Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Uncontrollably Fond Episode 20 Bagian Pertama Drama Korea

Sinopsis Uncontrollably Fond Episode 20 Bagian Pertama Drama Korea

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV, Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-1 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-2 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-3

[Baca juga: Sinopsis Uncontrollably Fond Episode 20 Bagian Kedua Drama Korea]

Meskipun Eul menolak, Joon Young membopongnya ke ruang UGD untuk dirawat. Meluapkan kekesalannya atas ucapan Eul bahwa ia ingin mati, ia menyuruh dokter untuk membunuh Eul, sampai dokter sendiri dibuat kebingungan.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-4

Suster datang memberikan jaket dan ponsel Eul. Ia duduk di lantai menungguinya di lorong rumah sakit sambil melihat foto Eul, namun ia mendapati sebuah video yang baru direkam oleh Eul di ponselnya saat ia menunggu Joon Young pulang ke rumah kayu mereka setelah tiba-tiba saja pergi meninggalkannya untuk menemui ayahnya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-5 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-6

Dalam video itu, Eul berkata ia tidak khawatir karna Joon Young pergi menemui ayahnya, meskipun ia berharap tidak terjadi sesuatu padanya, namun jika Joon Young jatuh pingsan ia yakin akan ada orang yang menolongnya. Eul berkata ia sangat pandai menunggu, baik itu 100 kali atau 1,000 kali. Tapi mata Eul berkaca-kaca saat berkata bahwa yang paling ia takuti adalah fakta bahwa mungkin suatu hari nanti ia tak harus menunggu lagi. Ia takut bangun suatu pagi, dan Joon Young mungkin sudah tidak ada di dunia ini lagi. Dan ucapan emosional ini membuatnya- menangis, begitu pula Joon Young.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-7 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-8

Setelah dia diinfus dan Eul hanya menderita enteritis akut, dia akhirnya diperbolehkan pulang. Meskipun Eul tampak kesal dan ia hanya diam, saat Joon Young mengelus wajahnya dan berkata: “Dokternya terlalu sibuk hari ini, jadi dia bilang akan membunuhmu lain kali.”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-9 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-10

Di sepanjang perjalanan pulang, Eul masih mogok bicara, cuek saat Joon Young mengenakan syal di lehernya, dan jaket agar ia tak kedinginan. Ia menolak saat Joon Young berniat ingin menggendongnya di belakangnya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-11 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-12

Melihat Eul terus berjalan dan mengacuhkannya, ia berteriak dengan suara keras di depan laut: ”Izinkan aku tetap hidup! Aku tidak mau mati, jadi izinkan aku tetap hidup! Siapa yang akan mengurus ibuku setelah aku mati? Sepanjang hidupku, aku tidak pernah menjadi putra yang baik. Yang kulakukan hanyalah membuatnya sedih! Ada banyak hal yang ingin kulakukan untuk ibuku. Aku tidak bisa mati seperti ini.”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-13

“Aku ingin hidup. Aku tidak mau mati. Aku ingin hidup,” teriak Joon Young. “Orang-orang yang kusayangi ada disini semua. Kami baru saja akan berbahagia. Kenapa aku harus mati sekarang? Aku tidak mau mati. Aku ingin hidup.”

“Izinkan aku hidup. Aku takut,” pinta Joon Young.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-14 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-15

Eul pun segera berlari ke arahnya, memeluknya dengan sangat erat, dan meminta maaf atas ucapannya bahwa ia ingin mati.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-16 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-17

Video pengakuan Jung Eun akhirnya telah beredar di internet yang mengungkap tentang fakta dibalik kasus tabrak lari yang mengakibatkan kematian ayah Eul. Dalam video itu, wajah Jung Eun disamarkan, dan berhasil menjadi topik hangat pemberitaan di seluruh stasiun TV. Karna video pengakuan tersebut ada 57,000 orang telah menandatangani petisi untuk membuka kembali kasus tabrak lari ayah Eul.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-18 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-19

Ji Tae pun tak ketinggalan menonton perkembangan kasus ini meskipun ia masih dirawat di rumah sakit, berbeda dengan ibunya yang begitu syok mendapati fakta bahwa kebenaran ini telah terungkap ke media. Namun ia tampak marah ketika wartawan memberitakan bahwa suaminya akan datang dengan sukarela ke kantor polisi untuk menjelaskan masalah tersebut.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-20

Anggota Kongres Choi datang ke kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan, dan di depan para wartawan yang telah menungguinya, ia berjanji akan menjawab semua pertanyaan dengan jujur. Jika anggota kongres Choi mengakui tuntutan yang dilayangkan padanya, dia akan kehilangan posisinya sebagai anggota kongres dan akan dihukum karna kejahatannya di masa lalu.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-21

