Home / Sinopsis Drama Korea / Sinopsis Whisper Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea

Sinopsis Whisper Episode 4 Bagian Kedua Drama Korea

[Baca juga: Sinopsis Whisper Episode 4 Bagian Pertama Drama Korea] 

Soo Yeon telah menunggui Jung Il di ruangannya dan memberitahukan bahwa dia tidak bisa menolong Baek Sang Gu. Dia khawatir Baek Sang Gu akan melaporkan apa yang terjadi di lokasi pemancingan, dan Jung Il memeluknya untuk menenangkannya. Jung Il menyadari apa yang telah direncanakan oleh ayah Soo Yeon dan berkata bahwa jika terjadi sesuatu, Soo Yeon bisa menjadi saksi dan menentangnya bahwa Jung Il-lah yang menyewa mereka untuk melakukan hal-hal seperti itu dan dia sendiri bahkan tidak berada di lokasi pemancingan malam itu.

Soo Yeon bertanya pada dirinya: “Yang mana yang lebih mudah untuk dihadapi, sebuah kehidupan tanpa Jung Il atau sebuah kehidupan tanpa ayahnya.”

Jung Il  menanyakan tentang Jo Yeon Hwa, dan saat Soo Yeon menjelaskan bahwa ayah Dong Jun yang mengirimkannya kesini sebagai mantan karyawannya, dia segera menaruh curiga ketika tadi memergoki bagaimana sekertaris Dong Jun sama sekali tak mengenali ayah kandungnya.

Soo Yeon datang menemui ayahnya tapi sebelum diperbolehkan masuk, ponsel dan jam tangannya terlebih dulu di sita di meja depan.

Ayah menyuruh Soo Yeon untuk menyisihkan waktunya merapikan kuburan kakeknya, dan Soo Yeeon malah berkomentar bahwa ayahnya menginginkan dia dan Jung Il berpisah karna kakeknya dulu adalah pelayan mereka, dan bahwa itulah alasan mengapa ayahnya tidak bisa menyerahkan Taebaek kepada Jung Il.

CEO Choi menandatangani dokumen tentang pengangkatan Dong Jun sebagai pemimpin tim merjer dan akuisisi dan memberitahu Soo Yeon bahwa Jung Il akan ditangkap atas tuduhan pembunuhan. Dia balik mengejutkan ayahnya saat  mengungkapkan keinginannya untuk menyerahkan diri.

Ayah meminta Dong Jun untuk membantunya mengatasi kendala yang ia hadapi karna ingin merenovasi gedung yayasan menjadi pusat operasi plastik. Dia menyuruhnya untuk menemui wakil menteri departemen kebudayaan yang berhubungan dengan Taebaek, dan Dong Jun dengan acuh tak acuh memberikan kontrak perwakilan hukum yang harus ia isi sebagai persyaratan administrasi untuk diproses secara hukum, dan Ayah berkomentar: “Aku pikir kau telah menyeberangi jembatan. Tapi kau masih ditengah-tengah. (masih sama seperti dulu).”

CEO Choi memerintahkan sekertaris Song untuk mengurung Soo Yeon di dalam rumah, dan Soo Yeon berkata bahwa itu sudah biasa dilakukan oleh ayahnya tapi  dia tetap bisa meloloskan diri. Dia memerintahkan Sekertaris Song untuk mengirimnya keluar negeri, tapi Soo Yeon kembali mengancam bahwa dia akan menyerahkan diri ke Kedutaan. Soo Yeon mengancam bahwa dia akan mengaku sebagai seorang kaki tangan pembunuh dan bahkan mencoba kabur keluar negeri  yang terancam hukuman penjara setidaknya 10 tahun.

Malamnya, CEO Choi bertanya pada istrinya apa yang ia lakukan ketika 30 tahun yang lalu ayah mertuanya menentang pernikahan mereka. Istrinya  hanya menjawab bahwa dia  mengancam ayahnya dengan menjadi seorang biarawati Buddha dan itulah waktunya ayahnya menyerah. Ibu Soo Yeon mengulangi ucapan ayahnya waktu itu “Aku lebih takut kau daripada dewa.”

CEO Choi sejenak berpikir dan kemudian menelpon Sekertaris Gong untuk mengurus kasus Baek Sang Gu. Sekertaris Song menemui jaksa penuntut umum begitu pula seorang saksi yang akan memberatkan Baek Sang Gu di pengadilan dan menyuap mereka untuk menutup mulut.

