Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 4 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 4 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea]

Di dalam lift Je Ha  mengambil pistol seorang bodyguard , menyerang mereka dan kemudian menodongkan sebuah pistol  ke arah Park Gwan Soo. Tapi ternyata semua itu hanya ada dalam imajinasi Je Ha.

Kenyataannya, Je Ha ingin mengambil senjata itu, namun tiba-tiba saja ia merasa sulit bernafas dan memegang dadanya.  Pengawal JSS membantu Je Ha keluar dari lift, dan Park Gwan Soo melihatnya dengan sedikti prihatin sebelum pintunya kembali tertutup.

Je Ha yang masih kelihatan sulit bernafas kemudian bertanya pada  pengawal JSS, “Siapa pria itu?”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-3

Kemudian setelah Je Ha dibawa kembali ke kamar perawatannya, Je Ha mendengar pengawal JSS berbicara di telpon bahwa: Park Kwan Soo adalah kandidat presiden lain yang paling kuat diantara semua calon dimana semua orang yang bekerja untuk Yoo Jin yakin dialah orang yang bertanggung jawab dalam penyerangaannya dan Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-6

Je Ha kembali mengingat bagaimana dia melihat sepintas Park Gwan Soo membuat sebuah penawaran ketika dia masih seorang tentara. Rania juga hadir, dan dia melihat kekasihnya mengantar Park Gwan Soo yang akan pergi.

Suara tembakan terdengar, dan ketika Je Ha menemukannya terbaring, Rania terbaring di tanah dan telah meninggal membuat Je Ha sangat berduka hingga ia berteriak. Ingatan itu membuat Je Ha meneriaki nama Park Gwan Soo.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-7

Beberapa saat kemudian, Je Ha membuat sesuatu yang menyerupai sebuah jebakan remote control sensor yang bereaksi kepada sebuah alat ketika mendekat. Je Ha menemukan kesempatakannya saat Park Gwan Soo mendatangi tempat langganannya untuk bercukur. Dan dia diam-diam menyelipkan sebuah remote ke dalam jas Park Gwan Soo di dalam ruang ganti.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-8 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-11

Je Ha menunggui Park Gwan Soo di lobi, untuk memastikan rencananya berjalan lancar. Tapi tiba-tiba saja seorang anak kecil berlari di depan Park Kwan Soo dan terjebak di pintu depan, tempat dimana sebuah alat telah terpasang.

Je Ha dihentikan oleh seorang anak buah Park Gwan Soo untuk mendekat saat anak kecil itu menangis. Dia melihat lampu kecil yang menyala yang mengindikasikan tersisa hitungan detik akan meledak, namun untungnya Park Gwan Soo  keluar melalui pintu lain, membuat jarak antara dia dan alat itu, sehingga membuat Je Ha bisa bernafas lega.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-12 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-13

Je Ha akan pergi, tapi seorang petugas yang merupakan anak buah Park Gwan Soo menunjukkan tanda pengenalnya padanya. Perhatian Je Ha tertuju pada luka bakar yang ada di pergelangan tangannya, yang mengingatkannya dengan luka yang sama yang dimiliki seorang penyerang bertopeng di malam hari yang ingin menangkap basah perselingkukan Se Joon dengan seorang wanita.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-14

Sepertinya petugas itu juga mengenali siapa Je Ha karna malam itu keduanya saling memukul satu sama lain, sehingga dengan penuh rasa curiga ia meminta Je Ha untuk menunjukkan KTPnya. Je Ha menyerangnya dan menghindar menuju eskalator. Dia berlari menuju dapur dan berlari menyusuri bangunan tersebut dimana anak buah Park Gwan Soo mengejarnya di belakang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-15 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-16

Je Ha menendang dan menjatuhkan mereka sebelum kembali berlari. Sebuah scanner mendeteksi remote kecil yang ada di jas Park Gwan Soo, sementara Je Ha berlari menuju atap dimana dia telah mempersiapkan sebuah alat untuk melarikan diri. Tapi ada seseorang yang menungguinya di bawah: Kepala Joo.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-17

Je Ha telah berhasil sampai ke bawah menggunakan sebuah tali saat anak buah Park Gwan Soo tiba di atap. Dia  mau tak mau masuk ke dalam mobil Yoo Jin, dan kepala Joo melihat jebakan Je Ha untuk terjebak di pintu putar sangat bagus.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-19

Je Ha berterima kasih pada Yoo Jin karna membantunya meloloskan diri, dan ketika Yoo Jin bertanya tentang email, Je Ha memberitahunya karna itu Yoo Jin selamat sampai saat ini. Memanggil namanya, Yoo Jin bertanya padanya jika dia menembak seseorang — apa peluru itu membunuh musuhnya? atau pistol yang membunuh mereka? Atau jari yang menarik pelatuknya yang membunuh mereka?

