Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 2 Bagian Pertama

Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 2 Bagian Pertama

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-2

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-4

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-3

[Baca juga: Sinopsis The Legend of The Blue Sea Episode 2 Bagian Kedua]

Episode awal Legend Of The Blue Sea dimulai dengan memutar kembali  zaman Joseon dimana Dam Ryung bermain lampion dengan beberapa anak. Sebuah lampion yang ia terbangkan kesasar, sehingga ia mengikutinya sampai ke laut. Saat ia berjalan mendekati lampion yang dicarinya, dia mendengar suara dan bertanya siapa disana. Shim Chung muncul dari batu dan mereka berbincang (Sim Chung ternyata bisa bicara)

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-6

Shim Chung berkata, “Kau memberitahuku untuk tidak takut, tapi sebenarnya apa bukan kau sendiri yang takut?” Dam Ryung terkejut dia bisa bicara, dan Sim Chung berkata tidak ada alasan putri duyung tidak bisa melakukan apa yang bisa dilakukan oleh manusia.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-8

Dam Ryung bertanya mengapa hari itu dia tidak mengatakan sepatah katapun. Kita melihat saat Sim Chung ditangkap, Sim Chung menatap Dam Ryung dari jauh dan seakan bertelepati padanya, “Tolong selamatkan saya,” sementara Dam Ryung menatapnya dengan penuh iba. Sim Chung menjawab bahwa putri duyung  bisa mendengar pikiran orang lain sehingga tak ada alasan untuk bicara.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-9

Sementara itu, Tuan Yang diberitahu, “Ikatan yang telah ditakdirkan yang tidak seharusnya dibuat, tapi karna itu telah dibuat ikatan yang ditakdirkan itu akan kembali berlanjut. Mereka akan kembali bertemu.” Mendengarnya, Tuan Yang pun berasumsi bahwa dia hanya perlu mengikuti Dam Ryung, sehingga ia bisa menangkap kembali putri duyung itu.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-10 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-12

Dam Ryung bertanya apa manusia tidak bisa mendengar pikiran duyung. Sim Chung menjawab bahwa dahulu kala seorang anak laki-laki jatuh cinta pada seekor putri duyung dan mendengar suara putri duyung. Dam Ryung bertanya apa yang terjadi pada anak laki-laki yang mencintai putri duyung, Sim Chung hanya diam dan mengarahkan pandangannya ke arah anak-anak yang bermain lentera dari kejauhan.

Dam Ryung bertanya apa mereka bisa bertemu kembali, dan Sim Chung menjawab bahwa jika lampion harapan itu terbang di atas langit, dia akan menganggapnya sebagai tanda bahwa mereka akan bertemu kembali, dan kemudian Sim Chung kembali berenang ke laut.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-13 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-15 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-16

Anak buah Tuan Yang datang menghadap setelah memata-matai Dam Ryung untuk melaporkan tentang permintaan aneh yang ia minta kepada prajuritnya. Kemudian saat berenang, Sim Chung melihat sebuah cahaya di atas laut. Dia naik ke permukaan laut, dan mendapati kejutan indah yang diberikan oleh Dam Ryung dimana ada banyak lampion beterbangan di atas langit.

Dam Ryung menaiki perahu mendatanginya dan mereka saling memandangi.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-17 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-18

Kita kembali ke abad 21 di Spanyol beberapa menit kemudian dalam episode 2 “Legend Of The Blue Sea,” dimana Joon Jae kembali menjemput Sim Chung di mall. Joon Jae berkata, “Apa kau tahu apa yang paling kubenci? Pergi tanpa mengucapkan selamat tinggal.” Joon Jae menambahkan bahwa ia kembali untuk mengucapkan selamat tinggal sebelum pergi, dan tidak ada alasan lain.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-19 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-20 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-21

Joon Jae membawa Sim Chung ke mobilnya, dan dalam perjalanan menuju hotel Joon Jae memberikan jaketnya pada Sim Chung yang menggigil kedinginan, membelikannya kopi dan meniupkannya untuknya. Joon Jae bertanya apa tidak ada tempat yang bisa ia tuju entah itu rumah atau asrama, atau nomor kontak seseorang yang ia kenali; tapi Sim Chung lebih asyik menikmati kopinya hingga tetes terakhir.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-23 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-24

Mereka sampai ke hotel, dan Joon Jae memberinya pakaian ganti sementara ia pergi mandi. Shim Chung kembali menemukan sebuah benda yang ia mainkan. Dia mematikan dan menghidupkan listriknya saat Joon Jae sedang mandi. Joon Jae terpaksa mendatanginya dengan mengenakan jubah mandi untuk menyalakan kembali listriknya, dan Sim Chung menjadi kikuk saat mereka berdua begitu dekat.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-25 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-26

Joon Jae bertanya, “Apa kau malu-malu kucing?” Sim Chung bersikap manis di depannya, dan Joon Jae melarangnya melakukan itu. Joon Jae berkata bahwa dia bukan tipenya, tapi seorang wanita yang berintelektual.

