Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 16 Drama Korea Bagian Kedua

Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 16 Drama Korea Bagian Kedua

Baca Juga: Sinopsis The Legend Of The Blue Sea Episode 16 Drama Korea Bagian Pertama 

Semua Dok Gambar SBS Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Joon Jae lalu berada di sebuah ruangan, dan dia mendengar suara Shim Chung yang mengucapkan rasa terima kasihnya atas hadiah yang diberikan olehnya. Joon Jae senang mendengar hal itu lalu dia mengirim sms ke hp Shim Chung. Di dalam pesan smsnya, Joon Jae ingin tahu apakah Shim Chung belum tidur. Shim Chung pun membalas,”Hari ini adalah ulang tahunku, namun saya sungguh tidak melihat wajahmu dengan benar”.

Joon Jae lalu menyuruh Shim Chung untuk membuka pintu kamarnya. Dengan diam2 sementara ibu Joon Jae masih tertidur, Shim Chung pun membuka pintu kamarnya dan bertemu dengan Joon Jae, dan mereka saling bertatapan. Joon Jae mengirim sms kembali ke Shim Chung. Joon Jae menuliskan,”Karena kamu sudah melihat wajahku, segera pergi tidur. Jangan buat kagaduhan”.

Shim Chung lalu membalas sms Joon Jae itu, Shim Chung menuliskan,”Saat saya nonton di TV, sebuah ciuman harus ada saat ulang tahun”. Shim Chung lalu memperagakan gaya ciuman yang dilihatnya di TV, dan malah membuat Joon Jae tertawa melihatnya. Joon Jae lalu menyuruh Shim Chung untuk turun mendekatinya. Shim Chung lalu melihat2 ibu Joon Jae dan mengiranya tertidur, dan turun mendekati Joon Jae. Yoo Ran hanya berpura2 tertidur dan tersenyum ketika menyadari Shim Chung menghampiri Joon Jae.

Joon Jae dan Shim Chung pun bertemu bersama, dan Shim Chung ingin tahu apakah Joon Jae akan memberikan padanya sebuah ciuman di hari ulang tahunnya. Shim Chung mengaku dirinya kini sudah siap menerima ciuman Joon Jae. Shim Chung pun menjulurkan bibirnya, dan Joon Jae tertawa melihat tingkah Shim Chung itu. Joon Jae,”Hei, putri duyung jahat, kamu ingin mendapat cinta yang romantis dan apa tidak sebelumnya, kamu terus saja suka dengan  hal2 yang cabul”.

Shim Chung bingung dengan maksud cinta ala cabul yang diutarakan oleh Joon Jae. Joon Jae hanya tertawa mendengar  tanggapan Shim Chung. Joon Jae lalu meminta Shim Chung untuk jangan terlalu banyak berpikir bila dia tidur malam hari. Joon Jae yang mendengar suara hati Shim Chung, malah merasa mendengar sesuatu di dalam pikirannya akibat suara hati Shim Chung. Joon Jae,”Kamu terus bicara itulah mengapa saya bisa mendengarkanmu”.

Joon Jae menegaskan ke Shim Chung bahwa dia sungguh sangat tidak menyukai suara berisik. Joon Jae mengaku karena Shim Chung terus berbicara di dalam hatinya justru mengganggu Joon Jae dan malah membuat Joon Jae merasa insomnia. Shim Chung menyahut,”Saya mengerti ajusshi yang dibawah. Jadi kamu memintaku untuk melihatmu hanya untuk mendengar keluhanmu tentang suara berisik ini?”, Joon Jae menanggapi,”Tentu saja tidak”. Namun untuk melakukan ini”, sambil memeluk Shim Chung dengan hangat .

Joon Jae mengaku sengaja menyuruh Shim Chung menemuinya untuk memeriksa dan melihat apakah denyut jantung Shim Chung berdetuk dengan baik. Namun  Joon Jae merasakan denyut jantung Shim Chung tidak berdetuk dengan begitu kencang. Shim Chung,”Sungguh? Saya pikir detaknya baik2 saja”. Joon Jae lalu memandangi Shim Chung sembari menciumnya, lalu  merasakan detak jantung Shim Chung sambil memeluknya dengan erat. Shim Chung pun sama memeluk Joon Jae dengan erat.