Dengan beredarnya video ini, maka status Joon Young pun akhirnya terkuak di media sebagai putra kandung tuan Choi di luar pernikahannya. Sementara ayah Gook Young hanya bisa menghela nafasnya atas terkuaknya kasus ini, tapi ia terpaksa memukul kepala Young Deuk saat bertanya yang tidak-tidak apa ibu Joon Young adalah wanita simpanan angota kongres Choi.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-22 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-23

Paman Jung Sik kemudian menemui ibu Joon Young di dapur dan memberitahunya bahwa ajudan tuan Choi yang telah mengunggah video itu. Ia lega karna ternyata pria yang tak bisa dilupakan oleh ibu Joon Young ternyata memiliki kebaikan.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-75 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-76

Di ruang interogasi, tuan Choi membeberkan yang sebenarnya kepada penyidik bahwa ia diminta oleh anggota kongres Yoon untuk menutupi kasus tabrak lari putrinya sehingga ia mengancam jaksa yang menangani kasus tersebut, menyuruhnya memalsukan bukti dan saksi mata, dan menutupi kasus itu. Dan sebagai balasan untuk menutupi kasus itu, anggota kongres Yoon menominasikannya seabagai kandidat untuk pemilu susulan.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-24

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-25

Sementara itu, dua orang detektif membekuk Jung Eun saat ia bersiap-siap akan berangkat ke bandara untuk penerbangannya ke AS.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-26

Eul ditelpon oleh Jik sambil menangis, sebuah tangisan bahagia, setelah pelaku sebenarnya yang menabrak ayah mereka telah tertangkap. Jik lega karna berpikir ayah mereka bisa beristirahat dengan damai sekarang karna tidak lagi merasa haknya dilanggar.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-27 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-28

Usai  berbicara dengan Jik, Eul menyusul Joon Young yang sedang berdiri di teras rumah. Joon Young bertanya mengapa Eul memberikan video itu kepada Choi Hyun Joon. Joon Young tak percaya saat Eul berkata bahwa tuan Choi mencurinya. Karna didesak oleh Joon Young, Eul akhirnya mengakui bahwa ia yang telah memberikan video itu pada tuan Choi.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-29 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-30

Eul memberitahunya bahwa ia tidak membutuhkannya lagi, karna berhasil mengetahui siapa pembunuh ayahnya sudah cukup baginya. Joon Young berkata jika Eul membiarkannya seperti itu, mereka akan lolos dan akan meremehkan kematian orang lain.

Tapi Eul menjawab, tuan Choi tidak melakukan itu, tuan Choi bisa berpura-pura itu tidak pernah terjadi – tapi dia mengakuinya dan membayar konsekuensinya. “Ini dunia yang aku percayai. Ini dunia yang aku percayai,” ujar Eul.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-31 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-32 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-33

Tak lama, pengantar barang datang membawakan rumah baru untuk Pororo. Eul meminta Joon Young untuk membawa Pororo ke tempat mereka, dan berjanji akan merawatnya. Eul meyakinkan Joon Young bahwa alerginya pada anjing tidak terlalu parah sekarang, dan dia akan mengonsumsi antihistamin jika merasa mual.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-34 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-35 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-36 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-37

Eul sibuk menuliskan papan cantik bertuliskan ’rumah Pororo’ dengan cat  warna-warni, dan Joon Young ikut bergabung membantunya. Keduanya pun saling mencoret hidung mereka dengan cat, dan saling kejar-kejaran dengan dihiasi senyuman di wajah mereka.

Kita pun mendengar Joon Young bernarasi: “Malam itu, Eul membangunkan aku dan menceritakan kepadaku tentang rencananya untuk hidup tanpaku. Keadilan dan kejujuran, keyakinan, moral, atau hati nurani masih terlalu serius untuk seseorang seperti dia. Dia hanya membicarakan tentang akal sehat. Dia bilang akan hidup seperti itu. Dia ingin hidup dengan baik agar dia tak perlu mempermalukan adiknya, ayahnya atau aku.”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-43

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-38

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-39

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-40

Eul berlari ke lantai dua, tapi Eul bingung mengapa Joon Young tak mengikutinya. Ia turun dan mencari Joon Young, tapi karna tak melihatnya Eul sepertinya merasa takut kehilangannya. Tapi Joon Young tiba-tiba memeluknya dari belakang, menatapnya tajam, dan kemudian mengecup bibirnya.