Sim Chung tak mengindahkan ucapannya, dan menatapnya dengan malu-malu, membuat Joon Jae sekali lagi menjelaskan padanya untuk tidak salah paham, dan bahwa alasan ia membawanya kesini adalah karna hari telah larut malam dan hujan dan hanya akan mengijinkannya tidur disini selama semalam.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-28

Joon Jae menambahkan agar Sim Chung tidak memimpikan yang tidak-tidak – pria ini tertarik padaku atau menggunakan kesempatan ini untuk berhubungan dengannya. Usai memperingatkan Sim Chung, Joon Jae  masuk ke kamarnya dan menguncinya; tapi ia sejenak memandangi wajah tampannya di kaca.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-29

Joon Jae mendapat telpon dari Cha Si Ah (Shin Hye Sun) tapi dia tidak menjawabnya karna lagi berada di kamarnya. Jin Joon (Moon So Ri) penasaran siapa yang ia telpon, tapi Cha Si Ah tampak kesal. Dia memberitahunya akan bekerja lembur di lab karna ada beberapa benda penting yang datang, dan Jin Joon malah berpendapat akan lebih baik apabila dia masuk ke jurusan kedokteran dan menjadi dokter seperti yang ibunya sarankan.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-30 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-31

Jin Joon kesulitan mengeja jurusannya, sehingga Cha Si Ah terpaksa membetulkannya dan menjelaskan dengan penuh percaya diri bahwa ilmu konservasi adalah sebuah pekerjaan penting yang memperluas kehidupan dari warisan budaya manusia. Meskipun demikian, Jin Joon tetap tak menganggap itu sesuatu hal yang penting.

Yoo Ran (Na Young Hee) sedang duduk melipat pakaian, dan bertanya pada Jin Joon untuk mengkonfirmasi apa tante Ji Hyeon juga tamatan dari KAIST. Yoo Ran berkata putranya juga tamatan dari sana, dan Jin Joon menebak putra yang ia maksudkan adalah putra yang selalu ia bangga-banggakan ketampanannya.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-33

Yoo Ran menjawab ya, dan bercerita bahwa ketika putranya masih kecil, matanya sangat indah dan ketika membawanya keluar sulit berjalan sepuluh langkah di depannya karna orang-orang banyak yang bertanya apa mereka bisa memegangnya dan menyentuhnya.

Jin Joon bertanya apa putranya cerdas, dan menambahkan sebuah kata kiasan bahwa sangat sulit bagi naga untuk lahir dari suangi kecil (Sulit bagi yang miskin untuk menjadi kaya). Yoo Ran  berkata itu bukan sungai kecil, tapi laut yang luas dan biru. Jin Joon bertanya apa dia memiliki latar belakang yang hebat yang tak ia ketahui, tapi Yoo Ran hanya diam dan segera membawa pakaian yang telah ia lipat ke lantai atas.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-35

Sementara itu, di Seoul isti Han Sung Tae (Kim Sung Ryung) akhirnya mengetahui bahwa dia telah ditipu. Dia merasa telah dipermalukan, dan tak berani menghadapi orang-orang setelah kejadian tersebut. Dia kemudian memerintahkan anak buahnya untuk menangkap Joon Jae, orang yang telah berpura-pura menjadi jaksa.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-37

Kembali ke Spanyol, Sim Chung tiba-tiba muncul disamping Joon Jae saat ia sedang menonton sebuah film. Sim Chung mengambil laptopnya dari tangannya, dan tampak kagum melihat benda tersebut sampai membalik-balik laptopnya dan memukul-mukul layarnya sementara Joon Jae memutuskan pergi tidur.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-38 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-39 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-40

Kemudian kita melihat, Sim Chung duduk sendirian menonton film dimana ia tertawa, menangis, dan kemudian menirukan beberapa adegan yang ada di film. Ketika bangun di pagi hari, Joon Jae terkejut melihat Sim Chung ternyata tidak tidur semalaman.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-41 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-42

Dia mendapat telpon dari Jo Nam Doo yang memberitahunya bahwa klien terakhir mereka mengejarnya. Joon Jae bergegas mengemasi barang-barangnya, tapi sudah terlambat karna sekelompk mafia telah berada di pintu masuk hotel. Dalam keadaan yang genting, Joon Jae membuat sebuah bom palsu yang tidak meledak hanya untuk mengulur waktu sehingga mereka bisa meloloskan diri dan para mafia itu ternyata berhasil dibodohi.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-43 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-44

Joon Jae memegang tangan Sim Chung dan mereka berlari menuju pantai saat para mafia itu mengejar mereka, dan sepertinya Sim Chung menikmati pelarian tersebut. Sim Chung memukul dan menendang siapapun yang datang mendekat ke arah mereka, dan para mafia itu terlempar bahkan seorang dari mereka terlempar jauh.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-45 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-47

