Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis “Village: Secret of Achiara” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis “Village: Secret of Achiara” Episode 1 Bagian Kedua

Sinopsis Village Secret of Achiara

[Sinopsis “Village: Secret of Achiara” Episode 1 Bagian Pertama]

Seo Gi Hyun akhirnya tiba di bandara dan Yoon Ji Sook yang menantinya sangat kegirangan. Mereka saling berpelukan karna sangat bahagia bertemu.

Saat mereka dalam perjalanan pulang, Gi Hyun melihat bahwa desa masih kelihatan sama, dan Ji Sook mengatakan jika desa memang takkan berubah. Ketika dia bertanya tentang ayahnya, Ji Sook menjawab bahwa belakangan ini ayahnya sibuk dengan hobinya dan tidak banyak skandal dengan wanita. Dia lantas melihatnya dengan simpati dan bertanya pada Ibunya (ibu tirinya) apa dia baik-baik saja, dan Ji Sook meyakinkannya jika dia baik-baik saja.

Mobil mereka sejenak berhenti karna beberapa mobil polisi lewat yang membunyikan sirene mereka, Ji Sook dan Gi Hyun bertanya-tanya apa yang sedang terjadi.

Sinopsis Village Secret of Achiara 2

Kumpulan petugas kepolisian dan para ahli forensik datang ke TKP untuk menggali mayat itu, yang tak lebih hanya sebuah tengkorak. Polisi Woo Jae ada di TKP, untuk menahan para warga yang merasa penasaran dengan kejadian ini dan mulai berspekulasi apa di desa mereka telah terjadi pembunuhan berantai.

So Yoon memberikan pernyataan pada detektif, menjelaskan bagaimana dia akhirnya menemukan tengkorak itu karna awalnya kelihatan seperti ranting saja: “Aku mau naik keatas. Tiba-tiba serasa ada yang memanggilku.” Si detektif yang mendengar pernyataannya merasa aneh, dan kita bisa melihat adegan dimana So Yoon melihat sebuah tangan tengkorak yang keluar dari tanah – yang ingin mendekatinya.

Guru Gun Woo datang ke apotek menemui Joo Hee untuk memberitahunya tentang mayat yang ditemukan itu. Dia kemudian datang memeluknya, tapi Joo Hee memberitahunya jika mereka harus hati-hati jangan sampai ketahuan. Mereka kemudian ke ruang belakang dan melampiaskannya; tapi suasana hati Joo Hee tiba-tiba berubah setelah Gun Woo menjelaskan padanya bahwa mayat ditemukan oleh guru bahasa inggris itu.

Sinopsis Village Secret of Achiara 3

Joo Hee kemudian menyadari jika Gun Woo serius dengan apa yang barusan ia katakan. Ketika Joo Hee keluar untuk melayani pelanggan, dia mengambil uang di dompetnya.

Petugas polisi Woo Jae berusaha menahan para warga yang penasaran agar tidak menerobos garis polisi, yang diliputi berbagai pertanyaan tentang mayat itu dan apakah itu adalah pembunuhan berantai. Dia berusaha meyakinkan warga untuk bekerja sama dengan tidak berusaha menerobos garis polisi; dan ketika dia hanya berdua dengan seniornya, dia bertanya pertanyaan yang sama dan dia berharap bahwa kasus ini bukan pembunuhan berantai.

Gi Hyun disambut dengan hangat oleh neneknya, yang sangat bahagia melihat cucunya telah kembali. Tapi segera setelah Ji Sook masuk ke kamar, wajah nenek berubah masam. Saat Ji Sook keluar dari kamarnya, dia menguping nenek berkata pada Gi Hyun: “Pastikan rubah betina mata duitan itu tidak kabur membawa uang ayahmu.”

Sinopsis Village Secret of Achiara 4

Ayahnya, Seo Chang Gwon bermaksud menyuruh Gi Hyun pulang untuk mengelola perusahaan, tapi ternyata nenek malah menyuruhnya untuk menjadi Direktur Sekolah menggantikan posisinya. Seo Cang Gwan ingin memprotes keputusan ibunya, tapi Ji Sook ikut campur menjelaskan bahwa Gi Hyun mampu bekerja di perusahaan sekaligus menjadi Direktur Sekolah.

Yoo Na datang ikut bergabung di meja makan, dan Nenek menegur gaya pakaiannya yang terbuka. Tapi Yoo Na kemudian menjelaskan bahwa pakaian yang ia kenakan adalah hadah dari cucu kesayangannya, Gi Hyun. Nenek sama sekali tidak menyukai Yoo Na, tapi Yoo Na berani melawan neneknya.