Dan kita mendengar suara Joon Young bercerita bahwa ketika Eun tertidur saat fajar menyingsing, ayahnya mengirimkan pesan teks bahwa dia bangga dan senang dengan fakta bahwa dia adalah ayahnya sampai hari kematiannya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-44 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-45

Tuan Choi datang ke rumah untuk menemui istrinya dan mengkonfirmasi bahwa ia tidak ingin didampingi oleh pengacara. Tuan Choi memberitahunya bahwa mulai dari sekarang ia akan melanjutkan persidangannya tanpa kehadiran pengacara, dan tidak akan melakukan banding.

“Ji Tae benar, kamu dan saya telah menjadi monster. Kita sudah kehilangan kendali. Mari kita hentikan ini,” ujar Tuan Choi.

Sayang istrinya tak setuju, dan malah mengklaim bahwa dialah yang telah menjadikan tuan Choi seperti sekarang. “Kau merangkak di selokan, tapi saya yang mengubahmu,” ujar ibu Ji Tae.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-46 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-47

Ji Tae pulang ke rumah setelah kesehatannya semakin membaik, namun ia malah mendapati orang tuanya bertengkar.

Ibu Ji Tae bertanya pada Tuan Choi ‘apa kamu ingin kembali ke tempat asalmu?’. Ibu Ji Tae menyebut suaminya miskin dan tidak berdaya, karna itu ibunya meninggal. Dia mengungkit saat ibu tuan Choi membutuhkan jantung, tapi ia tak bisa melakukan apa-apa saat orang-orang yang lebih berkuasa dan kaya memotong antrean. Ia kembali bertanya: “Apa kau ingin kembali ke masa-msa itu?”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-48 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-49

Ibu Ji Tae mengulangi ucapan tuan Choi beberapa waktu silam  bahwa ia menginginkan kekuasaan agar dia tak perlu kehilangan apa-apa dari siapapun. Ibu Ji Tae bertanya apa mereka akan mendapatkan kekuasaan dengan hanya duduk dan tidak melakukan apa-apa, dan akan beruntung jika hidup dengan akal sehat mereka.

Ia berkata untuk membantunya mendapatkan keinginannya, ibu Ji Tae rela menahan  rasa sakit dan berkorban dan membayar semuanya secara penuh. Untuk melindunginya, sejenak ia menoleh menatap Ji Tae dengan mata berkaca-kaca dan berkata: “Saya bahkan menabrak putraku dengan mobil.”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-50

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-41

Ibu Ji Tae menyuruh suaminya keluar dari rumah ini dan berpesan: “Kembalilah ke selokan. Itu tempat asalmu,” dan ia segera masuk ke dalam kamarnya sambil membanting pintu.

Ji Tae begitu syok mendengar pengakuan ini, sehingga dia meminta ayahnya untuk tak perlu lagi menepati janjinya untuk mendampingi ibunya apapun yang terjadi. Tapi tuan Choi berkata bahwa ‘dia juga adalah istrinya, dan ibu dari anak-anaknya.’ Tuan Choi memberitahu Ji Tae bahwa ia akan mendampingi ibunya, walaupun itu lebih buruk daripada hidup di dalam parit.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-51 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-52

Ha Ru datang ke sebuah restoran, tempat kerja part time Jik, dan mengintip lewat kaca jendela mencari-cari keberadaannya; tapi dari belakang Jik menepuk pundaknya.

Mereka keluar untuk berbincang, dan saling mengomentari jerawat yang menempel di wajah mereka masing-masing. Ha Ru tiba-tiba mencium kening Jik, dan bertanya apa ia membenci ciuman itu.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-53 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-54 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-55

Jik menjawab tidak, tapi itu malah membuat jantungnya berdebar-debar. Ha Ru telah mengetahui bahwa Jik hanya berbohong saat mengaku bahwa dia menyukai pria, sebagai cara agar mereka putus karna ayahnya.

Ha Ru kemudian meminta nomor Jik, namun Jik bingung karna mereka telah putus. Ha Ru berjanji ia tidak akan menemuinya lagi, menelponnya, atapun mengirim pesan. Tapi ia hanya akan menelponnya, jika dikemudian hari, telah menemukan pria sebaik Jik. Jik memberikan nomornya, dan memberitahu Ha Ru bahwa ia bersedia menjawab telponnya jika saat itu telah tiba. Ha Ru mengulurkan tangannya untuk menjabat tangan Jik – meskipun ia terlihat sedih, sebagai tanda perpisahan mereka.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-56 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-57

Sementara itu, di telpon Eul kelabakan saat menggunakan bahasa inggris untuk menjelaskan status barang pesanannya di internet yang belum tiba, untungnya Ji Tae datang tepat waktu dan membantunya. Ia datang untuk bertemu dengan Joon Young, namun ia merasa ada yang aneh saat Joon Young hanya berjalan melewatinya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-58 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-59

