan Soo bahwa orang yang akan benar-benar menderita dari semua ini adalah dia.

Park Kwan hanya tersenyum, dan melihat jam di tangannya. Dia berkata tersisa 10 menit sekarang, dan bom di cloud nine tidak dapat dijinakkan sehingga Jang Se Joon, Yoo Jin dan Sung Won serta bukti Suk Han akan menghilang dari muka bumi ini; dan bahwa dia akan menjadi satu-satunya calon presiden yang tersisa. Mertua Sung Won bertanya apa yang bisa mereka lakukan, dan Park Kwan Soo memerintahkan agar mereka memutus semua saliran komunikasi ke JSS, dan bahwa itu satu-satunya cara agar mereka dan dia bisa bertahan hidup.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-48

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-52

Saat Je Ha telah sadar, dia memberitahu Kepala Joo dan Guru Song untuk segera meninggalkan gedung ini sekarang karna ada bom di cloud nine.

Ponsel Se Joon berbunyi, dan Sung Won memberinya izin untuk menjawab telponnya.  Telpon dari Kepala Joo, yang memberitahu mereka bahwa  bom itu tidak dapat dijinakkan dan mendesaknya untuk segera pergi dari cloud nine.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-50

Mendengarnya, Sung Won berusaha menjinakkan bom itu, tapi gagal. Dia memerintahkan ‘Cermin’ untuk mengaktifkan kembali liftnya, tapi Yoo Jin memberitahunya bahwa hanya dia yang bisa memerintahkan ‘Cermin.’ Dia memohon pada Yoo Jin untuk bicara pada ‘Cermin’ di tengah waktu mereka yang semakin tipis untuk menyelamatkan nyawa mereka.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-54

Yoo Jin menyebut Sung Won tidak tahu malu. Tapi saat Yoo Jin akan memerintahkan ‘Cermin’ untuk mengaktifkan liftnya, daya listrik internal telah dimatikan begitu pula listrik jaringan sehingga liftnya telah berhenti.

Yoo Jin tertawa kecil, dan memberitahu Sung Won bahwa sepertinya parlemen yang ia dukung ada dibalik semua ini. Sung Won bergegas pergi menuju lift untuk menyelamatkan dirinya, sementara Se Joon meminta Anna untuk menekan luka Yoo Jin dengan  dasinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-55 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-the-k2-episode-16-bagian-pertama-57

Awalnya Anna ragu, tapi kemudian menuruti perintah ayahnya. Yoo Jin memandangi Anna, dan mengucapkan selamat karna keinginannya menjadi kenyataan.

Yoo Jin melihat luka tembakan di perutnya, dan berkata, “Aku akhirnya akan mati.” Mengumpulkan kekuatannya,  Yoo Jin memberitahu Anna bahwa dulu ibunya juga sekarat, ketika dia sampai disana.

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*