Yoo Ran lalu bertemu dengan Jin Joo. Jin Joo mengaku sungguh terkejut mengetahui rahasia kehidupan Yoo Ran sehingga membuatnya tidak bisa tidur. Jin Joo,”Apa anakmu bertumbuh besar dengan baik?”. Yoo Ran,”Yah.. Seperti itulah”. Jin Joo tak menyangka Yoo Ran kini dapat memegang tangan anaknya dan hidup bersamanya. Namun Yoo Ran tak merasa seperti itu. Yoo Ran tetap ingin anaknya Joon Jae bisa mendapatkan tempatnya kembali.

Yoo Ran lalu ingin menyiapkan makan malam buat Jin Joo. Namun Jin Joo melarangnya dan malah menyajikan teh untuk minum bersama Yoo Ran. Yoo Ran ingin minum teh hijau ekstrak buah plum bersama Jin Joo, dan Jin Joo pun setuju. JIn Joo malah sibuk mencari ekstrak teh hijau buah plum, dan menyajikannya buat Yoo Ran. Tak lama, suami Jin Joo datang dengan membawa barang belanjaan sayur serta daging yang seharusnya dibeli oleh Yoo Ran.

Jin Joo memberitahukan ke suaminya bahwa Yoo Ran kini sudah menemukan anak lelakinya. Jin Joo dan suaminya malah tidak memperlakukan Yoo Ran layaknya pembantu lagi. Jin Joo sengaja menyuruh suaminya membeli sayur serta daging, dengan alasan suaminya memiliki waktu luang sekarang. Yoo Ran lalu melihat barang belanjaan yang dibeli oleh suaminya, Yoo Ran,”Sayurannya sudah layu dan ada banyak lemak di dagingnya”.

Jin Joo justru malah marah kepada suaminya, karena dia tak membeli sayur itu dengan baik. Dan suami Jin Joo malah meminta maaf kepada Yoo Ran karena salah membeli sayur dan dagingnya. Yoo Ran,”Ini bisa dimegerti karena Anda lelaki. Saya akan menukarnya”. Jin Joo malah memukul suaminya karena tidak beres belanja. Tak lama, Shi Ah datang namun Shi Ah malah malu bertemu dengan Yoo Ran dan berlari ke kamarnya.

Yoo Ran lalu masuk ke kamar Shi Ah, dan Shi Ah dengan gugup mempersilahkan Yoo Ran masuk ke kamarnya. Yoo Ran,”Kamu tahu sepanjang ini kan. Itu Joon Jae anakku”. Shi Ah,”Itu.. saya akan memberitahukannya. Apa Anda akan memberitahukan Joon Jae?”. Yoo Ran lalu memegang tangan Shi Ah, dan berjanji tidak akan memberitahukan ke Joon Jae bahwa Shi Ah sebenarnya sudah lebih dahulu tahu bahwa Yoo Ran adalah ibu Joon Jae.

Yoo Ran justru berterima kasih karena Shi Ah sudah menjadi teman baik bagi Joon Jae. Yoo Ran meminta Shi Ah untuk tetap berlaku baik kepada anaknya, Shi Ah menyahut,”Tentu saja. Ibu, terima kasih”. Shi Ah lalu ingin memeluk Yoo Ran, namun Yoo Ran malah merasa aneh dengan sikap Shi Ah itu dan bergegas pergi. Shi Ah,”Dia tersenyum padaku ketika bicara sama aku. Kenapa saya merasa sungguh gelisah?. Apa dia sedang menggambar garis antara aku dan Joon Jae?”.

Joon Jae lalu bertemu dengan Chi Hyun dan menanyakan keberadaan ayahnya. Para direksi di perusahaan Gil Joong lalu membicarakan Joon Jae yang adalah anak sah dari Gil Joong. Chi Hyun berbohong ke Joon Jae dan memberitahukan bahwa  Gil Joong sedang berlibur bersama temannya. Joon Jae,”Sungguh? Dimana?”, Chi Hyun,”Dia lagi istirahat, dia ke Hawaii”. Namun Joon  Jae tahu ayahnya tidak akan mungkin tinggal lebih dari seminggu di luar negeri dengan alasan alergi makanan. Joon Jae menegaskan dia kini tak percaya kepada Chi Hyun dan tahu Chi Hyun bukanlah seorang anak yang penurut, dan Joon Jae pun pergi.

