Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 6 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 6 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 6 Bagian Kedua Drama Korea]

Lift yang dinaiki Je Ha turun ke lantai bawah, membawanya ke Cloud Nine, ke sebuah tempat rahasia, yang tidak didatangi oleh sembarangan orang. Je Ha terus berjalan menyusuri sebuah lorong, sampai dia menemukan sebuah ruangan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-4 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-5

Sebelum masuk, Je Ha terlebih dahulu memindai sidik jari, dan retina matanya pada sebuah alat yang terpasang, baru kemudian pintu itu terbuka dimana ia mendapati Yoo Jin sedang berdiskusi di sebuah ruangan bersama Kepala Joo, pemimpin JSS, dan asisten pribadinya, Kim Dong Mi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-6 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-7

Mereka sedang membahas kandidat beberapa untuk dijatuhkan dengan memanfaatkan kelemahan mereka masing-masing. Yoo Jin kemudian memerintahkan Pemimpin JSS dan Kepala Joo untuk membuat salah satu calon, Kim Soo Young kehilangan pekerjaaannya sebagai profesornya, menyebarkan  kabar bahwa perannya dalam pemilu kali ini dipertanyakan, dan meminta sekitar tiga miliar won sebagai biaya penyelesain.

Meskipun pemimpin JSS ragu apa mereka bisa memenangkan kasus dengan bukti yang mereka miliki, tapi bagi Yoo Jin bukan masalah mereka kalah atau menang, setidaknya mereka bisa melakukan tindakan hukum selama tiga tahun hingga pada saat itu, reputasinya akan hancur dan tidak bisa diperbaiki.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-8

Selanjutnya Yoo Jin memerintahkan mereka untuk merilis sebuah video mesum seorang kandidat bernama Go Yoon Young bersama seorang wanita muda untuk membuat semua orang berpikir dia adalah orang yang cabul. Tapi Yoo Jin memerintahkan mereka untuk menunjukkan video mesum itu kepada anak-anaknya sebelum merilisnya ke seluruh dunia.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-10

Meskipun yang lainnya ragu dengan idenya karna memikirkan dampak yang akan dialami oleh anak-anaknya, Yoo Jin  berkata dengan nada datar, “Saat berada di pertemuan pemakaman keluarga saya telah memikirkan metode mematikan yang mana yang paling sangat menyakitkan.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-11

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-12

Setelah  Je Ha pergi ke gedung JSS, Mi Ran dengan penuh antusiasnya memberitahu Bibi pengurus rumah tentang kepergian Je Ha menuju ‘Cloud Nine.’ Bibi tak menyangka Je Ha secepat itu naik pangkat, dan Mi Ran kemudian membulatkan tekadnya untuk membuat Je Ha  menjadi miliknya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-13

Sebelum pergi tidur, Bibi pengurus rumah mengingatkan Mi Ran untuk tidak pergi melakukan hal –hal konyol seperti sebelumnya karna malam ini tidak ada yang akan mengawasi kamera. Anna kebetulan menguping pembicaraan mereka, dan ucapan terakhir Bibi pengurus rumah menarik perhatiannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-15

Setelah pertemuan mereka selesai, giliran Je Ha berbicara empat mata dengan Yoo Jin. Je Ha memuji ‘cloud line’ sebuah tempat yang bagus, sebuah tempat yang sangat sempurna untuk melindungi dari potensi penyadapan.  Yoo Jin berkata ruangan ini berada di tingkat D, dan berani memastikan tidak ada yang bisa mendengar apapun yang terjadi disini, bahkan sebuah tembakan.

Je Ha kemudian bertanya apa yang ingin diberitahukan oleh Yoo Jin  saat menelponnya kesini. Yoo Jin menjawab tidak, dia  mengakui menelponnya karna ingin mendengarnya mengatakan sesuatu. Yoo Jin memberitahu Je Ha dia ingin mendengar semuanya, kisah seseorang yang masuk ke sarang musuh tanpa perintah, kisah seseorang yang bahkan berpikir untuk membawakan payung untuknya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-17

“Aku ingin tahu,” ucap Yoo Jin. “Aku juga ingin tahu. Kenapa aku menjalani hidup seperti itu? Jadi, apakah itu yang benar-benar ingin kau dengar?,” tanya Je Ha.

