Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The K2 Episode 8 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis The K2 Episode 8 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: tvN

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-2

[Baca juga: Sinopsis The K2 Episode 8 Bagian Kedua Drama Korea]

Di pagi hari Je Ha lega setelah melihat Mi Ran dan penjaga rumah tengah tertidur di samping ranjang Anna sepanjang malam. Je Ha bertanya apa Anna butuh sesuatu sebelum ia kembali pulang ke rumah persembunyian sore ini, dan karna Anna hanya diam  Je Ha menganggapnya tidak ada.

Anna bertanya, “Mengapa kau membawa Ayah kemari?.” Je Ha menjawab, “Karna aku tak mau kau mati.” Anna tak mengerti mengapa Je Ha harus perduli dia mati atau tidak, namun Je Ha memberitahunya bahwa betapa banyak orang yang sangat mencemaskannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-3 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-4

Anna minta maaf karna membuat orang mengerikan sepertinya cemas. Je Ha memahami mereka memang orang jahat yang mengurung dan mengawasinya, tapi dia ingin Anna menyadari usaha mereka untuk juga melindunginya. “Kau buatkan ramyeon dan memberi ice cream sambil berpura-pura mengatas namakan perlindungan ayahku?,” ucap Anna dengan ketus.

Anna menyuruhnya pergi, dan Je Ha bergumam bahwa sepertinya dia membuat janji bodoh untuk ayahnya, sebelum akhirnya pergi. “Janji,” gumam Anna.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-6

Yoo Jin marah besar terhadap Kepala Joo dan CEO Gook, ketika mereka tiba di kantornya perihal sebuah percobaan yang membuat nyawa Se Joon terancam.  Dia  jengkel dengan keputusan Kepala Joo untuk mundur dari posisinya sebagai bentuk pertanggung jawabannya atas kekacauan tersebut: “Kau tak tahu apa artinya? Kau tak tahu apa yang paling dibutuhkan saat ini?”

Amarah Yoo Jin mereda, dan melihat bahwa polisi berpura-pura untuk menginvestigasi kasusnya. Dia memutuskan akan mengurus wanita yang menuntut Se Joon atas pelecehan seksual setelah dia dibebaskan, dan memerintahkan asistennya umntuk membuat bodyguard yang mengkhianati mereka menghilang, dengan begitu kejadian ini takkan pernah terjadi lagi.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-7

Sementara itu, kantor kejaksaan mengikuti permintaan Se Joon untuk menyelidiki grup keuangan internasional perihal korupsi. Mereka datang ke sebuah perusahaan sambil menunjukkan surat penangkapan karna telah melakukan penggelapan,  sementara perusahaan lain jaksa datang untuk melakukan penggeledehan.

Seperti yang ia janjikan, Se Joon datang ke kantor kejaksaan untuk menjalani pemeriksaan. Reporter tidak hanya memborbardirnya dengan pertanyaan disana, tapi mereka juga menunggu di luar rumah Se Joon.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-8

Yoo Jin mengajak para jaksa yang datang masuk ke dalam, dan menunjukkan pada mereka  beberapa kardus yang berisi dokumen untuk dibawa. Dia juga mempersiapkan sarapan, dan yang lainnya diajak untuk menikmati sandwich buatannya sementara dia berbicara sendiri dengan jaksa senior di ruang kerjanya.

Dia bertanya apa investigasi di Grup Keuangan Internasional berjalan lancar, dan ketika jaksa itu berkata  bahwa dia mengetahui mereka adalah kerabat Yoo Jin, Yoo Jin malah memerintahkannya untuk menyelidiki mereka secara menyeluruh dan berimbang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-10

Ayah mertua Sung Won masih belum bisa menghubungi Kepala Sekertaris.  Dia tertawa kecil, karna mengira ini adalah ulah Yoo Jin, tapi menurutnya Yoo Jin tidak akan berani mengganggunya atau pun Choi Seobang karna Yoo Jin tidak akan bisa membiayai kampanye Se Joon tanpa mereka.