Penyidik Hong dan rekannya lalu  menyelidiki riwayat penerbangan milik Gil Joong. Penyidik Hong melaporkan ke Joon Jae bahwa Gil Jong selama 6 bulan terakhir ini tidak pernah pergi ke luar negeri, sehingga dia yakin Gil Joong selama ini hanya berada di negara Korea. Joon Jae menelpon Nam Doo, Joon Jae,”Ada tempat yang harus kita curi”. Nam Doo,”Dimana? Dimana? Dimana kita akan mencuri?”, sembari penuh semangat dan Shim Chung  mendengar apa yang dikatakan Nam Doo. Melihat Shim Chung, Nam Doo bergegas bersembunyi. Nam Doo ingin tahu dimana dia akan mencuri, dan Joon Jae memberitahukan bahwa mereka harus mencuri di rumah ayahnya.

Nam Doo,”Yeah, baguslah ini bagus jika kita disana dan bersama2 mendapatkan banyak bukti. Namun wanita itu Kang Seo Hee menakutkan. Bagaimana bila kita malah tertangkap dan terkuak, juga. Hallo”. Secara diam2, Shim Chung mendengar pembicaraan Nam Doo dan Joon Jae. Tak lama, Shim Chung menyahut bahwa dia ingin membantu Nam Doo juga Joon Jae mencuri di rumah ayah Joon Jae. Nam Doo mengijinkan Shim Chung terlibat dalam misi kali ini, namun dia tak ingin memberitahukan ke Joon Jae bahwa Shim Chung juga ikut dalam misi kali ini, dan Shim Chung pun sepakat dengan ide Nam Doo itu.

Yoo Ran lalu meminta Jin Joo membantunya untuk membawa Seo Hee keluar dari rumahnya selama dua jam. Jin Joo merasa agak sulit membawa Seo Hee keluar dari rumahnya. Namun Jin Joo merasa dia memiliki cara agar Seo Hee mau keluar dari rumahnya. Seo Hee lalu mendengar informasi dari seorang ibu. Ibu itu memberitahukan ke Seo Hee bahwa Jin Joon ingin mengungkapkan sebuah informasi krusial tentang bagaimana kebohongan bisa mengalahkan kebenaran. Ibu,”Dia menyuruhku untuk tidak memberitahukanmu”.

Chi Hyun lalu bertemu dengan Gil Joong dan Gil Joong terbaring di tempat tidurnya dengan penglihatan yang masih kabur. Chi Hyun dalam keadaan mabuk, Chi Hyun,”Ayah, tidak bisakah anakmu hanya saya?. Jika begitu, saya akan melindungimu hingga akhir”. Chi Hyung mengaku bertemu dengan Joon Jae, dan mengungkit perkataan Joon Jae yang menyuruhnya menjaga Gil Joong. Chi Hyun memberitahukan ke Gil Joong tentang kerjaan Joon Jae yang menipu orang lain dan menggelapkan uang mereka, dan merasa Joon Jae tak harus mewarisi semua harta milik Gil Joong, Gil Joong,”Kamu lagi mabuk. Ke tempat tidur”.

Nam Doo berada di depan rumah Joon Jae dan melihat kotak surat di rumahnya, dan Joon Jae mengganti pakaiannya. Shim Chung sedang merias wajahnya di kamarnya. Nam Doo, Joon Jae, serta Tae Oh berpakaian hitam, dan Shim Chung tiba2 muncul dengan mengenakan gaun. Joon Jae terheran melihat penampilan Shim Chung. Joon Jae marah melihat rok pendek Shim Chung dan menyuruhnya menggantinya.

Namun Nam Doo merasa rok Shim Chung tidaklah pendek, namun Joon Jae tetap bersikukuh rok Shim Chung memang pendek. Nam Doo mengajak Joon Jae pergi, dan Joon Jae marah menyuruh Shim Chung mengganti pakaiannya. Shim Chung pun melihat pakaiannya dan tersadar dia tidak harus berpenampilan cantik pada hari itu. Mendengar rumor dari temannya tentang gossip yang ingin diutarakan oleh Jin Joo, Seo Hee lalu keluar dari rumahnya.