Yoo Na memberitahu mereka semua tentang penemuan mayat, tapi mereka hanya diam dan tak membahasnya; malah  Ji Sook menyuruh Yoo Na ke kemarnya. Nenek menyebut Yoon Na kerasukan setan: “Aneh sekali. Anak aneh yang menjijikkan.”

Sinopsis Village Secret of Achiara 5

Saat So Yoon tiba di rumahnya malam itu, seorang tetangganya bertanya, karna mendengar kabar bahwa dialah orang yang telah menemukan mayat itu. Dia bertanya apa mayat yang ditemukan itu teridentifikasi sebagai wanita yang telah telah menghilang di desa mereka. Dan ketika So Yoon bertanya siapa wanita itu, tetangganya menunjuk kamarnya –wanita yang sebelumnya tinggal di tempat So Yoon. Dia hampir tak menyangka bagaimana kejadian yang kebetulan ini terjadi: Wanita yang dulu tinggal disini ditemukan oleh wanita yang baru tinggal disini.

Sekarang semua yang ada di dalam apartemennya jadi terlihat seram, dia melihat ke sekelilingnya dengan penuh waspada.

Petugas polisi Woo Jae memeriksa jejak insiden pembunuhan berantai Rabu hujan. Woo Jae menduga jika di pelaku telah berpindah dari daerah satu ke daerah yang lain untuk membunuh orang – dan mayat yang ditemukan di Achiara kemungkinan adalah korban pertama pembunuhan berantai Rabu hujan yang telah dikubur selama 2 tahun, tapi sayang seniornya tak merespon alibi yang dipaparkan olehnya.

Mereka menerima hasil dari pemeriksaan mayat itu, mengkonfirmasi jika mayat yang ditemukan adalah perempuan dan waktu kematian antara enam bulan dan dua tahun yang lalu. Karna saking senangnya mendengar fakta tentang mayat itu, kakinya sampai kebentur meja, dan seniornya mengingatkan tidak ada gunanya untuk kegirangan seperti itu, karna penyelidikan ini akan diambil oleh pihak atas. Tapi hal itu tidak mematahkan semangatnya untuk ikut menyelidiki kasus ini.

Sinopsis Village Secret of Achiara 6

Di sekolah, So Yoon diberitahu jika dia akan menjadi wali kelas menggantikan seorang guru yang melahirkan lebih cepat dari waktu perkiraan kelahiran. Tapi, saat masuk ke kelas memperkenalkan dirinya sebagai wali kelas baru, para siswanya malah memangilnya ‘Ibu Guru Mayat’, dan ketika Yoo Na  masuk ke kelas terlambat, dia bahkan tidak melihat atau menyapa So Yoon sebagai gurunya.

Saat jam istirahat, So Yoon bertemu dengan guru seni Gun Woo, yang tertawa ketika mendengar anak-anak memanggilnya ‘Guru mayat.’ Saat dia bertanya apa itu lucu ya, teriakan terdengar dan di saat yang bersamaan sebuah kursi dilempar dari jendela dan jatuh ketanah.

Keributan itu dari kelas So Yoon, dimana kerumunan siswa melihat Yoo Na berdiri di dekat jendela yang pecah itu, sedang menangis dan bersikeras meyakinkan jika Guru Hye Jin belum mati. So Yoon maju berusaha untuk menenangkannya, dan Gun Woo juga ikut membantu – menjelaskan jika dia tak usah mendengar ‘geng tukang gosip ini’ karna mereka tidak tahu lebih banyak ketimbang polisi. Sudah tahu omong kosong kenapa harus diladenin, sampai harus memecahkan kaca dengan kursi. Dia berkata dengan yakin: “Mayat itu…..Tidak mungkin Guru Hye Jin.” Gun Woo membantu Yoo Na turun dan membawanya.

Sinopsis Village Secret of Achiara 7

Pak Dewan Seo Chang Gwon mendapat telpon dari kepala polisi, yang memberinya kabar jika dia semakin sulit untuk menahan pemberitaan tentang mayat itu tersiar sampai ke media. Seo Chang Gwon meradang mendengarnya dan menekankan bahwa kalau berita itu sampai di media, seluruh negeri bisa gempar karenanya, dan akan merusak perkembangan pencalonannya.

