Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 12 Drama Korea Bagian Kedua

Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 12 Drama Korea Bagian Kedua

Baca Juga : Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 12 Drama Korea Bagian Pertama

Semua Dok Gambar SBS Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kinjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Nam Doo pun mengajak Tae Oh juga Joon Jae untuk membeli sebuah pohon natal, wine, dan beberapa makanan untuk merayakan natal. Nam Doo,”Undanglah Shi Ah juga..”, Joon Jae menyahut,”pastinya”. Lalu Nam Doo mengajak Tae Oh pergi. Shim Chung memegang wajahnya dan ingin tahu  mengapa perasaan yang dirasakannya berbeda saat ini. Shim Chung,”Apakah perasaan ini? Apakah saya gila?. Saya tidak mau hanya  saya yang merasakan sesuatu baik seperti ini. Saya ingin Joon Jae juga merasakan ini”.


Joon Jae sendiri tersenyum mendengar suara hati Shim Chung. Shim Chung lalu mendekati Joon Jae dan ingin memegang pipinya, namun Joon Jae menghindar serta memegang Shim Chung. Joon Jae lalu menatap tajam Shim Chung, Joon Jae,”Ketika kamu sendiri, lakukan apapun yang ingin kamu inginkan. Yakinlah”.

Di dalam pikirannya, Shim Chung heran mengapa dia tak bisa memikirkan apapun selama sejenak. Di pikirannya, Shim Chung ingin tahu apakah Joon Jae menyukainya atau tidak. Joon Jae lalu pergi setelah mendengar suara hati Shim Chung ini.

Gil Joong bertemu dengan pengacaranya, dan pengacara ingin tahu mengapa Gil Joong ingin mempercepat membuat surat wasiatnya. Chi Hyun mendengar apa yang Gil Joong katakan. Gil Jooong lalu mengungkit tentang anaknya Joon Jae, dan ingin memberikan semua hartanya termasuk saham, aset real estate, aset internasional, dan apapun pada Joon Jae. Pengacara lalu mengungkit tentang Seo Hee dan Chi Hyun yang juga setidaknya harus menerima warisan dari harta Gil Joong agar tak bermasaah kedepannya, terkait masalah tuntutan hukum. Gil Jong bertanya,”Jika saya melakukannya berapa banyak warisan yang Joon Jae mungkin terima?”. Pengacara,”Dia mungkin menerima 9/14”.

Jin Joo bertemu dengan Seo Hee dan berterima kasih  padanya karena menyempatkan waktu makan bersama. Jin Joo berjanji akan membalas semua kebaikan Seo Hee, lalu Jin Joo menawarkan arak dari Tingkok. Jin Joo lalu mengajak Seo Hee untuk bersulang atas pertemanan mereka serta kerjasama bisnis mereka. Jin Joo lalu ingin membahas tentang bisnis investasi dan saham. Namun tak lama Seo Hee menerima telepon dari pengacara Lee, sehingga menghentikan Jin Joo berbicara.

Jin Joo yang mabuk karena arak dari China memanggil Seo Hee sebagai unnienya, Seo Hee,”Jin Joo-shi kamu sudah sangat mabuk”. Jin Joo yang mabuk lalu mengaku merasa bersedih dengan Seo Hee. Jin Joo bersedih karena sudah banyak menyajikan makanan yang mahal kepada Seo Hee. Jin Joo kesal sudah menyajikan  banyak makanan yang mahal, namun Seo Hee malah mengabaikannya seperti makan dan pergi. Jin Joo kesal mengapa Seo Hee tak membalas kebaikan yang sudah dia berikan.

Seo Hee lalu menelpon sekretarisnya untuk membawa Jin Joo pergi. Namun Jin Joo menghentakkan piring dan meminta Seo Hee mendengarkannya. Seo Hee marah mendengarnya, dan hendak pergi. Ketika Seo Hee pergi, Jin Joo berkata,”Apa maksudnya dia begini. Dia sudah merayu suami teman kelasnya. Gessh..Saya membacanya semua di Tabloid Gangnam. Kamu mencuri suami teman SMA-mu. Temanmu itu hilang, dan anak mereka harus dibuang”. Jin Joo meledek Seo Hee sebagai perusak keluarga orang. Seo Hee kesal mendengarnya lalu pergi.