Penyidik Hong lalu menyuruh Nam Doo, Tae Oh, serta Joon Jae keluar dari mobil. Nam Doo pun yakin Chi Hyun akan datang terlambat ke rumahnya. Penyidik Hong menyuruh ketiganya untuk jangan melakukan hal2 ilegal dan berhati2. Ketiganya lalu bertemu dengan pembantu Seo Hee, Nam Doo,”perangkap semut hanya baik selama 15 hari, jadi kami akan memasang alat baru lebih cepat setelah mengambil yang tuanya. Jangan pikirkan kami”. Joon Jae dan rekannya menyamar sebagai petugas pemasang alat pembasmi serangga.

Shim Chung lalu bertemu dengan Chi Hyun dan makan malam bersamanya. Shim Chung lalu ingin tahu apakah Chi Hyun mengenal seseorang bernama Dae Young. Shim Chung ingin tahu hubungan ibu Chi Hyun dengan Dae Young. Dae Young pun mengamati Chi Hyun dan Shim Chung. Chi Hyun bingung dengan pertanyaan Shim Chung. Shim Chung mengaku heran mengapa Dae Young selalu berada didekatnya dengan Joon Jae. Chi Hyun pun mengaku tak kenal dengan Dae Young.

Nam Doo terus mengalihkan perhatian pembantu Seo Hee, sementara Tae Oh meretas rekaman CCTV di rumah Joon Jae dan menyalin arsip rekamannya. Sedangkan Joon Jae sendiri memotret ruangan pribadi Seo Hee. Joon Jae lalu mengambil beberapa obat di laci ruangan pribadi Seo Hee, dan Nam Doo tetap mengalihkan perhatian pembantu Seo Hee sambil berpura2 menjelaskan teknik pemasangan  alat pembasmi serangga.

Joon Jae lalu menaruh alat penyadap pada meja di ruangan pribadi Seo Hee. Nam Doo lalu menyuruh Joon Jae ke lantai dua sambil terus mengalihkan perhatian pembantu  Seo Hee.  Joon Jae lalu naik ke lantai dua  rumahnya, dan melihat ayahnya. Gil Joong yang memiliki penglihatan kabur mengira Chi Hyun mendatangi kamarnya. Gil Joong,”Apa kamu Chi Hyun?”, namun Joon Jae tak menjawab. Gil Joong lalu bergegas mengambil hpnya, Joon Jae,”Apa kamu mencari   ini ayah?”, sambil memberikan hp Gil Joong. Gil Joong,”Apa kamu sungguh Joon Jae?”.

Joon Jae,”Di dunia ini apa yang kamu lihat disini?. Ada apa denganmu. Kamu bahkan tak mengenali anakmu sendiri. Menderita seperti ini kamu berpisah dari ibuku, dan kamu merawatku dengan buruk”. Pembantu Seo Hee terkaget mendengar suara gaduh dari Joon Jae, dan hendak naik ke lantai 2 sambil ingin menelpon, meskipun Nam Doo berusaha mengalihkan perhatiannya.

Joon Jae lalu mengajak Gil Joong meninggalkan rumahnya, namun dia tak mau. Joon Jae,”Seperti yang terjadi pada manajer Nam, kamu, dan semua orang lain. Ini kesalahan dari ibu tiri”. Gil Joong malah merasa Joon Jae telah memfitnah Seo Hee. Gil Joong berujar,”Kamu mungkin memberitahuku pilihanku adalah salah”, Joon Jae menanggapi,”Yah, kamu salah memilih. Kenapa kamu menghakimi seperti itu?. Ini pilihanku. Ini hidupku! Ini tidak salah. Saya bahagia”.

Gil Joong dan  Joon Jae pun saling bersikukuh. Gil Joong tak suka bila Joon Jae mengatakan bahwa hidup yang dijalaninya kini sudah gagal. Gil Joong menegaskan matanya akan menjadi lebih baik setelah menjalani operasi, namun keadaan tubuhnya yang tak bisa membuatnya menjalani operasi.  Joon Jae,”Sepertinya kamu hanya tidak melihatku yang berdiri di depanmu. Kamu tidak bisa melihat apapun. Kamu bahkan tidak bisa berpikir untuk melihat dimana kehidupanmu akan menurun”.