Ji Sook menjemput putrinya dari sekolah, dan Yoo Na bertanya  mengapa mamanya tidak bertanya tentang keributan yang ia buat disekolah. Yoo Na menjelaskan bahwa anak-anak itu bilang mayat itu mayat Hye Jin, dan bertanya bagaimana pendapat ibunya. Ji Sook menjawab bahwa dia tak punya pendapat ataupun minat dengan masalah Bu Hye Jin ataupun masalah pembunuhan berantai, dan Yoo Na menuduh ibunya jika dalam hatinya jelas-jelas dia senang kalau Hye Jin menghilang.

Ji Sook tiba-tiba menginjak remnya, dan memberitahu Yoo Na untuk tidak memberitahu masalah ini pada ayahnya, dan tidak membicarakn masalah Hye Jin lagi di depannya.

Sinopsis Village Secret of Achiara 8

Petugas Woo Jae berusaha menyelidiki kasus pembunuhan itu. Dia menemui keluarga dari wanita yang menghilang itu untuk mendapatkan sampel DNA agar dapat membandingkannya dengan mayat yang ditemukan itu, tapi dia malah dipukuli sapu oleh seorang ayah yang marah anaknya disebut telah meninggal. Dia kemudian mendatangi seorang pria tua lainnya untuk mengambil sampel DNAnya.

Dalam perjalanan pulang, dia melihat Soo Yoon dan mengenalinya sebagai penemu mayat itu. Woo Jae menjelaskan bahwa saat ini dia sedang menyelidiki mayat itu, dan dia menyadari jika So Yoon kurang nyaman mendengar kasus itu – dia menunjukkan simpatinya: “Anda pasti kesulitan. Baru saja pindah, melihat hal mengerikan seperti itu.” Dia menawarkan bantuannya kalau ada apa-apa; jangan ragu untuk menghubunginya, berjanji akan melakukan apa saja yang ia butuhkan.

So Yoon bertanya, “Mengapa?”, dan Woo Jae menjawab karna ini adalah tugasnya memberikan kenyamanan pada masyarakat. Dia berjalan pergi tapi sejenak dia berhenti dan kembali mendatangi Woo Jae. Dia berkata mau anak-anak atau orang dewasa yang orang bicarakan padanya selalu tentang mayat itu, dan bertanya apa ada sesuatu yang harus dilakukan tentang hal itu. Menebak tidak ada, dia pamit pergi dan melanjutkan perjalanannya.

Sinopsis Village Secret of Achiara 9

Seo Chang Gwon mengajak Gi Hyun melihat-lihat pabrik baja milik keluarga mereka, menjelaskan pada Gi Hyun jika lebih dari 50 tahun pabrik ini telah menghidupi hampir separuh desa, dan dia menyebutnya bahwa ini sejarah keluarga mereka. Dia menginginkan Gi Hyun yang mengambil alih bisnisnya karna dia berencana untuk mencalonkan diri sebagai gubernur.

Perusahaan mereka selama ini ditangani oleh paman Gi Hyun, saudara Ji Sook, dan dia merasa sudah saatnya bagi mereka untuk mengambil alih: :Orang ini kalau terlalu lama dikasih pinjam posisi, nanti keenakan mengira ini miliknya.” Dia tak ingin perusahan mereka jatuh ke tangan pamannya, itulah mengapa dia memanggil Gi Hyun.

So Yoon bertambah takut ketika dia membaca berita tentang  pembunuhan berantai itu, apalagi memikirkan jika rumah yang ia tempati juga pernah ditinggali oleh korban itu. Segala barang di sekelilingnya adalah milik Hye Jin, dan dia terus mendengar suara tetangganya yang bertanya, “Apa mayat itu adalah wanita itu?”

Sinopsis Village Secret of Achiara 10

Dia mulai mengeluarkan segala perkakas milik Hye Jin mulai dari sprei sampai barang pajangannya dan menaruhnya di lantai. Dan kemudian sebuah tangan tengkorak keluar dari sprei itu.

Seseorang mengetuk pintunya, membuatnya sangat ketakutan. Dia berjalan mendekati pintu meskipun dengan rasa takut yang amat besar, mengumpulkan keberaniannya untuk membuka pintu itu.

So Yoon membuka pintunya, mengintip ke lorong kecil itu dengan lampu yang berkedip-kedip – dan kemudian Yoo Na  melangkah ke arahnya, dalam keadaan yang acak-acakan dan luka goresan. Dia berkata: “Bu Hye Jin.”

Credit Subtitle: Darksmurf 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*