Shi Ah, Joon Jae, Tae Oh, Nam Doo lalu masak bersama serta minum wine. Nam Doo heran mengapa Shim Chung belum keluar dari kamarnya. Tak lama, Joon Jae mendengar suara hati Shim Chung yang mempersoalkan pakaian apa yang akan dia kenakan agar Joon Jae menyukainya. Joon Jae tertawa dan dia mendengar Shim Chung takut mengenakan pakaian terlalu seksi, Joon jae,”Kamu tidak boleh seksi”.

Tae Oh bingung dengan sikap Joon Jae yang bicara sendiri, juga tertawa sendiri. Joon Jae kembali tertawa mendengar suara hati Shim Chung yang ingin terlihat lebih cantik daripada Shi Ah. Tak lama Shim Chung datang dengan pakaian yang mewah dengan dandanan yang berbeda, dan Shi Ah cemburu melihatnya. Tak lama, Tae Oh memotret Shim Chung, dan Joon Jae mengejarnya, namun Shi Ah percaya diri merasa Tae Oh memotret dirinya. Nam Doo minum wine yang banyak sambil mengucapkan selamat natal.

Joon Jae lalu makan kacang dengan melemparkan ke mulutnya, Shim Chung menirukan hal itu dan bisa melakukannya, Nam Doo menyahut,”Apa yang tidak bisa Shim Chung kita lakukan!..”. Shi Ah berusaha juga melakukannya dan tak bisa, sehingga dia meminta Joon Jae mengajarkannya sambil memegang tangan Shi Ah. Di dalam hatinya Shim Chung berujar,”Kenapa saya merasa sia2 sudah melakukan hal ini dengan baik?. Karena saya bisa melakukan ini, Joon tidak mengajariku”.

Shim Chung merasa menyesal sudah tahu cara melemparkan kacang ke mulutnya. Di dalam hatinya, Shim Chung ingin berhenti menguyah kacang itu, namun dia tak bisa karena kacangnya terasa sungguh enak bagi Shim Chung. Joon Jae tertawa mendengarnya, dan Shim Chung merasa cemburu dengan Shi Ah.

Di dalam kamar mandi, Shi Ah menghampiri Shim Chung. Shim Chung,”Ini rumahku.. Saya keluar dan kembali lagi. Pastinya saya harus pindah dengannya ketika Joon Jae memindahkan sewa kontraknya”.  Shi Ah,”Apa..? Apa kamu akan menikah dengan Joon Jae?”. Shim Chung merasa yakin dirinya akan menikah dengan Joon Jae, dan memberitahukan Joon Jae sudah memiliki rencana, Shim Chung,”rencana Heo Joon Jae menyukaiku”. Shi Ah,”Joon Jae bilang begitu?”, Shim Chung menanggapi,”Yah..”.

Shi Ah lalu tertawa dan menjelaskan Joon Jae seringkali mengatakan hal itu, dan merasa  rencana itu hanya perasaan Shim Chung seorang. Shi Ah,”Kamu selalu mengatakan ini didalam hati kan?. Oh Dia menyukaiku?Pandangannya menyukaiku?. Apa itu bukan? Apa dia merawatku dengan baik. Apa dia menyukaiku. Apa dia tak menyukaiku”. Shim Chung lalu bertanya apakah Shi Ah dapat mendengar suara hati. Shi Ah menanggapi,”Bukan saya bisa mendengar semuanya. Ini disebut pengelolaan akuarium (maksudnya pengelolaan potensi lamaran). Mereka melemparkan keluar umpan dan menaruhnya kembali kedalam jaring, dan membiarkan yang lain memiliki kesempatan besar”.

Shi Ah menyindir bahwa Shim Chung tak bisa mengendalikan Joon Jae. Namun Shi Ah mengaku memiliki kemampuan untuk tidak terbuai dengan Joon Jae dan bisa tinggal bersama Joon Jae. Shi Ah lalu menyindir Shim Chung adalah ikan yang sudah tertangkap dalam sebuah akuarium. Shim Chung menolak dia seekor ikan. Shi Ah menyuruh Shim Chung untuk kembali ke kehidupannya yang sebelumnya, entah itu sungai atau samudera.