 Yoo Jin mengetahui bahwa Je Ha tidak bisa menarik pelatuknya karna PTSDnya (dan Je H menatap Kepala Joo dengan kesal). Je Ha menolak tawaran Yoo Jin yang ingin menarik pelatuknya untuknya, dengan mengatakan bahwa dia yang akan melakukannya sendiri.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-21

Park Gwan Soo bukan tipe yang mudah untuk dibunuh dan Yoo Jin yakin dia memiliki banyak bodyguard yang akan menjaganya sekarang setelah insiden ini. Meskipun Yoo Jin tak tahu alasan mengapa Je Ha mengejarnya, tapi Yoo Jin kemudian mengulangi sebuah kalimat, tapi musuh dari musuhmu adalah teman. Jika Je Ha menerima bantuan JSS, organisasi itu akan menjadi senjatanya saat waktunya tiba.

Yoo Jin berkata, “Jadilah peluru. Aku yang akan menarik pelatuknya.” Dia memanggil Je Ha teman, karna menurutnya mereka bertemu di waktu yang tepat, di kondisi yang sempurna

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-23

Sementara itu, pengawal pribadi Anna, orang yang sama yang membawanya ke Korea, mengeluh kepada seorang pembantu rumah tangga tentang pekerjaannya sebagai seorang bodyguard di luar negeri dimana dia merasa membusuk disana tanpa melakukan apapun selama dua tahun dan sekarang di Korea masih tetap saja begini. Dia tak perduli apa Anna bisa mendengarnya atau tidak, dan sudah tidak sabar menunggu sampai pemilu selesai yang tinggal satu tahun lagi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-25

Anna duduk sambil menangis di kamarnya dan mendengar pengawalnya yang meragukan jika ayahnya  akan datang untuk mengunjungi putrinya. Selama Yoo Jin membuka matanya lebar-lebar tidak akan ada yang datang ke rumah ini.

Mendengar kalimat terakhir yang diucapkan pengawal itu, Anna berusaha meyakinkan dirinya bahwa Yoo Jin adalah alasan mengapa ayahnya tidak bisa datang mengunjunginya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-27

Setelah berlari cukup panjang sambil mengingat kenangannya yang indah dan pahit akan Narnia, Je Ha mendatangi gedung JSS yang berhasil menarik perhatian semua orang. Sementara itu, seorang ahli bela diri menggodai seorang dokter sebelum akhirnya dia sedikit kesal; setelah di dokter sangat ramah menyapa Je Ha yang datang untuk melepas gipsnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-30

Pria tua ini mendesak Je Ha untuk datang berlatih mulai hari ini bersama anggota baru JSS lainnya, dan saat Je ha bergabung dia sama sekali tidak membiarkannya duduk dan bahkan memanggilnya ke depan. Dia memperkenalkan namanya, Song Young Choon, dan menjelaskan bahwa dia adalah penerus sejati dari Wing Chun yang terkenal itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-32

Guru Song menyuruh Je He untuk menyerangnya, dan dia menelan air liurnya ketika Je Ha tiba-tiba akan menyerangnya tepat di lehernya. Guru Song lantas bertanya siapa yang menyuruhnya berkelahi seperti itu,  dan menjelaskan bahwa ketika mereka berkelahi, mereka perlu bersikap sopan. Guru Song memamerkan kemampuan bela dirinya di depan Je Ha,  dan kembali menjelaskan dasar-dasar ilmu bela diri, dan mencoba untuk mengelabui Ja Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-33

Sayangnya, Je Ha telah lebih dulu menduga serangan itu, sehingga membuat Guru Song terjatuh di matras. Kemudian Guru Song mencoba untuk menjatuhkan Je Ha, tapi gagal sehingga ia hanya melontarkan pujian padanya.

Menurutnya sudah cukup, Je Ha membalas ketika Guru Song kembali menyerang sehingga dia menjatuhkannya ke matras dan mengunci badannya. Ketika Je Ha dipanggil, Guru Song berkata padahal dia berencana mengajarinya dengan benar hari ini. Sebelum pergi, Je Ha memperbaiki seragam bela diri Guru Song dan memberi salam.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-36

Kepala Joo lega masa percobaan Je Ha telah berakhir setelah gipsnya telah dilepas. Pemimpin Tim yang akan diikuti oleh Je Ha tidak setuju dengan bergabungnya Je Ha dalam tim VIP yang terlalu cepat. Saat Je Ha keluar dari ruangan kepala Joo, Kepala Tim Seo mengingatkan bagaimana perasaan mereka yang menderita karna Je Ha  akan semakin memburuk

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-37 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-344