Tapi ibu Sung Won percaya bahwa Yoo Jin adalah wanita jahat yang akan melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang ia inginkan, dan ayah mertua Sung Won menambahkan bahwa mereka masih punya waktu untuk mendapatkan sekutu sebelum Se Joon berhasil menjadi presiden.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-12

Park Kwan Soo mendengar tentang penyelidikan yang sedang berjalan itu melalui radio saat sedang kembali bercukur.  Sekertarisnya datang dan menjelaskan bahwa semua perusahaan yang terlibat adalah sponsor mereka, dan mengijinkan sekertarisnya untuk menyebutkan nama para anggota kongres yang tersisa yang masih mendukung mereka satu persatu di depan tukang cukur Park Kwan Soo.

Park Kwan Soo memerintahkan tukang cukurnya keluar, dan kemudian bertanya pada sekertarisnya apa Se Joon ditakdirkan berumur panjang atau mereka sangat sial. Sekertarisnya percaya bahwa Se Joon memiliki orang istimewa di pihak mereka, yang mencoba menyerang Park Kwan Soo terakhir kali.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-13

Park Kwan Soo melakukan perbincangan di telpon dengan seseorang mengenai penyelidikan para politisi lainya, namun amarahnya meledak setelah diberitahu bahwa polisi kesulitan untuk mendakwa Jang Se Joon.

Sekertaris Kim menujukkan foto Anna yang tersebar di media sosial kemarin,  dan menyarankan Yoo Jin untuk segera membuat keputusan tentang apa yang harus mereka lakukan dengan Anna.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-14

Dalam perjalanan  pulang menuju rumah persembunyian, Anna kembali memikirkan ketika Je Ha memberinya nafas buatan dari mulut ke mulut. Anna mengerutkan bibirnya, kemudian dengan lembut bertanya janji apa. Ketika Je Ha hanya diam, Anna berteriak janii apa yang dibuatnya pada ayahnya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-15

Je Ha memberitahunya bahwa dia tidak tuli dan menyuruhnya untuk duduk dengan benar.  Je Ha menjelaskan bahwa dia telah berjanji pada ayahnya bahwa dia akan melindunginya. Dia tidak akan membiarkan siapapun menyentuhnya, bahkan jika orang itu adalah Yoo Jin.

Anna berkata tidak ada yang menyuruhnya, dan Je Ha setuju dengan perkataannya. Meskipun ayahnya sudah memintanya, Anna telah dewasa sekarang dan menghargai keputusannya kalau Anna tak mau. Je Ha bertanya apa dia mengerti, dan dengan lembut Anna berkata ya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-17

Anna berterima kasih karna Je Ha setuju dengan  permintaan ayahnya dan membawanya sehingga dia bisa mengkonfirmasi kalau ayahnya membuangnya. Je Ha memberitahunya untuk berhenti jadi anak cengeng karna ayahnya tak membuangnya. Anna tak terima dengan ucapan itu, karna menurutnya ayahnya tak muncul saat ibunya meninggal atau saat dia dibawa ke Spanyol, dan Je Ha memotong ucapannya dan setuju bahwa ayahnya adalah ayah yang jahat dan politikus yang buruk.

Tapi jika ayahnya benar-benar telah membuangnya, dia takkan bisa hidup sampai sekarang.  Karna Yoo Jin tak pernah bergantung pada nasib yang tak pasti, sehingga Anna juga harus berpikir dewasa kalau dia ingin bertahan melawan musuh seperti Choi Yoo Jin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-19

Seorang penulis berita hiburan ketinggalan selangkah dari penulis lainnya ketika akan menulis artikel Anna dengan julukan Dewi Lafelt.  Selain itu, seorang anak muda berspekulasi bahwa dia telah melihat Anna di lingkungannya namun tak ditanggapi, tapi kemudian dia melihat Anna berada di dalam mobil, dan segera mengejar mobilnya dengan skuternya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-21

Anak muda itu mengejar mereka sampai ke rumah persembunyian Anna dan tertangkap oleh Je Ha saat mengambil foto Anna. Dia tidak bisa pergi lebih jauh karna skuternya tidak menyala, dan kemudian menujukkan foto Anna  yang  beredar di internet.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-23

Je Ha menyuruh anak muda itu pergi dan kemudian membukakan pintu mobil untuk Anna. Dia mengepalkan tangannya ‘es’ untuk tetap diam di tempatnya, kemudian membuka tangannya untuk memberi tanda ‘go.’ Anna tidak mengerti dengan permainannya, sehingga Je Ha menjelaskan aturan mainnya. Anna mengerti saat Je Ha memberinya tanda untuk ‘go’ dan dia berjalan kedepan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-24

Je Ha kemudian menyuruh Anna untuk duduk, dan dia tersenyum dan mengelus kepalanya ketika Anna sangat penurut.  Je Ha terus menggunakan permainan Es dan Go saat mereka naik menuju tangga, tapi dia sama sekali tak merespon ketika Anan menerapkan permainan itu padanya.