“Itulah kebenarannya,” ucap Yoo Jin dalam hati. Yoo Jin memberitahu Je Ha bahwa dia telah mendengar tentang hidupnya dari Kepala Joo, tapi sekarang dia ingin mendengar apa yang terjadi padanya di Irak. Yoo Jin memberitahu Je Ha bahwa mereka akan segera melakukan perburuan pada Park Kwan Soo, sehingga ia sangat ingin mendengar semuanya dari Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-19

Yoo Jin meyakinkan Je Ha bahwa ruangan ini benar-benar kedap suara, sehingga tidak seorang pun di dunia ini bisa mendengar perkataan apapun yang ia katakan di ruangan ini.

Je  Ha kemudian bertanya  lalu siapa orang yang mendengar percakapan mereka melalui mic yang menyala. Yoo Jin menjawab seraya bercanda, “Saudara cerminku. Dia seperti cermin penyihir.” Yoo Jin kemudian memperdengarkannya pada Je Ha, bertanya menggunakan micnya siapa yang paling cantik di dunia, dan terdengar sebuah suara yang menjawab.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-20

Anna duduk di kamarnya sambil menyaksikan pemberitaan di TV tentang ayahnya, dan ia mendapatkan sebuah informasi penting tentang rencana kedatangan ayahnya ke sebuah gereja katolik esok siang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-21

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-23

Kembali ke ‘cloud line’, Yoo Jin memberitahu Je Ha itu adalah AI yang bekerja dengan perintah suara, meskipun perangkat seperti itu banyak terpasang di ponsel sekarang ini tapi Yoo Jin mengklaim miliknya jauh lebih cerdas. Sambil mengajaknya berkeliling di sekitar ‘Cloud Line,’ Yoo Jin memberitahu Je Ha bahwa tempat ini seperti otak dari JSS, dan disinilah mereka mengumpulkan dan menyimpan semua rahasia dunia, dan tempat dimana mereka memproses semua data besar di website.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-24 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-25

Yoo Jin berkata bahwa ‘Cermin’ menemukan jawaban yang paling akurat untuk pertanyaan yang ia tanyakan, dengan menggabungkan semua informasi yang mereka kumpulkan, dan menunjukkannya kepadanya – seperti itulah perangkat lunak milik AI bekerja.

Setelah menceritakan semuanya kepada Je Ha, Yoo Jin kemudian menagih Je Ha untuk memberitahukan tentang dirinya. Yoo Jin memberitahu Je Ha bahwa jika dia melakukannya, Cermin akan menjawab semua pertanyaannya untuknya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-26

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-27

“Mengapa kau berpikir kalau aku memiliki pertanyaan yang belum terjawab?,” tanya Je Ha dengan sinis. “Karna jika tidak, kau tidak perlu untuk bergabung dengan JSS,” jawab Yoo Jn.

Je Ha tak berkata apa-apa sehingga Yoo Jin menduga tebakannya benar. Yoo Jin kemudian memberitahu Je Ha bahwa dia tidak dapat mengakses  data dari sini tanpa bantun Cermin, karna ‘Cermin’ ini sudah diatur agar dia hanya mematuhi suaranya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-28

Anna turun ke lantai dua, dan diam-diam mengamati Mi Ran. Di saat Mi Ra asyik menonton TV, Anna berjalan dengan perlahan menuju kamarnya, mengambil kartu identitas Mi Ran di sebuah laci, dompet, kacamata hitam, sebual alat komunikasi kecil yang dipasang di sekitar telinga, dan sebuah  suntik berisi obat tidur.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-30 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-31

Yoo Jin meminta Je Ha memberitahukan apa alasan dia mengejar anggota parlemen Park Kwan Soo dan tentang apa yang terjadi padanya. Je Ha sejenak terdiam,  dan kemudian duduk di sebuah kursi. Dia menatap Yoo Jin dan mulai menceritakan bahwa ada seorang pengungsi wanita dari Kumar bernama Raniya  yang ia temui saat berada di Irak.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-33

“Saya ingin membuat Raniya keluar dari neraka itu,” ucap Je Ha. Kemudian flashback, Je Ha datang kamp Blackstone dan melihat Raniya ada bersama  Park Kwan Soo yang sedang melakukan sebuah trankasi dengan seorang pria berkebangsaan Arab. Raniya ternyata bertugas sebagai penerjemah, sementara Park Kwan Soo berpesan agar informasi ini jangan sampai bocor.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-35

Tapi saat Raniya mengantar keluar, tiba-tiba saja beberapa orang prajurit Blackstone membawanya dan terdengar suara tembakan. Je Ha berlari  mendatangi suara tembakan itu, dan mendapati tubuh Raniya terbaring di tanah, dan tiba-tiba saja seseorang memukulnya dari belakang dan dia jatuh pingsan.