Young Joo  melaporkan pada Dong Joon tentang saksi korban pelecehan seksual telah terbang ke luar negeri begitu pula jaksa penuntut yang menarik tuntutannya. Dong Joon tahu ini semua ulah ayah mertuanya, tapi sayang dia tak bisa  menemuinya untuk meminta penjelasan, dan CEO Choi hanya menitip pesan pada Sekertaris Gong untuk diberitahu pada Dong Joon bahwa dia harus menunggu.

Hyun Su memperingatkan Young Joo untuk tidak terlalu terburu-buru karna dia bisa saja terluka, tapi Young Joo bertekad akan menyelamatkan ayahnya. Dia tertarik melihat sebuah demo di TV tentang sebuah kartu duplikat yang bisadi dapat dengan mudah dan kemudian meminta bantuan Hyun Su.

Sekertaris pribadi Jung Il sedang keluar dan Young Joo untuk sementara menggantikannya. Dia menggantungkan jas Jung Il dan diam-diam mengambil dompet yang ada di jasnya dan kemudian membuat duplikat kartu kamar hotelnya.

Dong Joon tidak setuju dengan rencananya dan meminta Young Joo untuk menunggu selama beberapa hari karna membutuhkan bantuan ayah mertuanya. Dong Jun meminta Young Joo untuk menunggu selama beberapa hari demi ayahnya tapi Young Joo berkata: “Ini demi kepentinganmu. Pasti menakutkan memikirkan ayah mertuamu Choi Il Hwan bisa saja hancur.”

Flashback: CEO Choi  memberitahu Dong Joon bahwa ketika dia dan Chariman Kang saling bersaing, Taebak mungkin hancur. Dia memberitahu Dong Joon bahwa Chairman Kang akan pergi ke Filipina dalam beberapa hari untuk berburu binatang liar, dan saat itulah waktu mereka untuk mendapatkan anaknya dan CEO Choi memintanya untuk menunggu.

Young Joo tahu bahwa Dong Joon ingin mendapatkan Jung Il tanpa merugikan ayah mertuanya dan menambahkan: “Berjalan menyusuri jalan yang sama, tidak membuat kita berteman.”

Soo Yeon bertanya apa yang harus ia lakukan sekarang untuknya, setelah berhasil membungkam Baek Sang Gu dan mengamankan posisinya dalam tim merger dan akuisi. Jung Il menjawab “mandi,” tapi saat akan mengambil kartu hotel di dompetnya, dia mendapati dompetnya tidak ada di jasnya.

Sebelum mengembalikan dompet Jung Il, Young Joo memberitahu Song Joon bahwa setelah ini ayahnya akan keluar dan mereka akan melanjutkan bisnis lauk mereka sementara Dong Joon akan menjadi pemilik tempat ini dan menambahkan “Bahkan ketika kebenaran terungkap, dunia akan tetap kotor. Sial”

Young Joo datang membawakan laporan neraca keuangan ke ruangan Jung Il, tepat disaat Gyung Ho menelpon dan menginformasikan identitas Young Joo yang sesungguhnya meskipun Kyung Ho penasaran mengapa Dong Joon bisa bekerja sama dengannya. Identitasnya telah terungkap tanpa Young Joo sadari, dan dia memanfaatkan kesempatan saat berpura-pura meminjam sebuah buku untuk mengembalikan domper Jung Il. Soo Yeon ingin membelikannya dompet baru, dan Jung Il berkata dompetnya telah kembali.

Jung Il kembali melihat video mesum yang baru-baru ini dikirimkan oleh orang tak dikenali, dan sepertinya dia menebak wanita yang ada dalam video itu adalah Young Joo.

Hyun Soo mengantar Young Joo ke hotel penginapan Jung Il dan memberitahunya bahwa dia tidak mengatakan mereka telah putus tapi hanya break kepada orang tuanya – meskipun  Young Joo tampak mengabaikannya dan perhatiannya hanya tertuju pada lantai 18, kamar Jung Il.  Hyun Su mengungkit bahwa seandainya dia berada di pihaknya waktu sidang disipliner, maka dia juga akan dipecat dan tidak akan bisa akan membantunya membawa detektif ke restoran itu dan juga tidak akan bisa mendapatkan kartu duplikat seperti sekarang.

Sebaliknya Young Joo hanya berpesan bahwa jika dia tidak keluar dalam waktu 10 menit, itu berarti dia dalam bahaya dan menyuruhnya untuk menghubungi Dong Joon. Setelah Young Joo berjalan masuk ke dalam hotel, sekelompok anak buah Baek Sang Gu  menghampiri mobil Hyun Su dan menghajarnya habis-habisan sampai  babak belur dan membuang tubuhnya di sebuah jalan tol.