Seo Hee menelpon Dae Young, namun dia tak mengangkatnya. Chi Hyun lalu mendatangi ibunya dan ingin tahu siapa ayahnya yang sebenarnya. Seo Hee,”Ayahmu tidur di kamar sekarang”. Chi Hyun,”Ayah biologisku”. Chi Hyun mengaku selalu ingin tahu siapa ayahnya yang sebenarnya namun belum menanyakannya.

Seo Hee memegang tangan Chi Hyun dan menjelaskan ayah Chi Hyun yang sebenarnya menyukainya dengan caranya sendiri. Seo Hee menjelaskan,”Dia tahu dengan baik untuk tidak muncul di depanmu, dan kamu tidak tahu dia  ingin kamu bahagia, karenanya dia tak muncul. Jadi kamu tidak harus tahu itu. Oke?. Fakta yang harus kamu tahu adalah fakta bahwa orang yang bisa dipercayai di dunia ini adalah kamu dan saya, hanya kita berdua”.  Chi Hyun menanggapi,”Ya bunda, Ini yang sebenarnya..”, dan Chi Hyun terdiam.

Shi Ah pun meminum Soju, dan Shi Ah mengajak Tae Oh minum bersamanya. Shi Ah lalu memberikan fotonya kepada Tae Oh. Shi Ah menegaskan Tae Oh harus bertanya padanya jika menginginkan fotonya. Shi Ah,”Kenapa kamu mengambil foto secara rahasia di tempat yang ramai?”. Tae Oh lalu ingin menjelaskan Shi Ah sudah salah mengerti padanya, namun Shi Ah mengacuhkannya. Shi Ah menjelaskan meskipun dia tak bisa menerima perasaan Tae Oh, namun Shi Ah meminta Tae Oh untuk jangan menyerah kepada cintanya.

Shi Ah tak ingin Tae Oh bersembunyi, namun harus mengakui rasa sakitnya padanya. Tae Oh mengaku dia tak merasakan sakit apapun, namun Shi Ah mengabaikan kata2 Tae Oh itu.  Shi Ah mengaku sudah semenjak 7 tahun dia mengenal Joon Jae ketika pertama melihat Joon Jae di kampusnya. Shi Ah sudah terpikat dengan Joon Jae ketika pandangan pertama, dan menjalin hubungannya dengannya. Shi Ah,”Sambil memelihara jarak itu. Tidakkah kamu pikir cinta orang dewasa akan jadi seperti itu?. Shi Ah curhat akan cintanya kepada Joon Jae, dan Tae Oh hanya diam sambil menyantap lobak.

Shi Ah yang  mabuk lalu menelpon Joo Jae sambil mengaku ingin menikah dengannya segera, dan Tae Oh mendengar ungkapan hati Shi Ah itu. Shi Ah menangis,”Meskipun di pulau Jeju Oi Leh atau di padang soba provinsi Gang Won bertahanlah dalam sebuah cerek besi. Itu yang akan saya lakukan disana”. Shi Ah bicara omong kosong dan mengatakan jika dia dan Joon Jae memiliki bayi, dia tidak akan merayakan hari ke 100 hari lahir bayi mereka, namun menyumbang ke UNICEF.

Tae Oh malah bingung mendengar ungkapan hati Shi Ah yang mabuk. Shi Ah yang mabuk bingung dengan apa yang sudah dilakukannya, dan merasa sudah menghabiskan waktu serta energinya demi mencintai Joon Jae. Shi Ah terus berteriak di telepon Joon Jae, dan telinga Joon Jae terasa sakit mendengarnya. Shi Ah terus berteriak di telepon memanggil Joon Jae, dan Joon Jae meminta Shi Ah untuk segera kembali ke rumahnya ditemani Tae Oh. Nam Doo sudah memprediksi bahwa Shi Ah akan menelpon Joon Jae dalam keadaan mabuk. Nam Doo yakin Shi Ah sudah menahan perasaan itu dan baru meluapkannya menjelang akhir tahun.

Joon Jae pun masuk kedalam kamarnya, dan mendapati Shim Chung yang tertidur di tempat tidurnya seperti tak bersemangat. Di dalam hatinya, Shim Chung ingin tahu apakah Joon Jae menganggapnya seperti seekor ikan, dan menawarkan banyak lamaran cinta kepada banyak wanita. Joon Jae meminta Shim Chung untuk tidur, namun Shim Chung menanggap Joon Jae sudah mempermainkannya karena tak tahan melihatnya.