Atas permintaan Je Ha, Guru Song menelpon ke bagian pemberitaan hiburan dengan menyamarkan suaranya untuk memberitahu mereka bahwa Dewi Barcelona itu adalah Anna, anak dari Uhm Hye Rin.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-25

Di waktu yang sama pemuda skuter itu mengupload foto Anna untuk mendukung pernyataannya bahwa dia melihat Anna. Dia bahkan membocorkan dimana alamatnya, yang ternyata juga merupakan perintah Je Ha.

Dan hal ini memperparah suasana hati Yoo Jin saat dia diberitahu bahwa netizen dan reporter telah berada di rumah persembunyian Anna.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-26 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-27

Yoo Jin menelpon CEO Gook, yang sedang bergerak menuju Anna bersama timnya saat mereka bicara.  CEO Gook kemudian  bertanya apa lebih baik menghadapi situasinya lebih dulu lalu melaporkannya padanya, jika Anna terekspos ke publik.

Yoo Jin menganggap lebih baik membunuh dan membuat mayat daripada membungkam seseorang, tapi CEO Gook berpikir suaminya tidak akan setuju. Yoo Jin memerintahkan sekertarisnya untuk menelpon. Kapten Tim Ofensif mengangakat telponnya dan menerima perintahnya. Yoo Jin memberitahu pria itu bahwa orang yang harusnya ia takuti adalah dirinya sekarang, dan Kapten Tim Ofensif kemudian meletakkan senjatanya di kursi mobil.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-28 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-29

Sementara penulis artikel yang menulis tentang Anns berusaha mencari tahu siapa pemilik rumah ini dan hubungan Anna dengan Uhm Hye Rin, dan Kepala Joo  berteriak pada Mi Ran untuk tetap tinggal di dalam rumah.

Je Ha sibuk mengamati keadaan lingkungan  rumah di sekitarnya ketika Kepala Joo menginformasikannya bahwa CEO Gook dan Tim Ofensif sedang menuju kesana. Je Ha diberitahu bahwa nasib Anna sekarang ada di tangannya.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-30 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-31

Di dalam mobil, CEO Gook menginstruksikan tim ofensif untuk membunuhnya jika dia akan mengatakan sesuatu tentang ayahnya. Kapten Tim Ofensif memerintahkan salah satu orangnya untuk berdiri sedekat mungkin dengan target, dan kemudian CEO Gook memberitahu mereka bahwa jika mereka ketahuan, mereka tidak saling kenal.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-33

Je Ha naik ke lantai atas untuk menemui Anna, yang duduk dengan gugupnya di atas ranjangnya. Je Ha meyakinkannya bahwa dia pasti bisa melakukannya, dan ucapan itu membuatnya tersenyum. Saat CEO Gook dan Tim Ofensif tiba, si penjaga rumah keluar untuk memberitahu para kerumunan orang agar  menahan diri memakai blits foto saat Anna muncul.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-35

Si penjaga rumah masuk untuk menyuruh Anna keluar, dimana Anna mengintip ke luar untuk mencari Je Ha. Anna tidak tahu bahwa Je Ha telah menumbangkan seorang penembak jitu, dan mengenali saat Je Ha mengepalkan tangannya sebagai tanda ‘es’. Je Ha memberinya jempol sebagai pertanda setuju.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-36

Mata Anna tertus mencari di sekeliling bangunan untuk melihat Je Ha, yang kembali menumbangkan seorang penembak jitu di tempat lain. Je Ha menunjukan kepalan tangannya. Anna berkata, ‘go’ dan menunduk. Dia kemudian berdoa dan matanya dipenuhi keberanian.