Young Joo datang ke kamar Jung Il yang telah dia sewa begitu lama. Akan tetapi, anak buah Jung Il telah bersembunyi di dalam kamar dan Young Joo dipukuli oleh mereka. Dan ternyata di dalam kamar Jung Il juga telah menantinya.

Hyun Su menelpon Dong Joon yang sedang berada di sanatorium ibunya untuk memberitahukan bahwa Young Joo sedang dalam bahaya.

Jung Il  meminta frame terakhir dimana wajah Dong Joon akan terungkap dalam video mesumnya. “Apa kau pikir semua akan sesuai kemaunmu?,” ucap Young Joo. Jung Il menjawab : “Sejauh ini, ya dan akan begitu.” Jung Il  bertanya dimana Young Joo menyembunyikannya dan berasumsi itu adalah sebuah tempat dimana dia bisa mengupload frame setiap hari dan tempat dimana Dong Jun tidak bisa menemukannya. Jung Il yakin tempat itu pasti sangat dekat dengan Dong Joon.

Dong Joon  dan Hyun Su bertemu di Perusahaan Taebaek dan Dong Joon  bergegas kembali ke ruangannya dan mengambil ekstasi bubuk yang diletakkan Soo Yeon di dalam laci mejanya. Hyun Su bertanya dengan nada yang meluap-luap apa yang sedang ia lakukan ketika sekarang Young Joo sedang ditahan oleh Jung Il, dan Dong Joon berkata itu karna seseorang yang bisa menggerakkan Jung Il ada disini.

Jung Il berkata tempat terbaik menyembunyikan mayat adalah ditempat pertarungan itu terjadi. Dia mencoba menerka-nerka, sampai akhirnya menarik kesimpulan “video itu berada di Taebaek, tepatnya di kantor Lee Dong Jun.” Jung Il memerintahkan Hyung Go untuk menghubungi pihak keamanan Taebaek dan  Young Joo bergegas  bersedia  buka mulut.

Dia berpura-pura mengambil  air di dalam kulkas mini dan diam-diam menghubungi Hyun Su dan meletakkan ponselnya di sakunya. Young Joo menceritakan dengan terperinci dimana dia menyembunyikan chipnya, di sebuah pot kaktus di sebelah rak buku di kantor Dong Jun. Hyun Su berhasil menemukannya dan Young Joo berteriak, “Hyun Su, segera hancurkan,” yang mengejutkan Jung Il.

Anak buah Jung Il bergegas menyita ponselnya dan tim keamanan di Taebaek bergegas naik ke ruangan kantor Dong Joon untuk mengambil micro SD itu. Hyun Su penasaran melihat isinya dan dia syok mendapati video Dong Joon  bercumbu dengan Young Joo. Tapi dia segera menghancurkan chip itu ke dalam oven, dan Tim keamanan Taebaek gagal menghentikannya.

Dong Jun menelpon Jung Il dan memperingatkan bahwa orang yang ia tangkap disana adalah sekertarisnya. Dong Jun segera datang ke ruangan CEO Choi dimana di ruangan itu ada Soo Yeon, Chairman Kang begitu pula CEO Choi. Tanpa merasa takut sedikitpun, Dong Joon memberitahu Jung Il bahwa Soo Yeon akan ditangkap karna penggunaan narkoba. Dong Joon duduk disamping Soo Yeon dan berterima kasih atas hadiahnya: “Aku ingin membalas budimu sebagai seorang suami.”

Dong Jun berkata di telpon bahwa Soo Yeon akan dituduh mengkonsumsi narkoba dan menceritakan yang sesungguhnya bagaimana selama beberapa hari terakhir, sekertarisnya telah memasukkan dalam dosis kecil bubuk ekstasi dua kali sehari ke dalam minumannya dan juga kepolisian akan menemukan beberapa obat di dalam laci Soo Yeon.

“Jika kau ingin menyelamatkan Soo Yeon, cepat buat keputusan. Seorang detektif sekarang sedang siaga,” ancam Dong Joon. “Aku akan memberikan kekasihmu kembali. Dan aku ingin sekertarisku kembali” Dong Joon memberikan ponselnya kepada Soo Yeon dan berkata: “Minta bantuan dia atau ucapkan selamat tinggal padanya.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*