Mendengar suara hati Shim Chung itu, Joon Jae lalu melarang Shim Chung untuk beranjak dari tempat tidurnya, dan menyuruh Shim Chung tidur di tempat tidurnya. Joon Jae menyuruh Shim Chung jangan memikirkan apapun dan tidur dengan nyenyak sekarang. Melihat sikap Joon Jae, Shim Chung merasakan hatinya kembali berdebar seakan terperanjat dalam ladang ikan Joon Jae. Joon Jae lelah mendengar suara hati Shim Chung dan sikap Shi Ah, lalu dia tertidur di kamar loteng.

Keesokan harinya, Jin Joo bangun dari tidurnya, dan suaminya ingin tahu apa yang Jin Joo bicarakan dengan Seo Hee kemarin. Jin Joo pun tersadar dia sudah pernah meledek dan menyindir Seo Hee saat dia mabuk. Jin Joo lalu berharap apa yang dilakukannya ketika dia mabuk hanyalah mimpi semata. Shi Ah bangun dari tidurnya dan kesal karena tersadar sudah banyak mengatakan hal tidak masuk akal di telepon dan didengar oleh Joon Jae. Yoon Ran sendiri terheran melihat sikap Shi Ah dan Jin Joo.

Jin Joo lalu berlutut di hadapan Seo Hee. Jin Joo,”Nyonya. Silahkan bunuh saja aku. Kebiasaan minumku sungguh rapi, Anda tahu?. Apa yang sudah saya lakukan kemarin?”. Seo Hee,”Kenapa tidak memberitahukan tabloid Gangnam tentang gosipnya”. Jin Joo lalu meminta maaf dan mengaku apa yang dikatakannya kemarin bukan dirinya.

Shim Chung lalu menghampiri Tae Oh, dan dia bingung mengapa wajah Tae Oh selalu memerah ketika dia mendekatinya. Shim Chung lalu meminta Tae Oh untuk mengajarinya cara menggunakan computer. Shim Chung,”Mereka bilang kamu bisa mengetahui semua menggunakan komputer?. Jadi kamu pasti tahu itu. Jika seseorang dalam bahaya”, sambil berbisik ke telinga Tae Oh. Shim Chung berbisik ke telinga Tae Oh karena dia ingin tahu bagaimana bila seseorang hanya ingin bertingkah genit padanya juga hanya ingin merayunya.

Ketika Joon Jae melihat keduanya, dia marah serta menyindir telinga Tae Oh yang memerah. Shim Chung mengaku akan diajari menggunakan komputer oleh Tae Oh. Joon Jae ingin mengajari Shim Chung, namun dia menolak. Di dalam hatinya, Shim Chung ingin menemukan cara untuk mengetahui apakah Joon Jae memang menyukainya ataukah hanya bertingkah genit dengannya.  Joon Jae menyahut,”Apa kau ingin aku mengatakannya dengan keras?”. Shim Chung,”Apa yang ingin kamu katakan?”. Joon Jae mengalihkan pembicaraan, Joon Jae,”Maksudku apa saya harus mengatakan dengan keras cara mengajarimu komputer”, lalu Joon Jae pergi dan menyuruh Shim Chung belajar komputer bersama Tae Oh.

Dokter terheran mengapa penglihatan Gil Joong semakin memburuk, dan menyarankannya untuk melakukan operasi. Dokter,”Jika di dalam retina ada kerusakan dan berlanjut menjadi macular degenerasi, kita mungkin tak punya cara lain”. Gil  Joong setuju melakukan operasi, Dokter,”Apa kamu sungguh tidak tertusuk atau melukai matamu?”. Gil Joong menanggapi,”Tidak..”. Dengan penglihatan samar2, Gil Joong seakan melihat Yoo Ran. Yoo Ran lalu menyembunyikan dirinya dari Gil  Joong juga Seo Hee.