Beberapa saat kemudian dia terbangun, Je Ha menghampiri tubuh Raniya dan dia mendapatinya telah meminggal,  namun seorang polisi  datang dan membawanya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-37

Kembali ke masa sekarang, Je Ha menjelaskan bahwa dia kemudian dijebak seakan dia yang telah membunuh Raniya dan pada akhirnya ditangkap, namun untungnya dia bisa melarikan diri dalam waktu satu minggu. Tapi setelah ia kabur,ia kemudian mendapati fakta bahwa politisi Korea itu bernama Park Kwan Soo telah meninggalkan Irak dan kamp Blackstone berbalik ikut mengejarnya sehingga ia berlari, bersembunyi di antara pengungsi Suriah dan melanjutkan perjalanan melewati Turki untuk bisa pergi ke Eropa.

“Itu yang sebenarnya. Itulah alasan kenapa aku harus membunuh Park Kwan Soo,” ucap Je Ha dengan mata berkaca-akaca. Yoo Jin kemudian nemerintahkan pada Cermin untuk menjawab semua pertanyaan agen Kim Je Ha.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-39

Je Ha ingin mengetahui apa yang dilakukan oleh Park Kwan Soo pada tanggal 15 September 2010. Kemudian di layar muncullah sejumlah informasi,  dan  setelah membacanya Je ha kemudian memberitahukan pada ‘Cermin’ bahwa Park Kwan Soo berada di sebuah kamp kecil di padang pasir, pukul 3;30 sore pada hari itu, sekitar 30 menit dari hotelnya.

“Mengapa dia ada disana?,” tanya Je Ha. ‘Cermin’ tidak menemukan bahan yang terkait dengan permintaannya, sehingga Yoo Jin memerintahkan ‘Cermin’ untuk meningkatkan pertanyaannya dua kali lipat dan menggunakan dua kali lipat sumber daya untuk menjawab semua pertanyaan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-40 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-41

‘Cermin” mendeteksi bahwa 53.3 persen kemungkinan Park Kwan Soo sedang terlibat pembicaraan rahasia  dengan seseorang. Je Ha memberitahukan lokasi tenda dimana mereka bertemu dan kemudian bertanya siapakah orang yang hadir dalam pertemuan itu.

Ada empat orang yang hadir; anggota parlemen Park Gwan Soo, seorang pengawal dari Black stone, penerjemah Raniya, dan pemimpin Kumar. Tapi Je Ha sangat prustasi setelah ‘Cermin’ tak bisa menjelaskan apa alasan pertemuan rahasia itu. Dia mengetahui jika Raniya telah mengartikan percakapan yang tak seharusnya dia dengar, tapi ia sangat ingin mengetahui apa yang sebenarnya di bicarakan oleh Park Kwan Soo dan Abdul Omar saat itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-42 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-43

Tapi ‘Cermin’ memberikan  mereka sebuah informasi bahwa dua minggu setelah pertemuan rahasia diantara mereka, Abdul Omar berhasil melepaskan kendali dari CIA dan menciptakan pasukannya sendiri.

Mendengar informasi ini sontak Yoo Jin terkejut, Yoo Jin bertanya-tanya apa Park Kwan Soo menjual senjata kepada pemimpin Kumar itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-44

Sementara itu, saat Mi  Ran kebelet ke kamar mandi, diam-diam Anna menyuntikkan  obat bius ke minumannya sementara Bibi pengurus rumah telah tertidur lelap.

