Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 5 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 5 Bagian Kedua Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-1 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-2

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 5 Bagian Pertama Drama Korea]

Mertua Sung Won menyinggung Yoo Jin bahwa semua orang tahu dia adalah pemilik tunggal atas Yayasan tersebut, dan menggunakan JSS unutk memonitor JB group. Yoo Jin  tak setuju, dan lebih memilih kata yang pas ‘menyelidiki’. Tapi paman Yoo Jin  mendesaknya untuk menjual semua  saham JB Group yang dipegang oleh Yayasan tersebut, ditambah lagi saham yang baru ia terima dari mendiang tantenya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-3 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-4

Mertua Sung Won mengklaim dirinya tak berminat dengan JB Group, hanya saja ia berencana memberikan saham-saham tersebut kepada menantunya, Sung Won. Dia menawarkan akan membeli sahamnya dua kali lipat, sehingga menurutnya uang itu akan cukup untuk membantunya mendapatkan kursi presiden. Mertua Sung Won menawarkan tiga kali lipat,  dan Se Joon tampaknya tertarik dengan tawaran tersebut.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-5 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-6

Se Joon memberitahu Yoo Jin bahwa dengan jumlah uang itu akan memudahkannya mendapatkan kursi presiden. Yoo Jin tertawa, dan berkata bagaimana bisa dia dengan bebasnya menjual saham milik Yayasan, yang bukan miliknya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-7 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-8

Mertua Sung Won bertanya apa Yoo Jin sulit membuat keputusan ini atau dia tidak ingin, dan kemudian menginformasikan tentang sebuah pertemuan darurat para direktur di Yayasan untuk memilih seorang CEO baru. Sontak mendengarnya, amarah Yoo Jin memuncak, ia berdiri dan tanpa sengaja sebuah polpen yang telah terpasang alat perekam tersorong  oleh tangannya ke  arah Sung Won. Sung Won mengambilnya, dan mematikan alat perekamnya.

Yoo Jin mengatakan bahwa pertemuan para direktur tanpa dirinya tidak memiliki nilai apapun secara hukum.  Mertua Sung Won  berkata benar, oleh karna itu mereka berencana untuk memberhentikan Yoo Jin dari posisinya terlebih dahulu, dan ketika semua saham telah terjual, Yoo Jin akan kembali memegang pimpinan Yayasan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-9 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-10

Mertua Sung Won kemudian meyakinkan Se Joon bahwa mereka akan membantunya semaksimal mungkin untuk meluruskan jalannya menuju Blue House. Dia berharap Se Joon  akan menjadi presiden sebagai imbalan atas investasi mereka, dan Se Joon hanya mengangguk pertanda setuju. Tanpa merasa bersalah, dia bahkan menerima tawaran mertua Sung Won untuk main Baduk bersama.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-11

Yoo Jin mengambil ponselnya untuk menelpon agennya, tapi sayang ruangan itu kedap sinyal. Tiba-tiba saja dia tertawa terbahak-bahak, dan berkata, “Sepertinya saya telah jatuh dalam perangkap sialan kalian! Saya datang kesini untuk mengklaim sahamku tapi sepertinya saya akan kehilangan Yayasan tercintaku.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-12 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-13

Namun, raut wajah Yoo Jin berubah serius dan kemudian menegaskan bahwa JB adalah perusahan yang telah didirikan oleh ayahnya.  Ibu Sung Won mengklaim bahwa ayahnya juga adalah ayah Sung Won, tapi Yoo Jin berkata tidak di depannya.  Yoo Jin melabraknya, mengatakan bahwa ayahnya yang dulunya biasa makan  bersama para pekerjanya di lantai pabriknya sementara ibunya dan dia menghasilkan uang dengan  menenun keranjang, sebelum akhirnya ayahnya membuatnya menjadi sekertaris cantiknya, dan menjadi wanita idaman lain ayahnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-14

Meskipun kepala tim Seo merasa tak ada yang janggal dan menduga Yoo Jin mematikan alat perekamnya karna tidak ingin mereka mendengarnya membicarakan tentang uang, Je Ha merasa ada sesuatu yang aneh.