Muncullah masa silam ketika Seo Hee mendatangi rumah Yoo Ran. Kala itu, Seo Hee mengaku sudah merubah namanya menjadi Kang Seo Hee karena suatu alasan. Yoo Ran memberitahukan suaminya kini sudah kerja keras, dan sekarang mereka memiliki banyak uang. Seo Hee mengaku tak mudah membesarkan seorang anak sendiri setelah suaminya meninggal dunia. Karena Yoo Ran yang baik hati dan tak tahu kebusukan hati Seo Hee. Yoo Ran memberikan bantuan asuransi kepada Seo Hee, dan mengijinkannya  bertemu dengan suaminya. Kembali ke masa sekarang, Yoo Ran tak menyangka Seo Hee ternyata berkhianat padanya dan merebut suaminya.

Joon Jae lalu melihat kolom berita online yang memberitakan bagaimana Dae Young kembali melakukan penculikan terhadap seorang wanita usia 30 tahun. Tak lama Chi Hyun menelpon Joon Jae, Chi Hyun menelpon,”Anak betulan, ini aku si anak bohongan. Joon Jae. Saya tidak pikir saya bisa melindungi ayahmu. Lindungi ayahmu sendiri . Saya akan melindungi ibuku. Ini peringatan saya terakhir dan sekarang dari palsu menjadi nyata”, namun Joon Jae bingung dengan apa yang dikatakan Chi Hyun.

Joon Jae lalu mendapati Shim Chung di kamarnya. Shim Chung sedang menunggu guna menanyakan sesuatu kepada Joon Jae, Shim Chung,”Kamu tahu….”, tapi di dalam hatinya, Shim Chung bingung mengapa Joon Jae mengatakan ingin menyukainya, Shim Chung heran mengapa Joon Jae menyelamatkannya. Di dalam hatinya, Shim Chung bingung mengapa Joon Jae memeluk serta menyentuh rambutnya, Shim Chung ingin tahu apakah Joon Jae benar menyukainya ataukah hanya bertingkah genit padanya seperti yang dikatakan Shi Ah. Shim Chung sudah mencari semua informasi di internet, namun belum bisa memastikan bagaimana hati Joon Jae padanya.

Di dalam sanubarinya, Shim Chung bertanya,”Saya tidak tahu. Apa kamu suka padaku atau tidak”. Joon Jae menanggapi,”Kenapa kamu tidak menayakan apa yang ingin kamu tanyakan?. Kamu bukan orang yang menata dulu. Kamu tipe orang yang langsung menyembur keluar”. Shim Chung mengaku sedang menata pikirannya untuk menanyakan apa yang ingin dikatakannya, Joon Jae,”Apa kamu akan memikirkannya hingga semalaman?”, Shim Chung menjawab,”Yah..,. saya akan memikirkannya hingga sepanjang malam”.

Shim Chung mengaku akan berbicara dengan Joon Jae esok hari setelah selesai menata pikirannya besok. Joon Jae menghela nafasnya karena Shim Chung ingin memikirkan pertanyaan di hatinya itu hingga semalaman. Joon Jae mengaku tak tahu apa yang ada di pikiran Shim Chung. Joon Jae,”Saya tidak tahu, namun apapun itu, bisakah kamu tidak melakukannya?”.

Di dalam hatinya, Shim Chung bertanya apakah Joon Jae menyuruhnya untuk tidak memikirkannya, Shim Chung ingin tahu apakah Joon Jae marah padanya. Joon Jae lalu menyentuh jemari Shim Chung, dan mencium keningnya. Joon Jae,”Sekarang baik dan tenanglah. Mulai sekarang jangan memikirkan apapun dan jangan lakukan apapun”. Lalu Joon Jae mencium Shim Chung dengan penuh nuansa romantis dan cinta.

Semua Dok Gambar SBS Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kinjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

8 comments

  1. makin seru aja dramanya.thanks sinopsisnyaa

    keren…

  2. makasih, udh post sinopsisnya, 😂 min, emang gak lelah pow nulis sinopsis ampe segitu,?

  3. Thank You min untuk sinopsisnya

  4. Ditunggu episode 13nya yaa

  5. Pebriani Sihombing

    Makasih min…

  6. Thanks sinopnya, aku suka sama recapannya lhoo.. Tapi, kadang di beberapa eps. Sebelumnya suka ada kesalah ketik ya? Tapi, bisa dimaklumi kok. Hanya,, suka membuat saya sedikit bingung. Hehe 😀 SEMANGAT! Pokoknya kita tunggu! 🙂

  7. aq suka n sering baca sinopsisnya
    trus semangat nulisnya

  8. Thanks sinopsismya I like it..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*