Je Ha turun melewati tangga dan bertemu dengan kapten tim ofensif di tangga sekitar bangunan. Mereka berdua turun ke bawah, dan kapten tim ofensif membuang senjatanya ke rumput. Dia menyerang Je Ha dengan tendangan, dan kemudian berbalik untuk menghadiahinya sebuah pukulan.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-37 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-38

Je Ha memegang lengannya dan melawannya dengan sebuah tendangan, tapi kaptem tim ofensif itu bisa menghindari serangannya dan mencoba menumbangkan Je Ha dengan tendangan bawahnya. Dan terjadi pertempuran sengit diantara keduanya.

Sementara itu, Anna keluar dimana kerumunan orang telah menantinya dengan penuh antusias untuk mendengarnya berbicara. Anna menarik dalam nafasnya dan memperkenalkan dirinya. Yoo Jin tiba bersama sekertarisnya dan dia hanya bisa menganga setelah melihat betapa banyaknya kerumunan orang.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-39 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-40

Kembali ke perkelahian yang sengit, dimana  Je Ha dan kapten tim ofensif kembali bertarung dan kali ini mereka pindah ke rumput.  Sebuah tendangan terbang membuat si kepala tim ofensif jatuh, dan Je Ha melayangkan tinjunya dan menarik kepala tim ofensif ke bawah.

Je Ha mencoba memegangi kedua kaki si kepala tim ofensif, tapi dia melepaskan dirinya, menendang Je Ha, sampai meninggalkan sedikit goresan di pipinya.  Si kepala tim ofensif melepaskan blazernya, dan segera kita melihat wajah mereka berdua terluka dan selanjutnya mereka saling menendang satu sama lain.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-42

Je Ha memegang kaki si kepala tim ofensif, tapi dia bisa meloloskan diri dan mendorong Je Ha ke tanah. Dia melayangkan beberapa tinjunya ke wajah Je Ha sampai akhirnya Je Ha bisa mengunci lehernya dengan kedua kakinya.  Ketika dia berputar, Je Ha mengunci lengannya dalam posisi yang berbeda.

Tapi kemudian si kepala tim ofensif berhasil meloloskan dirinya dan dia memukul kepala Je ha dengan lututnya. Saat Je Ha merasa pusing, si kepala tim ofensif menyambung lengannya yang terkilir.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-44

Kembali ke konferensi pers Anna, dimana dia menjelaskan bahwa dia pernah tinggal di Barcelona, tapi dia bukan malaikat. Yoo Jin mendorong kerumunan orang untuk melihat Anna, namun dia  kemudian mendengar seorang reporter bertanya pada Anna siapa ayahnya. CEO Gook menginstruksikan penembak jitunya untuk menembak, tapi mereka berdua tidak sadarkan diri.

Semua orang menunggu jawabannya, dan CEO Gook memberi tanda pada seorang anggotanya untuk bergerak. Pria itu memegang sebuah pisau lipat dan mendekat, namun Mi Ran berhasil menumbangkan pria itu.

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-46

Anna menjelaskan bahwa dia adalah orang Korea, dan melanjutkan, “Dan ayahku…” Dia sejenak berhenti dan melihat ke sekelilingnya dimana Yoo Jin menggelengkan kepalanya ke arahnya, dan bergumam ‘tidak.’

Anna memandangi Yoo Jin dan berkata, “Ayahku, sutradara film, almarhum Go Joon Ho.” Keduanya saling memandangi, dan seolah bisa membaca pikiran satu sama lain, dimana Yoo Jin berpikir, “Apa yang sedang kau mainkan?” Anna: “Entahlah. Aku yakin kau akan segera tahu.”

gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-47 gambar-sinopsis-the-k2-episode-8-bagian-pertama-48

Tapi kemudian Sekertaris Kim menggunakan blitz ponselnya dan beberapa fotografer mengikutinya. Anna jatuh pingsan ke tanah, dan Yoo Jin segera berlari ke arahnya bersikap seperti seorang ibu yang mengkhawatirkan putrinya.

Je Ha berdiri dengan penuh kemenangan setelah pertarungan panjangnya, berdarah dan wajahnya dipenuhi memar. Malamnya, dia memeriksa keadaan Anna, dan melihatnya menangis Je Ha juga bersedih. Dia kemudian turun kelantai bawah dan bertanggung jawab atas kejadian hari ini, yang membuat Yoo Jin tidak senang.

Sumber Dok Gambar: tvN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*