Je Ha berkata dalam hatinya, “Ambisi wanita ini adalah sesuatu yang  tidak bsia dibeli atau dijual.” Dia kemudian memutuskan masuk ke dalam tempat pertemuan, dengan membawa sebuah payung di tangannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-15 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-16

Kembali ke ruang pertemuan, Ibu Sung Won bertanya apa Yoo Jin tahu mengapa ayahnya tidak memilihnya sebagai penerus perusahaan ayahnya. Dia berkata bukan karna Yoo Jin seorang perempuan,  tapi karna ayahnya mengetahui orang menakutkan seperti apa Yoo Jin itu, dan menyadari apa yang akan terjadi pada perusahaan dan Sung Won jika ayahnya menyerahkan perusahaan itu padanya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-17 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-18

Mendengar pertengkaran hebat mereka, Se Joon hanya duduk diam dan tenang. Ibu Sung Won berkata bahwa ia mengetahui rencana yang sedang dibuat oleh Yoo Jin untuk membuat suaminya menjadi presiden dan menginginkan kekuasaan itu untuk mendapatkan JB Group untuk dirinya.

Ibu Sung Won berkata dia memang wanita idaman lain ayahnya, tapi Yoo Jin adalah ‘orang yang menikah dengan sebuah agenda jahat di dalam pikirannya’. “Lihat kau telah menjadi apa? Apa kau bahkan bahagia?,” ucap Ibu Sung Won.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-19 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-20

Di luar Je Ha dilarang untuk masuk ke ruang pertemuan oleh pengawal yang menjaga. Dia melayangkan tinjunya pada seorang penjaga, menjatuhkan seorang pengawal dengan payung di tangannya, dan menumbangkan yang lainnya dengan kepalan tinjunya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-21

Sebuah api muncul karna kertas yang terbakar sehingga alarm tanda bahaya berbunyi, membuat panik semua  yang berada dalam ruang pertemuan. Air pun jatuh membasahi ruangan tersebut untuk memadamkan api, sementara semuanya segera keluar setelah pengawal membuka pintu yang terkunci.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-22 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-23 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-24

Se Joon ikut keluar bersama yang lainnya karna mengira ada kebakaran, namun Yoo Jin tetap tinggal. Je Ha datang dan memayunginya, dan meyakinkannya  bahwa tidak akan ada pertemuan darurat para direktur di Yayasan.

Je Ha kemudian memberikan sapu tangannya pada Yoo Jin, dan mengajaknya untuk segera pergi dari ruangan ini sekarang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-25 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-26

Berjalan keluar dari ruangan itu untuk menuntunnya keluar, Yoo Jin bernarasi, “Saya sama sekali tidak memencet tombolnya dua kali. Tapi dia tahu saya membutuhkannya. Belum ada seorang pun yang bergerak tanpa kuperintahkan terlebih dahulu. Tapi pria ini tidak membutuhkan perintahku atau izinku. Ya. Dia bukan seorang pemburu anjing. Dia seekor serigala. Betapa berbahayanya. Saya yakin saya tidak akan bisa menjinakkannya.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-27

Sebelum mereka keluar, Je Ha menyuruh  Yoo Jin untuk meluruskan belakangnya dan menaikkan kepalanya  di depan para musuh-musuhnya.

Pertemuan  darurat telah dibatalkan, dan Yoo Jin memerintahkan Se Joon untuk pulang menggunakan mobil lain, sebagai wujud kekecewaannya atas sikap suaminya tadi di dalam ruangan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-28 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-29

Di dalam mobil, air mata Yoo Jin menetes di pipinya sementara Je Ha berpura-pura tidur. Yoo Jin menghapus air matanya dan kemudian memberitahu Je Ha untuk tidak melakukan sesuatu yang ia mau tanpa seijinnya. “Mengerti,” ucap Yoo Jin.  Yoo Jin menenangkan dirinya sebelum akhirnya memerintahkan agennya untuk membawanya ke ‘Cloud Nine.’