Anna berjalan keluar mengenakan wig pendek dan telah mengenakan pakaian seragam Mi Ran serba hitam, untuk mengelabui  penjaga. Dia berhasil mengelabui seorang penjaga dengan menyamar sebagai J4 alias Mi Ran, berhasil lolos dari  rumah, dan bergegas menaiki sebuah taksi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-46

Di dalam taksi, Anna kemudian memberitahu supir untuk pergi ke Yeonhi-dong, sebuah jalan menuju kompleks rumahnya yang dulu. Anna membuka pintu kaca jendela, mengenakan kaca mata hitamnya agar terhindar dari sinar matahari untuk sejenak menikmati udara bebas.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-48

Je Ha masik syok, dan Yoo Jin kemudian bertanya apa Je Ha mencintai pengungsi wanita bernama Raniya. “Aku tidak tahu. Itu saat-saat yang menyengsarakan dalam hidupku. Aku tidak tahu apakah aku menganggapnya kekasihku atau hanya beberapa sumber simpati tak berguna,” ucap Je Ha. “Dia baru saja mulai bekerja sebagai penerjemanh Blackstone. Karna aku yang memperkenalkannya kepada mereka.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-50

Setelah perbincangan mereka berdua telah selesai dan Je Ha akan pamit pulang ke tempatnya, Yoo Jin melarangnya dan memberitahunya bahwa sekarang dia adalah ‘close line.’ Dia menyuruh Je Ha tinggal di kediaman JSS, dan menginformasikan bahwa ketika seseorang di JSS menjadi ‘close line’, Yoo Jin yang akan mengambil tanggung jawab – melindungi kesejahteraan orang itu, dan keluarga mereka sejak saat itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-52

Namun Je Ha berkata, “Bagiku, itu terdengar seperti, ‘Kau adalah budakku mulai saat ini dan seterusnya’.”  Yoo Jin kemudian memberitahu Je Ha bahwa dia tidak pernah mengkhianati siapapun yang tidak pernah mengkhianatinya sebelumnya, dan Je Ha meresponnya, “Tidak ada hal seperti tuan yang tidak mengkhianati budaknya.”

Tapi sebelum pergi, Je Ha kemudian berkata bahwa meskipun demikian orang yang tidak mengkhianati temannya itu ada, dan kemudian memanggil Yoo Jin ‘teman’, seperti yang pernah ia lakukan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-55

Mi Ran tengah tertidur lelap, tak menyadari tagihan taksi Anna masuk ke ponselnya. Anna telah tiba di lokasi tempat tinggalnya dulu, dan saat ia berdiri di depan rumahnya, matanya berkaca-kaca saat kembali mengingat kenangan indahnya bersama ibunya ketika dulu masih kecil diajari oleh ibunya bergoyang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-57

Anna kemudian berjalan menyusuri daerah komplekas rumahnya menuju sebuah studio foto dan melihat dari luar kaca jendela foto lamanya bersama ibunya masih terpajang disana. Dia memutuskan masuk ke dalam, dan saat melihatnya datang pria ini mengira Anna datang untuk foto paspor. Tapi Anna kemudian mengklarifikasi dengan bertanya tentang foto yang terpajang di depan. Pria tua ini menebak wanita yang sedang berdiri di depannya adalah putri Hye Rin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-58

Saat Je Ha kembali ke rumah, dia kemudian diberitahu oleh penjaga bahwa J4 alias  Mi Ran belum kunjung kembali sehingga ia  berniat melaporkan ini ke ruang kontrol.

Merasa ada yang janggal, Je Ha segera masuk ke dalam rumah, mendapati Mi Ran sedang tertidur lelap karna obat tidur di sebuah sofa dan Anna tidak ada di kamarnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-59 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-60

Sambil memegang bingkai foto lama Anna bersama Ibunya, pria tua itu berkata bahwa ibu Anna benar-benar yang tercantik saat itu. Anna bertanya apa dia dekat dengan ibunya, tapi pria tua itu membantahnya, tidak mungkin baginya mengenal ibu Anna secara pribadi karna dia adalah seorang bintang film.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-the-k2-episode-6-bagian-pertama-62

Pria tua itu memberitahu Anna bahwa seharusnya ibunya tidak mengambil foto di sebuah studio seperti ini, tapi seharusnya di sebuah studio yang jauh lebih baik. Tapi dia berkata bahwa hari itu, Ibunya datang mengambil foto paspor untuk Anna, dan kemudian tiba-tiba ingin mengambil foto keluarga sehingga ia merasa beruntung bisa melakukannya.

Mendengarnya, Anna merasa ini sebuah berita baru untuknya karna pria tua ini mengira foto paspor yang dulu ia buat untuk pergi ke Amerika.

Sumber Dok Gambar: tvN

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*