Ji Tae bertanya apa Joon Young tidak mengenalinya. Eul mengangguk, dan berkata itu dialaminya sepekan yang lalu. Eul menjelaskan bahwa satu hari Joon Young memanggilnya Eul, hari berikutnya Joon Young akan bertanya siapa dia, dan sekarang ia bahkan lupa dengan namanya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-60 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-61 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-62

Ji Tae pun menyusul Joon Young ke dermaga pantai. Joon Young menyadari seseorang sedang mengikutinya, sehingga dia berbalik dan bertanya: “Apa kau mengenalku?” Ji Tae menjawab dia sangat mengenalnya, sehingga dengan polosnya Joon Young bertanya: “Seperti apa sosokku?”

Ji Tae menjawab bahwa dia orang brengsek yang berpikir dia lebih baik dari semua orang, mengatakan hal-hal yang menyakitkan, melukai perasaan orang, yakin benar dan selalu ingin terlihat keren, kasar dan perkataannya jahat: “Tapi sebenarnya kamu selalu benar.”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-63 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-64

“…, Kau melakukan hal-hal gila dan membuat pengecut sepertiku merasa kecil dan malu. Kau menghancurkan kami,” ujar Ji Tae. Joon Young kemudian bertanya apa itu pujian, dan Ji Tae menjawab ya.

Joon Young bertanya apa mereka berteman, ia berasumsi mereka berdua sangat akrab. Ji Tae menjawab tidak, dan dia sangat membencinya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-65 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-66 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-67

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-68

Tapi ia kemudian mengucapkan kata-kata yang menguras air mata saat ia berharap mereka berdua bisa bertemu kembali, dan ia berjanji akan bersikap baik saat itu. “Saya akan menjadi seorang kakak. Saya akan mengurusmu dan menyayangimu,” ujar Ji Tae dengan suara keras meskipun matanya dipenuhi air mata.

Namun Joon Young hanya menganggapnya aneh, dan berjalan pergi. Dan Ji Tae pun akhirnya menangis, sementara dari kejauhan diam-diam Eul menyaksikan pertemuan kakak-beradik ini.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-69

Menepati janjinya pada Joon Young, paman Jung Sik datang ke dapur dan tiba-tiba saja mengenakan sebuah cincin di jari manis ibu Joon Young. Awalnya Paman Jung Sik berkata bahwa dia menemukannya, tapi karna ibu Joon Young melepaskan cincin itu dari jari manisnya, ia pun akhirnya memberanikan diri  memberitahunya bahwa dia membeli cincin itu.

Ibu Joon Young bertanya mengapa ia memberinya cincin. Dan setelah lama memendam perasaannya, Paman Jung Sik pun akhirnya mengakui bahwa dia menyukainya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-70

Ibu Joon Young malah menyebutnya gila, tapi Paman Jung Sik membantahnya, mengatakan ia tidak pernah lebih waras daripada ini. Sebelum pergi, paman Jung Sik mengambil cincin yang tadi di lempar oleh ibu Joon Young dan mengenakannya di jari manisnya. Namun ibu Joon Young tiba-tiba saja melempari belakangnya dengan  air cucian piring, dan berteriak: “Dasar gila!”

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-71 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-72

Dengan nada yang meluap-luap, Young Ok bertanya mengapa dia melakukan ini kepada ibu yang putranya sekarat.  Tapi paman Jung Sik malah memintanya untuk mengenakan cincin ini saat menemui Joon Young dan menunjukkan padanya dan memamerkan cincin itu.

Young Ok mencengkeram kera baju paman Jung Sik karna marah dengan sarannya, tapi paman Jung Sik memberitahunya bahwa Joon Young memintanya untuk mengurusnya.

gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-73 gambar-sinopsis-uncontrollably-fond-episode-20-bagian-pertama-74

Paman Jung Sik berpesan sekali lagi agar dia memperlihatkan cincin itu pada Joon Young dan mengatakan bahwa ia akan baik-baik saja tanpanya, begitu pula menyampaikan ucapannya bahwa dia akan membahagiakan ibunya.

Paman Jung Sok mengetahui ia menghindari Joon Young dan tidak sanggup melihatnya karna merasa bersalah dan kasihan. “Tapi kau ibunya, kamu ibunya. Kenapa kau harus merasa bersalah,” ujar Paman Jung Sik. Ia pun menasihati agar Young Ok pergi menemui Joon Young sebelum terlambat.

Sumber Dok Gambar: KBS 2TV

Untuk memudahkan chingu mencari semua tautan sinopsis di www.aktriskorea.web.id. Silahkan chingu kunjungi www.sinop.web.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*