Kepala Joo kemudian bertanya pada Pemimpin Tim Seo apa dia suka berburu, dan kemudian mengambil contoh sebuah perandaian dimana seorang pemburu mendapat anjing yang bagus dari suatu tempat, sehingga dia dibawa pulang dengan senang hati. Tapi sudah banyak anjing pemburu di rumah ini, dan mereka mulai menggonggong segera setelah melihat anjing yang baru. Apa yang harus dilakukan si pemburu. Mereka lemparkan saja anjing itu di antara anjing yang lainnya. Apa dia akan meletakkan ekornya dan tergigit sampai mati, atau malah menjadi pemimpin mereka yang baru . Mereka akan lihat sendiri setelah melihat anjing-anjing itu keesokan harinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-39

Ketika Je Ha sedang mandi, kita bisa melihat berbagai tatto yang ada di tubuhnya; tatto pertama tertulis “Kehormataan, Takdir, Kemuliaan” dan tatto kedua  adalah tangan yang berdoa. Sorang pria yang berada di sebelahnya mengenali Je Ha dari pertemuan terakhir mereka, tapi pria yang berdiri di sampingnya bukan satu-satunya orang yang berada di kamar mandi itu yang menaruh dendam padanya

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-41

Je Ha menunduk saat melihat sebuah serangan yang datang ke arahnya dari belakang dan menggunakan handuknya untuk menjatuhkan orang yang ingin menyerangnya. Je Ha sejenak mencuci shampo yang ada di rambutnya kemudian melemparkan shamponya ke lantai sehingga membuat lantainya licin, dan kemudian melemparkan handuknya untuk menggapai tangan musuhnya dan memukul yang lainnya dengan handuknya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-42

Je Ha menjatuhkan agen yang lainnya sebelum memukul wajahnya dengan sebuah botol, kemudian membuang semua isinya ke lantai sehingga membuat lantainya licin. Je Ha kemudian menempatkan handuknya di lantai agar tidak membuatnya terjatuh, seorang agen datang mendekatinya, tapi dia terjatuh sementara Je Ha memberitahu mereka untuk berhati-hati karna lantainya licin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-45

Beberapa pria mendorongnya ke bak mandi,  namun Je Ha menumbangkan satu agen, memasukkan wajah seorang agen ke dalam air dan menendang agen yang ketiga. Je Ha kemudian mengambil handuk dari pengawal yang lain, membungkus kepalan tangannya dan mulailah dia memukul mereka satu persatu. Dia menendang pengawal yang terakhir dan kemudian menjatuhkannya ke dalam bak mandi.

Kepala Joo melihat videonya dengan penuh kebanggaan melalui kamera keamanan yang terpasang di kamar mandi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-47

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-48

Je Ha bertemu dengan Guru Song ketika dia masuk ke kamar mandi, meskipun masih acuk tak acuh padanya. Je Ha mendengar  dia terjatuh ke lantai dan kemudian Je Ha menyelesaikan kalimat yang tadi sebenarnya ingin ia ucapkan, “Sudah kubilang licin. Dia tak sabaran sekali.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-49

Seorang peneliti menganalisa mobil yang telah hancur dan menemukan sebuah chip yang terpasang di mobil tersebut. Namun dia tidak memberitahukan hal tersebut kepada bosnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-50 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-51

Je Ha diperkenalkan kepada semua anggota tim VIP, dan  nama aliasnya adalah: K2. Meskipun Pemimpin Tim Seo tidak bahagia dengan penambahan satu anggota baru, tapi mereka telah gagal melindungi klien mereka dan mereka bisa belajar  dari pelajaran ini. Para peneliti juga bekerja keras untuk menganalisa masalah yang terjadi di sistem mereka untuk membuat dan memastikan ini tidak akan terjadi lagi, sehingga mereka tidak punya pilihan lain selain mengubah jam kerja

gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-52 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-the-k2-episode-4-bagian-pertama-54

Sebelum Je Ha keluar melihat dimana dia bertugas, Pemimpin Tim Seo memanggilnya dan memberitahunya bahwa dia akan bekerja dimana Je Ha tidak membutuhkan kerja sama tim. Je Ha ternyata ditugaskan dalam shift malam di Sektor C, dimana ternyata jaga malam di sektor C hanya diberikan oleh Pemimpin Tim Seo kepada orang yang ia benci.

Mi Ran juga ditugaskan di sektor C, sehingga dengan kata lain dia ditugaskan untuk menjaga Anna. Penugasannya di tempat Anna menjadi kabar yang menggembirakan bagi bodyguard Anna, Mi Ran, yang bersiap-siap untuk menyambut kedatangannya. Anna menguping pembicaraan Mi Ran di telpon, sehingga ia penasaran siapa sebenarnya Je Ha.

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*