Gil Joong tak senang bila Joon Jae mengkritik ibu tirinya. Gil Joong menyindir Joon Jae anak bajingan, dan menjelaskan bagaimana Seo Hee adalah wanita yang baik dengan merapikan kamar Joon Jae serta menunggunya untuk kembali ke rumah. Gil Joong menegaskan Joon Jae dan ibu tirinya sudah hidup selama 17 tahun, sehingga dia tahu lebih banyak tentang Joon Jae.  Joon Jae lalu memberitahukan nama asli Seo Hee adalah Kang Ji Hyun, dan sudah menikah dua kali.  

Joon Jae,”Kamu jadi seperti ini. Baguslah jika ini kebetulan, namun semua situasi ini bukan demikian”. Gil Joong masih tak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Joon Jae. Joon Jae tak mempermasalahkan rasa percaya Gil Joong, namun dia tak ingin membiarkan Gil Joong tinggal di rumahnya dan bergegas ingin membawa Gil Joong pergi bersamanya. Ketika Joon Jae ingin membawa Gil Joong, Gil Joong berteriak,”Jangan bawa saya. Dia bilang kamu sudah menggelapkan uang orang lain. Itulah mengapa kamu melakukan hal yang mengerikan ini padaku, kamu bajingan”. Pembantu Seo Hee lalu menelpon ke Chi Hyun sembari memberitahukan kecurigaannya terhadap para petugas yang masuk ke dalam rumah dan mengaku adalah karyawan dari perusahaan pembasmi serangga. Pembantu Seo,”Saya sungguh mendengar ada kata Ayah dan semacamnya”.

Chi Hyun lalu marah kepada Shim Chung, Chi Hyun,”Jadi ini mengapa kamu memintaku untuk bertemu denganku?. Sepertinya Joon Jae di rumah”, lalu Chi Hyun bergegas pergi ke rumahnya.

Tak lama, Dae Young pun muncul. Dae Young mendekati Shim Chung sambil menyiapkan sebuah palu di tangannya. Dae Young melemparkan palunya ke atas pipa air sehingga air keluar, dan Shim Chung menghindari dirinya terkena air itu lalu Dae Young pun mengejar Shim Chung. Shim Chung menapaki tangga, dan Dae Young terus mengejarnya. Akhirnya Shim Chung dan Dae Young bertemu di lantai atas gedung  restoran.

Shim Chung lalu memegang tangan Dae Young, Shim Chung,”Ingatanmu semuanya akan menghilang dan saya yakin kamu pasti akan ditangkap. Saya harap kamu akan merasakan neraka dalam waktu yang panjang”. Dae Young berusaha menghindari genggaman tangan Shim Chung. Shim Chung lalu berusaha menghapus ingatan Dae Young. Lalu Shim Chung melihat masa lalu Dae Young ketika dia membantu  Kang Ji Hyun (Seo Hee) membunuh dua orang korban, dan Ji Hyun (Seo Hee) berpura2 meratapi kedua korban. Shim Chung melihat masa lalu Dae Young di era Joseon yang adalah reinkarnasi dari tuan Yang dan membunuh seorang pedagang.

Shim Chung melihat masa lalu tuan Yang yang berhasil menemukan Se Hwa dan mengurungnya. Shim Chung melihat tuan Yang mengejar Se Hwa karena ingin membunuhnya,  dan para anak buah tuan Yang memanah anak panah ke arah Se Hwa. Shim Chung melihat Dam Ryung bertarung dengan anak buah tuan Yang. Shim Chung menangis melihat Dam Ryung malah terkena sebuah tombak  dan meninggal demi melindungi Se Hwa. Shim Chung pun tersadar perkataan dari Joon Jae bahwa Se Hwa dan Dam Ryung hidup bahagia memiliki anak, serta hidup tua bersama hanyalah sebuah kebohongan. Shim Chung,”Bohong. Semuanya bohong lagi”, dan Shim Chung penuh tangis.

Semua Dok Gambar SBS Korea Selatan

Untuk memudahkan chingu mencari tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi juga semua tautan sinopsis di sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*