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-30 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-31

Kedatangannya di gedung JSS segera disambut oleh pemimpin JSS, yang menginformasikan bahwa dia telah membatalkan pertemuan darurat para direktur dan telah mendapatkan surat pengunduran diri mereka. Mendengar berita baik ini, Yoo Jin memberinya pujian.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-32 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-33

Yoo Jin masuk ke  dalam lift ditemani oleh Kepala Joo dan Pemimpin JSS menuju ‘cloud line,’ dan tidak membiarkan Je Ha ataupun pengawal lain mengikuti mereka. Dan saat pintu lift akan tertutup, Yoo Jin tersenyum tipis pada Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-34 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-35

Dokter yang membuka gips Je Ha menelpon Mi Ran dan menceritakan dengan penuh antusiasnya bagaimana hebatnya Je Ha menumbangkan satu persatu pengawal STT saat membantu Yoo Jin. Guru Song heran bagaimana dia bisa menceritikan semuanya dengan terperinci, seakan dia melihat kejadiannya sendiri.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-36 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-37

Dokter  menjelaskan bahwa dia memiliki seorang teman yang bekerja untuk STT, sebuah perusahaan yang melakukan keamanan, dan diberitahu bahwa semua pengawal yang pergi kesana hari ini tidak mendapat komisi selama delapan minggu.  Dia kembali melanjutkan ceritanya betapa mengagumkannya Je Ha memayungi Yoo Jin ditengah air yang terpercik.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-38 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-39

Karna diacuhkan, Guru Song terpaksa keluar dari ruangannya,  dan secara kebetulan berpapasan dengan Je Ha. Guru Song bertanya apa Je Ha sibuk, an kemudian mengajaknya untuk ikut bersamanya.

Ternyata Guru Song membawanya ke sebuah restoran dan mentraktirnya daging. Je Ha pun penasaran mengapa dia tiba-tiba mentraktirnya daging.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-41

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-40

Dan kemudian setelah si dokter tambatan hatinya turun ke lobbi untuk pulang, dia menyuruh Je Ha melakukan apa yang ia minta. Guru Song membanting Je Ha untuk tampak seperti seorang pahlawan di depannya, tapi yang ada malah si dokter memukul kepalanya hingga berdarah karna besi di tasnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-42 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-43

Si dokter mengobati kepalanya dan menegur mereka berdua, terutama Je Ha yang melakukan apa yang diminta Guru Song hanya karna dibelikan daging. Je Ha mengklarifikasi bahwa dia hanya ingin membantu hubungan mereka. Namun si dokter tak habis pikir dengan pikiran mereka berdua, bahwa seorang wanita akan jatuh cinta pada seorang pria hanya karna mereka jago berkelahi.

Guru Song minta maaf, dan kemudian keluar dari ruangannya. Tapi si dokter tiba-tiba saja pergi mengejarnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-44 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-45

Pada akhirnya Guru Song berterima kasih atas bantuan Je Ha, tapi Je Ha dengan  bercanda mengatakan itu semua karna karisma yang dimiliki oleh Guru Song. Guru Song tersanjung, dan berjanji akan mentraktirnya kembali daging sebagai imbalan atas bantuannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-46 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-47

Bibi si pengurus rumah dan Mi Ran  masuk untuk membersihkan kamarnya, setelah Anna keluar untuk mandi. Mi Ran  penasaran setelah melihat  sebuah selimut listrik di dalam lemari Anna, dan bibi si  pengurus rumah berkomentar bahwa ketika hatimu terasa dingin begitu pula tubuhmu.  Mi Ran pun menanggapinya dengan sebuah candaan bahwa penghangat tubuhnya adalah Je Ha.