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-48

Sim Chung dan Joon Jae kemudian naik sepeda untuk menghindari kejaran mereka – dan itu seperti sebuah kencan, terdengar musik dan gelembung-gelembung sebagai latar dan wajah Sim Chung tampak bahagia duduk dibonceng oleh Joon Jae. Saat mereka berpikir orang-orang itu telah berhenti mengejar mereka, sebuah mobil muncul di depan mereka dan lebih banyak lagi mafia yang datang.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-49 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-50

Joon Jae menyuruh Sim Chung bersembunyi saat dia melawan tiga mafia itu satu persatu, tapi ia tak menyadari lebih banyak lagi orang yang datang dari belakang. Sim Chung melawan para mafia itu dengan menirukan gerakan dari film yang ia tonton semalam, sebuah tendangan ala Burce Lee sampai menirukan suaranya; sementara Joon Jae berjuang melawan tiga mafia lainnya.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-52

Dia menjatuhkan seorang mafia dengan  satu pukulannya dan berbalik ke arah Sim Chung dengan penuh kebanggaan, tanpa mengetahui bahwa Sim Chung telah lebih banyak menjatuhkan lawan mereka.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-54

Seorang pria datang dengan senjata di tangannya, dan Joon Jae berusaha menghipnotisnya dengan korek apinya; tapi sayang gagal. Dia ditangkap tanpa memberikan perlawanan dan Sim Chung mengikuti mereka dengan hanya menggunakan sebuah sepeda. Dia mengerahkan semua kekuatannya untuk mengejar mereka sementara para mafia dibaut kelabakan melihat Sim Chung yang semakin mendekati mereka meskipun telah menancap gasnya.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-55 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-56

Sim Chung berhasil mengejar mobil itu dan berada di depan mereka, sementara Joon Jae bisa melepaskan diri dari ikatan di tangannya. Di dalam mobil Joon Jae berusaha menghentikan mobil dengan memegang kemudinya dan mereka menabrak sebuah telpon umum. Joon Jae dan Sim Chung akhirnya pergi meloloskan diri dengan naik sepeda.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-57 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-59

Para mafia itu kesal karna Joon  Jae berhasil lolos, dan mereka kemudian masuk ke sebuah taman yang jalanannya bersimpang siur. Para mafia itu mendapati Sim Chung, dan kemudian kita melihat para mafia itu beterbangan satu persatu saat Sim Chung maju menyerang mereka.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-69 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-70

Joon Jae sedikit panik setelah melihat Sim Chung tidak ada disampingnya karna mengira ia telah tertangkap, dan kemudian terkejut saat Sim Chung berhasil membawanya keluar dari taman yang memiliki jalan yang bersimpang siur itu. “Kerja yang bagus, Ding Dong,” ucap Joon Jae dengan tersenyum.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-60 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-62

Sim Chung tampak  bahagia saat Joon Jae dengan perlahan mengeluarkan satu persatu daun yang menempel di rambutnya. Joon Jae kembali mengayunkan sepedanya dan Sim Chung duduk di belakang, seolah-olah melanjutkan kencan mereka.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-64

Saat dibonceng, perhatian Sim Chung tertuju pada sebuah stan es krim di pinggir jalan sehingga ia turun dari sepada. Si penjual menarik Sim Chung karna mengambil es krimnya tanpa membayar, sehingga Joo  jae datang dan segera membayarkannya untuknya. Sim Chung pun mengalami brain breeze ‘otak beku’  saat makan es krim dengan tergesa-gesa.

Joon Jae menelpon Nam Joon di telpon umum untuk meminta bantuan, mereka tak memiliki apa-apa entah itu kartu kredit ataupun uang tunai dan hanya pakaian di badan mereka dan dia menyuruhnya pergi ke sebuah gereja.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-65 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-66

Pemimpin gereja asal Korea itu adalah penipu lainnya, dan di depan jemaat keduanya berpura-pura seorang teman lama yang telah kenal lama sejak dalam pelayanan di Libya. Dia memperkenalkan  Joon Jae dengan nama Ev. Heo Noah yang sudah seperti saudaranya, yang sekarang menjalankan misi pelayanan dalam menyelamatkan bayi-bayi gajah dan membuat air sumur di Kenya, Afrika.

gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-67 gambar-sinopsis-the-legend-of-the-blue-sea-episode-2-bagian-pertama-68

Joon Jae memperkenalkan Sim Chung sebagai istrinya yang menderita penyakit dan tidak bisa bicara. Para jemaat mulai bersimpati padanya, tapi kemudian Sim Chung memperkenalkan dirinya, “Halo. Senang bertemu dengan kalian. Cuacanya cukup panas.”

Sumber Dok Gambar: SBS TV Korea Selatan

Untuk melihat semua tautan sinopsis aktriskorea.web.id, silahkan kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*