Kamera CCTV mengawasi semua ruangan, dan Bibi menghidangkan makan malam untuk Anna di atas meja tepat pukul 10 malam.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-48 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-49

Namun saat Anna turun ke lantai bawah menuju dapur setelah mandi, dia juga mendapati sebuah bungkusan ramyun dan air panas di atas kompor listrik, yang telah disiapkan oleh Je ha. Je Ha duduk di depan  layarnya untuk menyaksikan bagaimana imutnya Anna ketika mulai memasak ramyunnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-50 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-51

Sambil memasak ramyun, tangan, kaki, dan kepala Anna mulai bergoyang dengan lembutnya, hal yang sama pada Je Ha, kakinya bergoyang dan tersenyum melihat Anna. Namun  Anna menyadari ada sebuah kamera yang terpasang di dekatnya, sehingga dia naik ke sebuah meja dan menutupi kamera itu dengan sebuah tissue.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-52 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-53

Sehingga Je Ha berusaha mencari kamera keamanan lain yang menangkap keberadaan Anna. Saat dia berhasil menemukan satu kamera yang menyorot Anna, dia berjingkrak kegirangan. Anna menengok  sekelingnya sebelum akhirnya mulai menari dengan gaya imutnya,  yang telah dinanti-nantikan oleh Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-54 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-55

Je Ha menatapnya dengan  tajam saat Anna mulai makan dengan lahapnya mie ramyun.  Je ha bahagia bisa mewujudkan keinginan Anna, dan ia keluar sebentar untuk merokok di halaman rumah, namun secara kebetulan Mi Ran melihatnya dan menyapanya dengan manja.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-56 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-57

Dengan  agak malu-malu, Mi Ran  minta maaf pada Je Ha karna tidak mengangkat telponnya kemarin. Mi Ran mengakui bahwa ia ragu apa harus mengangkatnya, tapi Je Ha mengingatkannya bahwa telpon itu adakah hotlien kerja sehingga Mi Ran  harus mengangkat telponnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-60

Mi Ran jadi genit di depannya sampai memegang lengan Je Ha yang berotot. Je Ha kemudian menyinggung saat Mi Ran ditugaskan  di Barcelona. Mi Ran pun mengeluh saat Je ha mengungkitnya, menceritakan bagaimana Anna sampai lari berkali-kali hanya untuk menemukan ayahnya, sehingga mereka harus pergi mencarinya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-58 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-59

Mi Ran mendekat, sehingga memaksa Je Ha sedikit mundur. Je Ha kemudian bertanya mengapa ayah Anna tidak pernah mengunjunginya. Mi Ran berkata bahwa ayahnya sama sekali tidak tertarik dengan putrinya. Dia telah melaporkannya berkali-kali bahwa Anna mencari ayahnya ketika masih di Spanyol, tapi sama sekali tak ada jawaban hingga akhir. Dan bahkan ketika ayah Anna datang ke Madrid untuk perjalanan bisnis, ayahnya sama sekali tak datang.

Je Ha berkata itu sangat menyedihkan, namun Mi Ran menyalahartikan ucapannya. Dia mengira Je Ha merasa iba padanya  karna telah menjalani tugasnya sebagai bodyguard Anna, mengawasi seorang gadis yang seumuran dengannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-61 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-62

Tak lama, Mi Ran ditelpon oleh agen JSS untuk menggantikan tugas Je Ha menjaga di rumah Anna untuk malam ini. Namun Mi Ran begitu terkejut setelah mendengar bahwa Je Ha ditelpon ke untuk datang ke lantai 9 di gedung JSS, ke ‘Cloud Nine,’ sepertinya sebuah ruangan yang tidak sembarang orang bisa masuk.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-63 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-64

Je Ha bertanya tempat seperti apa itu, namun seseorang datang untuk menjemputnya. Mi Ran semakin kagum melihat Je Ha sampai dikirimkan sebuah mobil, sampai ia menduga Je Ha telah naik pangkat.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-65 gambar-sinopsis-the-k2-episode-5-bagian-kedua-66

Je Ha tiba di gedung JSS, dan segera masuk ke dalam lift. Di dalam lift, Je Ha diperintah untuk memindai terlebih dahulu kartu identitasnya. Namun lift yang dinaikinya malah turun ke lantai bawah, bukannya ke lantai atas, dan membawanya menuju ke sebuah ruangan.

Sumber Dok Gambar: tvN Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*